April 25, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 16 – Chapter 3: Power of Deliverer

 

Ketika Weed menyelesaikan pertempuran berdarah di Salmere Hill, HP miliknya hanya tersisa 150 poin.

Sambil menunggangi Yellowy, Weed menerjang barisan musuh beberapa kali. Sepenuhnya tenggelam dalam pertempuran, Weed melibatkan dirinya sendiri kedalam pertempuran yang berbahaya.

Menghadapi krisis hidup atau mati, dia bisa bertahan berkat Bingryong dan para Phoenix yang bertarung mati-matian.

Yellowy juga sibuk melompat-lompat didalam api untuk menghabisi para prajurit pengejar.

Patung-patung!

Dulu dia menyesal karena membuat patung-patung tersebut dan memberi mereka kehidupan, tetapi hasilnya sepadan sekarang.

Meski begitu, Weed tidak mengakui mereka.

“Dasar bajingan tak berguna.”

“……”

“Karena kalian lemah dan bodoh. Tak bisakah kalian melakukannya dengan benar?”

Kritik yang tak pernah berakhir pada bawahan!

Mengomel dan mengkritik.

Dia biasanya akan mengatakan beberapa kata ketika mereka memenangkan pertempuran.

“Mereka tak bisa melawan aku bagaimanapun juga. Berani-beraninya melawan aku, mereka benar-benar sembrono.”

Jika mereka menang, itu karena dia. Jika situasinya tak menguntungkan, hal itu karena para bawahannya.

Meskipun dikatakan bahwa komandan yang hebat tak akan menyalahkan bawahannya karena kegagalan mereka, Weed memerintah para patung dengan gerutuan, keluhan, dan omelan.

Moooooooooo!

Yellowy dengan patuh menggosokkan kepalanya pada Weed, menunjukkan kasih sayang dari hewan ternak Korea. Dia adalah salah satu dari sapi-sapi Korea yang tidak membenci orang bahkan sampai saat dia diseret ke tempat tukang jagal, hanya menunjukkan mata penuh kesedihan.

Namun, setiap malam ketika Weed beristirahat atau tidur sejenak, para bawahan mengadakan rapat.

Bingryong, para Phoenix, dan Yellowy membungkuk disudut.

Tampak seperti mereka sedang merencanakan persekongkolan penghianatan!

Takut bahwa seseorang mungkin mendengar dia, Bingryong berbisik dengan hati-hati,

“Bersabarlah dan pada akhirnya sebuah kesempatan akan datang.”

“Akankah sebuah kesempatan benar-benar datang?”

“Senior, kupikir kesempatan yang kau bicarakan tak akan pernah datang.”

Bingryong melenturkan lehernya dan membuka sayapnya lebar-lebar sebentar.

“Tidak. Lihatlah aku. Itu hanya beberapa saat, tetapi aku bisa mendapatkan kebebasan.”

“Kebebasan!”

Mata Yellowy dipenuhi dengan keinginan.

Merumput dengan bebas.

Sungguh kata-kata yang sangat indah.

“Kebebasan adalah suatu kegembiraan yang tak terkatakan. Kau bisa berkeliaran di benua yang luas sambil berburu monster dan menghabiskan waktu dengan gembira.”

Para Phoenix menganggukkan kepala mereka.

Mereka menerima saran dari senior mereka sebagai ajaran kebenaran.

“Apa kau tau seberapa indahnya saat hujan? Kau bisa pergi ke danau, dan melewati awan-awan saat kau pergi melintasi pegunungan. Benua Versailles benar-benar indah.”

“Kami ingin pergi ke Benua Versailles juga.”

Yellowy dan para Phoenix lahir di Edge of Hell, jadi mereka tak pernah pergi ke Benua Versailles sebelumnya. Mereka hanya mendengarnya melalui kata-kata Bingryong.

“Ada banyak jenis rumput yang lembut di Benua Versailles. Rumput-rumput yang nikmat dan menyegarkan melimpah ruah. Air sungainya jernih dan dingin.”

“Oh, rumput!”

“Para Phoenix, apa kalian tau tentang ubi?”

“Ubi?”

“Pangganglah ubi itu dan rasa manisnya seperti permen. Itu meleleh dengan lembut di mulutmu.”

“Apa itu permen?”

“Kau bahkan gak tau permen?! Permen adalah makanan ringan yang dimakan Manusia.”

Bingryong berburu untuk membeli dan memakan banyak makanan ringan dengan uang yang dia dapatkan.

Ketika Weed berburu di wilayah Utara, Alveron dan Seoyoon bersama dia. Alveron mengambil porsi makanannya dan membaginya dengan dia. Begitulah ceritanya bagaimana Bingryong bisa merasakan ubi. Dan permen yang Seoyoon berikan padanya!

“Permen adalah makanan ringan yang layak untuk mengorbankan hidupmu untuk mendapatkannya.”

“Apakah itu benar-benar selayak itu?”

“Keagungan permen…. Kalian masih belum tau. Ketika kau menggulum lidahmu sambil perlahan-lahan melelehkannya…”

Bingryong menjilat bibirnya.

“Ada seorang nona yang secantik Dewi yang bepergian bersama Master… Jika kau kebetulan bertemu dia, bertindaklah dengan manis. Dia lemah terhadap kemanisan. Jika kau melakukannya dengan baik, kau mungkin bisa mendapatkan permen.”

“Apakah dia temannya Master? Atau kekasihnya?”

Yellowy berteriak terkejut dengan penampilan tidak percaya yang kuat.

“Aku tak bisa percaya pada fakta bahwa Master benar-benar memiliki teman.”

Sebuah sifat yang mana tampak seperti dia tak akan memiliki teman!

Bingryong menggeleng.

“Aku juga tak tau apa hubungan mereka. Hubungan Manusia sangatlah rumit. Ngomong-ngomong, ceritanya sedikit melenceng, tetapi sebuah kesempatan pasti akan datang. Kau tak bisa mendapatkan kebebasan tanpa pengorbanan. Tahanlah, dan suatu hari….”

“Suatu hari….”

Yellowy berbicara penuh kesedihan.

“Aku sudah pasti ingin mencoba memakan permen.”

* * *

Setelah melenyapkan semua pengejar, Weed sampai di Desa Salmere. Desa suku Salmere adalah yang terbesar dari ketiga suku dan juga memiliki wilayah yang luas.

Kepala Suku dari Salmere adalah seorang tetua yang bungkuk. Dia perlahan-lahan mengangkat tongkatnya.

“Aliansi dengan Order of Matallost? Para Hunter kami tak takut pada kematian. Kami akan menepati janji mengenai aliansi.”

Berlawanan dengan dugaannya, suku Salmere sudah setuju untuk memihak aliansi.

“Itu akan menjadi kehormatan bagi Kepala Suku dan suku Salmere.”

Weed mengikuti prilaku dari para Hunter di suku tersebut sebagai contoh. Dia memasang postur ambigu dari mulut terbuka lebar dan mata yang melotot.

Sering kali ada elang yang hinggap di bahu para Hunter. Kau bisa dengan mudah melihat orang-orang menangkap mangsa mereka atau menyeret mereka dengan tali dimana-mana di desa itu. Mereka memiliki banyak makanan dibandingkan desa-desa lain. Fakta bahwa mereka memiliki mangsa yang melimpah berarti suku Salmere sangat kuat.

Para Hunter memiliki banyak senjata yang menggantunng di punggung atau bahu mereka, seperti busur, tombak, kapak, palu, dan berbagai senjata lain.

“Namun, diantara penduduk kami, ada banyak orang yang bahkan belum meninggalkan nama untuk diri mereka sendiri.”

“…..”

“Meninggalkan sebuah nama sangatlah penting. Didalam suku kami, ketika kami melakukan perburuan besar, kami mengukir penampilan mereka dan menempatkannya di desa. Kami membuat patung-patung dari para Hunter sehingga anak-anak yang tumbuh bisa mengetahui kehebatan dari orang tua mereka.”

“Lalu…”

“Jumlah dari Hunter yang akan bergabung dalam aliansi untuk bertarung melawan Order of Embinyu akan bergantung pada jumlah patungnya.”

Patung-patung itu akan menjadi kenangan terakhir dari para Hunter. Dia harus membuat patung-patung untuk membuat suku Salmere bertarung.

* * *

Weed memeriksa penampilan dari para Hunter yang ada didesa.

Orang-orang liar yang mengenakan pakaian kulit dan bulu! Tidaklah sulit untuk mengukir mereka karena mereka membawa segala macam senjata dan memiliki penampilan yang sangat khas.

Karena patung-patung harus bertahan untuk waktu yang lama, dia harus menggunakan batu daripada lumpur atau kayu. Tetapi tetap saja, Zahab’s Sculpting Knife bisa memotong batu dengan mudah.

“Jantan…. serta penyayang.”

Weed membuat patung dari para Hunter di tempat kosong didalam desa. Setelah membuat bentuk dasar Barbarian, dia membuat mereka berbeda dengan ekspresi yang rinci. Sistem produksi masal miliknya menjadi semakin cepat.

Skill Memahat level 6 tahap Advanced dan skill Handicraft level 6 tahap Advanced! Berdasarkan pada keahlian skill, hanya tinggal sedikit lagi sampai mencapai tahap Master, tetapi level skill yang dia dapatkan melalui pengasahan sangatlah berguna untuk nilai dan kesenian dari patung-patung.

“Bagaimanapun juga, penampilan luar sangat penting bagi patung.”

Kualitas batung yang digunakan untuk membuat sebuah patung sepenting material finishing dari sebuah apartemen.

Setelah mengumpulkan banyak pengalaman, dia bisa melihat bagian atau penampilan yang sesuai hanya dengan menatap batu tersebut. Dia bisa secara efektif membuat patung-patung sambil sepenuhnya memanfaatkan tekstur dan desain dari batu tersebut! Meskipin mereka adalah bebatuan dari tempat yang sama, ada batu-batu berharga yang bagus untuk membuat patung.

“Logikanya sama seperti paha dan iga harganya berbeda.”

Weed menggunakan batu-batu berkualitas tinggi untuk membuat patung-patung dengan cepat!

Produksi masal sudah pasti bukan keutamaan dari seorang seniman. Meski begitu, jika patung-patung memberi kebahagiaan dan dibutuhkan, dia tidak menolak untuk membuatnya.

Patung-patung Suku Salmere, lebih dari 3.000 patung Hunter dibuat selama 20 hari. Itu akan mustahil jika dia membuat patung-patung dengan ukuran aslinya, tetapi hal itu bisa dilakukan karena itu adalah miniatur. Pengalaman yang dia miliki dari mempersingkat waktu memahat ketika membuat banyak patung di River of Lamentation juga sangat membantu.

3.000 adalah jumlah maksimal yang bisa dikerahkan dalam suku Salmere! Itu adalah semua orang kecuali jumlah minimum dari para Hunter yang melindungi desa, anak-anak, dan wanita.

Ketua Suku dan para Hunter dari suku Salmere muncul setelah patung-patung itu selesai.

“Kami mengakuimu, pemegang bukti dari aliansi dengan Order of Matallost, sebagai perwakilan. Kami akan bertarung dalam perang itu.”

“Wooaaaaaaah!”

*Ding!*

Aliansi yang dijanjikan dari Order of Matallost telah terbentuk.
Suku-suku Vejague, Lekiye, dan Salmere akan mengerahkan para Hunter dan Warrior untuk berperang melawan Order of Embinyu.

Peperangan untuk membenarkan ketertiban yang terlantar dari Benua Versailles telah dimulai.

Gelar terhormat, ‘Perwakilan dari Dewa Order of Matallost’ telah didapatkan.

Sekarang kamu bisa menggunakan relik-relik dari Order of Matallost.

• Token of Alliance; bisa memanfaatkan otoritas dari Deliverer pada tongkat sihir itu.

• Atribut tongkat sihir telah berubah.

• Fame naik 450 poin

• Level up!

• Level up!

Dengan pembentukan aliansi tersebut, Fame milik Weed meningkat lagi. Fame milik Weed awalnya adalah salah satu dari yang tertinggi. Fame besar yang dia dapatkan sebagai seorang seniman yang membuat patung! Dia juga mendapatkan Fame ketika mengerjalan quest.

Dalam Guild Dark Gamer Union dan program penyiaran “Cerita Benua Versailles”, orang-orang yang memiliki Fame lebih tinggi daripada Weed bisa dihitung dengan tangan! Hanya ada para Merchant yang mendonasikan uang dalam jumlah yang sangat besar pada kuil atau orang-orang yang berperingkat dalam 10 besar di Royal Road.

Karena dia mendapatkan banyak Fame sembari mengerjakan questnya, itu sudah cukup untuk membuat dia bertanya-tanya perubahan macam apa yang akan terjadi ketika dia kembali ke Benua Versailles.

Weed mengeluarkan tongkat sihir ditengah-tengah para Hunter suku itu.

Sebuah tongkat sihir yang dipenuhi dengan cahaya putih murni! Tongkat sihir yang tampak sesuai untuk digunakan tetua, berubah menjadi semegah Staff milik seorang High Priest.

“Identify!”

Token of the Revived Alliance, Wand

Ketahanan: 2.000/2.000

Attack: 98

Ini adalah tongkat sihir yang dibuat sebagai bukti aliansi terkontrak dari Order of Matallost dengan suku-suku yang berdekatan.

Sebuah item diberi God’s Blessing.

Semua mahluk di Benua Versailles memiliki kewajiban untuk menjawab Power of the Deliverer.

Persyaratan:

• Seseorang yang mendapatkan pengakuan dari Order of Matallost

• 2.000 Faith

Efek:

• +35% Magic Attack

• +100% Divine Power

• +1.200 Fame

• Meningkatkan kemampuan negosiasi diplomatik

• Bisa menggunakan Power of the Deliverer

— Power of the Deliverer:

Secara paksa memanggil mahluk-mahluk dari Benua Versailles. Tidak membedabedakan antara ras, monster, dan benda.

Kekuatan yang diberi blessing oleh Dewa Matallost. Dengan keadaan Order of Matallost yang sedang terpuruk saat ini, hanya seseorang yang memiliki otoritas yang bisa menggunakan kekuatan ini.

Bisa digunakan sebanyak 3 kali.

Untuk pemanggilan mahluk hidup, itu akan membutuhkan 15 jam setelah pewujudan otoritas. Jika kamu menggunakan Power of the Deliverer dalam quest, Kontribusi dan hadiahnya akan menurun pada nilai yang ditetapkan.

• Perhatian:

Ada kemungkinan yang tinggi monster-monster yang dipanggil tidak mau bekerja sama. Monster-monster yang belum dijinakkan akan membuat penilaian dan tindakan mereka sendiri.

 

Kekuatan untuk memanggil mahluk hidup apapun, bahkan monster-monster kelas boss! Weed sekarang memiliki kemampuan untuk memanggil monster kelas boss dari Benua Versailles.

* * *

Suku Vejague! 2.000 Warrior botak, yang tampak seperti monster, berkumpul.

Suku Lekiye! 1.500 Warrior kejam dan Shaman berpartisipasi dalam pertempuran melawan Order of Embinyu.

Suku Salmere! 3.000 Hunter dengan tatapan yang tajam dan akrab dengan kesabaran dan kemenangan dikerahkan.

Weed bergerak bersama mereka menuju lokasi Benteng Embinyu selama 10 hari perjalanan.

“Para Warrior, bertempur!”

Kelompok tersebut menjadi sedikit terkoordinasi melalui pertarungan-pertarungan dengan monster-monster selama perjalanan mereka.

Para Shaman dari suku Lekiye memanggil para hantu untuk menyebabkan kebingungan, dan para Warrior dari suku Vejague mempertaruhkan nyawa mereka untuk memblokir Black Wild Boar. Para Hunter dari suku Salmere memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menembakkan panah dan melemparkan tombak.

Sebenarnya, spesialisasi suku Salmere adalah memasang jebakan dan semacamnya, jadi tak banyak kesempatan untuk menggunakan mereka dalam perburuan monster yang sebenarnya.

Kombinasi dari para Shaman, Hunter, dan Warrior!

Namun, senjata-senjata milik suku-suku aliansi sangatlah buruk. Banyak yang menggunakan pedang-pedang karatan dan tumpul, dan itu berada pada tingkat dimana mereka mengenakan kulit tebal dan tanpa armor.

“Keganasan mereka memang bukan sekedar omong belaka.”

Karena defense mereka yang buruk, mereka berada pada situasi yang mengancam kehidupan secara kritis beberapa kali.

Setiap kali dia memiliki waktu luang, Weed memperbaiki senjata mereka atau meningkatkannya, dan dia juga menyesuaikan armor mereka. Meski begitu, semua senjata dan armor itu tidak dalam kondisi sempurna karena dia tak punya banyak waktu.

Dia meleburkan besi kualitas rendah dan menambahkannya pada pedang-pedang dasar, dan armornya juga hanyalah kombinasi dari logam dan kulit.

“Sebuah pedang besar seperti ini…! Ini sangat berkilauan, sungguh menakjubkan.”

Meski begitu, suku-suku aliansi sangatlah senang.

Mereka menembakkan panah berlumur racun dengan baik dan lincah, jadi mereka dimaksimalkan untuk berburu. Hanya saja, mereka menderita karena mereka mengabaikan komando atau kendali dan berusaha untuk bertarung dengan monster setiap kali mereka ingin.

Tak peduli seberapa banyak dia meningkatkan kedekatannya, semangat persaingan dari suku-suku aliansi sangatlah besar dan mereka menerima kerusakan.

Selama jangka waktu 10 hari, 42 orang telah mati ketika melakukan perjalanan. Kemungkinan besar itu karena Weed membuat mereka lebih kuat melalui perburuan, tetapi mayoritas yang mati karena mengabaikan defense mereka yang rendah dan melawan monster sampai titik darah penghabisan tanpa melarikan diri.

Dengan cara itu, dia kembali ke benteng milik Order of Embinyu bersama suku-suku aliansi yang berantakan.

“Sudah kuduga, ini tak akan mudah.”

Sekali lagi kembali ke kuil Order of Embinyu! Tempat itu dijaga ketat oleh para Demonic Spirit, dan tinggi dindinnya lebih dari 10 meter.

Bahkan ada patung perunggu dari Dewa Embinyu yang besar dan megah ditempatkan ditengah-tengah benteng seperti Patung Liberty. Patung perunggu itu menyelimuti benteng Embinyu dengan sesuatu yang seperti sebuah awan gelap yang terlihat tak menyenangkan.

Itu adalah sesuatu yang hanya bisa dia rasakan sebagai seorang Sculptor, tetapi kemungkinan patung perunggu itulah yang memberi para Priest dan Prajurit Order of Embinyu kekuatan yang cukup besar.

Dia merasa setidaknya itu adalah sebuah Masterpiece atau Magnum Opus. Mempertimbangkan ukurannya, kemungkinan besar adalah Magnum Opus.

Itu akan melegakan jika itu adalah seorang Sculptor sekutu yang memiliki patung Magnum Opus tersebut, tetapi jika patung itu milik musuh, patung semacam itu hanya akan menciptakan kecemasan psikologis.

“Aku akan bisa mengalihkan para Demonic Spirit ke pihak kita jika aku menggunakan Copper Plate of Rest, tapi….”

Weed menggelengkan kepalanya.

Dia telah melawan mereka ketika membuat patung di River of Lamentation, tetapi kebanyakan Demonic Spirit tidaklah kuat. Dia tak boleh ceroboh hanya karena dia bisa menarik para Demonic Spirit menjadi pasukan miliknya tanpa mengetahui seberapa kuatnya Order of Embinyu.

Selain itu, meskipun itu adalah sebuah relik suci, Copper Plate of Rest berada dalam kondisi yang rendah dengan hanya 12 daya tahan yang tersisa. Damage’nya tak akan sebesar jika daya tahannya diatas 100, tetapi ketika relik ini dalam keadaan seburuk ini, itu tak akan aneh jika relik ini hancur setiap saat.

“Seperti inilah semua barang bekas.”

Copper Plate of Rest adalah sebuah item yang harus dia gunakan sehemat mungkin. Jika dia menggunakannya secara sembarangan, dia tak akan bisa menggunakan disaat-saat penting.

“Akan sulit untuk menembus tembok itu dengan para Barbarian…. metode apa yang harus aku gunakan?”

Bukan hanya suku-suku aliansi tidak terampil dalam pertempuran tim, tetapi mereka juga tidak mengikuti komando dengan baik. Selain itu, mereka tak memiliki satupun senjata perang!

“Aku harus membuat senjata-senjata perang dulu!”

Weed mulai membuat senjata perang dengan tulang-tulang, urat daging, dan kayu yang dia dapatkan ketika berburu monster dan menebang pohon.

Dia menempatkan dua batang kayu yang besar secara berjajar dan menggunakan urat daging Black Wild Boar yang sangat tebal dan elastik untuk membuat sebuah pelontar batu.

Sebuah senjata perang yang dibuat dengan skill Blacksmith tahap Intermediate!

*Ding!*

Weed’s Trebuchet

Ketahanan: 130/130

Maksimal Kekuatan Penghancur: 26

Jangkauan: 37

Kecepatan Tembakan: 3

Akurasi: 3

Sebuah pelontar batu dasar yang dibuat oleh seorang pengrajin serba bisa.

Senjata ini dibuat dengan keahlian yang luar biasa mengingat ini adalah pertama kalinya dia membuat senjata seperti ini, tetapi kayu yang memainkan peran pusat dan harus mempertahankan keseimbangan kualitasnya rendah.

Karena tingkat akurasinya rendah, itu diragukan apakah senjata ini bisa mendaratkan hantaman yang terkonsentrasi pada tembok. Sepertinya kekuatan yang besar akan diperlukan untuk menggunakan senjata ini.

Persyaratan:

• Dibuituhkan kekuatan yang sangat besar.

Efek:

• Akurasi rendah

• Hampir tak ada peluang terjadinya kecelakaan

Keahlian skill Blacksmith meningkat.

Mengingat ini adalah pertama kalinya bagi dia, itu bukanlah senjata perang yang buruk.

“Untuk sekarang, aku harus meningkatkan jumlahnya.”

Weed membuat 10 pelontar batu.

Karena dia membuat senjata-senjata itu untuk pertama kalinya, itu mustahil untuk memprediksi kemampuannya. Dia biasanya melakukan banyak percobaan sembari meningkatkan keahliannya, tetapi segalanya selalu ada awalnya.

Orang-orang suku aliansi mendekat.

“Itu adalah sebuah senjata yang sangat besar. Apa kau memberikannya pada kami?”

Weed mengangkat jempolnya.

“Yep. Aku membuatnya untuk kalian. Kalian akan bisa menghancurkan benteng itu dengan senjata ini juga.”

“Kau adalah yang terbaik.”

“Asalkan kalian memiliki ini, kalian tak akan bisa dihentikan. Kalian pasti menang!”

“Terimakasih, saudaraku!”

Yang Weed buat adalah pelontar batu, tangga, dan tambang yang bisa menggantung di tembok dengan melemparkan pengaitnya!

Kualitas dari pelontar batu itu tidaklah pasti, dan mereka bahkan tidak mengujinya dulu.

Weed membuang item-item yang dia tak berani menggunakannya untuk para anggota sekutu, senjata-senjata dan armor itu kebanyakan telah ditingkatkan sambil mendekati benteng Order of Embinyu.

Weed memanggil Yellowy.

“Kesinilah.”

“……”

Yellowy melangkah mundur.

“Cepat kesinilah.”

“Katakanlah, kenapa kau memanggilku, Master.”

“Aku hanya ingin memberimu tepukan.”

“Tetapi kenapa Master memegang sebuah tali?”

Mata Yellowy dipenuhi dengan kecurigaan.

“Kenapa dengan talinya? Tak boleh kah aku memegangnya? Untuk sekarang kemarilah. Kemari saja.”

“Rasanya ada yang salah. Aku menolak.”

“Tidak apa-apa. Aku mengerti, jadi kemarilah.”

Yellowy mendekat penuh kewaspadaan. Weed dengan lembut membelai lehernya beberapa kali dan kemudian mengikat leher dan badannya dengan tali secepat kilat.

MOOOOOOO!

Yellowy berteriak penuh kesedihan!

“Master, kenapa kau melakukan ini? Apa aku melakukan kesalahan….”

“Jangan khawatir, aku tidak akan memakanmu. Ada barang bawaan, jadi bukankah kau seharusnya membawanya?”

Nasib Yellowy sudah ditetapkan sejak pelontar-pelontar batu itu dibuat.

“Beruntungnya itu bukan aku.”

“Tak masalah asalkan itu bukan aku.”

Setelah selesai makan dengan puas makanan yang Weed masak dari mangsa mereka, mereka bergerak menuju benteng Order of Embinyu.

* * *

Boom! Boom! Boom!

Di benteng Order of Embinyu, gendang dibunyikan untuk mengumumkan keadaan darurat.

Para Dark Knight, Priest, dan Archer dikerahkan di dinding saat mereka dengan bersiap untuk bertempur.

Disaat yang sama, Weed, Yellowy, dan suku aliansi mendekat sambil mendorong pelontar batu bersama-sama, pasukan Order of Embinyu berada di dinding benteng dengan kekuatan penuh.

Pelontar-pelontar batu itu begitu berat, pergerakan mereka sangat pelan meskipun roda-roda telah dipasang pada senjata itu.

Yang membuat masalahnya lebih buruk, ada asap hitam mengepul dari menara-menara benteng.

Suku aliansi menunjuk asap itu.

“Tampaknya mereka sedang memanggang daging.”

“Sepertinya mereka akan memakan sesuatu yang lezat.”

Tanggapan yang bodoh untuk asap itu!

Wajah Weed menjadi tegang.

“Mereka membuat asap untuk memberitahu sekeliling mereka bahwa mereka sedang diserang. Itu adalah komunikasi darurat untuk memanggil sekutu mereka.”

Itu adalah sinyal api yang menginformasikam mulainya perang! Suku-suku Barbarian di pesisir River of Lamentation yang melihat sinyal itu akan memanggil para Warrior untuk menundukkan Weed dan ketiga suku. Mereka harus melawan bala bantuan para Barbarian di benteng Order of Embinyu.

Weed menelan ludahnya.

Ini bukanlah sesuatu yang tidak dia duga, tetapi sudah pasti ini akan sulit.

“Kita harus menyerang sebelum bala bantuan tiba.”

Weed berteriak pada orang-orang yang menggerakkan pelontar batu dan sedang istirahat sejenak.

“Isi pelontar!”

100 Warrior dari suku Vejague menarik pelontar batu tersebut dan merendahkan kantongnya. Lalu, setelah menempatkan batu besar pada kantong tersebut, mereka menembakkannya.

Woooooosh!

Batu yang dilontarkan membuat garis melengkung saat batu itu terbang dengan kekuatan penuh. Itu adalah sebuah serangan batu dengan berat yang mematikan.

Namun, pelontar batunya terlalu jauh. Batu yang ditembakkan kehilangan sebagian besar kekuatannya dan menghantam bagian bawah dinding, bukan bagian tengahnya.

Pada akhirnya, itu tak berguna dan hanya menggores dinding!

Daya tahan dinding menurun sebesar 49.

Total daya tahan: 9,999,951/10,000,000

“Ini tak akan berhasil meskipun kita menyerang mereka sepanjang hari. Bukan, kita akan kehabisan batu untuk dilontarkan terlebih dahulu. Pasukan pelontar batu, maju!”

Weed mendorong pelontar batu bersama dengan suku Vejague. Hal itu dilakukan agar mereka bisa menembak dari lokasi yang sedikit lebih dekat!

Karena dia harus menghancurkan dinding yang jauh lebih tebal daripada dinding Benteng Odein, dia memutuskan untuk mengambil resiko.

Yellowy menarik pelontar batu kedepan, menampilkan kekuatan dari seekor sapi korea.

Benteng Order of Embinyu juga menanggapi.

“Tembak!”

Mereka menyerang balik dengan menembakkan panah dalam jumlah yang banyak.

“Angkat perisai kalian dan blokir!”

Bahkan tanpa komando Weed, suku Vejague mengangkat perusai mereka agar bisa bertahan.

Sudah ada sebuah perisai di kepala Yellowy, dan badannya terbungkus sutra. Weed telah menjahit potongan-potongan sutra yang tak terpakai untuk memblokir panah.

Hujan panah meluncur ke area suku Vejague dan sekitar pelontar-pelontar batu.

Bababababababang!

“AHHHHHH!”

“KAKIKU, ANAK PANAH MENANCAP DI KAKIKU!”

Dampak dari panah diteruskan secara langsung melalui perisai-perisai itu. Meskipun mereka memegang perisai, para Warrior suku Vejague terpukul mundur oleh kekuatannya dan jatuh berlutut.

Beberapa panah bahkan menembus perisai-perisai reyot itu dan menyerang suku para Hunter.

Para Hunter suku Salmere juga menembakkan panah, tetapi panah-panah itu tak bisa mencapai dinding.

“Tembakkan pelontar batu juga!”

Weed mendekat sekitar seratus langkah lagi dan memerintahkan untuk menggunakan pelontar batu.

“Terlalu banyak anak panah yang mendekat.”

“Jungbal… Jungbal tewas.”

“Cari perlindungan. Bersembunyilah dibelakang pelontar batu, dan para Warrior suku Vejague, cepat isi pelontar batunya!”

Itu adalah serangan panah sepihak tanpa perlindungan apapun! Lebih dari 30 orang dari suku Vejague tewas karena panah ketika memindahkan 10 batu. Tetapi ketika mereka mempertaruhkan nyawa mereka dan menggunakan pelontar batu, batu-batu terlontar kearah dinding.

Itu adalah serangan yang sukses!

• Daya tahan dinding menurun sebesar 1.226

• Daya tahan dinding menurun sebesar 751

• Daya tahan dinding menurun sebesar 956

• Daya tahan dinding menurun sebesar 2.160

• Daya tahan dinding menurun sebesar 173

• Daya tahan dinding menurun sebesar 486

• Daya tahan dinding menurun sebesar 1.198

• Daya tahan dinding menurun sebesar 3.110

• Daya tahan dinding menurun sebesar 896

Total daya tahan: 9.988,995/10,000,000

• 11 Archer tewas

• 5 Prajurit terluka

• 8 Demonic Spirit terluka parah

• 3 Dark Knight menderita cidera ringan

• 1 Priest tewas

Kekuatan tembakan yang sangat besar dari pelontar batu!

Meskipun ada batu-batu yang menghantam bagian bawah dinding atau mengarah pada menara, itu adalah keberhasilan yang lumayan besar. Itu adalah saat-saat yang membuktikan senjata-senjata penyerbuan sangatlah penting dalam peperangan.

Namun, meskipun mereka ditembaki, pasukan Order of Embinyu terus berkumpul di dinding benteng.

Hanya suku Vejague yang menerima kerusakan dari panah-panah yang ditembakkan layaknya tetesan hujan.

“AHHHHH!”

Beberapa panah terselimuti aura merah. Itu adalah panah-panah yang diberi kekuatan suci oleh para Priest Order of Embinyu! Itu adalah serangan panah yang membakar seluruh tubuh bahkan jika panah itu diblokir dengan perisai.

Para Warrior suku Vejague sangat kokoh dan tidak mati dengan mudah, tetapi setelah mereka tertusuk banyak panah, ternasuk panah yang diimbuhi kekuatan suci, mereka kehilangan nyawa mereka secara tak berdaya.

Seluruh area dimana Weed dan suku Vejague berada telah dikelilingi panah yang tak terhitung jumlahnya.

Itu adalah sebuah pemandangan yang penuh dengan ketegangan dan semangat ketika menontonnya dari samping, tetapi bagi mereka yang diserang, itu sudah cukup untuk membuat mereka menjadi gila!

Setelah Yellowy selesai memindahkan pelontar batu, talinya terputus dan dia melarikan diri ke bagian belakang yang aman.

Para Priest berperingkat tinggi juga ada di dinding.

“Tunjukkan kekuatan sejati kepada kelompok orang-orang barbar ini. Holy Buster!”

Sebuah serangan sihir suci terpancar di dinding sebelum terbang kearah mereka dan menghasilkan kerusakan yang besar sesaat setelahnya. Seolah-olah mereka terhantam sesuatu, orang-orang dari suku Vejague disekitar pelontar batu terlempar.

“Mereka yang tidak percaya pada Dewa Embinyu, hukuman akan menimpamu.”

Sihir kutukan menyebar! Suku aliansi yang terserang oleh serangan kekuatan suci menjadi tak bisa bertarung karena mereka mengerang disertai demam yang tinggi.

Wajah Weed menjadi benar-benar tenang.

Itu adalah wajah yang seserius ketika dia salah menjual sebuah permata rubi seharga 10 gold dengan harga 9 gold!

“Aku sudah menduga kesulitan sampai tingkat ini mengingat tingkat kesulitan quest.”

Pasukan bala bantuan Barbarian, dinding yang kokoh dan tinggi. Bahkan pasukan Order of Embinyu tidak tampak mereka akan kalah meskipun mereka bertarung secara normal!

Tak ada hal yang mudah.

“Kesulitan yang terbesar dalam dalam peperangan penyerbuan adalah…. kau kau bisa mengatakan mereka mengkonsentrasikan kekuatan tembakan mereka ketika kami mendekat.”

Bahkan jika dia menyuruh suku Vejague dan suku Salmere yang memiliki defense rendah untuk maju mendekati dinding, hal itu hanya akan menyebabkan bencana yang besar.

Dalam pertempuran seperti ini, itu sempurna bagi pihak pemblokir untuk bertempur, sedangkan pihak yang harus menembus berada dalam keadaan yang akan berakhir pada kasus yang terburuk.

Sayangnya, Weed berada pada pihak yang harus membawa suku-suku aliansi dan merebut benteng.

“Kita tak akan berhasil jika seperti ini.”

Weed berteriak kearah aliansi suku.

“Mundur!”

Barisan depan mengumumkan untuk mundur.

Weed meninggalkan ke-10 pelontar batu tersebut dan berusaha melarikan diri bersama para suku aliansi, tetapi panah-panah terus meluncur kearah mereka.

“Bingryong, semburkan nafasmu. Five Phoenix Brothers, lindungi kami!”

Bingryong menghirup nafas dalam-dalam dan menembakkan Ice Breath kearah benteng. Ice Breath yang besar meluncur di langit!

Hasil dari serangan nafas milik Bingryong tak pernah mengecewakan sebelumnya, namun serangan itu dinetralisir oleh sihir perlindungan dari para Priest. Jadi, meskipun serangan itu tak menghasilkan kerusakan apapun pada benteng, ada jeda singkat pada serangan panah.

Dibawah perlindungan dari para Phoenix, Weed dan suku aliansi berhasil melarikan diri.

* * *

Kekalahan yang pedih.

Itu hanyalah pertempuran kecil, pasukan aliansi suku telah kehilangan 104 orang. Meskipun Weed bergegas memasang perban dan memberi herbal penyembuhan, itulah jumlah orang yang tewas!

Orang-orang dari aliansi suku yang terserang kekuatan suci masih belum sadarkan diri.

“Mmmm hehehe.”

“Dimana ini?”

“Tinggalkan aku sendiri. Aku pergi untuk menjalani upacara kedewasaan di Valley of Courage.”

Karena kekuatan suci tersebut, lebih dari 70 orang berada dalam keadaan linglung.

Moralnya juga telah lenyap.

“Tak tampak seperti musuh yang bisa kita kalahkan.”

“Itu adalah sebuah pertempuran yang tidak berguna. Aku mau kembali ke desa….”

“Para Warrior yang telah meninggalkan rumah harus bertarung sampai tubuh mereka terbaring dalam peristirahatan abadi. Bahkan jika mereka tak bisa menang….”

Suku-suku aliansi telah kehilangan banyak kehendak untuk bertarung mereka dan menjadi pesimis.

Sebuah senyum terbentuk di bibir Weed.

“Itu benar-benar harus sesulit ini karena tingkat kesulitan questnya sangat tinggi.”

Semakin sulit quest itu, semakin besar hadiahnya, hal itu membuat motivasinya berkobar-kobar.

Dia lega dia mengalami bahaya seperti ini. Jika itu berkembang dengan mudah, dia akan sangat curiga.

“Itu akan sulit untuk merebut benteng Embinyu. Karena pertempuran pengintaian sudah selesai, aku harus membuat sebuah patung.”

Weed memutuskan untuk mempersiapkan sebuah pertempuran berskala penuh.

Karena pasukan aliansi suku telah meninggalkan rumah mereka, moral mereka akan jatuh seiring waktu. Namun, sebagai hasil dari pertempuran pembuka itu, ada perasaan yang suram dari musuh yang besar.

“Pertama-tama, aku akan membuat patung untuk memberi sedikit bantuan.”

Dia sudah bosan dengan bebatuan, dan itu juga tidak memberi banyak keahlian skill Memahat miliknya.

“Demi kepentingan efeknya, ini bukan saatnya untuk menyimpan material.”

Tulang-tulang Black Wild Boar dan Caltrop. Dia memutuskan untuk menggunakan tulang-tulang yang dia dapatkan sebagai material memahat.

“Meskipun ini adalah tulang-tulang yang bagus untuk membuat kaldu…”

Meskipun tulang-tulang itu juga bisa digunakan sebagai bahan-bahan makanan dan obat, bagi seorang Sculptor, material memahat adalah yang utama!

Harga tulang-tulang itu tidak terlalu tinggi, jadi dia menggunakannya tanpa harus menjadi pelit.

“Aku akan mengukir ketiga suku sekaligus.”

Dia membuat bentuk dasar menggunakan tulang-tulang.

Dia menyatukan tulang-tulang yang patah untuk membuat bingkai, memberi tanah liat diatasnya, dan memanasinya.

“Aku harus menampilkan penampilan kebrutalan kejam yang khas dari Barbarian.”

Tato dan bekas luka sangat penting dalam mengekspresikan suku-suku aliansi. Dia bahkan mewarnainya dengan cat dan membuat patung dari ketiga suku.

Setelah menghabiskan waktu bersama ketiga suku dan bertarung bersama mereka, dia mengetahui wajah-wajah dan penampilan mana yang penuh keberanian dan menerima rasa hormat.

“Ada sesuatu yang kurang….”

Weed menggunakan teknik Light Sculpting dan membuat sebuah api unggun.

Seorang Shaman dari suku suku Lekiye, seorang Warrior dari suku Vejague, dan seorang Hunter dari suku Salmere berkumpul saat mereka memanggang daging di api unggun itu!

Silahkan tetapkan sebuah nama untuk patung yang telah kamu buat.

Weed mengatakan nama yang telah dia putuskan ketika membuat karya itu.

“Brothers of Faith.”

Suku-suku ganas yang mengingat aliansi dan bersumpah untuk bertarung bersama-sama!

Apakah “Brothers of Faith” benar?

Meskipun mereka menampilkan penampilan yang sedikit tak memadai untuk bertarung melawan Order of Embinyu, mereka adalah sebuah kelompok yang bersedia datang untuk membentuk aliansi.

Teknik memuliakan sepantasnya sangatlah penting bagi seorang Sculptor, tetapi sebuah pemikiran melahirkan ketulusan.

Weed dengan tegas mengangguk.

“Itu benar.”

*Ding!*

Masterpiece! Brothers of Faith telah selesai.
Sebuah patung terbuat dari tumpuan tulang-tulang monster!

Pemandangam dari suku-suku yang terlibat didalam aliansi berbagi dan memakan makanan bersama-sama telah diciptakan. Ini adalah simbol persatuan mereka.

Ini adalah sebuah karya yang akan sangat dihargai oleh ketiga suku.

Pelukisan dan ungkapan yang sangat detail bersinar melalui karya ini.

Nilai Artistik: 712

Patung kasar yang dibuat oleh Master Memahat, Weed.

Efek Spesial:

• 3 suku yang melihat patung Brother of Faith akan mendapatkan peningkatan kecepatan

regenerasi HP dan MP sebesar 17% selama sehari

• Maksimal HP dari ketiga suku meningkat sebesar 12% selama sehari

• Perseverance meningkat sebesar 60 poin

• Fighting Spirit meningkat sebesar 30 poin

• Kedekatan dengan suku-suku meningkat sebesar 30%

• Suku-suku yang terlibat akan mengukir kebanggaan dan kehormatan kedalam hati mereka

Jumlah Masterpiece yang telah diciptakan sampai sekarang: 12

• Keahlian skill Memahat meningkat

• Fame meningkat 125 poin

• Leadership meningkat 2 poin

• Charm meningkat 7 poin

Karena membuat sebuah patung Masterpiece, Semua Statistik naik sebesar 1 poin.

Sekarang, bahkan patung itu sudah selesai!

Persiapan awal untuk pertempuran yang sebenarnya telah selesai.

Translator / Creator: alknight