November 15, 2016

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 5 – Chapter 1: The Tomb of Great King

 

Didampingi oleh Royal Knight, Weed berjalan keluar dari aula saat dia mempertimbangkan ratusan desain artististik dari sebuah makam.

‘Sebuah makam yang akan meninggalkan jejak sejarah. Sebuah makam legendaris. Besar dan Agung. Sebuah monumen yang layak dari seorang Raja.’

Tidak akan mudah untuk membangun sebuah makam yang seperti itu. Tetapi Weed tidak mengenal menyerah sebelum mencoba.

҅’Tak memiliki bakat seni tak membuat perbedaan. Tekadlah yang memungkinkan kamu untuk berhasil.’

Apakah ada sesuatu yang tidak bisa dicapai dengan kerja keras!? Weed tak mengenal hal semacam itu.

Dalam bisnis apapun, kerja keras menjamin jalan menuju kesuksesan. Tak heran mereka mengatakan bahwa perkembangannya adalah “1% inspirasi dan 99% kerja keras”

Tak peduli seberapa berbakat dirimu, jika kau tidak menempatkan upaya apapun, kau tidak bisa mencapai tujuanmu.

҅Tak ada yang tak bisa aku lakukan!’

Weed terinpirasi.

Ukuran dari makam itu harus sangat luar biasa. Kecacatan dari desainnya akan ditutupi oleh ukurannya. Mirip dengan karyanya yang terbesar, Ice Dragon, semakin besar, semakin baik. ҅aku akan membangun makam raja termegah! Dan tentu saja aku akan berhasil!’

Setelah menyelesaikan quest ini, Weed tidak hanya akan menerima sejumlah besar exp, tetapi juga menerima sebuah item langka atau unik. Namun, masalah yang paling penting adalah bagaimana dia akan membangun makam tersebut, masih tak diketahui oleh dia.

— Weed, apa pertemuanmu dengan raja sudah selesai?

Pale tiba-tiba mengirim whisper padanya. Dia khawatir pada temannya ketika dia dibawa oleh para Royal Knight.

Weed menjawab:

— Ya, aku dalam perjalanan keluar.

— Kami khawatir padamu. Apa semuanya baik-baik saja?

— Ya. Aku menerima quest penting dari Raja.

— Aku mengerti. Jadi kau akan pergi lagi…

Suara Pale penuh dengan kesedihan.

Surka, Irene, dan Romuna merasakan hal yang sama. Sudah lama sejak mereka bertemu, sejak ekpedisi perburuan mereka di Lavias. Dan sekarang, hanya beberapa jam kemudian, mereka akan berpisah lagi.

— Tidak! Untuk quest ini, aku membutuhkan bantuan, Pale.

— Benarkah? Tapi quest tersebut dari Raja sendiri!

— Apapun bisa.

— Ngomong-ngomong

Weed, ada kerumunan besar berkumpul di pintu masuk istana. Sejujurnya, aku belum pernah melihat begitu banyak player berkumpul di satu tampat. Jika kau terlibat dalam kerusuhan, itu akan menjadi sebuah masalah.

— Ada seberapa banyak orang?

— Diluar imajinasimu. Dan jika kau tidak segera keluar, mereka mungkin akan mulai menyerbu istana.

Deskripsi Pale tentang situasinya sangat menakutkan. Orang-orang berkumpul seperti awan badai.

Quest dari Raja! Kerja keras dan karya seni! Makam Megah!

Pada saat ini, pikiran Weed berkumpul untuk membangun sebuah skema, dan mulutnya melebar menjadi sebuah senyuman licik.

҅Ya, itu dia! Itulah caranya aku bisa membangun makam tersebut!’

****

Pale, Irene, Romuna dan Surka, bersorak pelan untuk Weed.

“Sulit dipercaya bahwa itu adalah quest dari Raja!”

“Katakan padaku tentang hal itu, sesuatu yang menarik akan terjadi.”

Quest milik Weed diberikan oleh raja sendiri. Oleh karena itu, keempat temannya berbisik dengan hati-hati untuk mencegah orang lain mendengar mereka.

“Apa kamu yakin kita bisa ikut serta?”

“Ya, Weed bilang dia membutuhkan bantuan. Jadi jangan khawatir tentang hal itu.”

“Aku lebih khawatir apakah Weed bisa keluar dengan aman.” kata Irene dengan cemas.

Banyak player mengerumuni dinding istana. Saat Weed muncul, para player mungkin akan mulai membombardir dia dengan pertanyaan, dan tidak akan berhenti sampai rasa ingin tau mereka terpuaskan.

Bagi seseorang seperti Weed, yang menjual jiwanya pada uang dan keserakahan, diserbu oleh gerombolan player mungkin menjadi sebuah pengalaman yang tak menyenangkan.

“Tolong biarkan Weed keluar dengan selamat.” Irene berdoa perlahan.

****

Weed keluar dari istana melalui gerbang depan dimana jumlah player yang sangat banyak telah berkumpul.

Para player mengabaikan kegiatan mereka setelah mendengar rumor tentang player pertama yang bertemu dengan Raja.

Orang-orang juga memblokir pintu belakang, dengan kemungkinan bahwa Weed mungkin menggunakannya untuk menyelinap.

Tetapi melalui gerbang depan, dimana kerumunan telah berkumpul, Weed keluar dengan berani dan segera menjadi pusat perhatian.

“Bagaimana bisa kau bertemu dengan Raja?”

“Beritahu kami bagaimana caranya kami bisa bertemu dengan Raja!”

“Kami juga ingin bertemu dengan Raja, tolong beritahu kami!”

Sejumlah orang mulai menanyakan pertanyaan pada saat yang bersamaan, yang mana menghasilkan percakapan tak masuk akal.

Sementara itu, Weed memeriksa equipment kerumunan itu.

҅Kau bisa membeli pakaian itu seharga 3 gold.’

Weed mulai membuat perhitungan.

҅Perisai itu seharga 6 gold, tapi mempertimbangkan betapa usangnya itu terlihat, dia mungkin membelinya dari seseorang. Jika dia pandai tawar-menawar, dia mungkin bisa membelinya seharga 2 gold.’

Diantara kerumunan itu ada beberapa veteran, tetapi mayoritas adalah para pemula.

Karena level mereka yang rendah, mereka belum berpetualang keluar kota. Area sekeliling Serabourg adalah tempat berburu yang sempurna untuk para pemula! Jadi ketika rumor tersebut menyebar, mereka yang pertama kali sampai.

“Ahem.” Weed berdehem.

Untuk membangun sebuah makam bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit. Tetapi untuk membangun sebuah makam raja menurut preferensi raja yang bisa mempesona siapapun hanya dengan menatapnya, itu adalah masalah yang berbeda.

Jika aku mencoba membangunnya sendiri, itu akan memakan waktu lebih dari satu tahun. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan tugas ini dengan cepat, itu akan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Para pekerja yang akan mengikuti perintah Weed tanpa banyak protes.

҅Orang-orang ini akan menjadi pekerjaku.’

Weed menggunakan skill Lion’s Roar level 3 tahap advance untuk menyapa kerumunan yang telah berkumpul, jika tidak, dia tidak akan terdengar oleh semua orang.

“Aku akan memberitahu kalian bahwa aku baru saja menerima sebuah quest dari Yang Mulia, Raja Theodarren, sang penguasa Kerajaan Rosenheim.”

Kamu telah menggunakan Lion’s Roar

Suaranya yang keras telah berkumandang diseluruh kerumunan.

Suara tersebut masuk ke telinga mereka seolah-olah suara itu datang tepat disamping mereka, sebuah suara yang bisa didengar dengan jelas. Bagi kebanyakan pemula, ini adalah pertama kalinya mereka mendengarkan suara yang dinamis seperti itu.

Rasa ingin tahu dari kerumunan itu sekali lagi telah berkobar-kobar.

“Apa, benarkah? Sebuah quest?”

“Bertemu dengan Raja sangatlah luar biasa, tapi….”

“Sebuah quest dari Raja sendiri?”

“Pertama kalinya diseluruh benua Versailles?”

“Yang pertama. Ini adalah yang pertama kalinya di benua bahwa seorang Raja membuat permintaan.”

Para player sekeliling menjadi lebih gempar.

“Tolong beritahu kami quest apa itu!”

“Bantu kami untuk menemui Raja juga!”

Saat obrolan mereka menjadi tak bisa dipahami, sekali lagi, Weed merangsang kegemparan mereka:

“Aku telah diutus untuk membangun sesuatu yang spesial. Beruntung, quest ini bisa dibagikan!”

“Ooohhhh!”

“Biarkan kami ikut serta!”

Kerumunan itu secara alami menanggapi. Sebuah quest secara langsung dari sang Raja!

Mereka ingin ikut serta dalam tugas semacam itu meskipun mereka harus memohon!

“Tentu saja aku akan membaginya dengan semua orang. Bukankah itu adalah tugas kita untuk saling membantu satu sama lain di benua Versailles, yang hidup dan menghirup udara yang sama? Namun, mencapai tahap ini bukanlah proses yang mudah, jadi aku akan menerima biaya pendaftaran sebesar 1 gold per orang.”

Harapan semua orang diperkuat. Dibutakan oleh kata-kata Weed, mereka berpikir berbagi quest adalah suatu tindakan kebajikan.

“Itu adil. Aku sangat setuju denganmu.”

“Sungguh orang hebat…”

“Seorang yang bisa dipercaya, aku akan ikut!”

Dimata publik, Weed adalah player yang paling mulia dan adil dibenua Versailles.

Quest tersebut adalah tingkat kesulitan B. Bahkan dengan sebuah quest kesulitan D atau lebih mudah, jika termasuk langka dan punya hadiah yang bagus, itu sering dibagi secara mahal.

Namun, Weed bersedia membagi questnya hanya untuk 1 gold.

Orang-orang hanya melihat apa tampak pada ekspresi Weed yang lembut. Dan hal itu membuat mereka percaya bahwa Weed adalah pria yang tulus, tetapi dalam kenyataannya, dia sedang sibuk menghitung keuntungannya.

‘Kita akan merasa bersalah jika kita mendapatkan quest tersebut secara gratis…’

‘Jadi itu sebabnya dia meminta sejumlah kecil uang!’

Orang-orang akhirnya memahami niat Weed. Setelah mendengarkan pidatonya, keraguan mereka telah menghilang, dan mereka mulai menghormati dia.

Makanan yang sesuai dengan seleramu cenderung tidak baik untuk tubuhmu!

Semua orang, di sepanjang hidup mereka, akan membuat kesalahan ini setidaknya sekali, untuk mendapatkan penghianatan dari orang yang tampak bisa diandalkan dan bisa dipercaya.

Kata-kata itu tidak cukup untuk mendeskripsikan Weed.

— Menurutmu apa yang coba Weed lakukan?

— Aku tiba-tiba merasa sangat gelisah.

— Apa tujuan dia menyampaikan pada orang-orang ini…

— Quest dari Raja tidak seburuk itu, kan?

Pale, Irene, dan yang lain mengetahui tentang kepribadian Weed, jadi mereka saling berbisik, membahas situasinya.

Sesuatu yang aneh tengah terjadi!

Mereka berjalan lebih dekat ke kerumunan, hanya untuk melihat bahwa orang-orang yang berkumpul telah jatuh pada tipuan Weed.

Weed, dengan ekspresinya yang karismatik dan pidatonya yang berwibawa, membuat orang-orang percaya pada dia, tetapi mereka yang kenal Weed, mengetahui bahwa dia tampak mencurigakan.

“Kalau begitu, aku akan membagi questnya dengan kalian.”

Weed menaikkan suaranya bahkan lebih keras hingga pembuluh darah di lehernya bisa terlihat karena ketegangannya.

“Pertama, aku akan memperingatkan kalian, bahwa mengingat tingkat kesulitan dari quest itu, kalian harus berjanji bahwa kalian akan mengikuti perintahku. Aku akan membagi questnya kepada mereka yang bersumpah.”

Kerumunan itu diberikan sebuah kesempatan untuk mempertimbangkan ulang keputusan mereka, tetapi pada akhirnya mereka semua memutuskan untuk mengikuti Weed. Mereka tidak menanyakan alasan kenapa seseorang akan membagi quest yang dititahkan oleh sang Raja.

Tak ada waktu untuk berpikir! Kegemparan tentang mendapatkan quest yang diberikan oleh Raja Rosenheim sendiri menyebabkan orang-orang tak bisa mengevaluasi situasi saat ini. Dan jika kau bertindak dengan cepat, kau bisa berpartisipasi.

Kegemparan lain berkobar-kobar dan para player buru-buru kearah Weed untuk menerima quest itu.

“Minggir, aku duluan!”

“Apa yang kau bicarakan, aku ada disini sebelum kau!”

Dalam sekejap, orang-orang membentuk antrian panjang untuk menerima quest. Barisan tersebut dimulai dari gerbang Istana, ke jalanan, dan berlanjut lebih panjang lagi.

Mereka yang tidak bisa melihat bagaimana event ini dimulai juga berbaris, dengan harapan bergabung dengan ekspedisi dan menerima sesuatu yang berharga.

“Maukah kau mengikuti perintahku sampai quest ini selesai?”

“Tentu. Terima kasih karena mengijinkan aku bergabung.”

Setelah menerima quest, Weed menerima 1 gold.

*Ding*

Bantu Sculptor Weed untuk membangun sebuah makam yang agung

Raja Theodarren dari Rosenheim hanya memiliki sedikit waktu yang tersisa untuk hidup. Dalam persiapan kematiannya, dia menginginkan makam kerajaan.

Tingkat Kesulitan: B

Hadiah :

Jika berhasil, kamu akan menerima setidaknya 50 poin reputasi dengan Istana Kerajaan.

Bergantung pada jumlah pekerjaan yang kau lakukan, tambahan Fame dan hadiah mungkin akan diberikan.

“Terima kasih.”

“Sungguh, aku sangat berterima kasih.”

Setelah menerima quest tersebut, para player berterima kasih pada Weed.

Karena quest itu awalnya diberikan pada Weed, dia punya wewenang untuk memilih siapa yang dia inginkan untuk bergabung dengan dia. Meskipun hadiah untuk orang lain berbeda dari quest aslinya, orang-orang tetap senang bisa ikut serta pada sebuah quest ranking B yang diberikan oleh sang Raja.

Akhirnya, giliran Pale dan partynya.

“Wow. Sebuah quest ranking B….”

“Kau bilang kau membutuhkan bantuan kami?”

Pale merasa seperti jantungnya hendak keluar dari dadanya. Kenapa dia mempercayai Weed?!

Saat dia melihat Weed dengan ekspresi polosnya, dia harusnya telah mencurigai sesuatu. Dan setelah dia mendengarkan Weed mengumumkan bahwa dia akan berbagi quest, dia seharusnya memikirkan alasan dan melarikan diri.

Dia seharusnya merasakan sesuatu yang aneh. Quest ranking B.

Pale dan para gadis mengetahui secara persis bagaimana Weed menyelesaikan quest yang mirip di provinsi Morata, jadi sekarang mereka berada dalam keadaan panik dan apa yang ditakuti telah datang.

“Aku akan mengikuti setiap perintahmu.”

“Berikan tugas apapun padaku, aku tidak akan mengecewakanmu.”

Hampir setiap player yang hadir ingin berpartisipasi dalam pembangunan makam tersebut.

Mendapatkan quest semacam itu menyebabkan kegembiraan pada semua orang dalam kerumunan.

Hal ini tidak mengejutkan karena mayoritas orang-orang itu adalah para pemula dan belum pernah melihat sebelumnya bahwa seseorang ditugaskan pada quest ranking B, biasanya terbatas pada player berlevel tinggi, hanya dengan 1 gold.

Sambil menugaskan orang-orang, Weed mulai memvisualisasikan sebuah rencana dalam kepalanya.

“Pertama-tama, aku perlu memilih tempat yang bagus untuk membangun makam. Sebuah area terbuka dengan pemandangan yang bagus dari pegunungan dan sungai. Apa ada yang tahu tempat seperti itu?”

Segera setelah Weed bertanya, beberapa orang mengangkat tangannya.

“Aku tahu sebuah tempat seperti itu!”

“Aku juga. Itu dekat dengan Benteng Serabourg di dataran timur. Ada sungai di bagian utara dan pegunungan dibagian selatan.”

“Bagaimana dengan bukit di utara kastil? Itu adalah sebuah area yang cerah dengan pemandangan yang hebat.”

Salah satu elemen yang paling penting dari pembuatan ukiran yang sukses adalah untuk memperhitungkan sekelilingnya dan mengambil keuntungan dari dimana patung tersebut akan di bangun.

FengShui!

Untuk kesempatan kesuksesan yang lebih tinggi, dia harus memilih tempat yang sempurna. Weed memutuskan untuk secara pribadi mengunjungi tempat-tempat yang disarankan sebelum menetapkan yang terbaik.

Ketika Weed bergerak, ribuan player mengikuti. Sepanjang perjalanan, player lain mulai bergabung, mirip dengan glindingan bola salju.

Akhirnya, Weed berhenti di area Timur dari Istana Serabourg. Area tersebut cukup luas untuk pembangunan, dan disana terdapat batu-batuan besar dimana-mana.

҅Jika ada banyak bebatuan, maka tanahnya sangat keras… Pemandangannya bagus. Ini dia.’

Biasanya, makam dibangun di lembah atau pegunungan. Tetapi untuk membuat makam dengan konsep milik Weed, dia memerlukan area datar dan luas.

“Sekarang aku telah memutuskan ditempat ini, kita akan membutuhkan banyak bahan bangunan untuk membangun makam. Apa ada yang tahu tentang pertambangan terdekat? Kita akan membutuhkan banyak batu yang bisa menahan bobot yang besar.”

“Aku tahu.” sebuah jawaban segera terdengar dari kerumunan tersebut.

Orang-orang biasanya mengabaikan tempat-tempat seperti pertambangan, namun, orang-orang di kerumunan itu mengetahui banyak tempat.

Weed memutuskan untuk mengunjungi tambang itu.

Jumlah batu yang sangat banyak tertumpuk seprti sebuah gunung.

Melalui beberapa pekerjaan, mereka akan bisa memanfaatkan batu-batu tersebut menjadi bahan bangunan yang tepat untuk makam.

Sekali lagi, Weed memprovokasi orang-orang yang berkumpul didepan tambang tersebut.

“Kalau begitu, mari kita mulai quest ranking B!”

“Whooooooaaaa!”

“Seperti yang kalian tahu, hadiahnya akan diberikan menurut kinerja kalian, jadi kita akan mulai bekerja sesegera mungkin, dan itu artinya sekarang. Bagi mereka yang tidak mau berpartisipasi sekarang, bisa memulai besok.”

“Mari kita mulai!”

“Kami tak punya waktu untuk disia-siakan!”

Fame dan hadiah yang mereka terima bergantung pada partisipasi mereka. Tentu saja, orang-orang ingin memulainya sekaligus.

****

Ada banyak Kerajaan dan petualang di benua Versailles! Namun, meskipun jaraknya jauh, rumor-rumor menyebar dengan kecepatan cahaya.

Di website Royal Road, seseorang menulis sebuah artikel:

Topik : quest tingkat kesulitan B.

Sesuatu yang luar biasa sedang terjadi di Kerajaan Rosenheim.

Untuk pertama kalinya, seorang player muncul dan bertemu dengan raja. Dan yang lebih mengejutkan lagi, dia mengumumkan bahwa raja menugaskan dia pada sebuah quest rangking B dan berbagi dengan player lain.

Berbagi quest peringkat tinggi sangat tidak masuk akal.

Umumnya, player berlevel tinggi akan membentuk party dengan kemungkinan kecil untuk menyelesaikan quest semacam itu.

Dan di Kerajaan Rosenheim dimana mayoritas orang-orang disana masih berlevel rendah, berbagi quest besar sungguh ceroboh.

Aku ada disana menyaksikan event tersebut, tetapi negatif terhadap ide tersebut.

Yang mengejutkan aku, profesi player itu adalah seorang Sculptor. Quest peringkat B itu adalah untuk membangun sebuah makam Raja. Namun semua orang bergabung dengan quest itu tampak seolah akan memberikan hadiah yang bagus.

Postingan quest peringkat B yang agak menarik, langsung menarik perhatian sejumlah besar orang.

Artikel tersebut menciptakan reaksi beruntun.

Secara kebetulan, kebanyakan posting topik pada website Royal Road ditulis oleh para player dari pusat benua.

Banyak player mengumpulkan informasi mereka dari cerita para veteran di pusat benua. Oleh karena itu para player yang memulai di pinggiran benua tidak dipedulikan.

Dipusat benua dianggap teladan, karena kebanyakan senjata, armor dan informasi yang bagus berasal dari sana. Dan itu adalah pertama kalinya player dari wilayah tengah iri pada mereka yang memulai di Kerajaan Rosenheim, yang dulu dianggap sebagai ‘perbatasan yang belum berkembang’.

— Apa kau benar-benar berpikir itu adalah quest tingkat kesulitan B?

— Jika ini benar, itu pasti event besar.

— Dan mereka mengatakan siapapun bisa ikut serta… Para player dari Kerajaan Rosenheim sangat beruntung.

— Aku dari Kerajaan Thor, tetapi aku akan ke Rosenheim secepat mungkin.

— Seorang Sculptor…. Aku tidak tahu profesi seperti itu masih ada. Aku terkejut bahwa dia bertemu Raja dan menerima sebuah quest tingkat tinggi.

Sebuah ilusi tentang profesi Sculptor tertanam kedalam pikiran orang-orang.

Sebuah hak eksklusif pada sebuah quest yang ditugaskan oleh Raja diberikan pada seorang player dengan profesi yang langka!

Jumlah Sculptor pemula yang memegang pisau pahat telah meningkat, dan sering kali toko patung dipenuhi pelanggan.

****

Para player mengerumuni pegunungan disekitar tambang seperti semut.

“O angin, kumpulkan kekuatan engkau dan bunuhlah musuhku! Wind Blade!”

Para Mage menggunakan semua MP mereka untuk menembakkan sihir satu demi satu. Dengan batu sebagai target mereka!

“Kapakku yang tak tertandingi! Menghancurkan rintangan apapun! Double Strike!” Para Barbarian berteriak saat mereka mangayunkan kapak mereka.

Para player menggunakan berbagai skill, mantra, dan teknik untuk memecah batu dan membentuk mereka menjadi kotak, kemudian para Mage menggunakan mantra untuk mengurangi berat batu tersebut dan sisa player membawa mereka ke tempat pembangunan.

“Sekarang semuanya, satu, dua, tiga, angkat! Heaveho!”

Puluhan player mengangkut batu ke kaki gunung. Tak ada yang berlari, saat membawa batu besar menuruni lereng gunung yang curam sangat berbahaya. Batu-batu itu akan dimuat kedalam gerobak dan kereta untuk melanjutkan sisa perjalanan.

“Jalan lebih cepat”

“Kita bisa membawa ini sendiri”

Dengan usaha yang besar, batu-batu mulai menumpuk di area timur Istana Serabourg. Para player membawa batu melalui keringat dan air mata!

҅Ini sangat berat, rasanya aku mau mati.’

҅Bobot ini membuatku gila.’

҅Aku lelah.’

Setiap player yang membawa batu-batu itu tergoda untuk berhenti ratusan kali. Tetapi setelah mereka mengantarkan batu yang saat ini mereka bawa, mereka selalu kembali untuk membawa yang selanjutnya.

Benar-benar kecanduan!

Quest peringkat B yang bergengsi membuat mereka bimbang. Namun, itu bukanlah satu-satunya penyebab. Weed mengeksploitasi otaknya dan menyusun skema yang efektif untuk mencuci otak orang-orang.

Ketika seorang player mengantarkan sebuah batu, Weed akan mengatakan berapa jumlah yang telah mereka bawa.

“Ini batu yang ke12.

saat ini, rekornya adalah 14.”

Rivalitas yang halus.

Selain itu, mayoritas pemain yang berada didepan Istana Serabourg bergabung dengan quest tersebut.

Mereka dibutakan oleh quest Raja karena perbedaan dalam level dan profesi yang tidak dipermasalahkan. Tak masalah seberapa lelahnya mereka, mereka tidak menyerah. Bahkan ketika mereka berjanji untuk tidak membawa batu yang lain, tapi ketika mereka mencapai tambang, mereka berubah pikiran.

҅Aku akan bawa satu batu lagi.’

҅Aku pasti berhasil.’

Ini adalah godaan quest peringkat B.

****

Pale merasa punggungnya gemetar.

Dia menatap kebawah dan melihat orang tak terhitung jumlahnya membawa batu. Orang-orang dari semua usia dan kelamin membawa batu. Tidak ada akhir dari barisan tersebut.

҅Orang-orang harus bekerja kasar bahkan dalam game…’

Pada pemandang yang luar biasa tersebut, Pale tidak bisa menahan kekagumannya. Weed menyelesaikan segalanya dengan kerja keras dan semangatnya menyebar ke orang-orang itu.

“Oooiiii! Pale, bergeraklah lebih cepat!”

Pale berbalik secara tiba-tiba.

Irene, Romuna, dan Surka yang ada dibelakangnya hampir menabraknya.

“Pale, kau memperlambat semua orang!”

“…”

Pale tak dapat berbicara. Apa lagi yang bisa dia katakan? Mereka sudah berada didalam cengkeraman Weed! Meskipun Pale sedang membawa batu. Dia tidak dapat menahan godaan Fame dan hadiah yang dijanjikan untuk menyelesaikan quest peringkat B.

****

KMC Media secara berkala menjelajahi blog, forum, dan website yang khusus untuk Royal Road. Untuk membuat laporan yang bagus, mereka harus mengkover jumlah besar informasi dan bereaksi dengan cepat pada perubahan situasi. Kebanyakan informasi di internet adalah sampah. Namun, masih ada harapan bahwa dalam tumpukan sampah tersebut, bahan yang menarik akan muncul!

Pertama para ahli akan memisahkan sedikit informasi yang menarik, dan kemudian tim spesial akan menverifikasi keasliannya.

Informasi tentang quest peringkat B di Kerajaan Rosenheim tertangkap dalam Jaringan Informasi mereka.

Direktur Produksi, Para Ahli, dan Penulis Naskah segera berkumpul untuk pertemuan.

“Seberapa bisa dipercaya informasi itu?”

“Direktur Produksi, sumbernya masih belum diketahui, tapi informasinya tampaknya benar. Semua player di Kerajaan Rosenheim akrab dengan event ini. Beberapa sumber terpercaya kita ada diantara mereka.”

“Kalau begitu bukankah kita seharusnya mengirimkan wartawan spesial secepatnya?”

“Kupikir Shin HyeMin berada di Kerajaan Rosenheim saat ini. Beberapa saat yang lalu, dia mengatakan dia akan melakukan beberapa quest.”

Shin HyeMin dianggap salah satu host terbaik KMC Media divisi Royal Road.

“Yah, itu melegakan. Apakah Shin HyeMin meliput cerita itu.”

“Tunggu sebentar. Pagi ini dia menghubungi dan mengatakan bahwa sesuatu yang mendesak datang dan meminta untuk tidak menelponnya untuk sementara waktu…”

“HyeMin mengatakan itu? Itu tidak biasa.” Direktur Produksi berkata dengan ragu-ragu.

Shin HyeMin tidak pernah terlambat untuk shooting, dan berpikir menjadi seorang reporter yang sangat bertanggung jawab.

“Apa yang begitu penting. Ketika ada event yang berlangsung di Kerajaan Rosenheim.”

“Yah, mungkin…”

****

“Wow, ini sulit”

Maylon membawa batu sambil mengeluh. Batu yang berat terletak dipundaknya yang rapuh, didukung oleh tangan rampingnya.

‘Aku melakukan ini untuk fame’

Dia telah mengalami banyak kesulitan karena reputasinya yang rendah. Pada awalnya, dia tidak familiar dengan game dan sering mati ketika berburu. Karena berburu monster dalam kelompok artinya berbagi exp dengan anggota lain, itu sulit untuk meningkatkan level.

Dia pikir bahwa dia punya bakat untuk game ini karena dia naik level lebih cepat dari yang lain. Namun, kemudian ketika dia memulai siarannya dalam Royal Road, berbagai aktivitas harus ditinggalkan. Ini membutuhkan kedekatan jaringan.

‘Aku akan mempunyai petualangan yang besar’

Maylon bermimpi tentang masa depan yang penuh dengan petualangan. Seorang Ranger yang jujur yang membantu orang lain disaat kritis!

Sampai sekarang, dia hanya mengatakan petualangan orang lain selama siarannya. Dia iri pada yang lain, mulai saat ini dia ingin menceritakan petualangannya sendiri.

“Tapi batu ini terlalu berat.” Maylon berkata dalam keputusasaan. Matanya terisi dengan air mata yang tertahan yang bisa mengalir kapanpun.

Maylon tidak punya statistik Strength yang tinggi. Dia menginvestasikan kebanyakan statistik poinnya kedalam Agility, sehingga itu lebih berguna untuk berburu di pegunungan dimana Ranger biasanya beroperasi. Berkat Strength miliknya yang sangat rendah, batu tampaknya terasa lebih berat.

“Uuuwah!”

Itu begitu berat bahwa dia hampir rubuh. Kehendak adalah yang menjaga dia dari terjatuh, tapi

kekuatan fisiknya telah mencapai batasnya dan dia dalam resiko tertindih oleh batu kapanpun.

“Kau baik-baik saja?” sebuah tangan menjaga batu dari jatuh. Dia mengangkat kepalanya dan melihat Archer yang lain mengulurkan tangan membantunya. Ekspresinya tidak berbeda dari dirinya.

Ranger dan Archer mengunakan panah sebagai senjata utama mereka, jadi Agility adalah atribut utama mereka.

Keringat mengalir didahinya. Meski demikian, dia berhenti untuk membantu Maylon.

“Jangan pikirkan aku… Ini pasti berat untukmu juga.”

“Tak apa, tujuannya sudah dekat, jadi biarkan aku membantumu.”

“Tapi kau tidak terlihat sehat”

“Aku akan berusaha” Archer berkata saat keringatnya mengucur deras.

Biasanya, bantuan tingkat ini tidak akan membuatnya terkesan. Tapi dalam situasi ini, ketika si Archer sendiri juga sedang berjuang, tindakan baik yang sederhana ini menyentuh hatinya.

“Ummm… Siapa namamu? Aku Maylon. Jangan salah, aku berharap kita dapat berteman dan bertukar whisper dari waktu ke waktu…”

“Pale, namaku Pale.”

Maylon dan Pale yang keringat keduanya mengucur deras, tersenyum satu sama lain.

sumber : http://sekkinokyou.id/

Translator / Creator: alknight