March 20, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 14 – Chapter 7: Water for Young Dwarven Children

 

Death Hand dikalahkan oleh patung moonlight milik Weed!

Hadiahnya hanyalah sebuah Statue of Death, tetapi dia tidak kecewa.

“Jika aku menjualnya, ini akan laku mahal!”

Semua barang dihubungkan dengan uang. Bahkan jika item-item itu bukanlah senjata, armor, atau perhiasan, dia puas asalkan dia bisa mendapatkan harga yang tinggi untuk item-item itu.

Dengan melihat pada ketepatan dan material giok hitam yang membentuknya, dia bisa mengatakan bahwa itu adalah sebuah item langka.

Patung dari binatang magis yang menyerupai kuda ini, mengeluarkan gambaran kematian bukan hanya karena namanya tetapi juga karena suasana yang dipancarkan.

“Lagipula, ini bukanlah hal yang mendesak.”

Larut malam ketika para Dwarf tak mungkin berkeliaran, Weed pergi ke tempat dimana dia mengukir Wings of Light.

Sayap elegan, yang misterius dan berkibar mempesona setiap kali angin bertiup. Itu adalah sebuah karya yang diciptakan oleh seorang Moonlight Sculptor.

Patung ini bahkan menyebabkan 5 Dwarf Blacksmith Hebat menjadi bersemangat dan termotivasi. Ini adalah karya seni yang membuat nama Art Hand menjadi terkenal di Kerajaan Dwarf.

Weed mengulurkan tangannya dan dengan lembut menyentuh Wings of Light. Cahaya menyelimuti tangannya dengan sebuah sinar mistis, dan pemandangan menakjubkan terbentang dihadapannya.

“Jika aku menunjukkan ini pada adikku, dia pasti akan memujinya cantik…. Bagaimanapun juga, kurasa aku harus mengambilnya. Oh, patungku yang berharga, karya yang aku ciptakan dengan jiwa seniku… aku akan membagikan kehidupanku denganmu. Sekarang, bangunlah dari tidur panjang dan bergabung denganku. Sculptural Life Bestowal!”

Dia tak bisa meninggalkan patung cahaya tersebut membusuk sebagai sebuah dekorasi untuk Kuruso.

Dia akan menuangkan hidupannya untuk membuatnya sepenuhnya miliknya sendiri.

Patung ini tak memiliki bentuk optimal untuk diberi kehidupan. Patung ini tak bisa bertindak sendiri karena bentuknya yang tak stabil, tetapi dia bisa menempel pada bentuk kehidupan yang lain. Apakah kamu mau memberi patung ini kehidupan?

“Sculptural Life Bestowal”

Kamu telah memberi kehidupan pada patung.

Kekuatan dari patung didasarkan pada tingkat dari statistik Art.

Statistik Art saat ini 1.196 poin, sehingga level dasar dari patung adalah 406.

Karena ini adalah adalah Masterpiece, levelnya akan bertambah sebesar 20%.

Levelnya meningkat menjadi 487.

Namun, karena patung ini adalah tipe terbang, handicap sebesar 10% akan diterapkan.

HP patung ini rendah, tetapi patung ini memiliki kecepatan yang sangat tinggi.

Ada 3 atribut yang menyertai bentuk kehidupan ini.

Kualitas dan kemampuan dari atribut-atribut tersebut akan berbeda berdasarkan pada bentuk dan level dari patung.

• Atribut Cahaya (100%)

• Atribut Api (100%)

• Atribut Holy (100%)

Api tak berpengaruh padanya.

Dia memiliki Fighting Spirit yang sangat kuat serta Defense dan Magic Defense yang tinggi.

Dia bisa membakar musuh menggunakan kekuatan api.

Dia memiliki kekebalan terhadap semua sihir kutukan. Resistensi yang kuat terhadap Black Magic telah terbentuk.

Dia bisa menggunakan beberapa Divine Magic.

Karena ini sebelumnya adalah sebuah patung cahaya, sebuah kemampuan khusus telah ditambahkan.

Kutukan individual akan dilepaskan dari sihir, dan monster-monster dengan niat jahat akan mendapati kekuatan mereka melemah.

• 5.000 Mana telah digunakan.

• Efesiensi skill sihir pemulihan HP meningkat sebesar 20% dari level dan statistik

• Statistik Art secara permanen berkurang 6 poin.

Penurunan statistik bisa dipulihkan dengan menciptakan patung-patung atau kegiatan-kegiatan seni yang lain.

• Level berkurang 1.

Karena penurunan level, statistik terakhir yang ditingkatkan akan berkurang 5 poin. Pengurangan tersebut bisa ditingkatkan lagi ketika naik level lagi.

Jagalah kehidupan patung.

Ketika kehilangan nyawanya, patung itu bisa dibangkitkan lagi.

Ketika patung sepenuhnya hancur, tak akan bisa dibangkitkan lagi.

Wings of Light melompat ke punggung Weed dan menempelkan dirinya disana. Karena dia tak punya tubuh, dia harus mengandalkan orang lain seperti parasit.

Sayap itu, yang terbuat dari cahaya yang agung sepanjang puluhan meter, menempel pada punggung Weed. Dengan tenang, cahaya cemerlang dipancarkan saat sayap itu terbuka lebar.

Weed tampak seperti dia akan berubah menjadi seorang Warrior of Light dengan sayap yang megah.

Tubuh Weed tiba-tiba mengambang di udara.

“Turunkan aku.”

Dengan kata itu, dia menghancurkan suasana.

Wings of Light melebarkan dirinya lebih lebar lagi. Cahaya biru perak menyebar luas, menyelimuti jalan dengan sinar yang sangat indah.

Upaya dari kehendak dan kekuatannya sendiri untuk membuat masternya senang!

Weed mengerutkan keningnya.

“Matikan cahayanya.”

“…….”

“Turunlah. Aku sudah melayang terlalu tinggi.”

“…….”

Wings of Light menjadi 15 kali lebih kecil dan dengan ringan menurunkan Weed kembali ke tanah.

“Master, beri aku nama.”

Wings of Light dengan sopan berkata kepada Weed.

Berbeda dari suara kekanak-kanakan dari Bingryong dan para Wyvern, dengan kepribadian mereka yang buruk, suara Wings of Light polos dan anggun.

“Namamu…. sebut saja Light Wing.”

“…….”

Jika para Wyvern, Geumini, dan Bingryong ada disini, mereka akan berbagi rasa sakit dan penderitaannya.

* * *

Weed memutuskan untuk menyimpan Statue of Death untuk sekarang ini.

“Kupikir ada suatu rahasia dibalik patung ini….”

Dia bisa dengan mudah merasakan hal ini.

Dia menciptakan item quest yang terhubung dengan Death Hand! Tak ada keraguan bahwa sebuah quest tak terbayangkan sedang menunggu.

“Untuk sementara aku harus mengabaikan semua hal yang merepotkan.”

Weed memutuskan untuk hanya menunggu sekarang ini.

Kuruso memiliki banyak patung-patung yang lain, tetapi masalah yang paling mendesak adalah untuk menemukan petunjuk tentang Kendellev!

Temukan saudara Dwarf yang tersesat ketika dia masih muda.

Untuk petunjuknya, gunakan patung dari penampilan mudanya.

Itu adalah sebuah quest untuk menemukan seorang Dwarf yang sudah tumbuh dengan melihat patung dari penampilan mudanya. Para Dwarf tak pernah mempertahankan penampilan muda mereka, jadi ini adalah misi yang sangat sulit untuk diselesaikan.

Weed menemukan Dwarf itu didalam gua Kuruso.

“Itu benar. Namaku Norman. Bagaimana bisa kau mengenali aku?”

“Tak banyak Dwarf yang tampak sebodoh kau, kau mengerti. Kau tak berbeda dengan ketika kau masih muda.”

“Oooohhehehehhng!”

Si Dwarf Norman menangis seperti bayi!

Itu sulit untuk mengidentifikasi penggunaan mineral untuk membuat patung ini.

Itu adalah sebuah quest untuk menganalisa material dari patung dan untuk menemukan gua dimana material tersebut bisa diekstrak.

Misi ini diselesaikan dengan mengerahkan para Dwarf Blacksmith dan Miner.

Berkat penggembangan dari tambang-tambang oleh seorang Dwarf bernama Twitter, Weed bisa mendaftarkan namanya sebagai pemiliknya. Jika tambang ruby dikembangkan dengan baik, itu akan memberikan banyak penghasilan dimasa depan!

Meskipun Weed menyelesaikan 10 quest, dia tak bisa menemukan jejak yang mengarah pada Kendellev. Karena tak semua patung memiliki kenangan yang unik, ada saat-saat ketika dia menemui jalan buntu.

Bahkan setelah memeriksa setiap patung di Kuruso, jejak Kendellev tak bisa ditemukan.

“Ini bukanlah sebuah quest yang mudah bagaimanapun juga.”

Para Dwarf yang telah menerima quest dari Instruktur Sculptor Jorbid bertanya-tanya apakah mereka semua telah menjadi orang-orang idiot.

“Tak ada yang bisa aku lakukan dengan benar….”

Namun, itu terlalu memalukan untuk kembali ke Desa Iron Hand dan menyerah pada quest tersebut, jadi dia memutuskan untuk tetap berada di Kuruso selama 10 hari lagi.

* * *

“Art Hand, kau telah bekerja sangat keras.”

Herman berada di samping Weed.

Herman, bersama Pin, memutuskan untuk datang dan melihat Weed memahat dari pagi sampai malam.

Selain Herman dan Pin, setidaknya ada 50 Dwarf lain yang menonton dia.

Mereka adalah para Dwarf yang dekat dengan Weed setelah mengerjakan banyak quest. Dan ada para Dwarf yang menunggu dengan harapan melihat Weed mengukir patung cahaya yang lain.

Namun, Weed tidak membuat patung cahaya lagi.

“Skill memahatku masih belum sempurna.”

Wings of Light telah muncul secara mengejutkan, tetapi dirinya menilai skill-skill miliknya masih belum terlalu berkembang.

Sebuah karya seni bersejarah!

Nilai artistik dari karya yang sangat unik sangatlah besar. Namun, karya mengagumkan seperti itu tidak sering muncul. Meskipun dia selalu berusaha untuk membuat sesuatu yang hebat, tak semuanya menghasilkan sesuatu yang fantastis!

Ketika membuat Wings of Light, dia membuat banyak kesalahan-kesalahan kecil, dan dia memiliki keinginan untuk melakukannya lagi.

“Aku menyatukan cahaya, membuatnya dari cahaya, menggunakan sifat-sifat cahaya. Itu tak akan berhasil jika aku tidak memahami karakter cahaya dengan baik.”

Skill bawaan Sculptor adalah untuk mengidentifikasi material yang mereka gunakan.

Weed menggunakan skill Moonlight Sculpting miliknya dan bermain-main dengan cahaya. Setiap kali Mana miliknya habis, dia akan mengambil potongan kayu biasa dan mengukirnya sambil memulihkan Mana miliknya.

Dia memakan roti disela-sela proyek tersebut dan membuat segala macam patung.

“……”

Weed tidak menanggapi Herman.

Bahkan Weed tau itu adalah adat untuk menghormati dan sopan kepada yang lebih tua, tetapi ada batasnya untuk hal itu. Dia lelah dengan pertanyaan dan obrolan Herman yang tak terhitung jumlahnya sambil berada tepat disampingnya.

Tak terganggu oleh fakta bahwa Weed tidak menjawab mereka, Herman dan Pin berbicara sendiri.

“Seorang pria dengan ketetapan hati seperti itu akan berhasil terlepas dari apa yang dia kerjakan. Pin, pastikan untuk bertemu dengan seorang pria yang tegas dan pekerja keras.”

“Tentu saja. Tetapi dimana aku bisa bertemu seorang pria seteguh dia?”

“Apakah ada alasan untuk mencari orang yang jauh ketika ada yang begitu dekat?”

“Ya ampun, kakek, kau terlalu berlebihan.”

Stres yang mereka tempatkan pada Weed semakin besar. Bahkan ketika Herman meninggalkan tempatnya, selalu ada Dwarf lain yang mengambil tempatnya dan berusaha untuk memulai percakapan.

Para Dwarf dari quest dan orang-orang yang berprofesi sama berbicara diantara mereka sendiri.

Mereka memberikan senjata dan armor yang mereka buat kepada Weed sehingga dia bisa mengukirnya.

Hasilnya, Weed melihat hampir semua item-item yang dibuat para Dwarf dari Kuruso. Tak ada orang lain yang mengetahui tentang kompetisi sengit diantara para Dwarf Blacksmith atas kompetisi dari skill-skill Blacksmith yang lebih baik dari pada Weed.

“Armor yang Fabio buat memiliki fungsi yang mengagumkan. Properti lain dari karyanya tidaklah unik dan tidak banyak, tetapi armor-armor buatannya memiliki statistik Defense yang tinggi.”

Skill Fabio begitu luar biasa, bahkan Weed iri.

“Kualitas dari material-material dan skill-skill yang pasti terjamin. Dia menciptakan karya-karya hamper tanpa kesalahan.”

Dia tidak pelit dengan material-material miliknya dan tidak menggunakan trik-trik apapun. Dia menempa hanya menggunakan skill saja.

“Jika itu setingkat ini…. menurutku dia memiliki skill Blacksmith tahap Advanced.”

Setelah Weed melihat karya terbaik Fabio, Rainbow Coloured Armor, dia sangat yakin.

“Identify!”

Rainbow Coloured Armor

Ketahanan: 150/150

Defense: 159

Karya dari Dwarf yang sangat dibenci monster.

7 material langka digabungkan untuk membuat ini.

Armor full plat yang menutupi seluruh tubuh, (itu berada pada puncak dari keindahan), jadi para Knight berlevel lebih rendah tak bisa menggunakannya.

Karena karya ini dibuat belum terlalu lama dan belum digunakan, armor ini dalam keadaan sempurna.

Persyaratan:

• Hanya untuk Knight dan Warrior

• Level 350

Efek:

• +30% Physical Resistance

• +20% Magic Resistance

• 50

Agility

• +80 Kepuasan

• +60 Charisma

• Statistik Leadership diperkuat

• Ada kemungkinan yang tinggi bahwa serangan-serangan lemah akan dipantulkan

Defense yang sangat tinggi!

Karena Blacksmith milik Weed masih kekurangan keterampilan, ketahanannya rendah, tetapi tak ada banyak masalah jika ini memiliki tingkat ketahanan diatas rata-rata karena seseorang bisa menggunakannya sambil memperbaikinya secara rutin.

“Itu akan sangat bagus untuk mengetahui material-material apa yang digunakan untuk membuat armor ini.”

Karena skill Blacksmith milik Weed lebih rendah daripada Fabio, dia tak bisa menentukan material-material yang digunakan. Dia tau ada mithril dan besi hitam yang digunakan, tetapi selain dua itu dia tak tau.

Fabio mengumpulkan segala macam material mewah dan secara efisiean menggunakannya untuk membuat armor.

“Setelah Fabio, Exper dan Herman adalah persaingan utama.”

Mereka adalah dua Blacksmith yang membuat tombak dan pedang. Skill mereka tak terlalu jauh dibawah Fabio.

Karena ada begitu banyak harga diri dan persaingan diantara para Blacksmith, tak seorangpun mengungkapkan level skill mereka. Namun, dengan melihat karya-karya mereka, kemungkinan besar bahwa mereka berdua juga memiliki skill Blacksmith tahap Advanced.

“Jika mereka bertiga meningkatkan level Blacksmith mereka ke tahap Advanced, maka termasuk kedua Blacksmith yang belum aku temui, ada kemungkinan besar bahwa ada 5 Blacksmith dengan skill tahap Advanced.”

Weed telah melihat Exper saat dia mengerjakan sentuhan akhir dari tombak sabit miliknya dan Herman membiarkan Weed melihat salah satu dari pedang-pedang miliknya.

Itu masih belum selesai, namun Weed bisa melihat gairah yang melimpah dicurahkan pada pedang tersebut. Untuk menyelesaikan satu produk, baja bagus telah ditempa dan ditempa ulang lagi.

Herman menjadi seorang Blacksmith karena dia menyukai pedang dan ingin membuat pedang.

Jika Fabio atau Exper bersaing untuk penguasaan skill Blacksmith, Hermam bekerja untuk menciptakan pedang yang bahkan lebih baik.

Bahkan diantara para Blacksmith, ada perbedaan yang besar dalam hal kepribadian mereka.

“Kupikir master Blacksmith pertama… kemungkinan besar adalah Fabio.”

Sebagai salah satu Blacksmith terbaik di Benua Versailles, dia memegang kekuatan yang cukup besar.

Melihat pada armor yang dia sediakan, armor-armor itu memiliki nilai sebagai equipment-equipment yang digunakan oleh para player berperingkat atas dan dia tampaknya memiliki hubungan dengan mereka. Dengan berteman dengan para player berperingkat tinggi, dia menggunakan material-material yang mereka kumpulkan dan menciptakan armor atau memperkuat armor-armor tersebut.

Melihat ambisi Fabio, dia kemungkinan besar akan menjadi yang pertama yang mencapai tahap Master.

“Para Dwarf lain, terutama Herman, memiliki skill yang mengesankan.”

Weed menganggap semua Dwarf di Kuruso seperti ini.

Setelah mendaftarkan para Warrior, para Fighter, dan para Sculptor, yang berpartisipasi pada quest sebagai teman, mereka menanyakan banyak pertanyaan saat mereka tak punya kegiatan untuk dilakukan. Para Dwarf Blacksmith berusaha untuk menjadi dekat dengan Weed karena keahlian memahatnya.

Terkadang, ada Dwarf yang membawakan nasi untuk Weed, jadi dia tidak kelaparan di Kuruso.

* * *

Weed menghabiskan banyak waktu untuk mengakrabkan dirinya dengan Moonlight Sculpting.

Skill memahat miliknya hampir naik level, dia semakin baik dalam menangani cahaya.

Karena ada banyak patung yang ingin dia ciptakan dan dihidupkan, dia menenggelamkan dirinya pada memahat.

Jika level dan statistik Art miliknya tidak menurun, dia tak akan berhenti memahat.

Dihari terakhir dia menciptakan patung, banyak Dwarf yang datang lagi seperti biasa.

“Kurasa aku harus membuat beberapa pedang jika Sculptor saja bisa bekerja keras.”

Termotivasi oleh Weed, para Dwarf Blacksmith yang lain mulai bekerja keras untuk meningkatkan skill Blacksmith mereka.

“Indah.”

Hari ini juga, Pin dan Herman berada tepat disamping Weed, menonton dia memahat.

Pada dasarnya, membuat patung membutuhkan keterampilan.

Jika kau menciptakan patung selama ratusan hari, kau akan bohong jika tak ada apa-apa ditanganmu.

Karena level skill miliknya dalam Memahat dan Handicraft, Weed bisa membuat patung kayu tanpa banyak usaha. Kayu, material yang paling akrab bagi dia, menjadi hidup ditangan Weed.

“Menurutmu apa itu seni?”

Weed menjawab pertanyaan Herman secara terus terang.

“Itu adalah skill tak berguna yang tak menghasilkan uang.”

“Tetapi ada senimanan yang sangat kaya. Lihatlah berita dan kau akan melihat lukisan-lukisan yang senilai 100.000 dolar.”

“Yah, biasanya lukisan-lukisan itu dijual setelah pembuatnya mati. Karya yang bernilai ratusan, atau mungkin ribuan, apa pentingnya jika karya-karya itu laku dijual? Kau sudah mati.”

Weed berbicara secara blak-blakan.

“Ketika melukis lukisan, tingkat kelaparan yang dia derita hanya diketahui oleh senimanan. Jika keluarganya kelaparan bersama dia, itu akan benar-benar menjadi kesalahannya.”

“Tetapi bukankah berkat pengalaman rasa lapar itu hingga mahakarya terhebat didunia bisa dibuat?”

“Entah itu lukisan atau patung, tak ada yang bisa memenuhi meja dengan makanan untuk dimakan.”

Karena dia berpikir maksudnya tidak tersampaikan, Herman mendecakkan bibirnya.

“Semua orang punya cara mereka sendiri dalam berpikir… tetapi, ada nilainya untuk melakukan sesuatu yang tak seorangpun melakukannya sebelumnya sambil menjalani kehidupanmu.”

“Aku benar-benar tidak tau.”

“Setelah hidup sampai usia ini, kupikir aku akhirnya bisa memahami. Kehidupan bukan cuma makan dan hidup, itu adalah tentang mengejar setidaknya satu hal yang benar-benar ingin kau lakukan, dan jika kau melakukannya, kau akan berhasil dalam kehidupan….”

Dan meskipun kata-kata Herman bermakna sangat dalam, Weed tidak tergerak.

Weed tak bisa tergerak karena baru 10 menit yang lalu, Herman membawa pasta ikan dan secara menjengkelkan meminta dia untuk membuat masakan yang lezat.

Bahkan jika ada sesuatu yang bermakna dalam kata-kata Herman, Weed tak menganggap dia secara serius karena Herman dan Pin keduanya bermalas-malasan sambil dengan puas memakan pasta ikan kebab.

“Jika bahan-bahan untuk pasta ikannya bagus, maka sudah jelas kebabnya akan nikmat.”

Pada saat ini, alat ukir milik Weed tiba-tiba berhenti.

“Information Check, Scutptor Instructor Jorbid’s Quest.”

Permintaan Instruktur Sculptor Jorbid

Cerita yang telah diturunkan untuk waktu yang lama melalui Guild Sculptor.

Dulu ada seorang Dwarf yang bisa mengukir api dan air, cahaya dan kegelapan. Namun, Manusia tak mempercayai cerita tersebut.

“Kami mengakui para Dwarf bisa membuat senjata-senjata yang luar biasa. Tetapi untuk mengatakan mereka memiliki skill yang tinggi dalam seni, itu sangat kekanakkanakan.

Bagaimana bisa para Dwarf yang pendek itu mengerti sesuatu untuk mengetahui tentang memahat? Hahaha!”

Penghinaan dari para Elf menggema diseluruh hutan.

“Para Dwarf perlu untuk belajar tentang misteri dan keindahan alam.”

Itu adalah kata-kata yang menghina semua Dwarf, tetapi mereka tak bisa membalasnya.

Untuk menyelamatkan harga diri dari para Dwarf, temukanlah jejak dari Sculptor Dwarf Kendellev.

Tingkat Kesulitan: Race Quest Dwarf Sculptor

Hadiah: Penghormatan dari para Dwarf

Persyaratan Quest: hanya tersedia untuk Dwarf Sculptor

Jika kau gagal, semua Dwarf didesa akan menganggapmu dengan cara mereka menganggap para Elf dan para Manusia.

Kendellev, Sculptor api dan air, cahaya dan kegelapan!

Jawabannya tersembunyi didalam penjelasan quest tersebut.

“Material-material memahat dasar. Jika demikian, material apa yang kau perlukan untuk mengukir dengan api dan air?”

Tentu saja, api dan air diperlukan. Untuk mengukir cahaya dan kegelapan, sebuah material harus ada.

Weed tiba-tiba berdiri dan berlari ke tepi danau.

Kaki pendek dan pantatnya berkedut-kedut saat dia berlari terburu-buru.

Herman dan Pin berlari dibelakangnya tanpa mengetahui alasannya.

“Ada apa?”

“Kurasa kita akan mengetahuinya jika kita pergi juga.”

Para Dwarf, yang berpikir mereka mungkin melihat sebuah pemandangan yang menarik, meninggalkan apapun yang mereka kerjakan dan mengikuti Weed ke danau.

“Apa yang terjadi pada dia?”

“Apa dia bosan membuat patung dan menjadi seperti itu?”

Pada pemandangan dari ikan-ikan yang berenang di danau itu, Weed melihat sekeliling dan menarik nafas dalam-dalam.

“Aku tak tau apakah tebakanku benar. Namun, Kendellev adalah seorang Sculptor. Seorang Sculptor yang tak membuat patung-patung tidaklah masuk akal. Patung-patung yang dia buat tersembunyi disuatu tempat di Kuruso, namun tak seorangpun yang bisa menemukannya.”

Weed melompat kedalam danau.

*Splash!*

Saat dia menyebabkan cipratan air, dia menyelam kedalam danau.

Itu adalah sebuah tindakan yang tak terduga hingga para Dwarf lain tak bisa memahaminya.

“Apa ada seorang Dwarf yang bisa berenang?”

“Bagaimana bisa seorang Dwarf berenang?”

Karena bentuk tubuh mereka, para Dwarf tenggelam seperti batu.

Weed menyelam ke dasar danau dan meraba-raba sekitarnya dengan tangannya.

Para Dwarf yang berdiri hanya bisa menyimpulkan bahwa Weed yang berada di danau yang jernih dan transparant itu sedang melakukan sesuatu yang aneh.

“Dia tidak tampak seperti seorang Dwarf yang tenggelam didalam air.”

“Tampak seperti dia sedang berjuang untuk menemukan sesuatu.”

Setiap kali Weed mencoba merogoh sesuatu didalam air, seekor belut atau ikan gray mullet  akan melarikan diri dari tangannya.

Jika dia berusaha sedikit lebih keras, dia bisa menangkap seekor ikan, tetapi dia mengesampingkan pemikiran tersebut dan terus meraba-raba air danau tersebut.

“Pasti ada disuatu tempat disini. Jika patung itu di Kuruso, aku akan bisa menemukannya.”

Dia semakin kehabisan nafas, tetapi Weed melebarkan tangannya dan dengan liar berjalan didasar danau. Tak ada saat-saat dia tidak menyesali bahwa para Dwarf memiliki lengan dan kaki yang pendek.

“Aku kehabisan nafas.”

Meskipun dia memiliki Endurance yang tinggi, dia perlahan-lahan mencapai batasnya.

*Swish!*

Tiba-tiba sesuatu ditembakkan kedalam danau.

Sebuah panah Elf yang diimbuhi dengan roh angin.

Si Elf Edel yang menerima saran dari Weed ketika dia mencoba untuk membeli sebuah busur baru, telah menembakkan panah tersebut.

Weed berjalan kearah panah tersebut dan menarik nafas pada udara tersebut.

“Cepat keluar!”

Edel berteriak dari atas air, tetapi Weed tak bisa mendengar dia. Meskipun Weed memahami apa yang coba dia katakan, Weed menggelengkan kepalanya dan melanjutkan ke dasar danau.

Edel menembakkan banyak anak panah untuk mengirim lebih banyak udara.

Namun, saat Weed semakin dan semakin dalam di danau itu, anak panah segera tak cukup kuat untuk mencapai dia.

“Jika ini adalah tempat dimana patung tersebut, kemungkinan besar terdapat di bagian terdalam dari danau.”

Weed tak memperlambat kecepatan menyelamnya.

Bahkan jika tak ada cara untuk kembali dan keluar dari danau, dengan Power to Reject Death, dia akan dilahirkan kembali dibawah air sebagai seorang undead.

Jika itu benar-benar ada di Kuruso, dan itu adalah sebuah patung, dia yakin bahwa ini adalah tempat yang tepat!

Di sebuah tempat dimana itu tampak tak ada jalan untuk keluar, Weed menemukan apa yang dia cari.

Itu bukanlah objek padat, tetapi aliran air yang agak berbeda.

• Kamu telah menemukan Water Statue milik Kendellev.

• Kamu mendapatkan 200 Fame.

Apakah kamu ingin memulihkan Patung Air milik Kendellev?

20.000 Mana diperlukan, dan statistik Art milikmu harus lebih dari 500 poin untuk memulihkan karya ini.

Weed menerimanya.

“Glurgg. Rarr. Blergh blergh, blerghhh.”

Meskipun pengucapannya terhambat oleh air danau yang masuk kedalam mulutnya setiap kali dia membukanya, maksudnya masih tersampaikan.

Pada saat ini, air danau tersebut mulai bergerak.

Mengabaikan gravitasi, air tersebut mulai naik ke udara.

Bintang muncul.

Burung-burung terbang sambil berkicau.

Kupu-kupu melebarkan sayap mereka, dan anak-anak Dwarf mulai menari dengan kaki mereka yang pendek.

Tetesan-tetesan air dari danau itu menghiasi Kuruso dibalik patung itu.

“Wow!”

“Danaunya berubah menjadi sebuah patung!”

Dimana Weed berdiri, sebuah jalan baru dari air terbentuk.

Puluhan aliran air meledak dari bawah ke udara, kemudian menyatu dan menderu menjadi aliran yang deras, mengalir kebawah seperti air terjun, dan segera berkumpul lagi dan menjadi aliran yang tenang.

Di jalan air tersebut, sebuah perahu terbuat dari air dengan tenang hanyut mengikuti jalan tersebut.

Ada seorang pelaut di tiang kapal, dan para lumba-lumba yang melompat-lompat dengan megah, dan semuanya terbuat dari air.

Itu adalah sebuah pemandangan yang indah dan megah yang memberimu kebahagiaan.

Karya yang mengekspresikan keindahan air dengan baik!

Karena memulihkan patung yang dibuat oleh seorang Dwarf, level skill memahatmu telah meningkat.

Statistik Charisma, Charm, dan Luck meningkat sebesar 10 poin.

Fame meningkat sebesar 50 poin.

Kamu menyaksikan patung permainan air untuk anak Kendellev.

Karya seni dari Dwarf Sculptor Kendellev.

Sifat dari air mencerminkan kepolosan dari anak si Sculptor.

Karena dipenuhi dengan emosi, Wisdom meningkat secara permanen sebesar 3 poin.

Seseorang harus secara langsung menggunakan taman air yang dibuat Kendellev untuk anaknya agar mengalami kegembiraan yang mutlak.

Weed tak ragu-ragu dan melompat kedalam aliran air.

Saat air naik seperti geyser yang kuat, tubuhnya dengan cepat dibawa keatas, kemudian dia meluncur kebawah pada aliran tersebut seolah-olah dia berada di sebuah luncuran.

Setelah melintasi matras air, dia melewati sebuah bukit air.

Lumba-lumba yang suka bermain-main melompat dan melewati dia, mengguyur dia dengan aliran air.

Kamu menikmati taman air yang dibuat untuk anak-anak muda.

HP, Mana, dan Staminamu akan pulih dengan cepat.

Stamina akan naik ke tingkat maksimum.

Jika saat ini meningkatkan skill sihir air, afinitas terkait yang lainnya akan diperkuat.

“Sepertinya menyenangkan!

“Ayo ikut juga!”

Para Dwarf dan bahkan para Elf menaiki luncuran air.

“Woooo hoooo!”

“Sungguh menyenangkan!”

Luncuran air tersebut sepenuhnya merubah Kuruso.

Para Blacksmith berpura-pura bahwa mereka sedang mencuci sesuatu, menyelinap ke ruangan dibawah menara jam.

“Horaaaay!”

“Ini sungguh menyenangkan!”

Para Dwarf dari segala bentuk dan ukuran menggila, berteriak dan menjerit, dan semua orang tenggelam dalam kegembiraan.

Aliran air yang menyegarkan membasahi wajah dan tubuh mereka.

Pada semburan tersebut, mereka berputar, melakukan pergerakan-pergerakan akrobatik seolah-olah mereka bermain ski air, dan membuka mulut mereka lebar-lebar didalam air seolah-olah mereka berkompetisi dengan para hiu.

Karya yang ditemukan tersebut menciptakan sebuah suasana yang seperti dongeng yang diluar imajinasi.

Saat mereka menikmati taman air tersebut, disekitanya dengan jelas menunjukkan sebuah pelangi!

Kamu mengapresiasi Kendellev’s Miraculous Rainbow

Ketika menambang material-material di gua-gua lembab atau menempa baja, para Dwarf tak punya banyak kesempatan untuk melihat pelangi.

Selama hujan, itu wajar bagi para Dwarf untuk duduk dan meminum bir di bar terdekat.

Bagi para Dwarf yang tak ingin naik dan berenang di aliran air yang ringan, pelangi tersebut adalah sebuah hadiah yang indah.

• HP akan meningkat sampai maksimum selama satu hari

• Luck secara permanen naik sebesar 6 poin

• Dihari ketika hujan turun, selama satu bulan skill Observasi dan Penglihatan meningkat

“Ah, indah!”

Pelangi yang kau pikir bisa kau sentuh dengan tanganmu tetapi tak bisa digapai.

Melintasi kegelapan dimana mereka tak bisa melihat ataupun mendengar, bahkan dengan mata mereka terbuka.

Kamu mengapresiasi Kendellev’s Relaxing Afternoon Room.

Sculptor Kendellev yang suka tidur!

Dari semua Dwarf Sculptor, dia berada pada sisi malas, jadi dia tidur dipagi hari, dan jika dia meminum alkohol, dia akan bangun dihari berikutnya saat makan malam.

Demi kepentingan tidurnya yang banyak, dia harus menanggungnya.

Bagi Kendellev, ini adalah rasa yang menyenangkan yang tak ada bandingannya.

Pemulihan HP, Mana, dan Stamina diperkuat sebesar 35% selama satu hari.

Jika Relaxing Afternoon Room diapresiasi selama setidaknya 3 hari berturut-turut, maka Kecepatan Pemulihan meningkat sebesar 50%.

Perapalan manta oleh para Mage akan memiliki waktu aktivasi yang lebih singkat dan jumlah Magical Skill yang tersedia dengan penghafalan skill akan meningkat sebesar 40%.

Harmoni dari cahaya dan kegelapan.

Kura-kura dan siput dengan cepat saling melewati satu sama lain.

Suara air mengalir yang menyegarkan.

Tempat itu memiliki bentuk dari awan-awan yang mengapung dengan santai.

Weed telah menemukan patung-patung milik Kendellev.

 

Translator / Creator: alknight