February 21, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 13 – Chapter 3: The Historic Battle

 

Malam itu, malam hari Lee Hyun dimulai seperti biasanya.

Daging babi asam manis yang nikmat.

Di lain waktu, karena membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk memasaknya, itu sulit untuk disajikan.

“Ini membutuhkan banyak minyak jadi aku tak bisa memasak ini terlalu sering.”

Menggoreng makanan sangat menjengkelkan karena menggunakan banyak minyak. Dirumah, mereka dengan sembarangan menggunakan minyak, membuatnya lebih sulit bagi dia untuk memasaknya.

Bahkan bagi si pelit Lee Hyun, dia terpaksa harus tetap menggunakannya, dia juga tidak pernah mengunakan minyak bekas masak.

“Jika itu tidak sehat untuk adikku, maka itu tidak bagus.”

Meskipun itu hanyalah sesuatu sesederhana merebus makanan untuk dimakan, dia berusaha untuk membuat daging asam manis terbaik untuk adiknya.

Kemudian setelah makan malam, Lee Hyun mengakses homepage website Dark Gamer Union.

— Beli Jackal Sword.

— Beli Golden Candle Stick. Membutuhkannya dengan segera untuk quest ‘Rural Wolf’, silahkan kirim email padaku.

— Mencari kelompok untuk berburu. Masih pemula tetapi lebih baik daripada yang lainnya. Level 312. Profesi petarung.

Hari ini juga, banyak artikel-artikel yang diposting.

Lee Hyun melihat-lihat harga item.

“Sekarang aku memiliki banyak waktu untuk dihabiskan dengan tepat.”

Ngomong-ngomong, dia tak bisa log ini selama 24 jam kedepan.

Lee Hyun tak bisa bertahan dan juga kehilangan nyawa kedua yang diberikan.

****

Konflik Palrangka secara umumnya merupakan gerbang kematian.

Barisan musuh yang tak ada habisnya.

Sambil melawan Drake dan terbang tinggi, dia bisa melihat seluruh musuh yang ada dimedan perang.

Para Orc yang dia temui dimasa lalu dipimpin oleh pimpinan sehingga mereka tidak pernah pergi berperang, namun jumlahnya disini melebihi jumlah saat itu dan berperang dengan orang lain.

Yang terjadi dilangit juga serupa, dengan para monster raksasa yang menyerupai capung beterbangan.

Dia hampir mendapatkan kendali atas Drake, tapi itu tidak mungkin untuk melarikan diri dari area itu. Itu karena fakta bahwa bahkan para monster udara tengah saling berperang diantara mereka sendiri.

Hubungan para monster sering kali memang buruk, dari hal-hal seperti menjadi predator alami satu sama lain, atau saling memperebutkan wilayah.

Weed berada diatas seekor Drake sehingga dia terkunci dalam pertarungan tersebut. Dan sayangnya, dia tidak bertahan lama dalam pertempuran itu karena luka-luka yang diderita.

Dia jatuh dari langit, dan tulang-tulang dari Skeleton Knight hancur akibat dampak yang besar dari jatuh.

Itu adalah kehilangan besar dari Vitality dan kemampuan tempur.

Tujuannya adalah untuk memburu Drake, tapi para Drake yang lain terus mengganggu dia dengan napas api mereka.

Melihat kearah langit, tindakan mengayunkan pedangnya beberapa saat yang lalu tampak tak berarti.

Itu tampak seperti hanya dengan satu serangan, para Drake menjadi waspada dan bahkan tidak pernah turun mendekati tanah lagi.

Weed merubah tujuannya dan bersiul keras-keras.

Hwiiiiiiik!

Jika itu adalah seekor kuda terlatih, kuda itu akan datang setelah setelah mendengar siulan tersebut.

“……”

Dia menunggu sosok kuda putih yang akan menerobos kawanan monster untuk dia tunggangi.

Namun seiring berlalunya waktu, tak ada tanggapan.

Sang Putri telah mati, dan kuda putih itu juga sudah mati.

Tidak ada jalan keluar untuk radius sekitar 10 Kilometer.

“Si skull rider yang mengawal Putri Remy.”

“Pelaku yang menghasut Putri dengan kata-katanya yang berbahaya dan mencoba untuk melarikan diri! Dengan kehormatan Templar dari Kerajaan Bromba, bunuh dia!”

“Serang dia. Serang!”

Kekuatan para Templar Knight meningkat ke tingkat yang mengerikan.

Entah itu monster atau sihir, mereka hanya maju dan menebas semuanya.

Setelah pulih dari keadaan terkejutnya, Weed tak bisa melarikan diri, dan Satu-satunya jalan hanyalah bertarung.

Tulang-tulangnya retak semua dan patah karena jatuh dari udara, dan meskipun Vitality miliknya masih ada, itu akan menghilang seiring berjalannya waktu. Weed dengan tenang berdiri, dan dia membuat perkiraan kasar dari jumlah para Knight Kerajaan Bromba.

Mata tengkorak Weed menyala.

“Pedang. Para Knight, memiliki pedang, huh. Setidaknya berlevel 270 atau lebih. Sambil memberikan pertahanan terhadap anak panah dan senjata lempar, menurutku itu bisa memulihkan luka menggunakan kekuatan suci juga.”

Itu hanyalah perasaan, dia tak bisa benar-benar tau.

Dia mengamati adegan dari para Knight melawan monster-monster yang lain, dan dia mengidentifikasi informasi dari senjata melalui metode itu.

Dia merenungkan dengan perspektifnya yang luas atas seluruh medan perang.

Dalam Konflik Palrangka yang besar ini, dia harus mempelajari tentang lokasi yang tepat dari pedang dan armor yang bagus untuk mendapatkannya.

“Tapi untuk saat ini, itu terlalu banyak pertempuran untuk menghadapi mereka secara langsung.”

Bahkan jika dia memiliki tubuh yang kuat dan tangguh, senjata-senjata dengan kekuatan suci menyebabkan dirinya yang saat ini merupakan seorang Undead menjadi gelisah.

Dia telah dihidupkan kembali berkat Power to Reject Death, namun bersama dengan keunggulan menjadi seorang Undead, dia memiliki beberapa resiko kelemahan.

Weed langsung mengambil sebuah batu disekitarnya dan melemparkannya kepada para Cyclop.

“Kyaohoh!”

“Kuwaahahang!”

Mereka memperlakukan batu sebagai serangga yang mengganggu dan berteriak keras, mereka mengambil sekumpulan batu dan melemparkannya sekeras yang mereka bisa.

BAAAAAAAMM!

Beberapa meter dari lokasi Weed, dia bisa merasakan bumi bergetar setiap kali masing-masing batu mendarat.

“Bunuh!”

“Para Knight dari Kerajaan Bromba tidak mengenal kata kalah!”

Para Templar Knight meluncur ke garis depan, sementara Weed bergegas untuk mengejar para Cyclop.

“M..ma..manusia.”

“Para manusia berselera buruk!”

“Bajingan kurang ajar.”

Para Cyclop merubah posisi mereka, dan melemparkan batu ke arah para Templar.

Sangat jelas dimata Weed, para Templar yang dihantam oleh bebatuan menerima damage yang sangat besar.

Para Templar menyerbu, pasukan infantri biasa, atau bahkan para Knight berusaha untuk mempertahankan posisi mereka, batu-batu itu bukanlah sesuatu yang bisa mereka hentikan. Tapi tak seperti anak panah, senjata-senjata lempar memiliki jangkauan yang relatif kecil.

Dan anak panah bahkan bisa menembus melalui celah-celah pada helm, berbicara secara terus terang, itu akan mematikan.

Sebaliknya, batu-batu besar yang dilemparkan oleh para Cyclop kearah para Knight tidak hanya menghantam, tetapi ketika mendarat, batu-batu itu hancur dan tersebar, menyebabkan kerusakan yang luar biasa di area sekitar pada saat yang sama.

Namun, bendera dari Kerajaan Bromba terus naik semakin tinggi di genggaman para Templar Knight.

“Bantai mereka semua!”

“Untuk kemuliaan Kerajaan!”

Seperti ngengat yang meluncur ke api, demi melindungi kehormatan mereka serta harga diri mereka, mereka dengan berani menghadapi para raksasa yang 10 kali lebih besar dari mereka.

Memanfaatkan serangan nomor satu dari para Knight, menunggangi kuda-kuda mereka, mereka menyerbu secara ganas dengan tombak mereka yang dipegang erat.

“Keoeoeoeo!”

Para Cyclop jatuh karena kaki mereka terluka.

Para Knight menyerang para Cyclop dengan serbuan tombak dan tebasan pedang mereka.

Para Cyclop yang tersisa mengacungkan batu yang mereka pegang seolah-olah mereka adalah pasukan pertahanan. Kuda-kuda terserang dan jatuh sekaligus… tidak ada pertempuran jarak dekat yang seperti ini.

“Sekarang, kesempatan.”

Weed melompat ke belakang para Cyclop dan menghadapi Knight yang menyerang.

Anehnya itu sangat mudah bagi dia untuk menghindari batu-batu dari para Cyclop.

Bukan hanya karena memiliki hanya satu mata menurunkan akurasi mereka, juga ada banyak titik buta.

Untuk melempar, mereka hanya mengangkat batu keatas kepala mereka. Kemudian melihat lintasan yang telah mereka tentukan untuk melempar, peringatan dini membuatnya tidak mustahil untuk menghindar.

Karena ada resiko terhantam batu yang berjatuhan dari udara, lututnya tak boleh berhenti bergerak!

“Aku Silver Knight Kerajaan Bromba…”

“Aku, Skeleton Knight Weed.”

Weed membuat ucapan perkenalan singkat, lalu dia dan si Knight bertarung.

Dalam jeda waktu yang sangat singkat diantara batu yang dilemparkan para Cyclop, waktu yang mereka miliki untuk berduel.

Saat dia menundukkan si Knight, Knight yang lain datang untuk membantu, tapi dengan masuk ke celah-celah batu yang dilemparkan, dia melarikan diri.

Dia bergegas kearah dimana ada para Cyclop yang bugar sedang menarik banyak Knight.

Bahkan jika tempat itu tidak terlalu kacau, dia bisa membuat banyak kebingungan didalam area tersebut, dan ditengah-tengah itu, dia akan bertarung.

Di lokasi para Cyclop, para Knight dari Kerajaan Mapon masuk kedalamnya.

“Kalahkan aliansi Karajaan Bromba!”

“Tebas tenggorokan para monster bermata satu itu!”

“Yaaaahhh!”

Sebuah pertempuran besar yang membingungkan sedang terjadi.

Saat dua kerajaan berperang, Bromba dan Mapon, tengah bertempur, para Manusia dari kerajaan-kerajaan lain juga campur tangan.

Hal ini secara alami menarik perhatian monster-monster lain yang menuju ke arah keributan. Para Cyclop menghentakkan kaki mereka dan menghancurkan dengan batu-batu besar yang diambil. Batu-batu yang dilemparkan kelangit sebelumnya berjatuhan dan perasaan tubuh-tubuh manusia yang hancur bisa dirasakan, selain itu, para Cyclop juga hanya melemparkan batu-batu secara lurus.

Didalam kebingungan besar yang terjadi, Weed menyelinap ke depan dan bertarung satu lawan satu dengan para Knight dan keluar sebagai menang.

Dia membunuh sebanyak 17 Knight sebelum berlutut di tanah.

HP’nya hanya tersisa 30 poin, tidak ada yang tersisa.

“Oooooowoooo!”

“Ayo!”

Meskipun mereka seharusnya berkesempaatan untuk membunuh Weed, tentara dari Kerajaan Bromba dan tentara dari Kerajaan Mapon kalang kabut untuk mundur.

Mereka melihat ke langit dan terus menjauh.

Weed juga melihat kelangit.

Kemudian dia melihat sebuah titik kecil yang membesar dengan cepat.

Itu adalah sebuah batu berdiameter lebih dari 10 meter jatuh ke arah dimana dia berada.

“Bukankah itu bagus untuk saat-saat terakhir dari seekor serigala menjadi begitu saaaaaangat berwarna.”

Weed menunggu dengan pedang yang ada digenggamannya tertancap ke tanah.

BAAAAAAAMM!

• Kamu akan meninggalkan sebuah jejak di salah satu pertempuran paling sengit dalam sejarah, Konflik Palrangka.
Buku Sejarah Benua Versailles. Konflik Palrangka Original.

Ini adalah saat dimana keserakahan dan kecemburuan berada dipuncaknya. Manusia, untuk menimbun gandum dan besi untuk diri mereka sendiri, mengadakan perang perluasan yang tidak ada hentinya. Spesies lain menggabungkan kekuatan dengan Manusia untuk menghindari perselisihan, namun niat mereka yang sama memburuk. Setelah menerima pengaruh Manusia tentang mengejar apa yang mereka inginkan, Spesies lain mengumpulkan anggota mereka sendiri dan bertarung untuk kepentingan diri sendiri. Seolah-olah sesuai dengan perang teritorial para Manusia yang mana menggerogoti kekuasaan mereka, para Monster yang sangat subur tersebar diseluruh benua seperti jamur beracun.

Konten yang baru dipulihkan.

Palrangka Conflict Secret History.

Hanya bisa diuraikan oleh petualang yang menguasai Linguistic dan Archeology.

«BUKU SEJARAH DARI BENUA VERSAILLES.»

Dari catatan Konflik Palrangka.

 

Bahkan pada saat itu, kecerdasan para Monster cukup luar biasa, sehingga mereka bisa berkomunikasi dengan bahasa sederhana, dan dengan itu, mereka membentuk kelompok-kelompok yang lebih besar untuk bertindak.

Dan di dataran Jaksen, mereka bertempur dalam pertempuran untuk menentukan siapa yang akan mendominasi benua.

Para pemenangnya pada akhirnya adalah para Monster non-manusia.

Tetapi beberapa orang-orang yang selamat dari pertempuran yang berbahaya tersebut menyebarkan cerita tentang peran seorang Skeleton Knight di medan perang.

Setelah menerima permintaan dari Putri Kerajaan Isran, Remy, dia berusaha untuk menyelamatkan sang Putri.

Dia sangat berani, dan memiliki kemampuan tempur diatas kuda yang menakjubkan. Tetapi karena terganggu oleh banyak Monster bersayap, si kuda putih dan sang Putri kehilangan nyawa mereka.

Para Knight yang marah bertarung mati-matian untuk meluapkan kesedihan karena kehilangan sang Putri, dan pada akhirnya kalah.

Secara geografis, lokasi Kerajaan Bromba berada di Dataran Jaksen.

Itu adalah dataran subur yang luas, kenari yang paling luas dari Benua Versailles.

Namun seiring dengan jatuhnya Bromba, wilayahnya yang terpecah-pecah, dan menjadi bagian dari Kerajaan Breman.

Pada saat itu, dikatakan bahwa lebih dari satu juta mayat manusia, Spesies lain, dan Monster dikumpulkan secara terpisah dan disimpan dalam sebuah makam bawah tanah yang besar.

Kemudian, selama tiga dekade, seiring dengan pertempuran yang terusmenerus, kepemilikan kerajaan mengalami perubahan terusmenerus.

Dataran Jaksen juga menghilang, medannya semuanya berubah karena upaya Manusia yang terusmenerus untuk membangun penghalang dan benteng.

Sekarang, secara serempak, nama Konflik Palrangka lebih dikenal luas dikalangan kelompok monster.

****

Lee Hyun terus mengeluh.

“Kalau saja aku tidak dibangkitkan sebagai Skeleton Knight…”

Dia masih menyesali fakta bahwa dia dibangkitkan sebagai Skeleton Knight.

Karena fakta bahwa makhluk tersebut tidak benar-benar menunjukkan level dari seorang Undead.

Skeleton pertama yang dibangkitkan sudah mendekati tingkat tipe boss.

Selain memiliki kemampuan fisik yang besar, kemampuan sihirnya sangat bagus diatas segalanya.

Black Magic yang sangat kuat!

Dengan bisa memanfaatkan skill Necromancer, dia bisa bertarung lebih menyenangkan lagi.

Dengan mayat-mayat yang ada, dia bisa membangkitkan para Dullahan dan para Death Knight, dia bahkan bisa memanggil Skeleton dari yang telah lama untuk membuat pertarungan semakin seru!

Sebaliknya, Skeleton Knight adalah kepala tengkorak yang tak tau apa-apa tentang sihir.

Skeleton Knight bahkan melemah dibawah sinar matahari, dan sangat rentan terhadap Holy Magic.

Itu adalah Undead yang rentan diburu disiang hari.

Dia merasa sedikit melemah selama pertarungan di Konflik Palrangka di siang hari.

Jika itu adalah saat di Continent of Magic, dia akan menyambut Knight. Mengandalkan kekuatan mereka yang besar, dia akan menghancurkan semua musuh di hadapannya, tidak ada yang salah dengan Knight.

Namun sekali lagi, tidak ada Necromancer penghancur yang bertarung dimedan perang di Continent of Magic.

“Andai saja aku bisa menggunakan sihir Necromancer…”

Lee Hyun melanjutkan komplainnya.

Jika dia terlahir kembali sebagai Undead dengan kekuatan Necromancer, hasil dari Konflik Palrangka akan sangat bagus. Medan perang yang luas adalah sesuatu yang bagus bagi Necromancer, sesuatu yang sama seperti dihalaman depannya sendiri.

Membangkitkan para Cyclop, memproduksi Zombie dan Ghoul. Para Skeleton Soldier dan para Skeleton Knight sangat memungkinkan untuk dibangkitkan.

Dengan menggunakan Ender Saint’s Staff bersama dengan sihir Necromancer, itu semudah bagai melapisi gula pada kue.

“Kalau dipikir-pikir, aku tidak benar-benar memiliki kendali atas jenis-jenis Undead yang bisa aku bangkitkan dengan necromancy, huh. Sangat mungkin bagiku untuk membangkitkan hal-hal seperti hantu atau binatang bersayap. Resiko yang menyertai skill ini juga sangat besar.”

Karena itu bukanlah sesuatu yang berjalan sesuai kehendaknya, itu agak mencemaskan untuk menggunakan skill berdasarkan pada keberuntungan.

Lee Hyun sekarang mengosongkan pikirannya dan mencari harga item.

Dia berniat untuk menjual senjata dan armor yang tidak dia gunakan setelah dibangkitkan di Benua Versailles.

“Ini akan lebih baik jika aku menempatkan item-item ini disisi lelang dari situs ini.”

Lee Hyun kemudian mendapat penawaran harga, masuk ke situs perdagangan item dan mendaftarkan item-item untuk dilelang.

— Bromba Kingdom Knight’s Sword. Harga pembuka: 1000 Won.

—Mapon Kingdom Knight’s Sword. Harga pembuka: 1000 Won.

—Honorable Knight Armor. Harga pembuka: 1000 Won.

—Gloves of Ble-ssing. Harga pembuka: 1000 Won.

—Armor of War. Harga pembuka: 1000 Won.

—Cyclop’s Helmet. Harga pembuka: 1000 Won.

Dia mendaftarkan item-item yang diperoleh dari Konflik Palrangka.

Sebagian besar item-item yang dia peroleh di Todeum adalah item-item bahan atau japtem dalam jumlah yang banyak.

Dari Pegasus atau Unicorn. Item-item tersebut hampir secara pasti dia dapatkan selama bertempur dengan makhluk-makhluk suci ini.

Di Morata, dia bisa secara langsung memproduksi item-item ini dan bisa menjualnya dengan harga pasar wajar, atau bahkan menjualnya dengan harga tinggi.

Tapi hal-hal seperti item jadi seperti senjata atau armor, lebih mudah untuk menemukan pembeli untuk item-item ini dengan menempatkannya di situs pelelangan.

Senjata senjata yang dia didapatkan dari ruang harta Vampir terbatas untuk player berlevel 440,

Koldeurim Daemon Sword. Dia menduga bahwa pedang itu tidak akan laku dengan harga tinggi jika dia melelangnya.

Dengan persaingan diantara para player membuat harganya naik dengan cepat, itu lebih baik baginya untuk menggunakannya sementara waktu dan menjualnya dengan harga yang wajar setelah menunggu untuk orang-orang yang bersaing ini.

“Tentu saja aku hanya bisa menjualnya sekarang… oh itu mengingatkan aku, Paskran’s Lance.”

Tombak yang dia identifikasi tetapi tidak diambil dari ruang harta milik Vampir!

Sudah jelas, dia ingat bahwa seseorang telah memposting sebuah artikel pada Dark Gamer Union meminta untuk mendapatkannya.

Lee Hyun kalah dari rasa ingin taunya, menemukan penulis posting tersebut dan mengirim sebuah pesan.

Dulu, kau adalah orang yang ingin mendapatkan Paskran’s Lance, kan? Berapa uang yang kau bersedia bayar untuk itu?

Lee Hyun memiliki hal-hal yang harus dilakukan jadi dia mengakhirnya dengan itu.

Sudah cukup lama dia bisa beristirahat dengan nyaman selama sehari, kemudian perasaan tersebut tenggelam kedalam dirinya.

“Sudah hampir 100 hari sejak aku terakhir posting huh.”

Untuk para Dark Gamer, jam kerja mereka bukanlah sesuatu seperti dalam kategori lima hari dalam seminggu. Mereka harus bermain dengan baik dengan orang lain, harus bersungguh-sunggguh untuk berburu atau akan kalah, dan harus meningkatkan skill mereka.

Sebelum mematikan komputernya, Lee Hyun masuk ke halaman informasi dan memposting sebuah artikel.

Informasi tentang monster di wilayah Utara.

Bersama dengan Seoyoon, mereka menemukan Valley of Death ketika menyeberang ke perbatasan utara.

Dari hal-hal seperti pengadaan makanan, rute, dan informasi tentang habitat monster.

Bagi Dark Gamer yang utamanya berburu sendirian untuk mendapatkan lebih banyak uang, tak perlu dikatakan lagi, ini adalah informasi yang berharga.

Berikan sebanyak yang kau terima.

Sebagai biaya dari mendapatkan informasi dari para Dark Gamer, Lee Hyun juga harus memberikan sesuatu.

Adapun untuk informasi yang diberikan saat ini, kelas ‘C’.

Lee Hyun menerbitkan artikel yang ditulis sendiri, kemudian bangkit dan berjalan menuju dapur.

“Pada hari istirahat seperti ini, aku harus merendam sedikit kimchi.”

Berpikir itu agak terlalu dini, dia dengan cepat merendam kimchi.

“Garam umum sangatlah bagus. Garam mahal bahkanlah hal yang bagus.”

****

Hari ini juga, jutaan orang telah mengakses halaman web Royal Road. Banyak dari mereka sedang menonton video pada halaman Hall of Fame.

—Guild Tower of Light pergi ke gua Cruel Urolba.

—Hanya sebentar saja, Urolba akan muncul.

Tower of Light adalah sebuah guild dengan jumlah anggota 30.000.

Itu bukanlah sebuah guild yang penuh dengan personil berlevel tinggi, namun jumlah tersebut merupakan sesuatu dari sebuah kekuatan besar.

Mereka mendatangi wilayah Urolba Lair.

Cruel Urolba.

Sebuah monster Bos, evil spirit yang bangkit dengan sendirinya sekali sebulan di Benua Versailles.

Kekuatan dari Electric Whip yang dipegangnya bukanlah sesuatu yang sebanding dengan napas seekor Naga, tetapi jika terserang, tubuh seseorang akan Lumpuh serta kehabisan Stamina. Sebelumnya para familiarnya muncul, para Evil Spirit, yang melakukannya dengan cara yang sangat cepat, perlawanan mereka membuat perburuan jauh lebih sulit.

Guild Tower of Light mengerahkan personil skala besar untuk menyerang Urolba ini.

“Kita berada dalam posisi untuk membangun keadilan di Benua Versailles. Monster Urolba pengecut, dia menyembunyikan dirinya bukannya keluar. Ini adalah tugasku untuk menghukum makhluk jahat ini demi semua orang!”

Guild Master Hertz dengan bangga seru didalam gua besar tersebut. Kemudian, Urolba muncul.

Dan pertempuran dimulai!

Fokus dari pertempuran tersebut adalah agar Guild itu untuk mendapatkan item baru, Blessing of Enormous Wealth dari God of Battle, Tyr.

“Ini adalah sebuah kesempatan untuk meningkatkan kehormatan guild yang tak boleh kita lewatkan.”

Sampai saat ini, jumlah guild yang telah memburu Urolba bahkan tidak mencapai enam. Diantara semua guild bergengsi ini, hanya perburuan Guild Hermes yang berhasil.

Guild Tower of Light menghabiskan semua investasi yang mereka punya pada pertaruhan ini.

“Ambil harta Urolba. Mari kita dapatkan cambuknya juga.”

Para Warrior juga, mendambakan untuk statistik.

Orang yang memiliki profesi sebagai seorang Sculptor, Weed, statistik miliknya meningkat ketika dia bisa menciptakan Masterpiece, Classic, atau Magnum. Metode ini hanya tersedia untuk para Sculptor dan tidak untuk profesi yang lainnya.

Dalam kasus pertempuran, apabila itu adalah perburuan yang sukses setelah mempertaruhkan semuanya melawan monster bos, Fame dan terkadang, statistik, bisa diperoleh.

Meskipun ini adalah sesuatu yang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Target mereka sering kali merupakan sesuatu yang mengerikan, sering kali, mereka akan mempertaruhkan nyawa mereka dan bertarung dengan segala yang mereka miliki.

Cruel Urolba sesuai dengan kategori tersebut.

Adapun untuk tipe petualang, dalam hal ini adalah para Grave Robber, ada rumor bahwa statistik mereka akan meningkat jika mereka mengidentifikasi lokasi yang belum ditemukan, kuburan milik seseorang yang dulunya merupakan seorang selebriti, atau ketika mereka menyelidiki dungeon-dungeon.

Sementara Priest bisa mendapatkan poin statistik Piety stats dengan merawat seseorang dalam kondisi yang mematikan, dan mendapatkan Faith melalui penyelamatan Monk dari cengkeraman kejahatan.

Profesi-profesi seni seperti Painter profesional, hanya bisa memperoleh statistik dengan menggambar lukisan yang bagus. Para Architect mendapatkan statistik dengan menciptakan arsitektur yang mengagumkan. Tentu saja, para Blacksmith yang memproduksi senjata-senjata dan armor-armor mewah bisa mendapatkan statistik.

Keuntungan menjadi seorang Sculptor dan profesi-profesi produksi lainnya adalah bahwa mereka tidak perlu mempertaruhkan hidup mereka untuk mendapatkan statistik.

Setidaknya, konstruksi dan menciptakan karya seni besar me-nimbulkan sedikit risiko, tapi itu tidak benar-benar berbahaya bagi Vitality seseorang.

Namun demikian, para Warrior yang harus menghadapi risiko yang lebih tinggi dengan berburu monster-monster bos berbahaya mendapatkan lebih banyak statistik, lebih item drop, lebih Fame, sambil secara terus-menerus bisa melawan monster-monster yang lebih dan lebih kuat.

“Iyaaahh!”

“Perhatikan tangannya.”

“Melee, menyebar untuk mencegah terserang cambuk itu!”

“Menghadapi secara langsung adalah Satu-satunya cara kita!”

Para Warrior menyerbu Urolba.

Sementara itu, para Evil Spirit didalam gua menunjukkan diri mereka.

Keluar dari batu, para Cave Worm muncul dan menyerang para Priest dan Wizard.

“Selamatkan aku!”

“Bantu kami disini!”

Mereka berteriak dengan gilanya, tapi para melee yang sedang terlibat dalam pertempuran dengan Urolba mengabaikan panggilan mereka.

Meskipun ukuran guild tersbut memang besar, karena kurangnya kemampuan untuk memimpin anggotanya, sebanyak 2000 anggota Guild Tower of Light tewas seketika.

Orang-orang yang sedang menonton pertempuran tersebut dari halaman Hall of Fame sudah menebak kegagalan mereka dihadapan Urolba dan para familiarnya.

— Buang-buang waktu.

— Dalam pandanganku, sepertinya mereka sudah menyerah.

—meskipun itu adalah pertama kalinya bagi mereka memburu monster boss ini, menurutku Guild Tower of Light jatuh terlalu mudah.

Mereka tidak menyembunyikan kekecewaan mereka.

Kemudian di forum, seseorang memposting dipapan pengumuman setelah memeriksa situs pelelangan.

— Weed! Weed kembali. Periksalah situs pelelangan!

Fakta bahwa Weed menjual senjata-senjata Knight dari Kerajaan Bromba dan Mapon dan helm para Cyclop menyebar luas.

— Apa-apaan sih yang terjadi?!

— Aku bertanya-tanya apa lagi yang dilakukan Weed.

Ketika itu mengenai Weed, ocehan para penggemar berkumpul seperti awan.

Tidak ada berita mengenai Weed setelah dia mengalahkan Naga, sehingga menghilangnya dia secara misterius serta aktivitasnya semuanya merangsang keingintahuan orang.

Sekali lagi, mereka memeriksa item-item yang dia daftarkan di situs lelang.

— Kemampuan pada senjata-senjata itu cukup baik.

— Harga lelangnya sudah melampaui 500.000 Won.

— Weed huh. Ya ampun, dia memburu Cyclop…! Sendirian, aku penasaran? Menurutku dia pasti memiliki rekan.

— Sepertinya aku memahaminya, Weed hampir selalu sendirian. Bahkan dengan monster yang kuat seperti para Cyclop, bahkan Naga, bagi Weed, lawan yang abnormal adalah normal baginya.

— Keuu! Pasti ada video dari perburuan tersebut. Kemampuan tempur Weed dan skill Single Point Attack sangat mengagumkan, aku tidak bisa melupakannya.

— Tapi Apakah ada yang tau dimana Kerajaan Bromba?

— Aku tidak tau Kerajaan Mapon juga.

—Mungkin itu kerajaan baru di Utara?

Orang-orang menebak-nebak lokasi Bromba dan Mapon di pusat benua. Orang-orang yang menyimpulkan bahwa keduanya adalah kerajaan-kerajaan kecil di utara jumlahnya tidaklah sedikit juga.

Namun, orang-orang yang berada di utara membantah kemungkinan kerajaan-kerajaan itu berada di sana.

Kemudian seseorang di forum menemukan jawabannya.

— Kerajaan Bromba, Kerajaan Mapon. Keduanya adalah kerajaan kuno yang ada berabad-abad di masa lalu.

— Benarkah? aku tidak percaya itu.

— Ini adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan. kau bisa menemukan mereka di Buku Sejarah Benua Versailles.

Beberapa player lain kemudian memposting dengan mengutip seluruh sejarah benua. Kemudian disana, mereka tau tentang perang yang terjadi antara Kerajaan Bromba dan Kerajaan Mapon.

Sebagian besar orang, tidak seperti Weed, tidak pergi dan menghafal seluruh sejarah benua.

— Bagaimana bisa dia mendapatkan senjata kerajaan kuno…?

— Petualangan macam apa itu? Seperti, apakah dia menggali sisa-sisa kerajaan kuno? Atau seperti, dia menjelajahi sebuah dungeon kuno?

— Grrr. aku ingin melihat. aku ingin melihat.

Keingintahuan orang-orang mencapai puncaknya.

Tidak ada yang benar-benar bisa lepas dari perenungan berat didalam tubuh mereka.

Jadi dengan kegilaan tersebut, mereka meluncur ke homepage KMC Media.

— Apakah ada kebenaran bahwa Weed melakukan sebuah petualangan, atau apapun yang berkaitan dengan masalah ini?

— Apakah dia menyeberang ke kerajaan kuno?

— Apakah kalian berencana untuk menyiarkan petualangan Weed? Jika iya, tolong lakukan besok.

— Aku percaya pada kemampuan KMC Media. Saluranku telah ditetapkan dan aku akan menunggu, bahkan jika itu hanya spesial, tolong tunjukkanlah.

Dalam postingan mereka, para pemirsa berkomentar halaman demi halaman!

****

Para anggota staf KMC Media tengah bersemangat.

“Lembur, kerja lembur!”

“Pesan makan malam. Kita tidak bisa pulang sebelum mengedit semua materinya.”

Air mata para staf memudar karena mereka harus menenggelamkan diri dalam pekerjaan mereka.

Karena sifat dari petualangan Weed, bahkan dengan bagian pendek dari Konflik Palrangka hingga kematiannya, itu bisa menjadi setidaknya beberapa jam.

Pertemuan dengan Putri Remy, penyerangan diatas kuda, bertarung diudara, bertarung melawan para Cyclop dan para Knight!

Ada banyak adegan yang menonjol yang sangat diperlukan.

Selain itu, ini adalah Konflik Palrangka bersejarah.

Tidak hanya mereka menyiarkan petualangan Weed, mereka memberikan informasi tentang skill, item, dan monster yang ada di tempat.

Karena inilah, semua tangan di stasiun tengah sibuk.

Sebelum suntingan akhir, MC juga dipersiapkan.

Para penulis harus menulis naskah sambil menonton pemutaran video secara realtime di stasiun, para host harus begadang sepanjang malam sibuk menghafal informasi yang ada pada pertempuran tersebut.

Mereka mencoba untuk mempersingkat waktu untuk penyiaran dalam pertimbangan pada rentang penurunan perhatian pemirsa serta untuk memuaskan harapan kolektif mereka.

Shin Hye Min membaca naskah siaran yang terkonfirmasi.

“Ini adalah pertempuran War God Weed, makhluk yang unik dan perwujudan dari jiwa petualangan itu sendiri! Kami akan memperkenalkan pemirsa pada gairah berkobar-kobar dan dada berdebar-debar tentang sebuah asmara dengan sang Putri dalam Konflik Palrangka.”

****

Bwakk bwakk!

Half Sauce Half Fried!

Ayam yang mengkhianati Lee Hyun dan pergi ke Seoyoon belum makan apa-apa.

Para perawat rumah sakit memberikannya beras, millet, biji wijen, serta berbagai jenis lainnya dari pakan ayam yang mereka peroleh, namun semua itu sia-sia.

“Kenapa kau tidak makan?”

“Dia akan mati kelaparan.”

Para perawat dikamar rumah sakit tempat Seoyoon menatap ayam tersebut dengan mata cemas.

Tepatnya, mereka khawatir tentang Seoyoon.

Seoyoon yang berhati lembut dan baik, karena jika ayam yang pelihara oleh dia mati, dia akan mengalami dampak yang besar.

Half Sauce Half Fried hanya berbaring lemah disana.

“……”

Seoyoon dengan sedih membelai ayam itu.

Dia menyesalkan bahwa tidak ada lagi yang bisa dia berikan kepada si ayam selain ini.

“Apakah kau ingin kembali ke pemilikmu?”

Mata Seoyoon dipenuhi dengan rasa khawatir.

Itu mungkin sebuah kesalahan bagi dia untuk mengambil Half Sauce Half Fried.

Dia percaya bahwa dia tidak bisa memiliki cinta dari siapapun!

Lebih dari itu, dia bahkan tidak bisa mendapatkan kepercayaan dan cinta dari seekor ayam.

“Lee Hyun. aku harus membawa ayam ini kepada dia.”

Setelah memutuskan, Seoyoon mencoba mengangkat Half Sauce Half Fried.

Tapi ayam itu meronta saat dia berusaha untuk mengangkatnya dari kandangnya.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa dia tidak pernah mau pergi!

Perawat yang mengamati situasi tersebut cukup terkesan.

“Ayam juga lebih cerdas dari kebanyakan makhluk. Mereka bisa merasakan dan berpikir lebih dari apa yang orang percaya.”

“Ayam ini benar-benar bagus, dia menyukai hati pemilik barunya namun dia juga merindukan rumah lamanya. Akan lebih baik jika dia mau makan walau sedikit…”

Sambil penuh dengan rasa simpati yang memilukan, Seoyoon dan para perawat mencoba untuk tenang agar Half Sauce Half Fried bisa tidur.

Kemudian, ditengah-tengah ini, perawat lain membuka pintu dan masuk.

Dia membawa makanan Seoyoon di piring.

Sayuran yang kaya vitamin dan hidangan daging babi.

Bwakkk!

Pada saat itu, Half Sauce Half Fried mengepakkan sayap berbulunya dan terbang lurus ke arah nampan. Kemudian dia mulai mematuk daging tersebut untuk makan.

Ttotototototok.

Ayam itu tetap berada diatas nampan.

“…!”

Setelah makan sejumlah besar makanan, ayam itu tertidur dengan damai.

“Aku telah mendengar cerita tentang ayam makan daging babi, tapi…”

“Ini bukanlah tentang rindu rumah. Ayam itu seperti seekor babi.”

Para perawat telah menyadari hal itu.

Seoyoon juga dalam pemikiran yang mendalam.

“Aku hanya ingin menerima cinta, tapi aku tak pernah mencoba menjangkaunya terlebih dahulu.”

Satu-satunya orang dimana dia bisa merasa nyaman adalah bersama Lee Hyun.

Di Royal Road, Lee Hyun adalah orang yang membuat makanan untuk dia. Selama MT juga, dia juga makan makanan yang dia masak. Tapi dia tidak mengucapkan kata-kata terima kasih.

“Tidak ada yang bisa aku lakukan untuk dia.”

Seoyoon lalu mengangguk.

Mulai sekarang, dia ingin berubah, bahkan jika itu hanya sedikit.

“Lain kali… aku akan memberi dia makanan buatanku.”

Dia tau kemana Lee Hyun akan pergi untuk makan saat makan siang.

“Buatanku sendiri… bukan makan siang murah yang sudah dibuat. aku ingin membuat makanan untuk diberikan kepada dia.”

Seoyoon jatuh kedalam pemikiran yang mendalam, karena dia sedang sibuk menentukan apa yang harus dipersiapkan.

****

“Kalian, kesinilah.”

Lee Hye Yeon datang ke kebun.

Dia telah menyiapkan makanan untuk ayam yang Lee Hyun pelihara sejak lama. Dia ingin secara langsung dan rapi memberi ayam-ayam itu makanan, dan sebagai seorang kakak, Lee Hyun tidak bisa menolak.

Lee Hye Yeon dengan senang memberi mereka makanan.

“Makan hari ini adalah kalbi.”

Bwaaaak!

Yang pertama, Boiled Egg, mematuk urat kecil kalbi saat dia makan.

Setelah itu, Sunny Side Up, Mother Hen, Soup, Fried, Sauce, dan bahkan yang baru menggantikan Half Sauce Half Fried memakan kalbi yang tersisa.

Anak-anak ayam yang baru menetas!

Anak ayam yang berkembang sudah makan cacing yang Mother Hen berikan kepada mereka, tetapi mereka telah semakin cerdas dan meluncur kearah kalbi.

“Sebuah pemandangan yang sangat harmonis.”

Lee Hye Yeon merasa senang.

Ayam-ayam dan anak-anak ayam yang berkumpul mengerumini kalbi. Itu adalah pemandangan yang sangat manis.

Sejumlah besar daging masih tersisa pada tulang-tulang tersebut setelah para ayam selesai makan.

Tidak ada yang meninggalkan makanan, Lee Hye Yeon memanggil satu hewan lagi yang sedang duduk menunggu dari kejauhan.

“Boshin, kesinilah.”

Guk guk! dia menghabiskan sisa dari kalbi tersebut.

Nama anjing itu adalah Mohm Boshin!

Lee Hye Yeon membawa seekor anjing liar muda di lingkungan sekitar untuk dimakan, tapi tidak melakukannya karena Hye Yeon telah menyayangi dia.

“Kau pasti lapar.”

Lee Hye Yeon membelai kepala Mohm Boshin.

Itu sebuah fakta umum, jangan menyentuh anjing ketika dia sedang makan, tapi Mohm Boshin baik-baik saja dengan itu.

Arf arf!

Seolah meminta untuk dielus-elus lagi, setelah menghabiskan kalbi tersebut, dia berguling dan menunjukkan perutnya dengan kakinya yang terangkat tinggi.

Biasanya seekor anjing yang tak sepintar itu, masih bisa mengejar burung dan bahkan tau dimana untuk mengurus urusannya.

Setiap kali dia melakukan hal ini, Lee Hye Yeon mengeluarkan senyum cerah.

“Boshin kami sangat manis.”

Seorang gadis dan seekor anjing.

Sebuah pemandangan yang sangat damai.

Tapi, Mohm Boshin belum lupa.

Selama hari-hari ketika dia masih muda, Lee Hye Yeon secara pribadi menamainya seperti itu (Mohm Boshin berarti “sup anjing”) dengan tatapan jahatnya.

Translator / Creator: fatality