February 22, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 13 – Chapter 4: Weed’s Return

 

Di Morata, didinding Guild Crimson Mercenary, papan Bounty penuh dengan poster buronan.

“Apa, apa yang terjadi?”

“Dimana quest-quest yang bagus?”

Para petualang yang keluar masuk mengerumuni papan tersebut.

Dicari: Geomchi

Bounty: 550 gold

Kejahatan: Korupsi, Pembunuhan, Penyerangan

Penampilan:

• Pria tua

• Bertubuh mirip dengan Barbarian

• Dikenal karena mengenakan armor berbau busuk yang menyengat

Strength:

•Cukup untuk bertarung setara dengan seorang Hell Lord Knight.

• Skill dan Strength miliknya mengagumkan.

Catatan Khusus: Memihak para Vampir dan membantai para Manusia.

Lokasi terakhir terlihat: Pintu Masuk Selatan Morata

Dicari: Geomchi2

Bounty: 548 gold

Kejahatan: Korupsi, Pembunuhan, Penyerangan

Penampilan:

• Tak bisa menghentikan tawanya yang terusmenerus

• Tubuh kekar penuh otot

• Dikenal karena mengenakan armor berbau busuk yang menyengat

Strength:

• Bisa bertahan dan menang bertarung melawan 5 Viking.

Catatan Khusus: Memihak para Vampir dan membantai para Manusia.

Lokasi terakhir terlihat: Pintu Masuk Selatan Morata

Dari Geomchi, Geomchi2, Geomchi3, dan seterusnya sampai Geomchi505.

Meskipun fakta bahwa deskripsi tersebut tidak sesuai dengan karakteristik mereka, nama-nama mereka tetap terungkap karena mendapatkan tanda Pembunuh.

Sekali lagi, sebagai pertukaran karena mengerjakan quest-quest untuk para Vampir, mereka dianggap penjahat.

“Mereka muncul kemarin dan mengamuk.”

“Kudengar mereka dengan terburu-buru menuju ke selatan.”

Jejak mereka yang berjumlah banyak bisa terlihat.

Kenyataannya, ada banyak upaya untuk menangkap mereka.

Selain uang hadiah yang diberikan, Fame, Nilai Publik, serta rating Mercenary bisa didapatkan bersama dengan gold. Selain itu, jika seseorang cukup beruntung, dia bisa mencuri equipment yang mereka pakai. Pada akhirnya, orang-orang segera mengerjakannya.

“Ah, sialan.”

“Kami tidak seperti itu.”

“AH! Para gadis!”

“Keugg! Bahkan wanita mencoba untuk membunuh aku.”

Sayangnya, para Geomchi sedikit menyadari situasi mereka saat ini dan dengan cepat pergi.

Tak peduli dalam keadaan mendesak seperti apa mereka saat ini, mereka tampak begitu marah saat mereka bergegas kearah selatan, sangat banyak sehingga orang-orang yang mencoba untuk mengejar mereka tidak mau menghadang mereka.

Ada banyak orang yang berlevel lebih tinggi daripada para Geomchi di Morata. Jika para Geomchi hanya hanya berjumlah satu atau dua orang, maka orang-orang ini akan mengepung mereka. Tetapi dengan banyaknya mereka yang muncul dan tiba-tiba melesat pergi seolah-olah mereka meluncur bersama angin, orang-orang mundur dari jalan mereka.

Dan sekarang.

Dari Gerbang Barat Morata, satu orang dengan namanya tertulis dalam tanda Pembunuh berwarna merah mendekat.

“Salah satu dari para pembunuh itu, ada satu orang yang mencoba memasuki kota tanpa takut.”

“Apakah dia gila?”

Tak ada tentara penjaga di Morata.

Sebaliknya, para Paladin dari Order of Freya ditempatkan dan berdiri menjaga disetiap gerbang.

“Sialan, aku ingin membunuh orang itu. Aku tak ingin melewatkan kesempatan untuk meningkatkan Fame’ku.”

Para Paladin Order of Freya dikenal tak kenal ampun.

Para Merchant dan para petualang bersama-sama menonton orang yang datang yang tanpa persiapan apapun melawan para Paladin.

Dalam beberapa saat, dia akan ditangkap oleh para Paladin dan akan dihajar tanpa ampun.

Setiap orang telah menduga hal ini karena mereka telah menyaksikan bagaimana para Paladin Order of Freya memperlakukan monster-monster pemberontak dan para penjahat yang ada didekat mereka.

Namun, saat si Pembunuh itu melangkah kearah mereka, mereka mengangkat pedang mereka dan menunjukkan rasa hormat seolah-olah mereka menyambut seorang bangsawan.

“Segala keharmonisan sesuai dengan kehendak sang Dewi.”

Para pengunjung juga, dengan ringan memberi hormat.

“Segala keharmonisan sesuai dengan kehendak sang Dewi.”

Kemudian, tanpa satupun tanda-tanda perlawanan dari para Paladin, dia dengan santai melewati pintu masuk kota tersebut.

****

Weed adalah orang yang datang ke Morata.

Setelah melakukan perjalanan ke Kerajaan Vampir dan lulus dari Intermediate Training Center, dia kembali ke Benua Versailles.

Dimanapun Weed melangkah, orang-orang menyingkir dari jalannya.

“Apa?”

“Apa yang terjadi?”

“Itu adalah seorang Pembunuh. Seorang Pembunuh masuk kedalam kota.”

“Bagaimana bisa? Aku tahu Morata memang buruk dalam keamanan publik, tetapi… bukankah ada para Paladin Freya?”

“Tak tahu. Itu sulit untuk dipercayai, lihat itu. Para Paladin disekitar kota tak terganggu akan kehadiran dia sama sekali.”

Kerumunan orang berkumpul dan bertanya-tanya tentang fakta mengerikan tersebut, Weed terus berjalan kearah pusat alun-alun dari pintu masuk kota sementara orang-orang terus mengikuti.

Mereka semua mengikuti dia segera setelah dia lewat.

Bagi seseorang yang memiliki tanda jahat dari seorang Pembunuh untuk berjalan begitu tanpa tahu malu didalam kota, mereka merasakan sebuah ketertarikan dan penasaran yang besar terhadap Weed.

“Kota ini telah banyak berkembang sejak aku pergi ke Todeum.”

Investasi skala besar sebesar 260.000 gold!

Jalanan dilebarkan dan dipenuhi dengan batu kerikil yang bagus, membuatnya nyaman untuk kereta-kereta untuk berjalan dijalanan tanpa harus membayar pajak yang mahal, tak biasa bagi sebuah kota.

Disepanjang jalan, bar-bar, bengkel pandai besi, pos-pos penjualan, toko-toko tekstil telah selesai.

Gereja Order of Freya juga bisa dilihat dikejauhan. Guild Mercenary dan tempat-tempat pasukan siap siaga juga telah dibuat, masing-masing tempat dikerumuni orang-orang.

Sebuah pemandangan yang belum ada di kota-kota atau provinsi lain di Wilayah Utara.

“Jumlah orangnya telah meningkat banyak.”

Bahkan sebelum Weed pergi ke Todeum, ada cukup banyak pengelana yang mengunjungi Morata.

Tetapi sekarang, karena rumor-rumor yang beredar lewat mulut ke mulut mengenai Tower of Light, lebih banyak orang yang datang dan selalu menetapkan Morata sebagai Tempat Mulai untuk petualangan mereka di wilayah utara.

Jumlahnya tidak sebesar ketika Weed memulai di Kerajaan Rosenheim, tetapi orang-orang dipenuhi dengan semangat yang sama.

Adapun untuk alasannnya, ini semua karena semangat petualang mereka serta keinginan mereka untuk menghadapi tantangan, serta dengan fakta bahwa ini adalah perbatasan baru untuk eksplorasi.

Splash splash splash.

Jalur air juga dibuat dari sungai. Dan ditengah-tengahnya, sebuah jembatan artistik telah dibuat dan dipenuhi dengan patung-patung dan karya-karya seni.

Semuanya berkat sang Tetua karena investasinya yang berlebihan dan agresif kedalam kegiatan-kegiatan seni dan budaya, karena fakta bahwa Lord of Morata, Weed, adalah seorang Sculptor.

Weed sangat puas saat melihat karya seni tersebut.

“Karya-karya ini juga tak seperti karya seni dekoratif yang murah.”

Tetapi tetap saja, karya seni merupakan barang murahan!

Meskipun, para seniman bukanlah para pekerja murahan belaka.

Patung, lukisan, bangunan, segala macam hal untuk mengangkat kepuasan para turis yang berdiri dihadapan mereka.

Uang yang mereka keluarkan pada hal ini adalah untuk merangsang ekonomi Morata, yang mana hal itu pada akhirnya akan kembali ke saku Weed.

Tak ada perlunya bagi Weed untuk khawatir tentang hal ini, karena para pengelana akan datang membalas mereka dengan uang pada penduduk Morata mulai dari sekarang.

Dia seperti seorang agen IRS yang senang menonton kelahiran dari sebuah kelahiran baru!

Atau perasaan kegembiraan dari seorang rentenir dengan pelanggan barunya yang pertama kali.

Weed, yang secara tak sengaja menarik kerumunan orang, duduk di sebuah tempat kosong di alun-alun.

“Menjual barang-barang buatan sendiri. Jahitan, penempaan, patung dan meskipun itu sederhana, aku akan melukis jika aku disuruh. Silahkan! Dipilih, dipilih! Material apapun yang kau miliki yang ingin dikerjakan sesuai permintaan, aku akan melakukannya.”

Weed ingin memproduksi item-item sambil menunggu menghilangnya tanda Pembunuh!

Pemikiran-pemikiran melintasi kepala para player.

“Ada apa dengan orang ini.”

“Kupikir kau hanya bisa mengambil satu, tapi Tailor, Blacksmith, dan Sculptor?”

“Aku bisa membayangkan dia tidak ahli, tak ada untung yang terlihat dalam kombinasi tersebut.”

Para player tertegun.

Sementara dia ternoda dengan tanda Pembunuh tersebut, para player menjadi sangat waspada disekitar dia.

“Ranker yang telah aku dengar.”

Di Benua Versailles yang luas ini, itu sulit bahkan hanya untuk bertemu dengan seorang player dengan sebuah posisi berperingkat.

Mereka sulit untuk dijumpai bahkan di provinsi-provinsi besar dipusat Benua, mereka biasanya ada didekat desa-desa atau kota-kota pertambangan yang dekat dengan dungeon atau tempat-tempat berburu.

“Dia pastinya sangat kuat.”

“Dia tidak akan menyerangku secara tiba-tiba, kan?”

Mereka gemetar ketakutan sambil mengikuti dibelakang dia, tetapi faktanya, tak ada yang perlu dikhawatirkan tentang jarak dalam kekuatan.

Petunjuk tersebut telah dibuktikan oleh para Paladin, mereka dengan sopan membuka jalan saat dia lewat dan tak sekalipun mengeluarkan upaya untuk menyerang.

Meskipun, jika para player reguler menyerang Weed, mereka akan membuat dia kewalahan dan situasinya akan sangat sulit bagi dia.

Karena faktanya, tak ada pemula diantara para player yang ada di Morata.

Tentunya, level mereka yang ada disini tak setinggi Weed, atau secerdas dia, tetapi mereka sudah jelas menang jumlah.

Jika seseorang membuat sebuah kesalahan sederhana, masalahnya bisa berakibat fatal.

Tetapi karena dia melakukan inisiatif dan tak menunjukkan perilaku yang tidak menentu, keinginan menyerang akan menghilang dengan sendirinya.

Faktanya, Weed memiliki banyak pengalaman disisi ini.

Kembali saat-saat di Continent of Magic, jika pecahan kaca yang tersebar mengganggu dia sedikit saja, Weed akan membunuh semuanya.

Dia bahkan akan membunuh para Merchant yang mengomeli dia. Dan tak ada pengecualian ketika ada di tempat perburuan, karena dia menginginkan semuanya untuk dirinya sendiri.

Tak ada pengampunan juga bahkan untuk pasangan yang berbicara diam-diam disuatu sudut dungeon.

Semua penantang yang berani muncul lagi dan lagi dihancurkan dengan pasti.

Ketenaran yang dia miliki saat itu tidak hanya itu saja, itu telah beralih lokasinya.

“Inilah sebabnya fakta bahwa aku Weed yang ‘itu’ tidak boleh diketahui.”

Reputasi yang terkumpul yang Weed dapatkan saat di Continent of Magic sangat besar.

Karena penyebaran yang luas dari namanya oleh stasiun, dia dihormati oleh para pertualang dan para player reguler di Benua Versailles.

Sebagai hasilnya, dia menjadi target dari banyak orang.

Pembunuh War God Weed.

Sebuah gelar yang hebat.

Bersama dengan orang-orang yang memiliki dendam saat di Continent of Magic, sejumlah besar dari mereka yang merupakan para player berlevel tinggi di Benua Versailles telah terusmenerus mengasah kapaknya menunggu pembalasan.

Dia tak boleh dikenali, karena orang-orang ini yang telah menyebar, menunggu untuk mendapatkan kehormatan menyergap Weed.

Yang membuat masalahnya semakin buruk, Guild Informasi, Guild Assassin, Guild Dark Gamer, dan lain-lain. Mengerahkan banyak upaya untuk menemukan lokasi serta identitasnya didalam game.

Saat mereka mengetahui siapa dia, ratusan Ranker akan mengelilingi dia dan menantang dia dengan segera.

Bahkan Guild-Guild besar dan bergengsi akan saling menginjak-injak satu sama lain untuk berusaha mendapatkan dia.

Upaya dengan logika didalam pikiran, cara sederhana untuk meningkatkan pengaruh guild adalah dengan mendapatkan gelar tersebut. Meskipun tidak berada pada tingkat yang sama dengan petualang terkenal yang mengejar kenyataan dari mitos atau legenda, tetapi bagaimanapun juga, untuk memaksimalkan kekuatan guild, Weed adalah mangsa yang bagus.

Dengan gelar-gelar seperti Invicible Gambler, God of War dan sebagainya yang dia miliki, dia dalam keadaan bahaya bagai berjalan diatas lapisan es yang tipis.

Mengenai Royal Road, meskipun game tersebut merupakan kesenangan bagi orang lain, ini adalah mata pencaharian Weed.

“Tanpa ini, kehangatan dan perut yang kenyang tidaklah mungkin. Semua orang-orang lemah ini tak akan keberatan mengadukan seseorang seperti aku demi makanan untuk bertahan hidup. Tak ada orang yang manis, naif dan rendah hati.”

Kemudian, seorang gadis mengangkat tangannya.

“Pak.”

“Ya?”

“Aku ingin memiliki pakaian baru… sebuah Jubah yang trendi dan sangat cocok dengan aku. Dan juga, jika kau bisa, aku ingin memiliki Magic Defense yang tinggi.”

Meskipun sedikit enggan, gadis tersebut mengeluarkan pesanan.

Weed menggeledah ranselnya untuk mencari materialnya.

Dia sudah menghafal jenis-jenis material yang dia miliki serta jumlah kuantitasnya, tetapi dia ingin memastikannya setidaknya sekali lagi sebelum melakukan sesuatu.

“Aku memiliki Strong Pegasus Leather, serta Strong Unicorn Leather. Dan aku juga memiliki Premium Vampire Leather. Perhatikanlah bahwa jika kamu memutuskan untuk memilih tipe ini, aku akan membandrol biaya sedikit lebih banyak untuk biaya perbaikan!”

“Kulit premium?”

“Ya, kulit yang digunakan Vampir. Aku bisa membongkar mantel tersebut dan mendapatkan material untuk menciptakan pakaian. Rok yang cukup pendek bisa mengurangi Defense, maukah kamu aku buatkan pakaian yang sesuai dengan lekuk badanmu?”

Skill baru yang dia dapatkan karena mencapai skill Tailoring level 2 tahap Intermediate, Raw Material Extraction! Mendaur ulang dari pakaian yang sudah dibuat, dia pada dasarnya bisa membuat item baru melalui skill ini.

Meskipun membuat item bagus dari item yang sebelumnya adalah sebuah pertaruhan yang tinggi, tetapi bisa membuat item yang lebih beragam serta bisa mendesainnya dengan semua keperluan, keuntungan skill tersebut tidaklah kecil.

Weed melanjutkan tanpa berhenti.

“Harganya disesuaikan dengan materialnya. Dan aku memasang 10 gold per jam untuk biaya pekerjaannya.”

Usulan harga untuk pekerjaan dari Weed sudah cukup untuk menyebabkan penolakan dari para player.

Dari kerumunan paling belakang, seseorang memprotes secara terang-terangan.

“Jika itu 10 gold, maka itu terlalu mahal. Tidakkah kau tahu bahwa harga Sewing disemua tempat lebih murah, dasar bajingan.”

Meskipun itu memiliki nada yang sinis, hal itu menimbulkan tanggapan dari para player lain.

“Itu benar. Dia melakukan hal itu dan menjadi seorang Pembunuh.”

“Sudah kuduga. Tak memiliki kesopanan seperti pengemudi taksi jahat.”

Untuk seorang Tailor terampil, menerima harga 10 gold per jam bukanlah sesuatu yang sangat mahal.

Karena dibandingkan dengan profesi yang lain, yang lainnya bisa berburu untuk mendapatkan lebih banyak uang pada saat yang sama.

Namun, karena kompetisi yang berlebihan dari para profesi pengrajin, serta penurunan pengiriman barang, itu tidaklah biasa bagi seseorang untuk meminta harga itu.

Orang-orang yang berkerumun disekitar Weed mulai kehilangan ketertarikan dan mulai bubar.

Kemudian Weed berbicara.

“Skill Tailoring milikku adalah tahap Intermediate, skill Blacksmith tahap Intermediate, dan skill Handicraft milikku tahap Advanced. Item apapun itu, aku akan membuatnya pada kemampuan terbaiknya. Percayalah dan serahkan padaku.”

Reaksi dari orang-orang itu berubah.

“Intermediate Tailoring, Intermediate Blacksmith, Advanced Handicraft? Apa di Benua Versailles ada seorang player seperti itu?”

“Itu mustahil, itu adalah sebuah kombinasi yang konyol.”

“Mungkin dia adalah seseorang yang duduk sepanjang hari didalam gua hanya untuk meningkatkan skill-skill produksinya?”

“Jika kau melihat equipment yang dia pakai, levelnya tampak sedikit rendah. Aku tak berpikir dia adalah seorang player berprofesi pengrajin yang sudah mencapai tahap Advanced pada skill Handicraft….”

“Kalau begitu, tingkat dari kerajinannya tak diketahui. Dia adalah seorang seniman penipu, seorang penipu.”

“Ngomong-ngomong, namanya adalah Weed. Tak mungkin, mungkinkah dia adalah Sculptor Weed?”

Nama Weed terungkap jelas berwarna merah. Para Pembunuh tak bisa menyembunyikan nama mereka karena nama tersebut dipaksa terpampang.

“Jika dia adalah Sculptor Weed, maka dia adalah player terkenal yang merupakan Lord of Morata, mirip dengan seorang Earl?”

“Weed adalah seorang player yang dikatakan sudah mencapai tahap Intermediate dalam skill Memahat sudah lama. Itu artinya dia baru saja kembali dari perjalanannya ke Kerajaan Vampir Todeum…..”

“Dia pasti baru saja kembali!”

“Penguasa Morata telah kembali!”

Nama Sculptor Weed telah dikenal cukup luas di Benua Versailles.

Setidaknya, semua penduduk di Morata mengetahui dia adalah si Penguasa yang aneh.

“Pantas saja para Paladin Order of Freya tidak menyerang dia….”

“Dan para penduduk juga, sangat bersahabat bahkan ketika melihat seorang Pembunuh.”

Jarak diantara Weed dan penduduk Morata sangatlah kecil.

Sebuah hasil dari kekuatan dari Fame di Benua Versailles!

Para player dengan semua keraguan mereka telah dibersihkan mendekat bersama-sama.

“Tolong buatkan aku sebuah Jubah!”

Si gadis yang sebelumnya, diikuti oleh banyak orang.

“Aku juga. Tolong buatkan aku sepasang sepatu. Apakah bisa untuk memberinya Opsi? Sepatu yang seringan mungkin.”

“Kuharap kau bisa membuatkan sebuah mantel…. bagi Warrior itu adalah sesuatu yang bisa dikenakan diatas armor, tolong buatkan sebuah mantel yang sesuai denganku.”

Masih jarang bagi seorang player untuk mencapai skill Tailoring tahap Intermediate, bahkan dengan ekspedisi Morata pada Tailoring. Karena itulah, kebanyakan item yang didapatkan para player melalui perburuan atau item-item yang mereka barterkan dengan item-item perdagangan yang diperlukan.

Karena seorang player dengan skill Blacksmith dan Tailoring tahap Intermediate telah muncul, mereka berkerumun dengan membawa material-material tingkat Advanced milik mereka.

Selain itu, skill Handicraft milik player itu telah mencapai tahap Advanced, ini adalah sesuatu yang tak bisa mereka pahami.

“Untukku, buatkan sebuah pedang.”

“Aku membutuhkan sebuah perisai untuk perlindungan, bisakah kau membuatnya?”

Pesanan barang-barang dari para player sangat bermacam-macam, material-material yang Weed simpan dari Todeum berakhir dijual sebagai item-item produksi.

****

“Permisi…. apa kau seorang Sculptor?”

Seorang player laki-laki mendekat.

“Itu benar.”

Weed menjawab saat dia memukul-mukulkan palu. Malam baru saja datang, jadi dia tidak melihat banyak pelanggan.

Sebaliknya, selama pagi dan siang hari, dia memproduksi item-item pesanan tanpa istirahat sedikitpun.

“Bisakah kau mengukirkan sebuah karangan bunga untuk hari perayaan? Untuk pacarku?”

“……..”

Itu adalah saat yang pokok bagi dia untuk mendapatkan uang, jadi Weed tidak terlalu antusias.

“Aku memiliki pesanan yang harus dikerjakan saat ini, aku mungkin akan menyelesaikan pesanan-pesanan tersebut besok malam….”

Menyadari tanda-tanda tidak nyaman berasal dari Weed, si player mengeluarkan sebuah item.

“Ini adalah Pure Iron. Aku akan membayar biayanya beserta dengan ini.”

Pure Iron!

Dibandingkan dengan Common Iron, ini memiliki intensitas besi yang lebih tinggi didalamnya.

Weed tiba-tiba menggenggam tangan laki-laki itu.

“Aku akan membuatnya!”

“……..”

Kelas Sculptor benar-benar bukanlah yang bisa diandalkan untuk bertahan hidup.

Karena bayaran untuk pekerjaannya benar-benar murah dibandingkan dengan yang lainnya, tip yang menyertai sebuah pesanan adalah sesuatu yang tak bisa mereka tolak.

“Lagipula aku sudah terbiasa untuk menggunakan skill memahat, ini hanya akan membutuhkan waktu sebentar dan akan selesai.”

Seperti biasa, dia mengeluarkan sebuah potongan kayu dan mulai mengukir sebuah bunga.

Karena dia membuat begitu banyak barang dagangan berbentuk bunga di masa lalu, hasilnya masih akan menjadi sesuatu yang diinginkan bahkan jika dia mengukir dengan mata tertutup.

Tetapi segera setelah dia mengaktifkan skill memahat, bisikan-bisikan dari mahluk-mahluk tak diketahui bisa terdengar.

— Tolong ukir aku.

— Ukir aku!

— Manusia Sculptor, aku yakin kau bisa melakukannya.

— Aku bilang cepat dan ukirlah kami!

Sejak mencapai level 5 tahap Advanced dari skill memahat, dia bisa mendengar suara-suara dari kehadiran-kehadiran yang tak diketahui ini.

Bukan hanya mereka bisa terdengar, mereka bisa memancarkan diri mereka.

— Jika kau tidak membebaskan kami….

— Jika kau tidak bersedia memberi kehidupan pada kami….

— Itu akan lebih baik bagi Sculptor bodoh ini untuk mati.

Tubuh Weed tiba-tiba terbakar.

Seluruh tubuhnya terselimuti api dan kobaran api terjadi.

Hal ini terjadi dipusat alun-alun, dimalam hari di Morata.

Menerima Kutukan Api

Akan terus menerima damage Api.

Semua daya tahan dari equipment yang dipakai akan menurun dengan cepat.

Sembari tubuhnya terbakar, HP Weed berkurang dengan tingkat 300 HP per detik.

Kayu yang dia ukir juga ikut terbakar.

“Stone Skin!”

Weed secara reflek menggunakan skill pertahanannya, dan penurunan HP miliknya menurun 65%.

“Waah! Lihat dia.”

“Keren sekali.”

“Bagaimana dia melakukan hal itu?”

Alun-alun Morata menjadi ramai lagi.

Berkat pemandangan dari apa yang terjadi pada Weed!

“Terang sekali.”

“Dia sangat indah didalam api.”

Jumlah dari player yang menonton Weed saat dia terbakar cukup banyak. Tetapi tentu saja, ada para Priest juga disana.

Menyadari sesuatu yang buruk telah terjadi, para Priest secara bersamaan merapal Holy Magic healing dan penghilang kutukan.

“Cure!”

“Recovery!”

“Round Heal!”

Weed mendapatkan penyembuhan dari beberapa tipe Holy Magic yang berbeda lagi dan lagi.

“Iron Protect.”

“Holy Shield.”

Serta dengan berlapis-lapis sihir proteksi diberikan kepada dia, api yang menyelimuti Weed akhirnya padam.

Weed patah semangat.

“Sekarang, itu tampak seperti aku sedang melakukan sebuah sirkus.”

Dia menjadi seorang Sculptor yang penuh kehebohan dan menderita!

Siapa yang sangka jalan dari seorang Sculptor bisa begitu penuh warna?

Ketika dia mulai mengukir lagi, dia menerima Kutukan Es.

Dia perlahan-lahan mengukir karangan bunga sambil membeku didalam balok es.

“Te-Terimakasih.”

Orang yang memesan item tersebut menerimanya kemudian buru-buru menghilang.

Sekarang terjadi hujan diatas kepala Weed. Awan besar hanya ada diatas kepalanya tanpa menargetkan player lain, dan petir didalam awan tersebut bisa terdengar.

Kureureung, kwawang!

Para player lain yang ada di alun-alun menjauh dari dia.

“Hal-hal aneh hanya terjadi disekitar orang itu.”

“Lihatlah karakter terkutuk itu.”

“Shh. Jangan mendekat, kau mungkin akan terkena kutukan tersebut.”

Namun, Weed berhasil lolos dari kutukan-kutukan tersebut dengan bantuan dari para Priest.

Sebagai sebuah ujian, setiap kali dia mencoba untuk memahat, entah itu terbakar kobaran api, terinfeksi racun, hujan, gempa bumi terjadi.

Keahlian skill Tailoring meningkat sebesar 0.1%

Weed menyerah mengerjakan tugas-tugas memahat setelah itu dan hanya fokus pada menerima pesanan-pesanan menjahit dan penempaan.

Skill mastery dan uang, serta membangun reputasi sambil memproduksi item-item!

Dasar dari produk-produknya meningkat semakin tinggi karena artikulasinya yang hebat.

“Ini mungkin hanya sebuah pakaian, tetapi aku tidak menjual padamu suatu pakaian yang biasa. Sedona-nim kan? Ini dijahit secara khusus untuk Sedona-nim.

Pakaian ini sangat sesuai pada garis dasar dari dada, pinggang dan pantat Sedona-nim dengan Defense dan ketahanan yang sangat besar.

Berkat kemewahan kulit Unicorn, penampilan pakaian ini tidak akan menurun. Pada dasarnya ini bisa menyelamatkan Sedona-nim setidaknya 10 kali selama perburuan.”

“Bagaimana dengan harganya?”

“Harga…. itu benar-benar tak memiliki hal seperti bandrol harga yang terpasang, tetapi jika kamu percaya padaku dan memandang aku pada sebuah status dalam pikiran, maka beri saja aku yang menurutmu tepat dengan standart itu.”

Weed menatap orangnya ketika berbicara tentang harga.

Pria yang berhati baik dan mulia akan bersedia mengeluarkan uang setelah melihat pekerjaan yang dilakukan. Daripada memberikan harga yang spesifik untuk layanan tersebut, Weed mendapatkan lebih banyak pendapatan dengan cara ini.

Bagi mereka yang sensitif dengan uang, mereka tak dipaksa untuk membayar harga yang ditentukan dan sebagai balasan kepercayaan, mereka menerima sebuah penawaran.

Bagi para player yang ingin menggunakan material Advanced, Weed menjual item-item impor yang didapatkan dari Todeum tanpa mempedulikan tentang uang.

Tak seperti barang-barang yang berlimpah di pusat benua, harga untuk Kulit dan Besi di Morata masih lebih mahal. Disini, sambil menjual sesuai dengan harga yang ditentukan untuk masing-masing material, kantong Weed semakin dan semakin berkembang dengan lebih banyak uang yang terkumpul.

Tak seperti memahat dimasa lalu, dia menerima lebih banyak uang dan lebih banyak keahlian skill berkat tanggapan positif dari orang-orang.

Hal ini sangat mengesankan!

“Bukan sebagai seorang seniman, tetapi aku lebih sesuai dengan seorang teknisi sederhana yang bekerja keras, huh.”

Sambil secara serius memikirkan tentang pekerjaannya, tangan Weed bergerak saat dia memperhitungkan uang tanpa kesalahan.

Ditengah-tengah membuat armor, pikirannya berkeliaran pada pesanan selanjutnya: memperhitungkan material yang dibutuhkan, memberi harga pada material yang bersangkutan, dan pembayaran dari pelanggan untuk item tersebut, skala beban kerja yang dia tempatkan pada dirinya sendiri bisa dianggap menakjubkan.

Disebarkan melalui mulut ke mulut, armor atau pakaian yang Weed buat mendapatkan tanggapan yang lebih besar karena kemampuannya.

“Lihat ini, ketahanannya sangat tinggi.”

“Seberapa cermat pekerjaannya untuk mendapatkan ketahanan dari sebuah Jubah sampai pada tingkat itu?”

Bahkan dari kain murah, dia bisa menghasilkan sesuatu dari material itu.

Saat Lord of Morata Weed menghasilkan barang-barang premium, orang-orang berkumpul.

Melalui metode menjual material-material ini, skill Tailoring dan Blacksmith milik Weed bisa naik level.

Penghasilan yang didapatkan jumlahnya lebih banyak ketika dia membuat item-item dari material-material ini, dan metode ini memberi dia keuntungan 340.000 gold.

Jika dia menjualnya sebagai item individual, cara ini tidak akan menghasilkan uang sebanyak yang dia dapatkan.

Menerima material-material ini sebagai ganti menciptakan set armor dari tulang-tulang untuk para Geomchi, hasilnya sangat besar!

Hal ini memberi dia lebih banyak uang dibandingkan ketika dia menjual harta dari Kekaisaran Nifleheim.

Selain itu, kepopuleran Weed bervariasi.

“Hei, aku datang kesini dari Kerajaan Rosenheim untuk makan porridge!”

“Apa kau berencana untuk membangun sesuatu seperti Piramid lagi? Sambil membuatnya, aku mendapatkan banyak poin Nilai Publik untuk kerajaan….”

“Entah itu kelas B atau C tak masalah buatku. Jika kau bisa mengakomodasi porridge selama pekerjaan tersebut, aku akan memastikan untuk bekerja keras.”

Ada sejumlah besar player dari Kerajaan Rosenheim yang menyukai Weed.

Setiap kali dia melihat mereka, Weed merasa sangat puas.

****

Ketika Weed menyelesaikan urusannya, para Paladin Order of Freya bersama dengan Alveron mendekati dia.

“Weed–nim, kau telah banyak berbuat dosa saat kita tidak bertemu.”

Weed berbicara terus terang.

“Ya. Aku menyelamatkan para Vampir dan menjadi seperti ini.”

Dia tidak ragu-ragu untuk berbicara begitu santai terhadap si calon High Priest karena mereka telah mengerjakan quest-quest bersama-sama, serta setelah mengurus Alveron melalui makanan, jadi secara alami, keakraban diantara keduanya sangat tinggi.

Alveron tampak mengasihani.

“Bagaimana bisa hal itu terja… ahh aku mengerti. Itu semua karena kesalahan hati pengasih milik Weed–nim kan?”

“……..”

“Sudah jelas, para Vampir menargetkan kebaikan Weed—nim dan menggunakannya untuk keuntungan mereka sendiri. Kau pasti berpikir takdir mereka yang telah ditentukan terlalu berlebihan, bahkan untuk mereka, belas kasihmu tak ada habisnya.”

“……..”

Weed berpikir itu lebih baik untuk membiarkan teori Alveron berjalan dengan cara itu untuk menjaga keakraban dengan Order of Freya.

Order of Freya memiliki Nilai Publik yang sangat tinggi.

Ada tempat kepercayaan yang dibangun di Morata untuk para penduduk serta kontribusi yang dibuat oleh Order of Freya pada desa.

Karena hubungan yang dekat diantara keduanya, mereka memutuskan untuk menaruh kepercayaan mereka kepada Weed, bahkan jika dia berada pada sisi yang salah.

Bukan masalah benar atau salah, terkadang pengaruh dari Keakraban sangat bisa diandalkan.

“Aku akan berdoa untukmu, Weed–nim. Dengan belas kasih dari Dewi Freya, aku percaya Dia akan memaafkanmu.”

Tetapi Weed tidak puas.

“Doa!? Aku tak punya uang untuk makan atau untuk mati dan kau mau aku memberi donasi?”

Cara tercepat untuk keluar dari status Pembunuh adalah mendonasikan uang kepada gereja.

Untuk mendapatkan lebih banyak quest dengan ketenaran yang berkurang sebagai akibatnya.

Dalam keadaan ini, peluang untuk berdialog dengan penduduk menjadi semakin kecil karena mereka akan memilih untuk menghindarimu, selain itu menjauhkan peluang seseorang untuk transaksi bisnis komersial.

Masalah yang lebih mendesak diatas konsekuensi-konsekuensi itu dari Infamy yang menyertai status dari seorang Pembunuh, kemungkinan besar itu akan membuat para player untuk memicu penyerangan.

Weed membuatnya tampak seolah-olah dia tidak makan apapun sambil merasa malu.

“Alveron-nim, aku mengerti niatmu. Tetapi aku tak punya banyak uang. Aku bahkan khawatir tentang apa yang akan aku makan malam ini….”

“Dengan berkah Dewi Freya, Dia akan memberi mereka yang kelaparan. Perkembangan di provinsi Morata sangatlah banyak. Berkat keputusan mengagumkan Weed—nim yang menyebarkan kekayaan, tak banyak orang yang kekurangan.”

“…….”

Weed berusaha untuk berkompromi untuk mendapatkan diskon dalam memberi donasi, tetapi berkat kepercayaan Alveron kepada dia, dia tak mengeluarkan apa-apa.

“Pengembangan Morata…. keputusan mengagumkan yang dibuat?”

Selama dia berada di Todeum, dia mendapatkan sedikit informasi mengenai masalah tersebut.

Pembicaraan di Benua Versailles dan semacamnya, dan juga melalui Jaringan Informasi Dark Gamer, dia membaca beberapa artikel yang tertulis tentang seberapa besar orang-orang menyukai Morata.

“Untuk mendapatkan informasi yang nyata tentang seberapa bagus hal itu, aku harus menemui Tetua Desa.”

Pemikiran tersebut masuk kedalam kepala Weed saat dia berjalan kearah Alveron dan berlutut, dengan kedua matanya tertutup.

Weed berdoa.

Sekelilingnya dipenuhi dengan kekuatan suci.

“Mahluk yang ada disini bertarung melawan para Vampir atas nama sang Dewi. Meskipun tindakannya dianggap sebagai sesuatu yang sebanding dengan standart kemanusiaan mengenai kejahatan, dia percaya bahwa para Vampir juga merupakan mahluk-mahlukmu yang tercinta dan mereka juga layak mendapatkan kemakmuran dan kelimpahan dari sang Dewi….”

Si calon untuk High Priest selanjutnya berbicara tanpa mengurangi keyakinan dan kekuatan suci pada siapapun!

*Ding*

Karena belas kasih dari Dewi Freya, 45% dari dosa-dosamu telah dihilangkan.

Infamy telah berkurang 500

Hilangnya Infamy juga menghasilkan penurunan Leadership sebesar 10 poin.

Dalam banyak cara, Infamy tidaklah sepenuhnya tak berguna.

Meskipun berarti mengancam penduduk NPC, kau akan bisa mendapatkan quest-quest yang tidak akan diberikan kepadamu, dan kau juga bisa menerapkan harga yang ditetapkan untuk item-item di toko-toko.

Misalkan kau bertemu dengan NPC pedagang bulu di suatu lokasi terpencil, jika Infamy milikmu cukup tinggi, bahkan tanpa perlu membuat keributan, kau akan bisa mendapatkan barang-barangmu secara utuh.

Kemudian, juga mempengaruhi Leadership ketika menangani para bawahanmu.

Tetapi kerena telah menerima berkah Freya melalui doa, bersama dengan Infamy, Leadership miliknya juga menurun.

Efek samping dari berdoa untuk keselamatan.

Setelah doa tersebut selesai, Alveron mengulurkan tangannya.

“Weed–nim, ayo makan malam. Biarkan aku memerintahkan mereka untuk mengatur makan malam di aula makan.”

Weed membalas.

“Terimakasih, Alveron.”

Setelah menerima apa yang dia inginkan, nadanya berubah sedikit.

Didalam Order of Freya, makanannya bukan sesuatu yang ringan seperti kentang dan ubi. Akan ada lebih dari 3 atau 4 hidangan utama, serta hidangan penutup, salad, dan wine yang akan disajikan.

Dipimpin oleh Alveron dan menghilang, Weed dikagumi oleh para player yang melongo.

“Ahh! Kalau dipikir-pikir, tak ada perlunya untuk menanyakan hal ini… dari Tower of Light, dia adalah Penguasa Morata, bagaimanapun juga.”

“Hubungan yang dia miliki dengan Order of Freya tidaklah main-main.”

“Mungkin juga tentang uang, kan? Sebagai seorang Penguasa, dia telah banyak berinvestasi pada Morata.”

“Mungkin itu karena dia sangat kaya, dia bisa berada dalam hubungan yang dekat dengan Order of Freya menggunakan uang.”

“Kudengar mereka sangat ketat sejak di Kerajaan Rosenheim.”

*****

Weed dengan santai menikmati makan malam di Order of Freya. Ada banyak makanan disekitar.

Kembali disaat-saat yang dingin dan mencekam di Morata, para penduduk bahkan tidak memiliki makanan buatan sendiri untuk mengadakan perayaan.

Selama hari-hari itu, mereka bahkan tak memiliki kentang untuk memenuhi perut mereka. Sepenuhnya berkebalikan dengan saat ini, dimana makanan sangat melimpah.

Semuanya berkat si Tetua Desa yang rajin memperluas irigasi makanan.

“Morata telah benar-benar mengalami revolusi.”

Jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi di pusat benua, Morata hanyalah sebagian kecil dari mereka, meski demikian, hal ini sangat mengesankan.

Sebuah kota dari percampuran penduduk dan player yang hidup bersama-sama dengan senang!

Dia sangat senang karena semua pajak datang dari semua komersial tersebut.

Weed terus mengunyah makanan sampai Faktor Kepuasannya menjadi penuh, dan Alveron berbicara pada dia.

“Weed–nim, Order of Freya telah mencarimu sejak lama.”

“Untuk apa?”

“Sebenarnya, itu tentang pemberantasan monster….”

Setelah es diwilayah Utara mencair, para monster yang menurun karena dingin secara bertahap muncul.

Itu karena monster-monster ini yang tampaknya telah bangun dari tidur mereka yang mengekplorasi wilayah utara berada dalam keadaan terhenti.

Dari cerita yang berasal dari Alveron, tampaknya pengembangan desa-desa lain terhenti dan dijarah, dan ada kasus-kasus dimana para penduduk desa memutuskan untuk tidak pergi ke padang rumput hijau. Para Merchant, pada skala yang besar, tidak melakukan perjalanan untuk bisnis mereka.

Weed dengan cemas bertanya.

“Apakah Morata akan baik-baik saja?”

Pada posisinya sebagai Lord of Morata, uang diinvestasikan yang dia dapatkan dengan susah payah adalah alasan dari keresahannya.

“Dengan para Paladin Freya yang bisa dipercaya disini, kami akan mencoba untuk mempertahankannya.”

Beruntungnya, kata-kata Alveron meyakinkan dia.

Di Morata, selain para Paladin, juga ada beberapa petualang serta tentara bayaran yang tersedia.

Sebenarnya, Morata memiliki kakuatan yang cukup banyak karena para player cenderung menganggap tempat tersebut sebagai lokasi permulaan yang strategis.

Terus terang saja, jika tempat ini diserang oleh para monster, maka hasilnya akan berakibat jatuhnya seluruh wilayah utara ke tangan para monster.

“Lalu, ada sesuatu yang perlu aku minta dari Weed–nim. Itu akan sangat dihargai jika kami mendapatkan ijinmu untuk mendapatkan bala bantuan dari para Paladin dan Priest dari Order of Freya dari Somren Liberty City.”

Weed tak melihat ada yang salah dengan usulan tersebut.

“Jika ada keresahan karena monster disini di Utara, aku akan sangat berterimakasih untuk memiliki lebih banyak Paladin yang datang dan melakukan pekerjaan yang mengagumkan untuk memastikan keamanan publik sejauh itu.”

“Dan……”

Alveron dengan segan berbicara.

“Selain itu, ada satu hal lagi yang sedikit sulit untuk diminta. High Priest-nim meminta Weed—nim untuk mendengarkan dan mengerjakan ini.”

“Apa itu?”

Jika pembicaraan tersebut bukan tentang uangnya, maka Weed akan mau mendengarkan usulan apapun.

Quest-quest yang dia terima dari Order of Freya, meskipun sedikit sulit. Semuanya adalah quest-quest yang bagus. Seperti Vampir True Blood Clan, perang dengan Immortal Legion, semuanya adalah quest-quest yang mengarah pada tingkat kedua.

Pertanyaannya adalah bagaimana caranya menghindari menghabiskan pendapatan yang dia dapatkan. Misi yang berasal dari Order of Freya adalah sesuatu yang harus dia terima karena dia tidak mau mengabaikan begitu saja tumpukan kontribusi yang menyertainya.

“Morata adalah sebuah tempat yang dikenal karena budaya dan seninya. Namun, tak ada patung yang menyimbolkan Dewi Freya yang bisa dilihat. Hal ini bisa menyebabkan kekecewaan dari para Priest yang mendedikasikan diri mereka kepada sang Dewi. Karena alasan inilah, sang High Priest-nim memilih Weed—nim untuk mendirikan sebuah patung raksasa dari Dewi Freya.”

*Ding*

The Statue Of The Freya Church

Di bagian utara dari Benua Versailles, sebuah patung yang menyiimbolkan Dewi Freya akan dibuat. Order of Freya ingin ini menjadi sebuah simbol untuk menyatakan dengan halus bahwa itu tidak menginginkan kompetisi dari gereja-gereja yang lain.

Jika berhasil membuat patung untuk Gereja tersebut, nama dari sang Sculptor akan menggema diseluruh penjuru Benua Versailles.

Para pekerja bisa dikoordinasikan selama pembuatan patung tersebut.

Berlian diberikan sebagai biaya operasi.

Tingkat Kesulitan: Religious Quest

Hadiah:

• Faith dari para penganut terhadap subjek tersebut akan menjadi 3 kali lebih efektif daripada yang biasanya.

• Untuk orang-orang yang terlibat, mereka mendapat imbalan keahlian skill serta Fame 3 kali lebih banyak dari yang biasanya dengan penyelesaian dari patung tersebut.

• Jika gagal, keakraban Order of Freya kepada mereka akan menurun.

Persyaratan Quest:

• Karena monster akan membenci objek tersebut yang mewakili Order of Freya, mereka akan berusaha untuk menghancurkannya sebelum patung tersebut selesai.

• Patung tersebut tidak boleh hancur.

Translator / Creator: alknight