February 14, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 12 – Chapter 9: Elemental Sculpturing Skill

 

Jadi, sebuah insiden serius terjadi setelah pembebasan Koldeurim.

Akan tetapi karena dihadapan mereka terdapat tumpukan harta, perang dari Kerajaan Kallamore dan Kerajaan Haven jadi segera dilupakan.

“Berapa banyak semua ini.”

“Aku akan memilih sebuah senjata, jika tak ada senjata maka aku akan mengambil gloves yang memperkuat Strength.”

“Ada gaun Priestess juga disini.”

“Bahkan jubah Wizard juga!”

Ada banyak item jadi itu membuatnya sulit bagi mereka untuk memutuskan.

Jika mereka memilih satu item, item yang lain akan muncul di sudut lain dari garis pandangan mereka dan pada akhirnya mengubahnya menjadi sebuah perdebatan yang bertentangan.

Selain itu, item-item kelas unik dalam penyimpanan milik Vampir berada pada level 400 atau lebih!

Ada lebih dari 450 item.

Meskipun item-item itu unggul dalam kemampuan, ada sejumlah item yang tak bisa untuk mereka gunakan dengan segera.

Hwaryeong menemukan sebuah kipas.

“Weed-nim, tolong periksa ini.”

Karena dia tak punya skill yang diperlukan, setiap kali dia menemukan sesuatu, dia akan menyerahkannya pada Weed untuk memeriksa informasinya.

“Identify!”

Celine’s Fan Ketahanan: 55/55

Damage:12-21

Kipas lipat bergaya timur.

Kipas dibuat dari bambu dengan 12 macam sutra berwarna yang terpasang.

Kipas ini bisa dibuka hanya dengan sebuah kibasan karena lampiran sutranya.

Butiran-butiran kecil dari permata ditanamkan pada kipas ini, jadi keindahannya masih bisa dilihat bahkan didalam kegelapan.

Para Dancer sering menggunakan Celine’s Fan.

Alasannya karena godaan yang memikat.

Persyaratan:

• Hanya untuk Bard dan Dancer

• Level 400

• Attractiveness lebih dari 620

Efek:

• Jika si Dancer terkenal atau memiliki lebih dari 700 poin pada Attractiveness, maka persyaratannya akan menurun sebesar 25%.

• +60 Attractiveness

• +60 Charisma

• +30 Stamina

• +20 Agility

• +20% Keefektifan semua skill Bard

• +40% keefektifan semua skill Dancer

• Skill Dance harus berada pada tahap Advanced untuk menggunakan skill dibawah ini.

▸The Fan Dance:

Skill tarian lanjutan

Sebuah tarian yang sangat elegan gaya Timur.

Membuat monster yang memiliki Intelligence jatuh karena malu dan menderita damage.

Sambil meningkatkan moral dari rekan-rekan dan pulih dari status, memperkuat kemampuan tempur mereka sebesar 15%.

Disaat-saat damai, jika menari didepan keluarga kerajaan atau para bangsawan, akan mendapatkan kemurahan para penduduk.

Efek dari Attractiveness dan Charisma meningkat sebesar 80%.

Seperti yang diduga dari sebuah item kelas Unik, ada banyak efek yang diberikan serta sebuah skill baru.

Namun, untuk sebuah senjata berlevel 400, itu bukanlah sebuah item yang luar biasa.

Meskipun ada efek dari penurunan persyaratan, jadi Hwaryeong bisa menggunakannya apa adanya.

Weed mengembalikan kipas tersebut pada Hwaryeong yang melompat-lompat dengan senang.

“Ohh syukurlah. Aku bisa langsung menggunakannya. Kipas ini benar-benar sempurna.”

“Meskipun kemampuannya sedikit….”

“Tetapi itu cantik jadi tak apa-apa .”

Weed mengangguk.

“Itu adalah sebuah pilihan yang bagus.”

Itu adalah sebuah keputusan yang bijak untuk memilih item dan menggunakannya sekarang juga daripada harus menunggu sampai mencapai level 400.

Karena sekarang ini, jumlah dari mereka yang berlevel 400 sangat sedikit!

Dengan efek menurunkan persyaratan pemakaian, kipas tersebut akan selalu mendapatkan harga yang tinggi ketika dijual.

Sudut pandang Weed cukup praktikal, tetapi sudut pandang Hwaryeong cukup sederhana.

“Jika itu cantik maka tak apa-apa.”

Asalkan itu bisa menarik perhatian orang lain, maka kemungkinan dari menjual gelang karet seharga 1000 won akan meningkat.

Melihat bagaimana Hwaryeong memilih dengan baik, yang lainnya memilih dan mengambil item-item dengan efek pengurangan level juga.

Hanya para Geomchi yang tidak peduli tentang persyaratan dan dengan bebas mengambil pedang favorit mereka.

“Pedang ini pas ditanganku.”

“Aku ingin sebuah pedang yang berguna daripada pedang hiasan.”

Mereka memilih pedang-pedang yang menakjubkan, tetapi karena peryaratan levelnya, mereka tak bisa menggunakannya.

Pale sekali lagi berpikir tentang kenaifan para Geomchi dan meskipun mereka menyebabkan masalah untuk diri mereka sendiri lagi.

“Geomchi2 hyung-nim.”

“Hm?”

“Bukankah lebih baik untuk memilih sebuah pedang yang bisa kau gunakan dengan segera? Dan kemudian nantinya kau bisa mendapatkan pedang yang lebih baik, padang yang lebih cepat dan yang lebih kuat.”

Pale bertanya dengan serius dan Geomchi2 menjawab dengan santai.

“Tidak seperti itu ketika memegang pedang.”

“Huh?”

“Apa yang membuat sebuah pedang itu bagus? Asalkan kau memperhatikan pedang tersebut dengan pengasahan dan pembersihan, sampai hari dimana kau bisa menggunakan pedang itu tiba, kau akan memaksa dirimu sendiri untuk menjadi lebih kuat dan mempersiapkan untuk hari kau bisa menggunakannya.”

Para Geomchi memilih senjata-senjata level 400.

Jika mereka ingin menggunakan senjata-senjata level 400 itu, maka mereka harus menjadi lebih kuat lebih cepat.

Perasaan memegang pedang ditangan mereka sangat berbeda dari pedang-pedang bambu yang telah mereka pegang selama bertahun-tahun.

Setelah mendapatkan senjata-senjata kelas Unik yang luar biasa itu, tujuan mereka berubah ke suatu hari dimana bisa mengayunkan pedang-pedang itu.

Weed mondar-mandir di ruang harta tersebut untuk mencari senjata yang layak.

“Senjata level 400….”

Karena memiliki skill Blacksmith, dia tidak harus khawatir mencari senjata dengan efek pengurangan persyaratan level.

Apa yang terpenting adalah serangan yang kuat.

“Dan kemudian dimasa depan, aku bisa membersihkannya dan menjualnya dengan harga yang bagus.”

Dia dengan hati-hati mencari senjata, meskipun kebanyakan sudah diambil oleh para Geomchi karena mereka menganggap mereka sebagai pedang yang sederhana.

Namun, Weed masih menggeledah pedang-pedang yang tersisa karena dia tak akan pernah benar-benar menganggap pedang-pedang itu tak berguna.

Penggunaan, harga, preferensi, penampilan, dan kegunaan dalam pertempuran, dia mempertimbangkan semuanya dengan hati-hati.

“Garam seharga 200 won lebih mahal yang aku beli di pasar. Aku tak akan mengijinkan hal semacam itu terjadi lagi.”

Penyesalan tiada akhir tentang membeli itu karena dorongan hati!

Tanpa melupakan insiden itu, dia secara teliti menganalisa semua senjata.

“Apa ini? Identify!”

Paskran’s Lance

Ketahanan: 60/60

Damage: 79-97

Tombak yang digunakan oleh Knight Paskran selama Reign of Chaos.

Tak mungkin untuk memeriksa rincian lebih banyak pada saat ini.

Persyaratan:

Hanya untuk Knight, Spearman, Paladin

Efek:

• Damage akan meningkat 3x ketika menyerang diatas kuda.

• Menembus perisai dan armor musuh dengan peningkatan 65% untuk menghasilkan damage kritikal.

Paskran’s Lance!

“Dimana aku mendengar nama ini sebelumnya?”

Item yang digunakan oleh Paskran, satu-satunya dari suatu jenis item unik didunia.

Dalam kepala Weed melintas sebuah moment dimasa lalu.

“Itu benar. Aku melihat sebuah posting tentang item ini disitus Dark Gamer Union.”

Si pembeli adalah seorang pembeli dengan rating diamond yang mencari barang ini.

“Rata-rata harga yang biasanya dia bayar adalah 2,000,000 won.”

Meskipun dipenuhi penyesalan, dia menolak untuk memilih atau memikirkan untuk memilih Paskran’s Lance.

Weed tak bisa menggunakannya karena dia tidak mempelajari apapun diluar ilmu pedang.

(Mendapatkan Archery ketika memulai, Staff hanyalah digunakan untuk mengeluarkan mantra dan memukul)

Meskipun dia bisa menggunakan tombak karena karakteristik Blacksmith, dia tak bisa memanfaatkan efek tambahan yang diberikan.

“Lebih baik memilih senjata yang berbeda. Aku ingin sesuatu yang bisa aku gunakan sambil tetap bisa mendapatkan harga tinggi yang layak untuk senjata itu.”

Sebagai seorang dark gamer, mendapatkan item untuk dijual memang penting, tetapi pertumbuhan seseorang masih harus diutamakan.

Selain Paskran’s Lance, Weed menemukan sebuah pedang tua diantara banyak pedang yang dia geledah.

“Bukankah seharusnya sebuah pedang yang bagus karena ada di ruang harta? Identify!”

Koldeurim’s Old Sword

Ketahanan: 12/27

Damage: 16-37

Pedang milik seorang Knight terkenal dari Kerajaan Kallamore.

Para Blacksmith terbaik dari kerajaan diutus oleh sang raja untuk bekerja keras selama 3 bulan, menuangkan jiwa dan hati mereka untuk menciptakan pedang ini.

Keanggunan yang lebih tinggi dan dihias dengan sangat indah daripada karya-karya mereka yang sebelumnya yang mereka penuhi dengan martabat.

Setelah melewati banyak pertempuran, bilahnya menjadi compang-camping dan dekorasinya rusak.

Kerusakan terakhir pada bilahnya berasal dari pertempuran melawan para Vampir.

Ditengah-tengah tugas ksatria dari Koldeurim, pedang ini mempertahankan sedikit kekuatan iblis Ice Daemon.

Persyaratan:

• Hanya untuk Knight

• Level 440

Efek:

• Pedang pembunuh iblis

• +2 Strength

• +3 Intelligence

• +25 Fame

Pedang yang digunakan oleh Knight Koldeurim!

Sangat usang, terdapat banyak lubang, ketahanannya juga tidak bagus.

“Karena ketahanan maksimumnya menurun, tak mungkin untuk menyebutkan apakah ini adalah damage yang sebenarnya.”

Jika dia mempertimbangkan output damagenya saja, maka persyaratan level dari senjata ini kemungkinan disekitar 50’an untuk menggunakan pedang ini.

Itu tak mungkin dikelaskan sebagai item kelas unik!

Melihat pada persyaratan levelnya adalah sesuatu yang konyol, Weed merasa bahwa potensi dari pedang ini tak mungkin hanya segini.

“Sama seperti sebuah mutiara yang terkubur didalam lumpur. Jika aku bisa mendapatkan kembali damage originalnya maka itu akan baik-baik saja.”

Itu bukanlah suatu pilihan yang mudah untuk memutuskan sesuatu yang tak diketahui.

Perbaikan untuk mencoba mengembalikan ke keadaan originalnya!

Meskipun itu disayangkan untuk menggunakan mithril, namun itu layak dicoba.

“Kesempatan berharga ini adalah sebuah pertaruhan yang tak bisa aku abaikan. Dengan sesuatu seperti ini, aku akan langsung memulainya.”

Tingkat kekenyangan telah menurun dibawah 20%.

Api Blacksmith!

Dua jam berlalu saat dia memukul-mukul Koldeurim’s Old Sword.

Tetapi selain dari menghilangkan bagian-bagian yang berkarat, gumpalan bagian emas ditengah-tengah pedang tersebut tidak memberi tanggapan.

“Memang…. sebuah item Unik.”

7 jam berlalu.

Semuanya lelah menunggu, jadi mereka meninggalkan ruang harta tersebut.

Hanya para Vampir penjaga yang tetap melihat sambil menguap.

Asap api yang yang keluar dari perapian dibatasi oleh perbatasannya, jadi mereka yang berada diluar perbaikan tersebut tidak terpengaruh sama sekali.

Weed meningkatkan output api dari perapian tersebut.

Tingkat kekenyangan telah menurun dibawah 20%.

Weed mengarahkan ubi kearah tungku untuk dipanggang.

Pada saat hari berlalu, warna api telah berubah menjadi biru. Meski begitu, tak ada reaksi dari pedang tua tersebut.

“Keuheuheuheuheuheu.”

Obsesi Weed tidak goyah.

Dia telah memperkuat bagian pusatnya, tetapi dia belum memeriksa ulang pedang tersebut.

Harga dirinya tak bisa membiarkan dia melakukan hal itu hanya dengan jumlah kerja keras seberat itu!

Itulah sumber kekuatan Weed yang tak ada habisnya.

“Ini adalah sebuah awal. Jika aku bisa mengistirahatkan mataku sebentar selama 20 menit maka aku akan baik-baik saja. Dengan itu, aku bisa bertahan setidaknya sebulan.”

Duduk didepan penantian beracun ini bukanlah apa-apa bagi dia.

Jadi sambil memfokuskan pada papan dihadapannya, waktu terus berlalu.

Ketika kobaran api sepenuhnya berwarna putih, dia memasukkan pedang tua itu kembali ke perapian.

Jjijijik.

Kali ini, ada sebuah reaksi.

Dengan ini, bilahnya bisa diasah.

Dengan kekuatan yang lebih besar dari yang sebelumnya, dia terusmenerus memukul pedang itu.

Tetapi karena bentuknya terkikis sangat parah, dia harus meleburkan ulang pedang usang itu lagi.

Mengerjakan sebuah item kelas unik berlevel 440 bukanlah sebuah tugas yang mudah!

Ttangt-tangt-tang!

Sambil terusmenerus menghaluskan pedang itu, Weed terus memukul dengan palu.

Dan dengan pendinginannya, Weed menambahkan Mithril yang dia dapatkan ketika dia berburu.

Sebagai hasilnya, setelah tambahan lebih dari 6 jam dari perbaikan, dia bisa memulihkan pedang tersebut.

“Identify!”

Koldeurim Daemon Sword

Ketahanan: 160/160

Damage: 103-121

Pedang milik seorang Knight terkenal dari Kerajaan Kallamore.

Para Blacksmith terbaik dari kerajaan diutus oleh sang raja untuk bekerja keras selama 3 bulan, menuangkan jiwa dan hati mereka untuk menciptakan pedang ini.

Keanggunan yang lebih tinggi dan dihias dengan sangat indah daripada karya-karya mereka yang sebelumnya yang mereka penuhi dengan martabat.

Telah mengalami perbaikan besar.

Tak menduga untuk sepenuhnya kembali ke keadaan aslinya setelah ditangani oleh tangan yang memiliki bakat lebih rendah daripada para Blacksmith yang membuatnya.

Tak bisa sepenuhnya diperbaiki, Ketahanan dan Damagenya akan lebih rendah daripada keadaan aslinya.

Ditengah-tengah tugas ksatria dari Koldeurim, pedang ini mempertahankan sedikit kekuatan iblis Ice Daemon.

Persyaratan:

• Hanya untuk Knight

• Level 440

• Strength, Agility, Charisma, Leadership, Fighting Spirit, Faith semuanya harus lebih dari 500

• Fame lebih dari 12.000

Efek:

• Pedang pembunuh iblis

• Setiap kali Daemon Sword ditebaskan, bisa menghasilkan 7 tipe kutukan yang berbeda

• Monter yang lebih lemah dari pemilik pedang ini akan menciut

• +20 Strength

• +35 Agility

• +150% Leadership pada prajurit manusia

• +3% Attack Speed

• +46% Magic Resistance

• +2500 Fame

Efek dan serangan yang brilian!

Pedang tersebut uang dulunya milik Koldeurim menunjukkan statistik yang luar biasa.

“Jackpot.”

Weed memasukkan Daemon Sword.

Sebuah quest kelas A dengan hadiah senjata yang hebat dan mungkin bahkan mendapatkan poin kontribusi pada Kerajaan Kallamore, dengan ini, hatinya menjadi lebih cerah.

“Nanti aku akan pergi ke Kerajaan Kallamore dan membuat dia memberiku harta atau persediaan.”

Itu terasa seperti seorang rentenir meninggalkan rumah seseorang di pagi hari setelah menyita segalanya!

Weed dengan gembira meninggalkan ruang harta tersebut.

Setelah Weed dan rekan-rekannya meninggalkan ruang harta milik Vampir, tempat itu menemukan kedamaiannya sekali lagi.

Puluhan tas tersebar yang digunakan untuk menampung senjata bergelimpangan.

Senjata-senjata yang tersisa sangatlah buruk, jadi tentu saja, tak seorangpun mau mengambilnya.

Diakhir dari gangguan tersebut, hanya awan debu yang beterbangan.

— Heumm, orang ini bukan juga, apakah tak ada orang yang memenuhi syarat untuk memegang aku?

Secara mengejutkan, pedang tersebut memiliki pemikiran.

Kesadaran diri Ego Sword!

Biasanya barang-barang yang memiliki lebih dari satu jenis properti spesial dikenal sebagai item-item magis.

Kelas yang lebih langka dari barang-barang yang telah diberi sihir atau properti spesial.

Di benua, kelangkaannya tidak melampaui tingkat tertinggi dari senjata atau armor kelas Unik.

Namun, kesenjangan diantara item-item didalam kelas Unik sangatlah besar.

Seperti tongkat yang dibawa oleh Goblin Chief dan staff dari Archmage, perbedaan diantara keduanya sangat besar, seperti jarak antara langit dan bumi.

Diantara mereka, Ego Sword diklasifikasikan sebagai sebuah senjata kelas premium.

Pedang itu sendiri mengingat pengalaman-pengalaman dari pertempuran.

Oleh karena itu, saat pedang itu bertemu lagi dengan tipe monster yang sama, pedang itu akan mengatakan kelemahan monster tersebut, dan pada pertimbangan si pedang, pedang itu mungkin menggunakan skill atau sihir yang sesuai.

Persyaratan levelnya adalah 520!

Sementara orang masih belum bisa menggunakan pedang tersebut, Ego Sword akan memilih sendiri master yang memenuhi syarat.

Karena pedang itu menganggap Weed sebagai orang yang tak memenuhi syarat, pedang itu berpura-pura menjadi sebuah pedang biasa.

Didalam ruang harta milik Vampir, diantara semua pedang yang tersisa terdapat pedang terbaik yang memilih untuk tetap berada didalam kegelapan yang tidak jelas.

****

KMC Media telah mempersiapkan sebuah program TV yang ambisius bernama “Weed”.

Dimulai dari quest yang diterima di kota Seirun di Negeri Vampir untuk menstimulasi ketertarikan penonton.

Para penonton berkumpul karena ini adalah sebuah petualangan yang tak bisa mereka lakukan di Benua Versailles. Tetapi kemudian.

— Itu tidak relevan dengan kami.

— Hanya menunjukkan ini pada kami, kami tak bisa kesana.

Namun pertunjukan dari benua bagian utara tetap meningkat dalam popularitasnya.

Karena para player masih belum memahami semuanya, segala macam event terjadi.

Jika itu adalah sebuah kota yang baru muncul, maka disana akan ada hal yang disebut pemusnahan kawanan monster yang menyerang.

Sambil menyelesaikan quest-quest, kisah-kisah heroik baru tercipta setiap hari.

Siaran berita yang terspesialisasi pada wilayah utara memiliki rating 16%!

Sebaliknya, program “Weed” pada permulaannya sangat menyedihkan, hanya mencapai 2~4% penonton.

Itu mudah untuk memahami jatuhnya ketertarikan pada program tersebut karena mereka bukan bagian dari party di Kerajaan Vampir.

— Para idiot!

— Dasar idiot.

— Lihatlah tubuh bagian atas mereka. Haha!

— Satu orang makan lebih dari 10 porsi.

Papan buletin untuk program “Weed” dipenuhi dengan komentar-komentar sinis.

Seperti yang ditampilkan sebelumnya, tindakan para Geomchi membuatnya menjadi sebuah komedi yang lucu.

Itu agak menyenangkan bagi para penonton untuk melihat muatan bahan-bahan yang dipersiapkan untuk makanan menghilang dalam sekejap.

Membuat makanan untuk memberi makan kelompok tersebut lucu juga, tetapi hanya itu saja.

Jadi dengan itu, pemirsanya terhenti setelah 3 episode.

KMC Media berada dibawah favorit penonton.

Divisi produksi dan divisi perencanaan yang berkaitan dengan program “Weed” menjadi sasaran surat pernyataan tertulis.

Kepada Direktur Yang Terhormat,

Kami tidak mempertimbangkan kepentingan para player….

Tetapi kami sudah berusaha mengkombinasikan pemikiran, tetapi pada akhirnya, kami meminta kepada stasiun untuk memberi kami sedikit lebih banyak…

Ini adalah pengakuan yang akan ditulis kebanyakan direktur.

Tulisan pernyataan Direktur Kang berbeda.

Kepada manager operasi, belum lama ini, aku mengirim mawar pada istrimu dan dia sangat senang.

Kuharap kau bisa mendapatkan saat-saat yang damai… dan ayo bermain golf lagi lain kali.

Tingkat kedekatan ditampilkan dalam pernyataan tersebut.

Direktur Kang mempertahankan integritasnya yang layu, namun juga, si manager operasi adalah seorang penggemar Weed, jadi dia tidak keberatan dengan ratingnya.

“Bahkan monyet bisa jatuh dari pohon. Kegagalan juga memiliki poin bagusnya.”

Stasiun penyiaran tersebut telah menduga program tersebut akan sedikit berpangku.

Namun, saat quest di Seirun berakhir, pemirsanya naik menjadi 5.5%.

Dengan skill tempur pasukan Geomchi, dan sorotan keseriusan Weed dalam skill Memasak, Menjahit, dan Blacksmith untuk membantu para anggota partynya, penontonnya meningkat.

Dan itu adalah penantian yang setimpal setelah melepaskan antisipasi mereka untuk akhirnya melihat Kerajaan Vampir Todeum yang asli.

Mereka bersama stasiun penyiaran melihat kepemimpinan Weed, quest ke Todeum juga melihat akhirnya.

Divisi perencanaan, tim produksi, dan yang lainnya, menyaksikan sensasi dari sebuah quest kelas A.

Menakjubkan, kelompok yang sebelumnya tampak seperti orang-orang biasa menunjukkan hasil latihan mereka dan semangat juang mereka yang gigih untuk kemenangan quest tersebut,

Pada makan malam terbuka dari stasiun tersebut.

“Horee!”

“Dengan ini, kurasa pikiranku akan terhibur untuk sementara waktu.”

“Quest tersebut masih berjalan secara realtime, jadi aku masih mendapatkan kesenangan.”

Para staf produksi tampaknya telah kehilangan berat badan dan wajah mereka menunjukkan rona kepucatan.

Sekarang itu benar-benar berada dibawah rating.

Karena jika begitu, mereka tidak akan menjual ruang iklan apapun.

Masing-masing episode dirancang untuk diputar selama 2 jam, sekarang, mereka hanya memberi 1 jam setiap minggu untuk menampilkan episodenya.

Tetapi penyiaran selanjutnya adalah petualangan didalam Todeum, dan meskipun pihak penyiar juga menganggap itu mustahil untuk menyelesaikan quest tersebut, mereka mengharapkan ratingnya naik dengan adegan yang ditampilkan.

****

Kerajaan Vampir Todeum.

Tak seperti para Vampir dari Seirun yang menyukai ketenangan, ini adalah sebuah tempat yang sibuk dan penuh warna.

Sekolah Black Magic, pedagang relik bawah tanah, sebuah tempat untuk meminum darah segar setiap saat, dll. Ada banyak toko yang sesuai dengan karakteristik Vampir.

“Menjual sayap patah dari Pegasus.”

“Jual tanduk Unicorn.”

“Disini menyediakan darah yang baru diterima, untuk para pemuda.”

Para Vampir Merchant berada disekeliling sambil mengenakan jubah hitam mereka.

Penawaran arogan mereka membuatnya mendebarkan bagi para penonton didalam Todeum.

Mapan memeriksa harga-harganya dan matanya menyala.

“Harga dari sebagian besar item-item komponen dan japtem lebih rendah dari yang biasanya.”

Saat ini, masih belum terlalu lama dari pertempuran dengan para Unicorn dan Pegasus.

Orang-orang ini menjual japtem dengan harga yang rendah, meskipun seni, kerajinan, dan permata dijual dengan harga yang tinggi.

Mapan mengeluarkan semua permadani, bulu, dan permata yang dia miliki didalam inventory.

“Dengan begitu banyak permata, harus aku jual berapa? Aku bertanya-tanya apakah aku bisa memenuhi keingingan para Vampir. Dibandingkan disini, para manusia tidak membayar sama banyaknya.”

Mapan mulai tawar-menawar dan semua barang-barang miliknya terjual habis,

Itu adalah kemenangan yang besar dari sebuah investasi, kemudian di kereta yang kosong tersebut, dia memenuhinya dengan japtem.

Bagi para Merchant, moment seperti ini adalah sebuah kemenangan.

“Euahahahaha!”

Didalam tawa Mapan yang tajam, Weed juga menyembunyikan senyum selama percakapan ini.

Nanti Mapan akan diharuskan untuk membayar pajak di Morata!

“Mungkin lebih banyak Merchant dan petualang telah dihentikan untuk membayar pajak di Morata.”

Weed memiliki harapan rahasia ini ketika dia kembali ke Morata.

Dengan banyaknya Vampir, quest-quest yang bisa mereka terima mulai dari kelas F yang mudah atau bahkan kelas B.

Karena tak ada orang lain selain mereka, ini adalah tambang quest.

“Kalian para manusia yang bertarung bersama kami. Belakangan ini, ada kabar-kabar yang muncul di area timur. Kami sedang tidur, jadi kami tak tau apa yang telah terjadi. Aku ingin kalian menyelidikinya.”

Hanya dengan beberapa kata tersebut, quest-quest kelas C atau B diberikan!

Tak mungkin orang lain untuk datang ke Todeum, jadi itu adalah monopoli quest secara penuh!

“Kami akan mencoba untuk mecari tau apa yang terjadi.”

Para Geomchi dan para anggota party menerima quest tersebut. Weed juga berusaha untuk mengerjakan quest tersebut.

“Kami akan menyelidiki masalah di wilayah timur dan akan kembali lagi.”

Tetapi si Vampir menggelengkan kepalanya.

“Kau tidak bisa.”

Kamu telah ditolak untuk mengerjakan quest.

“Apa?”

Weed ragu-ragu sesaat dalam situasi memalukan ini.

Kebanyakan ketika seseorang tak bisa menerima sebuah quest, adalah karena kurangnya Fame atau level.

Tetapi Pale, Zephyr, atau bahkan para Geomchi bisa menerima quest tersebut tanpa harus ditolak.

“Kau punya pekerjaan spesial untuk dikerjakan.”

Diakhir kalimat tersebut, mata Weed berkilauan.

“Apakah itu pekerjaan yang penting?”

“Ya. Itu adalah pekerjaan yang sangat penting.”

Rekan-rekannya yang lain tidak dipilih oleh Vampir itu. Hanya Weed yang dipilih.

Jadi quest tersebut pasti sesuatu yang spesial!

Pada saat ini, party tersebut tampak sangat iri.

“Kali ini juga, Weed-nim lagi.”

“Mungkin…. Vampir itu menyiratkan sesuatu yang tidak kita miliki….”

Weed menunjukkan tampang meminta maaf pada party itu. Namun, itu adalah wajah busuk untuk menutupi perasaan kegembiraan yang besar!

Weed dengan hati-hati menanyai si Vampir.

“Petualangan apa ini yang harus aku lakukan? Serahkan saja padaku dan aku akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, bahkan jika itu sulit.”

“Itu bukan sebuah petualangan. Bukan itu. Seperti yang kau tau, dari pertempuran-pertempuran sebelumnya, kota yang kami tinggali telah rusak parah. Patung-patung dijalanan, dan patung-patung di kastil-kastil juga, telah banyak yang hancur.”

“……..”

Dengan pembicaraan tentang patung yang tiba-tiba, Weed mendapatkan perasaan yang tak menyenangkan. Sayangnya, itu memang benar.

“Patung ‘Child Holding an Apple Figure’ milikku juga rusak. Aku bangun dimalam hari dan Sculptor pertama yang aku ingat adalah kau… jadi sebagai seorang Sculptor manusia yang luar biasa, aku ingin kau memperbaiki patung tersebut. Apa bisa?”

*Ding*

Child Holding an Apple Figure rusak.

Patung tersebut dibeli oleh Vampir Metson 36 tahun yang lalu seharga 120 gold!

Patung berharga tersebut telah rusak parah karena pertempuran yang terjadi.

Untuk memperbaiki patung itu, kamu haruslah seorang Sculptor yang luar biasa dengan mata yang jeli.

Tingkat Kesulitan: F

Hadiah:

3 bulu Unicorn

Persyaratan Quest:

Khusus Sculptor

Menolak quest ini akan menurunkan kepercayaan Matson.

“……..”

Weed terdiam.

Sebuah quest profesi yang benar-benar tak diinginkan!

Si Vampir bertanya dengan serius.

“Aku menyadari bahwa selain mencapai keadaan yang luar biasa dalam pemahatan untuk mengexplorasi daratan sebagai seorang manusia, untuk memahat akan mustahil jika kau tak memiliki kasih sayang terhadap karya. Jadi kau tak akan menolak permintaanku, kan?”

Tentu saja Weed ingin menolak.

“Aku minta maaf. Seni adalah gairah dan kreatifitas. Aku tak bisa menerima ini karena aku sibuk mendedikasikan waktuku untuk menciptakan hal-hal baru.”

Jika tak ada quest lain, mungkin dia akan menerima, tetapi dia tidak mau untuk memulai memperbaiki patung-patung jika ada quest-quest dalam jumlah yang banyak dengan hadiah yang besar ada disekitar.

Tentu saja dia akan menerimanya jika hadiahnya adalah uang yang banyak, tetapi sayangnya, hadiahnya hanyalah 3 bulu Unicorn.

Si Vampir sangat kecewa.

“Oh, kurasa aku salah orang.”

Quest ditolak.

Mendapatkan ketidakpercayaan Vampir Metson.

Weed berpikir dan berbicara dengan lembut.

“Jadi, bukannya memperbaiki patung, aku ingin membantumu dengan menyelidiki wilayah timur.”

Si Vampir menggeleng lagi.

“Kau tidak bisa.”

Kamu ditolak untuk mengerjakan quest.

Semua rekan-rekannya bisa menerimanya, sedangkan hanya Weed yang ditolak.

“Aku tak akan pernah mempercayakan permintaan itu pada seorang manusia yang bahkan tak mau memperbaiki sebuah patung.”

“………”

Situasinya telah sepenuhnya menempatkan dia dalam jalan buntu!

Seiring dengan wajah Weed yang layu, para anggota party memegang perut mereka.

“Kikikikik.”

“Haha, lucu sekali.”

“Benar-benar menarik. Kupikir dengan segala yang Weed-nim lakukan, dia sangat hebat, tetapi dia seperti ini juga.”

Zephyr, Mapan, Irene, Maylon, Hwaryeong, dan Seechwi semuanya tertawa.

Weed menyimpan nama mereka dalam ingatannya jadi dia bisa membalas dendam dimasa depan.

Tetapi sekarang ini, quest adalah yang terpentinga.

“Sebenarnya, kalau dipikir-pikir, aku ingin memperbaiki patung itu.”

Si Vampir menolak secara terang-terangan.

“Bukankah kau sudah menolak permintaanku untuk memperbaiki patung itu beberapa saat yang lalu?”

“Jika seseorang seperti Metson-nim dengan mata yang jeli seperti itu menganggap bagus sebuah patung, bukankah itu akan layak bagiku untuk berusaha memulihkannya lagi? Karya baru memang penting, tetapi aku ingin melihat patung seperti apa itu yang mempertahankan ketertarikan Metson-nim.”

Si Vampir berdeham.

“Ehem! Tapi manusia, itu hanyalah sesuatu yang sepele dimata seseorang yang dianggap sebagai seorang Sculptor luar biasa.”

“Karya seni, patung-patung, bagaimana bisa seseorang menyebutnya entah itu bagus atau buruk? Yang aku lihat dalam patung-patung adalah keindahan dan nilainya yang mulia, bukan soal memiliki harga atau tidak.”

“Ya, aku benar-benar merasakan yang kau rasakan. Kalau begitu, bisakah aku mengandalkanmu untuk memperbaiki patung milikku?”

“Aku benar-benar ingin mengerjakannya.”

Kamu telah menerima quest.

Party dan para Geomchi pergi untuk mengerjakan quest.

Weed juga berniat untuk mengerjakan quest yang berhadiah kecil yang dia terima.

“Aku akan mengerjakannya secara kasar dan kemudian melanjutkan dengan quest yang diberikan.”

Patung yang dikeluarkan si Vampir rusak parah.

Leher patung anak laki-laki tersebut patah, dan tampak seolah-olah sesuatu berusaha untuk memakan apelnya karena ada sangat banyak lubang pada apel tersebut.

Badan dan kakinya terdapat banyak kerusakan kecil, dan rusak dibanyak tempat karena terhantam puing-puing.

“Aku tak tau apakah aku bisa merekatkan leher patung itu karena kerusakannya sangat parah. Aku membutuhkan beberapa langkah tambahan untuk menopang beratnya. Lebih baik mengganti apel itu. Jika kau memberiku waktu 3 jam, maka aku akan menyelesaikan pekerjaan tersebut.”

Penafsirannya memang tepat.

Weed, pada permulaan prosesnya, membuat perantara pengerasan yang seperti adonan.

Hal-hal komponen, seperti perantara perekat batu yang digunakan untuk konstruksi, dijual di toko-toko item atau toko-toko pahatan.

Bahkan toko-toko di Todeum menjual item tersebut, dan bahkan bisa mendapatkannya dalam keadaan alami.

Weed tidak membuat kesalahan ketika dia menciptakan atau memperbaiki patung.

Alasan kenapa dia tidak membelinya adalah karena masing-masing tabung harganya 2 silver!

Zat tersebut terbatas pada seberapa banyak berat yang bisa ditopang.

Jika dia akan memperbaiki patung dalam skala besar, maka dia tidak akan menggunakan hal itu, tetapi untuk tujuan ini, dia memiliki sebuah ide tentang apa yang harus dilakukan.

“Pertama aku harus mengembalikan kepalanya.”

Weed memaku pada bagian leher yang patah.

Ttang-tang-tang!

Sekilas, kekejaman dari hal ini teramat sangat parah!

Tetapi itu penting untuk perbaikan, terlepas dari apa yang tergambarkan.

Faktanya, sambil mengukir Seoyoon, dia mendapati rasa bersalah yang tak wajar menyebar diseluruh tubuhnya saat dia mengukir tubuh Seoyoon.

Pada penyelesaian patung, kau akan memandangnya sebagai indah, tetapi faktanya adalah bahwa penciptanya secara obsesif terfokus pada area-area tertentu dan mencoba untuk membuatnya sebagus mungkin.

Untuk mengekspresikan kelembutan tubuh dari yang diukir, observasi penuh pengabdian harus dilakukan seiring dengan merasakan kehalusan bagian-bagian tubuh.

Dikatakan, menyentuh payudara dan bokong adalah keharusan.

Para Sculptor, atau tipe seniman yang lain, dalam lingkungan kesendirian mereka yang bebas, mereka akan mendengarkan penyimpangan mereka dalam kebanyakan kasus.

Berbicara secara terus terang, bagi Weed juga, pada bagian ini, tidaklah terhormat.

Ketika dia mengukir wajah Seoyoon, bibir Seoyoon yang beracun akan menarik Weed lebih dekat.

Dan ketika dia mengukir payudara atau bagian belakang Seoyoon, wajah Weed akan memerah tanpa alasan yang jelas.

Saat-saat menyenangkan ketika memahat!

Weed juga, adalah seorang pria yang suram.

“Ini dia.”

Weed kemudian memasang perantara pelekat dan menempatkan kepala patung itu ditempat dia memasang paku.

Kemudian dia memaku kepala tersebut agar merekat, untuk memastikan bahwa kepala itu tidak akan bisa jatuh.

“Bagian selanjutnya, tangan.”

Dia memahat apel yang mirip dengan apel yang dipegang patung anak laki-laki itu.

Karena cepatnya perantara pengerasan, kebulatan dari apel tersebut tidak tampak sangat menarik.

Kerusakan-kerusakan kecil pada badan dan kaki dengan cepat diperbaiki, zat yang dia buat bertahan hingga akhir.

Dia hanya berniat untuk memperbaiki patung tersebut secara kasar, tetapi karena sifat Weed, saat dia menyentuh sesuatu dia harus menyelesaikannya secara penuh tanpa adanya kekurangan.

Si Vampir bersuka cita karena perbaikan tersebut dilakukan dengan sangat baik.

“Manusia! Kau memiliki potensi yang tak dimiliki oleh kami para Vampir.”

Dan Weed menerima hadiah quest tersebut, 3 bulu Unicorn.

Kamu telah menyelesaikan perbaikan patung tersebut dan mendapatkan kepercayaan Vampir Matson.

Sekarang dia mendapatkan syarat untuk mengambil quest lagi!

Weed menerima hadiah quest dan berusaha untuk pergi.

Namun Vampir yang menunggu dia menyelesaikan perbaikan tersebut tidak hanya satu.

Tiba-tiba, ada ratusan Vampir berkumpul disekeliling.

“Dirumah kami, kami juga punya patung yang memerlukan perbaikan, manusia. Imbalannya 15 gold.”

“Bisakah kau mengembalikan patungku yang hancur? Itu akan sulit tetapi aku berharap patung itu bisa dipulihkan…”

“Patung yang terukir pada dindingku rusak. Tolong perbaikilah!”

Para Vampir mendekat dan memberi quest dikanan dan kiri.

Wajah Weed berkerut dengan prasangka yang ekstrim.

Para Vampir juga tak punya niat untuk memberi quest-quest bertempur.

Dan mungkin mirip dengan apa yang Metson lakukan, mereka akan menolak dia jika dia menolak quest-quest ini.

“Kau telah menunjukkan kekuatan yang hebat pada rasku disaat-saat kami membutuhkannya. Dan memiliki selera yang bagus pada patung. Maka untukmu, aku akan membuat patung Todeum untuk mendapatkan kembali masa lalu yang indah hanya oleh aku.”

Keadaannya sudah memaksa dia untuk memperbaiki patung-patung tersebut dan tak bisa diapa-apakan lagi.

Jumlah dari para Vampir itu sudah melebihi ratusan.

“Jika aku mengelesaikan semua perbaikan, maka imbalan yang terkumpul tidaklah buruk.”

Dengan itu, Weed mengerjakan pekerjaan fisik yang melelahkan.

Hari pertama, 8 patung telah diperbaiki.

Sudut eksterior dihias dengan hati-hati, dan proporsi secara keseluruhannya telah sesuai.

Kerusakannya memang banyak tapi karena itu semua hanyalah quest-quest kelas F, semuanya tak begitu sulit.

Hari kedua meningkat dalam tingkat kesulitan.

Dalam kebanyakan kasus, satu Vampir memiliki beberapa permintaan, jadi berbagai material diperlukan.

Khususnya, kerusakan parah pada patung-patung kayu yang sulit bagi Weed untuk memulihkannya.

Quest kelas E.

“Aku lebih senang menciptakan patung yang baru.”

Weed merakit potongan-potongan patung, dan menciptakan ulang beberapa bagian.

Meskipun memiliki Sculpture Mastery dan Handicraft sangat berguna, memiliki mata yang jeli bahkan lebih berguna lagi.

Sambil mengintai dan bertarung di Todeum, dia telah melihat hampir semua patung-patung yang bagus.

Jika itu adalah para Warrior maka mereka hanya akan menganggap patung-patung sebagai ornament biasa, hanya sekali tatap dan selesai.

Tetapi Weed, sebagai seorang Sculptor profesional, secara cermat menatap patung-patung itu untuk mengingat detailnya.

“Harus selalu mengingat jadi suatu saat itu bisa digunakan.”

Mengingat untuk peniruan!

Ingatan berfungsi sebagai sebuah kekuatan yang besar ketika itu bisa untuk memulihkan patung-patung.

Dengan berlalunya hari ketiga, dia telah menyelesaikan 29 quest kelas E. Tingkat Fame dan hadiahnya tetap menyedihkan.

“Tetapi tetap saja, masih ada banyak patung yang belum kuperbaiki.”

Mata Weed dipenuhi dengan motivasi.

Di Todeum, patung-patung yang rusak jumlahnya sangat banyak.

Karya-karya dijalan hanyalah batu loncatan.

Quest untuk meningkatkan level dan untuk mendapatkan item-item masih belum tersedia untuk dia, tetapi dia masih punya quest memahat.

Exp yang diberikan dari memulihkan patung-patung sangat sedikit, tetapi Fame dan level skill meningkat juga.

Dengan pemikiran positif dalam pikirannya, ini adalah sebuah sebuah peluang yang nyata bagi seorang Sculptor.

Perbaikan selesai.

Keterampilan skill memahat meningkat.

Fame naik sebesar 2

Art naik sebesar 1

Sculptural Understanding telah naik level.

Weed menghabiskan lebih dari sebulan untuk memperbaiki patung-patung di Todeum.

Quest Sculptor yang melimpah!

Bagi para Sculptor biasa, ini akan cukup dan perlu dibuat main-main, tetapi tidak untuk Weed.

“Harus cepat atau itu mungkin berakhir. Harus mendapatkan quest-quest bertarung.”

Quest-quest memahat hadiahnya tidaklah sangat buruk karena itu hanya mengandalkan kerja keras.

Jadi, bahkan pada patung terkecil, dia dengan cermat memperbaikinya sampai tak ada satupun retakan yang tersisa.

Dia memberi cat baru diarea dimana catnya terkelupas, dan membuat duplikat baru untuk mengalami kerusakan sangat parah dan mustahil untuk memperbaikinya.

Patung-patung!

Semuanya didasarkan pada kepribadian atau sensitivitas si Sculptor.

Selain itu, karya-karya seni tersebut memiliki nilai historis jadi kesempatan untuk mengerjakannya tak akan ada lagi.

Meskipun hanya sedikit menantang dan sama sekali tidak rumit, patung-patung itu adalah sesuatu yang cukup berguna bagi Weed.

“Aku telah mendapatkan begitu banyak pengalaman yang berbeda.”

Jika itu adalah monster yang tampak jahat, maka itu akan diwakili oleh sebuah model monster.

Weed menanamkan penafsirannya sendiri saat berkembang.

Penggunaan Handicraft untuk meningkatkan ketepatan maksimum dari rupa dasar objek!

Dengan menciptakan duplikat dari sebuah karya oleh Sculptor yang lain, keuntungannya sangat besar.

“Dengan cara ini, aku bisa membuat patung-patung seperti ini juga…..”

Weed tidak memahami beberapa patung untuk apa mereka digambarkan.

Wanita yang menyerupai daratan, langit, dan matahari diukir.

Jika si wanita mengekspresikan daya tarik, maka objek lain menonjolkan makna itu.

Keharmonisan keindahan yang indah!

Setiap kali dia memulihkan patung-patung jenis ini, keterampilan skill Handicraft meningkat.

“Ketika aku menciptakan Classic atau Magnum Piece, peningkatan keahliannya sangatlah besar, tetapi yang ini cukup bagus.”

Sculture Mastery dan skill Handicraft milik Weed berada pada tahap Advanced level 4!

Exp kedua skill itu berada pada 54% dan 42%.

Di awal ketika dia mulai mempelajari bagaimana caranya memahat, skill Handicraft meningkat sangat cepat, tetapi setelah mencapai tahap Advanced, skill itu tidak meningkat sama sekali.

“Bahkan dengan lebih banyak patung lanjutan, itu saja tidak cukup untuk Handicraft?”

Weed hanya bisa menebak.

Hanya dengan memahat, skill Handicraft sangat sulit untuk dikuasai.

Belum ada yang memberanikan diri untuk mencapai Handicraft Mastery!

Bahkan ketika membuat patung, atau memanfaatkan skill-skill produksi yang lainnya, dan bahkan dalam pertempuran, dampak dari Handicraft sangat besar.

“Untuk menguasai Handicraft hanya untuk kelas-kelas tempur sangat tidak mungkin.”

Seseorang akan lebih suka untuk menjalani proses peningkatan kelas untuk mendapatkan serangan yang jauh lebih kuat.

Setelah menyelesaikan profesi lanjutan ke2, Knight atau Warrior secara statistik akan mendapatkan peningkatan dalan stamina dan output damage yang lebih besar.

Meskipun para Geomchi levelnya rendah, serangan mereka sangat luar biasa.

Weed juga, meskipun tidak pada sisi lemah, tetapi kecepatan dari pertumbuhannya melalui pertempuran bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan dengan mereka.

Handicraft dan Sculpture Mastery miliknya bisa didapatkan melalui menciptakan patung.

Dengan poin-poin yang diberikan ini, keefektifan tempurnya tidak jauh berbeda dibandingkan dengan para Geomchi.

Selain Stamina, Physical Resistance, dan Strength, tekad untuk bertarung tanpa berhenti sedikitpun sama besarnya.

“Sculptural Life Bestowal, Sculpting Blade, Sculpturam Destruction, Sculptural Shapeshifting. Bahkan dengan semua kemampaun jarak dekatku tak sebanding dengan para Sahyeong….”

Intinya, semua kemampuan tempur Weed didasarkan pada Sculpture. Kemampuan untuk memahami karakter seseorang sangat penting untuk pertumbuhan seseorang.

Pertumbuhan Weed mengoptimalkan sesuai dengan karakteristik miliknya dibandingkan dengan orang lain.

Jadi itu sulit untuk menemukan seorang lawan yang mirip dengan dirinya pada level yang sama.

Dan bahkan mempelajari skill Fishing meningkatkan HP dan Vitality miliknya pada tingkat yang luar biasa untuk profesinya.

Dia juga memiliki skill-skill produksi seperti Sword Grind, Armor Polish, Ironing. Seperti yang tak akan pernah dilihat oleh para Sculptor normal.

“Aku akan mendapatkan lebih banyak exp. Exp yang terkumpul dalam berbagai bidang bisa mempengaruhi Handicraft Mastery.”

Selain itu, skill Sculptural Understanding akan naik dengan sangat cepat.

Setelah memperbaiki lebih dari 300 patung, skill tersebut tiba-tiba mencapai level 7 tahap Intermediate.

Pada tingkat itu, hanya sedikit lagi dan itu akan mencapai tahap Advanced.

Jika itu memungkinkan maka dia bisa berubah menjadi monster yang seperti dalam dongeng.

“Raksasa Weed. Tidak buruk!”

Weed dengan sebuah senyum puas menggerakkan tangannya untuk memperbaiki patung-patung.

Dan jika Sculptural Shapeshifting berkembang sama cepatnya, maka itu bisa menutupi statistik yang rendah dari profesi Sculptor.

“Puchihihihihihit!”

Weed tertawa vulgar. Tawa yang mirip dengan saat-saat ketika dia adalah Orc Karichwi.

Meskipun ada para Vampir yang dengan cermat menonton kejadian itu.

“Gila.”

“Dia tidak normal.”

“Aku harus memastikan untuk tidak pernah meminum darah manusia itu.”

****

Waktu Benua Versailles telah mencapai 2.5 bulan.

Para Geomchi dan party itu terkejut saat mereka kembali ke Todeum.

Patung-patung uang hancur berubah menjadi patung-patung dalam bentuk sempurna.

Ketika melihat upaya Weed, sulit mendeskripsikan kekaguman mereka.

Bahkan Pale yang berpikiran kalem berkata.

“Dia bukan manusia. Bagaimana bisa kau bekerja seperti itu? Kupikir itu mustahil untuk menyelesaikan memperbaiki patung sebanyak itu…..”

Mata Hwaryeong berbinar-binar.

“Menurutku seorang pria yang tidak menyerah dan penuh pengabdian sangat hebat.”

Kemauan tanpa akhir milik Weed sudah terbentuk sejak dia berusia 10 tahun.

Masa kritis yang berharga dari kehidupan seseorang!

Dia mempelajari kehidupan dari penderitaan dibawah genggaman dari para rentenir.

Uang!

Miasma! (Suasana atau aura yang berpengaruh bahaya)

Kegigihan!

Untuk mendeskripsikan Weed tanpa menyebutkan 3 hal ini akan membuat dia ketinggalan jaman.

Jadi mendekati akhir dar 2.5 bulan, semua patung di Todeum yang membutuhkan perbaikan telah diselesaikan.

Pencapaian tersebut sangatlah menakjubkan.

Quest perbaikan patung yang sulit kelas B!

Dan sekarang, level dari Sculpture Mastery miliknya berada pada akhir level 4 tahap Advanced, dan skill Handicraft miliknya juga sama.

Sculptural Understanding mencapai level 9 tahap Intermediate, dan sudah siap untuk mencapai tahap Advanced setiap saat sekarang ini.

Sejak melintasi ambang pertengahan dari Sculpture Mastery level 4 tahap Advanced miliknya, dia mendengar suara-suara misterius yang masuk kedalam telinganya.

— Tolong ukir aku.

— Aku ingin melihat dunia.

— Jika itu adalah kau maka kau seharusnya bisa melakukannya.

— ayolah!

Setiap kali dia memperbaiki patung-patung itu, dia mendengar suara-suara ini.

Bukan hanya satu, dia mendengar beberapa suara misterius.

“Apakah ini lelucon Vampir?”

Setiap kali suara-suara tersebut muncul, Weed akan melompat dan berbalik, tetapi tak ada siapapun.

Skill Stealth milik Vampir, kemampuan untuk menyembunyikan diri mereka dan berkeliaran, terutama di malam hari, sangat luar biasa.

Weed tidak membuang kecurigaan itu bahkan jika visibilitas dari plaza itu sejelas siang hari.

— Aku…. tolong ukir aku.

Suara-suara misterius tampaknya berasal dari sekeliling dia.

— Tolong, kerjakan aku. Tolong ukir penampilanku.

Dia terus mengawasi sekeliling, tetapi tak ada Vampir yang terlihat.

Mereka memiliki kecenderungan umum untuk tidur disiang hari, jadi tak mungkin mereka ada disekitar sini.

Bisikan-bisikan yang jelas seperti berasal tepat disamping dia.

Terkadang, suara-suara itu juga terdengar tak menyenangkan.

— Ayolah, pahatlah aku! Aku akan membunuhmu. Aku akan membunuh kalian semua!

— Apa kau ingin memiliki kekuatan? Jika iya, maka ukirlah aku. Kukukukukuku. Sebagai sebuah karya, aku akan menunjukkan neraka pada dunia.

— Kau marah. Marahlah. Aku akan melakukan segalanya untuk membalas dendam pada mereka yang melecehkanmu.

Suara laki-laki yang kering dan malang bisa terdengar.

Setelah mendengar puluhan suara ditelinganya, Weed jengkel.

“Kau ingin aku mengukir apa?”

Dia tidak tau identitas dari suara-suara yang terdengar pada telinganya.

Mereka mengatakan terus menerus tanpa satupun cerita ingin diukir seperti apa, seperti sekumpulan anak-anak.

Seakan-akan Weed mengetahui patung apa yang bisa memuaskan keinginan mereka.

“Aku benar-benar tidak tau.”

Sambil tak memiliki satupun petunjuk tentang apa yang harus dilakukan, Weed membuat patung.

Dia mengukir manusia, pria dan wanita.

Setelah memperbaiki banyak patung, dia bisa membuat Masterpiece dari sudut pandangnya yang jeli.

Namun, suara-suara yang tak dikenali tersebut mengungkapkan kekecewaan mereka.

— Bukan itu.

— Aspek ini bukan aku.

— Kupikir kau adalah seorang Sculptor yang kempeten.

Selama beberapa saat, tak ada lagi suara yang terdengar ditelinganya.

Kemudian, ditengah-tengah memperbaiki patung, mereka kembali dan berbisik.

Mereka ingin diukir!

Sambil menderita dengan semua bisikan-bisikan ini, Weed menyelesaikan perbaikan semua patung.

Sebagai hadiah untuk quest-quest itu, dia mendapatkan mulai dari pedang-pedang untuk Knight, gloves, armor, dan jumlah japtem yang banyak.

Dimana seseorang akan membuangnya, dia bertahan dengan beradaptasi!

Lalu, party Pale dan para Geomchi berdiri dihadapan semua karya yang dikerjakan oleh hanya satu Sculptor.

Mereka benar-benar kagum.

“Kaisar dari pekerjaan fisik.”

“Dewa kerja keras.”

Seolah-olah dia memahami sesuatu, Maylon mengangguk.

“Weed dari Continent of Magic. Tak aneh kenapa ini tidak mengejutkan.”

Jika tujuannya terlalu berlebihan, bukannya menyerah, gerakkan tubuhmu dan selesaikan sedikit demi sedikit.

Upaya terusmenerus semacam itu akan terbangun dan pada akhirnya, quest tersebut akan terselesaikan.

Weed mengatakan pada party itu.

“Selesai. Sekarang aku bisa pergi mengerjakan yang lain.”

Para Geomchi berpaling dan bersiul.

Pale dan para anggota party saling menatap.

“Pale-nim, lakukanlah.”

“Aku lebih suka Hwaryeong-nim yang melakukannya.”

“Aku tak mau mengatakan itu kepada Weed-nim dan dibenci.”

“Tetapi tetap saja, kita harus memberi penjelasan kepada dia….”

Akhirnya, Pale yang maju.

“Akankah kau pergi berburu?”

“Ya. Aku sudah menyelesaikan perbaikan. Aku mendapatkan banyak bahan sambil mengerjakan quest-quest perbaikan patung di Todeum. Aku siap untuk memasak. Aku mendapatkan banyak alat pengasah juga. Kita akan bersiap untuk pergi.”

Sambil tetap berada di Todeum, Weed telah menyiapkan untuk pergi ke pertempuran.

Tetapi Pale menghancurkan harapannya dan mengakui bahwa tak ada lagi yang tersisa.

“Maaf, Weed-nim. Sebenarnya, kami menyelesaikan semua quest-quest yang bagus.”

“……”

Wajah Weed berkedut.

Wajah terburuk yang pernah Pale lihat!

Meski demikian, dia hanya bisa memberi penjelasan.

“Kami mengerjakan semua quest kelas D dan C. Quest-quest perburuan yang lanjutannya dengan mudah dicapai.”

“Bagaimana dengan quest kelas B?”

“Kami berhasil menyelesaikannya juga…..”

“……”

“Meskipun sebenarnya, ada beberapa yang tidak bisa kami kerjakan.”

“Begitukah?”

Wajah Weed mencerah secara drastis. Namun sekali lagi, suara kegagalan beresonansi dengan keputusasaan.

“Kami diblokir dari menerimanya. Mereka tidak menjadi quest karena pada dasarnya itu dari pihak lain. Dan beberapa yang lain, resikonya terlalu besar. Kami mendapati sangat banyak dari para Geomchi-nim mati, jadi kami menyerah menyebabkan kami tak bisa bergerak lebih jauh lagi.”

Selama waktu ketika Weed tidak ada, mereka kecanduan mengerjakan quest-quest.

Dalam pertukaran untuk menerima misi-misi dari para Vampir yang berbahaya, hadiah yang diberikan dan quest-quest berlevel tinggi membuat mereka gembira.

Jadi bukannya meningkatkan level mereka melalui berburu sembarangan, mereka cenderung mengerjakan quest bersama-sama karena itu dua kali lebih efesien.

Sambil menerima exp, Fame dan hadiah dari quest, kegiatan-kegiatan mereka menyebar luas diantara para Vampir Todeum, dan jangkauan kegiatan mereka meningkat.

Quest-quest tersebut membangun fondasi untuk mereka dan para Vampir! Kemudian ada quest-quest untuk bernegosiasi dengan kelompok etnis kecil juga!

Diantara periode tidur dan bangunnya para Vampir, mereka karus menemukan tempat-tempat baru untuk kelompok-kelompok tersebut sambil menghindari para Vampir untuk melarikan diri dari penindasan mereka.

Menemukan area yang aman untuk mereka.

Quest Mapan adalah untuk mengadakan persediaan untuk kelompok-kelompok etnis ini.

Jadi dalam dua bulan, mereka mendirikan orde baru di Todeum.

Didalam negeri yang didominasi Vampir!

Kelompok minoritas ini mengembangkan kehidupan damai mereka dengan tinggal di gua-gua atau hutan.

Quest-quest untuk berburu monster-monster berbahaya, mencari kebutuhan, atau mencari anak-anak yang tersesat diberikan.

Setelah itu semua quest hampir habis di Todeum.

Dan saat situasinya terus berubah, quest-quest baru yang original diberikan.

Keuntungan terbaik dari Royal Road.

Bahkan sekarang, ketika tak ada lagi quest yang tersedia, sampai orde baru sepenuhnya terbangun, tak ada event besar yang akan terjadi.

Quest kelas F atau E, atau quest-quest untuk pemula, tidak menerima mereka jika mereka tidak memenuhi persyaratan dari permintaan mereka.

Kerajaan Vampir Todeum seluas Benua Versailles, dan jumlah quest yang bisa mereka terima terbatas, jadi mereka harus mengabaikan beberapa quest.

Weed berkata dengan pelan.

“Aku hanya mendapatkan quest-quest perbaikan sementara kalian mendapatkan quest-quest yang bagus.”

“Ya, yah…. kurasa. Tetapi Weed-nim juga mendapatkan banyak quest.”

Weed juga mendapatkan banyak Fame, dia mendapatkan sekitar ⅔ Fame yang hilang saat memburu para Unicorn dan Pegasus, dan juga mengembangkan Sculpture Mastery miliknya lebih jauh lagi.

Keahlian skill tahap Advanced memang sulit untuk ditingkatkan. Dan persyaratan untuk melakukannya tidaklah sedikit.

Tetap saja, Weed masih menderita.

“Bagaimana bisa sejak aku datang ke Todeum, aku tidak menerima satu quest yang bagus….”

Dengan ucapan penyesalan tersebut diucapkan, Pale tak bisa mendapatkan alasan dan terdiam.

Didalam hati nurani, Weed lah yang membawa mereka untuk datang ke Todeum atau mereka tak akan pernah bisa datang.

Ditengah-tengah segala macam pekerjaan, dari kastil ke kastil, dia masih bertarung dan bersama dia, quest kelas A berhasil diselesaikan.

Dampak dari Weed selama ujian tersebut sangatlah besar!

Meskipun dia kecewa bahwa party itu pergi dan mengabaikan dia selama 2.5 bulan, hal itu tak bisa dihindari lagi.

Dengan hal itu didalam pikiran, Pale merasa itu adalah yang terbesar karena dia mendapatkan poin terbanyak selama pengerjaan quest.

Tetapi jika mereka tidak mengerjakan quest, mereka bersama dengan para Geomchi tak akan memiliki sesuatu untuk dikerjakan.

Tak mengetahui kapan perbaikan-perbaikan tersebut akan selesai, mereka tak bisa hanya bersantai-santai menunggu dia selesai.

Jadi mereka mengerjakan quest tanpa memikirkan dia sama sekali.

Weed mulai melihat sekeliling kearah para Geomchi dan bertanya.

“Tapi para Sahyeong.”

“Hmm?”

“Jumlah dari para Sahyeong tampaknya berkurang banyak.”

“Itu, beberapa mati ditengah-tengah pertenpuran.”

Setelah menyelesaikan pertempuran dengan para Unicorn dan Pegasus, jumlah dari para Geomchi tersisa 174!

Selama mengerjakan quest, jumlahnya terus menurun dan sekarang, hanya tersisa 102 orang.

Bersama dengan para Geomchi ini, mereka bisa melakukan sesuatu bersama-sama.

Sementara level mereka juga tertinggi diantara mereka, Geomchi2 dan para guru yang lain juga selamat.

Weed memutuskan.

“Dengan ini sekarang, kita tak boleh mengerjakan quest lagi.”

Todeum yang didominasi oleh para Vampir adalah sebuah kerajaan kecil namun memadai.

Meski demikian, masih ada quest yang masih tersisa.

Dengan Fame dan kemampuan untuk meningkatkan Keakraban milik Weed, hanya dengan sedikit usaha, dia bisa mendapatkan beberapa quest yang bisa diterima.

Quest kelas B masih ada, dan bahkan kelas A bisa saja tersembunyi disuatu tempat.

Namun, terlalu banyak Geomchi yang mati.

Tanpa ada perban yang tersisa, bahkan dengan Sword Grind dan Armor Polish, itu mustahil.

Dia tak bisa melihat keuntungan dari skill Memasak juga, bahkan jika orang-orang yang tersisa mendapatkan perkembangan terbaik.

Ini adalah pengorbanan yang mengerikan.

“Kita harus berhenti disini. Jika ada Sahyeong yang mati, maka kita akan terlalu lemah. Dan kita tak akan bisa mendaki tempat yang terpenting.”

Dengan kesimpulan itu, Weed menatap menara tertinggi di Todeum yang harus dia perbaiki.

“Ada satu hal terakhir yang bisa kita lakukan.”

Bangunan kuno, Tower of Heroes!

Seperti yang dikatakan si Vampir tak bernama, Intermediate Training Center terletak disuatu tempat.

Tubuh Weed membara.

Di City of Heaven Lavias setelah terpisah dari Da’in, dia memasuki Beginner Training Center.

Dimana dia membelajari skill Lion’s Roar dan meningkatkan Strength miliknya sebesar 50 atau lebih.

“Sekitar 3800 orang lulus dari Basic Training Center. Dan 400 diantara mereka lulus dari Basic Training Center. Dan setelah itu, aku yakin lebih banyak lagi yang telah lulus dari Training Center.”

Bahkan jumlah Geomchi yang banyak berhasil lulus dari Beginner Training Center, dan mereka menerima profesi Martial Artist.

Di Benua Versailles, informasi diantara para player bukanlah sesuatu yang rahasia.

Karena mereka lah, Lavias telah dibuka untuk publik, jadi beberapa orang pastinya telah lulus Beginner Training Center.

“Aku tak tertarik tentang berapa banyak orang yang telah lulus dari Beginner Training Center. Intermediate Training Center lebih penting. Aku bisa mengejar mereka yang berada didepanku yang telah lulus dari Intermediate Training Center ini.”

Syarat yang diajukan oleh Todeum membuat Intermediate Training Center disini sangat sulit.

Ujian apapun yang menunggu disana, kematian akan menghasilkan pengusiran dari sini. Artinya hanya ada satu kesempatan untuk melewati ujian ini!

Di Continent of Magic, Weed adalah seorang God of War. Setiap pertempuran yang dia lakukan, dia memenangkannya, dia menjadi eksistensi absolut.

Hingga darah Weed mendidih seolah-olah itu telah muncul kembali.

Weed mengatakan.

“Sebelum mendaki Tower of Heroes, ada perkerjaan yang harus dilakukan.”

Suaranya dipenuhi dengan tekad yang kuat.

“Pertama-tama, aku harus membongkar Loot’s Tower.”

“……..”

Item-item yang tertumpuk tinggi yang menciptakan sebuah patung besar!

Bahkan jika japtem tersebut hanyalah senilai 1 copper, Weed tak akan membuangnya.

 

Translator / Creator: fatality