June 22, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 18 – Chapter 7: Defending Morata

 

Keluhan-keluhan dari King Hydra dan Black Imoogi menumpuk dan mereka tampaknya siap untuk meledak. Patung-patung itu bahkan tidak lelah. Namun sejak mereka dihidupkan mereka hanya diberitahu untuk menunggu bahkan setelah pertempuran dimulai.

“Harus menunggu sampai aku bisa makan.”

“Untuk menjadi naga sejati aku harus memakan orang-orang ini. Tetapi aku tak bisa bergerak karena perintah dari master.”

King Hydra memiliki sifat spesies yang brutal dan rakus. Ketika Aliansi Utara mendekat, mata King Hydra melebar.

“Aku ingin makan. Aku ingin makan.”

“Ingin makan mereka.”

“Kita memiliki 7 kepala untuk makan.”

“Aromanya sungguh, sungguh lezat.”

Air liur yang kental menetes dari tiap-tiap kepala King Hydra. Air liur asam dari patung itu bercampur dengan air danau, membunuh ikan-ikan.

Aliansi Utara masih tak menyadari kehadiran dari

King Hydra karena pertempuran yang sedang berlangsung. Namun, setelah Weed muncul, King Hydra mencapai batas dari kesabarannya.

“Kaaaaaaaa!”

King Hydra muncul dari danau dan memakan para player dari Aliansi Utara. Dengan kepala-kepalanya, dia menelan sampai 9 player kedalam mulutnya yang besar.

“Ini adalah cemilan. Makanan ringan lezat. Sungguh lezat.”

Suara dari mengunyah para player! Black Imoogi bersiap untuk menyerang secara anggun dengan mengeluarkan Fireball. Magic api yang besar disiapkan diudara, siap untuk menyerang. King Hydra dan Black Imoogi itu tidaklah sama dengan yang muncul ketika pertempuran melawan Order of Embinyu.

Mereka memang mirip, tetapi level mereka jauh lebih rendah dan jauh lebih lemah daripada yang sebelumnya.

Magic mereka lebih lemah, Vitality mereka tidaklah tak terbatas, dan mereka lebih lemah. Mereka kurang dalam segala aspek, tetapi para player dari Aliansi Utara tak bisa membuat penilaian yang tenang semacam itu.

“Maju!”

Para Knight dari Kerajaan Kallamore menyebabkan para player menjadi panik. King Hydra dengan liarnya memakan para player dengan kepala-kepalanya dan Black Imoogi mengeluarkan dan meluncurkan bola-bola api.

Bukannya melawan, para player berusaha untuk melarikan diri dari King Hydra yang memakan puluhan orang. Black Imoogi menjatuhkan bola-bola api miliknya menyebabkan pembataian masal lebih dari 100 orang. Kobaran api menyebar luas disekitar puing-puing.

Para Wizard berusaha mengeluarkan protection magic dan para Archer mencoba rencana pengalihan perhatian.

Namun, semakin banyak orang yang berpikir tentang melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Para player dari Aliansi Utara tak memiliki pengalaman dalam melakukan penyerbuan. Meskipun jika mereka memiliki pengalaman, hal itu tak akan membantu mereka dalam situasi semacam ini.

Terlebih lagi ini bukanlah pertempuran normal yang bisa diprediksi. Dengan rasa takut dan kecemasan, Aliansi Utara yang sebelumnya sangat kuat, dengan cepat porak poranda. Beberapa guild mulai meluncurkan serangan magic pada Weed.

“Fire Burst!”

“Frost Circle!”

“Thunder Storm!”

Mantra-mantra dikeluarkan dan menyerang tanah. Para Knight kuat menyerbu kearah Weed. Para Archer menembakkan panah mereka. Tujuan mereka adalah Weed! Mereka ingin membunuh Weed, sang God of War.

“Bagaimanapun juga, pemenang dari pertempuran tidaklah penting.”

“Yang penting adalah bahwa aku akan menjadi terkenal setelah membunuh Weed.”

Para player yang berlevel diatas 300, kekuatan inti dari Aliansi Utara, meluncurkan serangan mereka pada Weed. Ada jumlah player yang cukup banyak yang menyimpan Mana mereka untuk mengarahkannya pada Weed.

“Kaaaaaaa.”

Si Phoenix terbang kearah Weed, mendedikasikan dirinya untuk melindungi nyawa sang master. Ada serangan magic dan fisik dari 37 orang yang dihadang sayap si Phoenix.

• Burst Fire telah diserap.

• Ice Circle telah mengurangi HP sebesar 4.269.

• Tubuh Phoenix gagal menyerap Thunder Storm. HP berkurang 3.210.

Magic es dan air mengurangi HP Phoenix tetapi magic api memulihkannya. Panah-panah juga tertancap pada tubuhnya. Si Phoenix berhasil bertahan dalam menghadapi serangan-serangan magic dan fisik.

“Kieeee!”

Si Phoenix menderita rasa sakit yang mengerikan. Bahkan dengan levelnya yang tinggi dan HP’nya yang banyak, serangan-serangan kuat yang beruntun menyebabkan damage yang besar. Serangan-serangan beruntun tersebut bisa saja fatal. Dia kehilangan HP sampai tersisa 24%. Weed segera mulai memaki dia.

“Dasar bajingan tolol!”

“Kieeg?”

“Lupakan saja, semua burung sama saja. Bahkan jika mereka memiliki kepala, mereka tak tau bagaimana menggunakannya!”

Jika dia terluka maka dia akan mulai mengomel pada para Wyvern dan Bingryong.

Hal itu tak terjadi berkat si Phoenix.

“Itu bagus.”

“Dia bisa melindungi master lebih baik daripada diriku.”

“Itulah junior kami.”

Para patung yang dihidupkan ingin menjalani kehidupan yang mudah dan egois!

Weed tidak mau si Phoenix terakhir mati. Itu juga sama untuk para patung yang lain. Meskipun dia memenangkan perang, jika dia kehilangan patung-patung miliknya maka itu akan menjadi kerugian yang besar. Untuk menghidupkan patung Masterpiece atau sekumpulan Grand Piece yang lain akan mengkonsumsi sebanyak 10 level. Dia sudah mengatakan hal ini pada Wyvern dan Bingryong beberapa kali.

“Jangan mati.”

Suara Weed sayu dan terdengar sedikit lembab dan manis. Di sudut mata Bingryong mulai terbentuk air mata yang membeku.

“Kau bahkan belum hancur.”

“…….”

“Setidaknya, kau harus bekerja selama 20 tahun kedepan untuk menggantikan kerugian yang aku buat untuk membuatmu, kan? Jangan melakukan tindakan yang berbahaya atau kau akan menyianyiakan uangku.”

Bahkan jika kau mau mati, maka kau tidak boleh mati sampai kau menghasilkan banyak uang.

“Persiapkan serangan magic lagi. Weed masih ada di langit.”

“Ayo kita serang secara bersamaan.”

Kau tak boleh memberi peluang pada musuhmu saat di medan perang. Ada player dalam jumlah yang banyak di Aliansi Utara sehingga Weed tak boleh melewatkan kesempatan sekarang.

“Phoenix, Bingryong. Mulailah sekarang. Jangan kalah dari junior kalian.”

Black Imoogi dan King Hydra yang Weed buat sudah berkeliaran dan menyerang. Patung-patung yang baru dibuat itu memang kuat, tetapi ada cukup banyak player berlevel 300 yang berbahaya. Dia tidak tau tentang Knight Kallamore dan para Geomchi, tetapi King Hydra dan Black Imoogi secara mengejutkan mudah membunuh para musuh.

“Kiyaaaaaa.”

Phoenix mulai terbang ke tengah dengan kecepatan penuh. Ditempat-tempat yang dia lewati, terjadi hujan api. Dengan kekuatan api milik Phoenix, saat hujan api melanda, para Knight dan prajurit mulai terbakar dengan cepat saat api itu menempelkan dirinya pada mereka. Damage api terbatas pada individual, tetapi sekarang api itu menjangkau area yang sangat luas. Tanah tertutupi kobaran api. Api yang bisa bisa dihilangkan dengan magic-magic yang berkaitan dengan air dari para Wizard atau Priest.

Tetapi api itu dihujankan pada jangkauan yang luas diseluruh area. Ini berarti damage dalam jumlah yang sangat besar terkumpul.

“Para Wyvern berhati-hatilah ketika bertarung. Jangan terlalu serakah!”

“Baik master.”

“Aku akan meminjamkan sayap ini padamu untuk kau gunakan berburu.”

Untuk membuat Geumini bertarung bersama para Wyvern, dia meminjamkan sayap itu. Dia tidak mau Geumini yang terbuat dari emas batangan yang berharga jatuh ketanah dan menghilang dengan sia-sia.

“Bingryong, pastikan untuk bertarung dengan baik. Bantu para Wyvern.”

“Serahkan para Wyvern padaku.”

Weed melompat dari Bingryong. Orang-orang yang melihat setiap pergerakan dia, berteriak. Mereka ingin membunuh sang God of War!

“Weed turun.”

“Ini dia!”

Ada Paladin, Warrior, Mage, Thief, Assassin, dan Swordman. Weed memeriksa jumlah dari profesi jarak dekat yang tertelan oleh kobaran api dan melarikan diri. Weed turun kearah Aliansi Utara dan menghantam tanah, menghempaskan seorang Dwarf.

“Orang ini!”

Si Dwarf berteriak!

Dengan berat badan Weed, ada damage dalam jumlah yang besar yang dihasilkan pada HP si Dwarf serta menimbulkan status confussion. Para player yang ada disekitar Weed sangat terkejut.

“Sculpting Blade!”

Weed menghabisi si Dwarf dengan mudah menggunakan pedang miliknya. Weed dengan cepat menjarah dia saat si Dwarf berubah menjadi cahaya abu-abu.

Penjarahan! Perasaan saat sesuatu secara tiba-tiba menjadi milikmu!

“Dapat!”

Dia tidak punya waktu untuk memeriksa jendela pesan miliknya. Itu adalah perasaan dari merampok sebuah tempat dan tak memiliki waktu untuk memeriksa perhiasannya asli atau tidak. Ada musuh dimana-mana.

“High Priest’s Blessing!”

Dia memberi blessing dirinya sendiri menggunakan Ring of High Priest dari Order of Freya. Dia telah mempersiapkan dirinya sebelumnya dengan skill Sword Grinding dan Armor Polishing. Ada batas waktu 20 menit untuk blessing itu.

“Heraim Sword Skill.”

Dia terus bergerak maju tanpa berhenti menggunakan sword skill! Dia mendapatkan skill pedang kuno di lantai empat dari Tower of Heroes. Peningkatan secara terusmenerus dalam Attack meningkatkan Strength dan Agility. Weed berlari seperti orang gila.

“Chest Plate tampak agak murah. Pedang murah. Maksimum level dari equipment itu adalah 210.”

Dia melewati mereka dengan cepat.

“Dia memakai helm yang bagus. Barang-barang yang lain tampaknya sama. Sekitar level 250. Ada banyak armor, sehingga dia pasti memiliki HP yang tinggi tetapi daya tahannya sedikit kurang. Ada kemungkinan yang tinggi item itu dijatuhkan.”

Weed menggunakan pedangnya untuk menyerang dia.

Puuk!

Pedang itu menembus lapisan armor tersebut.

Serangan beruntun kedua berhasil.

40% peningkatan pada Attack.

Skill Blacksmith yang dia pelajari sangat berguna. Armor tidak memiliki defense yang sama diseluruh bagian. Ada lapisan-lapisan dan bagian-bagian yang tipis yang tidak memiliki banyak daya tahan dan lebih mudah untuk ditembus. Sebagai sebuah hobi, Weed bisa segera menyebutkan rata-rata level dari player melalui equipment yang mereka pakai. Informasi item serta situs pelelangan milik Dark Gamer Union ada manfaatnya juga disini! Si player berubah menjadi cahaya abu-abu saat Weed menghantamkan serangan penghabisan untuk menghentikan dia dari pemulihan. Dia mulai menghadapi para player.

Archer! Dia kewalahan karena busur para player. Ada Blue Magic Bow diantara para Archer!

Serangan beruntun ketiga berhasil.

Tambahan peningkatan 40% pada Agility.

Itu memungkinkan bagi Weed untuk menggunakan Heraim Sword Skill sampai delapan serangan.

Dengan setiap serangan yang berhasil, Attack dan Agility meningkat pesat.

Royal Road adalah cerminan dari kehidupan nyata. Peningkatan statistik Strength akan sedikit meningkatkan Endurance. Meningkatkan statistik Agility akan menaikkan Accuracy dan waktu respon.

Berat badan dan kecepatan menghasilkan perbedaan ketika berlari 100 meter. Namun meningkatkan 100 poin statistik Attack bukan berarti meningkatkan 100 damage. Ada banyak variabelnya mengenai maksimum damage serangan. Tentu saja hal ini akan terlihat jika sebuah pedang tidak dipegang dengan benar.

Senjata bisa meleset dan damagenya tidak akan keluar sepenuhnya terhadap lawan. Dibutuhkan lebih dari sekedar Steength dan Agility. Tak ada gunanya jika tubuh hanya memiliki Agility yang tinggi.

Juga tak ada gunanya jika tubuh terlalu besar dan besar dan berat hingga sulit untuk bertarung. Bingryong memiliki output damage yang sangat besar tetapi membutuhkan banyak Strength hanya untuk menahan tubuhnya. Ini adalah suatu yang tidak menguntungkan. Disisi lain, para Dwarf tidak memiliki berat tubuh yang besar sehingga mereka tidak terlalu bagus dalam pertempuran. Mereka menutupi kelemahan mereka dalam kekuatan dengan menggunakan senjata-senjata seperti kapak dan palu.

Weed membunuh tiga orang lagi dengan empat serangan. Yang tersisa hanyalah seorang Knight!

Tetapi Knight itu menggunakan sebuah pedang yang bagus. Pedang itu adalah sebuah senjata yang menakjubkan dengan kekuatan penetrasi yang kuat. Itu adalah sebuah senjata yang sangat mahal untuk digunakan seorang Knight! Itu adalah senjata yang bagus untuk digunakan melawan musuh.

“Itu milikku!”

Weed menggunakan Heraim Sword Skill untuk menyerang. Dia menyerang si Knight seperti petir.

Pedang yang kuat melaju lurus. Namun, pada saat itu Weed telah salah. Sebilah pedang datang dari belakang saat si Knight mulai mengayunkan pedang kearah dia.

“Jadi tampaknya para Knight itu tidak terlalu lemah!”

Item-item berharga!

Dia mengulangi Heraim Sword Skill lagi, kali ini lebih kuat. Serangan terakhir dari delapan serangan adalah 3 sampai 4 kali lebih kuat daripada serangan yang pertama. Terkadang itu akan melampaui batas daya tahan dari armor dan pedang lalu hancur. Weed melompat kedepan dengan kekuatan penuh. Heraim Sword Skill bukan hanya meningkatkan Attack tetapi juga Agility. Berkat Agility miliknya yang tinggi, dia bisa memutar pedang miliknya dan mengubah serangannya ke arah lain.

“Bagus!”

Kemudian dia melihat Knight lain.

Di tengah-tengah serangannya, dia mengkonfirmasi titik lemah dan mengubah arah dari pedangnya dalam waktu yang sangat singkat dan menyerang Knight itu. Itu adalah sebuah tantangan yang besar bagi Weed untuk mengubah arah dari serangannya berdasarkan pada situasinya karena kecepatan serangannya yang tinggi dan kekuatannya yang besar. Namun, dia secara alami memahami berat dari pedang tersebut dan memutar tubuhnya ke udara. Heraim Sword Skill masih berlangsung efeknya. Dia berputar untuk membuat serangannya lebih kuat untuk menghabisi HP si Knight!

Kwaaaaaaaaaang!

Pedang itu mengayun secara akurat ke sisi Knight itu. Si Knight bahkan tak memiliki waktu untuk menjerit sebelum dia berubah menjadi cahaya abu-abu dan mati.

Syasyasyag.

Weed menggunakan tangan kirinya untuk mengambil item-itemnya.

Bahkan jika itu hanya satu copper dia akan menggunakan pergerakan tangannya yang cepat dan akurat.

“Ueueue…..”

“Itu benar-benar Weed!”

Para player yang ada didekat situ tidak berani bergerak. Si Knight yang baru saja mati adalah salah satu dari player terkuat. Yang lainnya tak punya waktu untuk bereaksi. Tak satupun dari profesi-profesi petarung jarak dekat yang setara dengan Weed! Para Knight yang menunggangi kuda dan para player mulai maju. Meskipun mereka memiliki indra yang bagus, tak ada rasa kesatuan dan mereka memiliki organisir yang menyedihkan. Weed memutuskan mencari target lain.

“Aku pernah melihat cincin itu sebelumnya. Cincin itu memiliki properti yang meningkatkan maksimum Mana.”

Dia memiliki bakat untuk mengidentifikasi karakteristik item! Itu adalah sebuah item yang bagus. Dia tak bisa melewatkan kesempatan untuk mendapatkan item mahal seperi itu dari musuh.

“Summon Death Knight Van Hawk!”

Death Knight dipanggil. Dia memanggil Van Hawk karena dia akan mulai melawan sejumlah besar musuh dan Knight.

“Aku akan menangani yang satu ini, master.”

“Heraim Sword Skill!”

Dia tidak ragu dan tidak menghentikan serangannya. Weed terus bergerak kearah musuh. Dia masuk ketengah-tengah Aliansi Utara dan ada musuh dimanapun.

“Weed adalah milikku!”

“Rasakan pedangku. Lightning Sword!”

Musuh tidak menyia-nyiakan waktu dan menggunakan skill mereka tanpa ragu-ragu.

Weed menyerang musuh yang berada di level antara 200 sampai 300. Dia membunuh orang-orang yang kelelahan atau terluka parah. Setelah menggunakan Heraim Sword Skill dia berhasil membunuh lima orang. Namun itu tidaklah cukup.

“Sculptural Destruction! Ubah ke Strength!”

Skill Sculptural Destruction telah digunakan.

Kesedihan karena menghancurkan sebuah Fine Piece! Kepedihan!

5 poin statistik Art telah menghilang secara permanen. Fame berkurang sebesar 100 poin.

Statistik Art telah diubah menjadi Strength.

Otot-otot tubuhnya mendidih penuh kekuatan! Itu akan menjadi kesia-siaan yang terlalu besar untuk menggunakan sebuah Masterpiece sehingga dia hanya menggunakan Fine Piece. Bahkan ini saja sudah merupakan kesia-siaan yang besar.

“Kembalikan padaku 15 kali dari pengeluaranku!”

Weed berteriak, berteriak pada musuh-musuhnya.

Peningkatan pada Strength serta Accuracy miliknya membuat dia semakin dan semakin mematikan. Para Thief dan Assassin sudah lupa untuk menggunakan skill serangan jarak jauh mereka dan mereka memiliki defense yang menyedihkan.

Sehingga para Thied dan Assassin, serta profesi-profesi lain sangat mudah untuk diserang. Weed melompat dan membunuh 25 musuh. Kemudian seorang Knight yang tampak kuat berlari mendekat bersama 10 orang, Weed tak bisa mengabaikan yang satu ini!

“Itu setidaknya berlevel 340.”

Mereka adalah inti dari kekuatan Aliansi Utara. Dia bisa menggunakan Heraim Sword Skill untuk membunuh para player dengan satu atau dua serangan dan sekarang seorang Knight kuat mendekati dia. Dia tanpa kenal lelah menggerakkan pedang miliknya kearah musuh-musuhnya.

Serangan beruntun keempat berhasil.

Tambahan peningkatan 40% pada Strength.

Kkwagwagwang!

Pedang itu mengeluarkan ledakan yang memekakan telinga saat dia menyerang Pauldron si Knight.

Knight itu terkejut karena kekuatan dari serangan tersebut. Bahkan dengan Vitality yang tinggi, si player dipaksa masuk kedalam status panik. Karena armor dan perisai itu berlevel yang tinggi, dia memiliki defense yang cukup tinggi sehingga dia tidak mati dalam satu serangan tunggal.

• Serangan beruntun kelima berhasil.

Musuh sekarang ini dalam keadaan pusing.

Mengurangi Fighting Spirit musuh.

Tambahan peningkatan 40% pada Agility.

• Serangan beruntun keenam berhasil.

Strength meningkat sebesar 50%

15% damage dihasilkan karena gelombang kejut

• Serangan beruntun ketujuh berhasil.

Tambahan peningkatan 30% pada Agility

Tambahan peningkatan 20% pada Strength

1.500 Mana telah dihabiskan.

Seorang Knight telah mati!

Setelah dia membunuh seorang Knight, dia membunuh tiga Knight lagi.

Knight yang terakhir totalnya menerima delapan serangan ketika tewas.

“Itu adalah skill yang kuat. Jangan diblokir! Hindarilah!”

Para Knight mulai menyebar. Namun, meskipun para Knight melarikan diri dengan cepat, mereka masih berada dalam jangkauan serangannya. Weed menyebabkan para player lemah melarikan diri! Pedang miliknya menghasilkan damage yang sangat tinggi tetapi dengan cepat habis karena konsumsi Mana miliknya. Namun, dia bisa menyimpan Mana dan dan meningkatkan keahlian skill miliknya lebih tinggi.

Berkat skill Sculptural Destruction miliknya, dia bisa menghantamkan damage yang tinggi pada HP musuh dan memotong defense mereka. Weed masih dikelilingi oleh para Knight dan profesi-profesi yang lain, jadi dia berada dalam situasi yang tidak menguntungkan.

“Bukankah ini sedikit ekstrim!”

Weed tidak kehilangan konsentrasinya saat dia melihat sekeliling pada musuh-musuhnya.

Sementara itu, dia mengumpulkan item-item yang dijatuhkan oleh orang-orang yang telah tewas!

“Ueueu….”

“Aku tak bisa percaya ini. Level miliknya terlalu tinggi.”

Para player kelelahan! Setelah serangan magic dan panah, lebih dari 100 player akan berkumpul. Weed harus melompat mendekat setelah panah dan mantra ditembakkan dan menggunakan Heraim Sword Skill pada para Knight. Para Wizard yang masih bertahan berkumpul untuk menggunakan Mana mereka untuk mengeluarkan mantra untuk menyerang Weed. Dia tak bisa menghindari serangan magic yang menyerang seluruh area tanpa pandang bulu. Dia telah meminjamkan Wings of Light pada Geumini sehingga dia tak bisa melarikan diri ke langit. Dia juga telah mengirim Geumini untuk bertarung di sebuah tempat yang tidak akan menarik perhatian, tetapi sekarang Weed sangat rentan untuk terserang.

“Kuharap profesiku memiliki beberapa skill tempur lagi untuk digunakan…. Moonlight Sculpting!”

Mata Weed berair. Dia mempelajari skill ini setelah mencapai skill memahat tahap Advanced. Light Sculpting! Itu memerlukan konsumsi Mana tetapi skill itu menyelimuti seluruh tubuh dalam cahaya dan bisa bertindak sebagai pertahanan.

Cheuchyuchyuchyu!

Ke segala arah, Weed menembakkan cahaya berwarna-warni.

Masing-masing dari cahaya itu adalah sebuah warna yang sangat indah. Banyak serangan-serangan magic dan panah dipantulkan dan berubah arah. Namun, level skill miliknya masih rendah sehingga itu hanya bisa melakukan sejauh ini saja.

“Apa aku akan mati seperti ini?”

Weed merasa ketakutan. Itu belum pasti bahwa dia akan selamat jika dia terhantam magic sekuat ini. Dia masih memiliki pilihan dibangkitkan dengan skill Power to Reject Death. Pada saat itu dia bisa menampilkan kekuatan sejati dari Undead ditempat seperti ini. Namun, jika dia mati maka dia akan menjatuhkan equipment dan level skill juga menurun. Moonlight Sculpting tidaklah tinggi, tetapi skill memahat dan skill produksi miliknya benar-benar sulit untuk ditingkatkan!

Weed telah mempelajari skill dalam jumlah yang banyak dan menurunnya masing-masing dari skill-skill itu akan sangat jelas. Dia secara naluri bersiap untuk kematian yang tak bisa dihindari lagi. Dia membungkus tubuhnya dengan Moonlight Sculpting sebanyak mungkin. Setelah dia dibangkitkan sebagai seorang Undead, dia tidak akan membutuhkan Mana.

“Closed Eyes Tight!”

Weed meningkatkan defense dengan menggunakan skill Closed Eyes Tight.

“Aku akan melindungimu, Master.”

Death Knight Van Hawk memblokir didepan dengan sebuah perisai. Magic menyelimuti area tersebut.

Translator / Creator: alknight