June 21, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 18 – Chapter 6: Weed’s Song

 
Perlindungan Freya pada Morata telah berakhir.

Guild Styrene, Guild Puren, dan guild sekutu yang lain mengumpulkan pasukan mereka dataran. Para player dalam pasukan lain menunggu keberangkatan di desa-desa lain.

Aliansi Utara.

Total 128.000 unit telah berkumpul. Dari unit-unit ini, lebih dari 90.000 adalah NPC. Mereka telah dilatih diutara menggunakan pedang, busur, perisai, dan senjata-senjata lain untuk perang. Mereka telah mempersiapkan 40 unit bersenjata untuk menyerang tembok.

“Ayo berangkat ke Morata. Kita harus merebutnya.”

“Penjarahan diijinkan. Siapa yang cepat, dia yang dapat.”

“Kita harus mendapatkan tanah subur dari Morata. Angkat senjata kalian!”

Para Guild Master berusaha meningkatkan moral pasukan mereka. Dalam perang berskala sebesar itu, moral dari prajurit NPC adalah faktor yang tak bisa diabaikan. Aliansi Utara hanya berjarak 8 jam dari Morata.

KMC Media, CTS Media, dan CHN adalah stasiun-stasiun yang akan menyiarkan perang tersebut secara langsung. Forum-forum dipenuhi dengan postingan-postingan yang berkaitan dengan hal itu.

— Semuanya, sudah saatnya untuk penyiaran perang Weed!

— Aku telah menantikan ini.

— Tunggu saja sampai dimulainya perang itu.

God of War Weed.

Karena reputasinya yang besar, semua orang berkumpul didepan TV mereka berusaha menekan ketegangan dan semangat mereka. Mereka akan melihat pertarungan Weed.

— Aliansi Utara benar-benar memiliki kekuatan yang mengagumkan, kan? Itu adalah hal yang biasa untuk perang berskala sebesar itu terjadi di pusat benua.

— Bagaimana caranya Weed menghadapi kekuatan sebesar itu?

— Sejujurnya aku menduga Morata akan kalah. Tanpa Order of Freya, tak peduli seberapa banyak prajurit yang dimiliki Morata, mereka berlevel rendah.

— Aku adalah seorang mercenary di Continent of Magic dan peperangan skala besar di Royal Road berada pada tingkat yang berbeda. Itu akan menjadi kemenangan pasti untuk Aliansi Utara.

— Bukankah Weed punya banyak pengalaman perang? Aku ingat melihat dia mengkomando Orc dan Dark Elf dalam video.

— Memiliki pengalaman perang tidak menjamin kemenangan. Aku setuju bahwa pasukan itu yang akan menang. Kau tau tentang Continent of Magic, kan? Weed tak pernah bergabung dengan guild manapun.

Perang diinternet sudah terjadi. Dengan reputasi Weed, sulit untuk membayangkan bahwa dia akan kalah. Perang melawan Immortal Legion merupakan kejutan yang besar. Weed seorang diri melakukan peperangan menggunakan Orc dan Dark Elf pada skala yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Namun, para penyiar percaya kemenangan akan menjadi milik Aliansi Utara.

“Menurut informasi, Morata hanya membentuk pasukan baru-baru ini dalam jumlah yang kecil dan kualitas yang menyedihkan.”

“Ini adalah pertama kalinya semua orang akan mengalahkan Weed di perang skala sebesar ini.”

Dalam kehidupan nyata, ada sejumlah player berlevel tinggi yang mengatakan pendapat mereka sendiri yang tak menguntungkan. Namun, kenyataannya, beban terbesarnya ditempatkan pada para player dari Aliansi Utara.

God of War Weed!

Weed telah membangun reputasi di Benua Versailles sebagai petarung handal. Bahkan meski itu hanya satu orang, dia telah menyelesaikan quest-quest mustahil dan dia memiliki Bingryong, para Wyvern, dan Phoenix. Wajar saja jika Guild Styrene sangat tegang.

“Kita harus waspada terhadap Weed. Kita harus menangkap Weed. Jika kita melakukannya, maka kita sudah pasti akan menang. Kita memiliki kekuatan yang berkali-kali lipat lebih besar daripada Morata. Kalian tidak perlu khawatir tentang orang lain. Kalian akan bisa menjatuhkan mereka sekali serang.”

“Wooooaaahhhh!”

“Apa menurutmu Weed ketakutan? Itu hanyalah seekor monster besar! Memburu monster besar adalah hal yang biasa dilakukan guild-guild besar dan berpengalaman seperti kita. Anggap saja seolah sedang berburu. Hanya mengalahkan monster besar dan mengambil item dropnya.”

Aliansi Utara bergerak maju!

Segera mereka sampai dalam jarak pandang Tower of Light dan Patung Freya. Jaraknya hanyalah 30 menit berjalan kaki.

11.867 pasukan bersenjata dari Morata telah menunggu. Para Knight dari Kerajaan Kallamore tak terlihat dimanapun.

“Itu dia. Siapkan senjata kalian.”

“Ooooh!”

Aliansi Utara menyiapkan senjata untuk menyerang dinding dengan begitu mereka akan pergi ke lokasi lain. Mereka melakukan hal ini karena mereka berpikir Weed memiliki pengalaman perang. Senjata-senjata perang perlahan mendekat. Lawan berpikir bahwa Weed tidak ada sekitar tempat tersebut. Itu sebabnya gerbangnya sedikit terbuka.

“Serang gerbangnya. Setelah kita menghancurkan gerbang itu maka itu adalah kemenangan kita!”

Pasukan Aliansi Utara menyerbu. Kemudian gerbangnya terbuka lebar. Dengan suara terompet, para Knight yang meluncur diatas kuda bisa dilihat.

Shipppuuuwoooyu!

Keluar dari gerbang itu adalah para Knight dari Kerajaan Kallamore!

Yang memimpin penyerangan adalah Knight Koldeurim.

“La-Lambang itu.”

“Bendera dengan sebuah perisai itu… itu adalah pola bendera dari Kerajaan Kallamore!”

Para Knight dari Kerajaan Kallamore telah muncul beberapa kali dalam siaran perang dari Kerajaan Haven. Masing-masing Knight setidaknya berlevel 350 dan yang memiliki nama semuanya diatas level 450! Menurut rekaman, masing-masing Knight bisa mengalahkan monster besar berlevel tinggi seorang diri. Kelompok yang dipimpin oleh pemimpin mereka memulai serangan mereka terhadap unit-unit penyerbu. Unit-unit penyerbu dipimpin oleh para player. Mereka kebingungan karena mereka terbagi dalam berbagai guild yang berbeda. Orang-orang dari guild-guild yang lebih lemah yang melihat para Knight itu ketakutan dan melarikan diri dari pertempuran.

“Lari!”

“Aku tidak tau bahwa akan ada Knight dari Kerajaan Kallamore disini!”

Dalam keterkejutan mereka, Aliansi Utara mulai menembakkan panah dan mengeluarkan magic.

“O kobaran api yang panas, bakarlah musuhmu. Flame Blast!”

“Triple Shoot!”

“Chain Lightning!”

Sejumlah serangan acak diluncurkan untuk melawan serangan kejutan tersebut.

“Menyebar!”

Para Knight Kallamore berpencar menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari 50 Knight. Dengan kecepatan mereka yang tinggi, mereka menjauh dari serangan-serangan magic agar tidak terkena damage.

Kwakwang kue kwa!

Petir menyambar, tanah berguncang, api berkobar.

Para Wizard awalnya berencana menggunakan magic mereka secara hemat untuk menghancurkan tembok, kini menggunakan semua magic mereka! Dibawah, kekuatan dari serangan-serangan yang menghancurkan tanah bisa terlihat. Karena mereka telah melapisi magic mereka di area yang sama, para Knight Kallamore harus menghindarinya. 150 Knight elit dari Kerajaan Kallamore yang telah meneror Kerajaan Haven melanjutkan serangan mereka. Para Knight perkasa mengenakan full plate armor yang mampu menyerap serangan-serangan magic tanpa hancur. Weed telah melakukan lebih dari sekedar memastikan para Knight tidak akan gugur secara tak berdaya. Setiap kali perubahan musim dia bisa memberlakukan Blessing dari Dewi Freya! Berkat hal itulah, para Knight Kallamore semuanya mendapatkan Blessing. 150 Knight menyerbu dengan kuda-kuda mereka dan seketika menjatuhkan 130 orang.

“Serang!”

Koldeurim mengeluarkan komando.

Mereka telah mempersiapkan serangan-serangan magic lagi untuk bertarung, tetapi mereka tidak tau bahwa mimpi buruk dari medan perang, para Knight Kallamore akan muncul.

“Gahhhhhh! Tolong!”

“Cepat menghindar.”

Para Knight Kallamore begitu cepat sehingga mereka tak bisa melawan. Para Knight beramor muncul dalam pertempuran dengan keagungan tertinggi. Mereka sungguh malang. Para Wizard mempersiapkan mantra mereka lagi.

“Water Storm!”

“Triple Gravity!”

“Incinerate!”

Mereka menggunakan mantra mereka didekat pasukan sekutu. Para Wizard dari guild-guild itu tidak memperhitungkan lokasi dari para Knight Kallamore dan tidak ragu untuk menggunakan magic mereka. Para Wizard sangat berguna dalam perang karena mereka bisa menggunakan magic untuk memporak-porandakan kelompok-kelompok besar dari musuh yang berkumpul. Karena mereka mendapatkan exp dan Fame, mereka tidak ragu-ragu untuk menggunakan magic. Para pemimpin dari Aliansi Utara secara brutal terhantam oleh magic berskala luas.

“Dasar para Mage gila!”

“Hentikan itu!”

Tetapi para Wizard tidak menghentikan magic mereka.

• Level up

• Level up

• Magic telah menimbulkan cidera yang parah pada sekutu

• Sekutu telah terbunuh

• Infamy meningkat sebesar 350 poin

• Level up

Mereka naik level dengn cepatnya!

Para player yang merupakan bagian dari Aliansi Utara rata-rata diantara level 250 sampai 300. Mereka masih harus waspada pada para Knight Kallamore.

“Eternal Guardian!”

Tak satupun dari para Knight Kallamore yang tewas. Senjata dan armor mereka memiliki blessing magic yang tersimpan didalamnya akan terpicu. Masing-masing kelompok yang terdiri dari 50 Knight akan menyerbu dan kemudian berpencar. Menggunakan mobilitas mereka yang tinggi, puluhan Knight akan menyerbu dan membunuh seseorang dalam sekejap. Dalam kenyataannya, banyak player yang tidak siap untuk bertarung hingga mati. Bukannya berusaha melawan para Knight itu, banyak yang mencoba melarikan diri. Banyak guild yang merupakan bagian dari aliansi itu, sehingga sulit untuk menghentikan para Mage untuk mengeluarkan serangan magic.

“Jangan lari!”

“Aku tak tau kalau para Knight Kallamore akan muncul secara tiba-tiba!”

Medan perang dari Aliansi Utara bercampur aduk antara jeritan dan kematian. Tak ada sistem komando yang ditetapkan dan para Wizard secara liar menyerang sembari melarikan diri. Para Knight Kallamore menerobos diantara debu dan kobaran api layaknya mereka adalah Dewa Kematian dari Medan Perang. Namun situasinya akan berubah untuk Aliansi Utara jika cukup banyak waktu yang berlalu. Para Knight akan kelelahan pada akhirnya dan kemudian musuh akan melakukan serangan balik. Mereka tak bisa membayangkan bahwa pasukan yang cukup besar akan muncul dari kastil Morata.

“Bergerak! Maju! Terus bergerak!”

“Ayo maju! Kita bisa melindungi Morata dengan tangan kita sendiri!”

Mereka mengenakan pakaian kulit dan memegang pedang besi tua. Para pemula mulai memasuki perang. Guild-guild bergengsi adalah sampah paling menjijikkan dengan penindasan dan kekejaman mereka. Para pemula maju untuk menghentikan mereka dan mereka tak akan pernah menyerahkan Morata pada mereka.

Benua Versailles adalah tempat yang keras dan sulit untuk bepergian!

Memburu rusa layaknya berburu monster boss bagi para pemula. Ada juga perasaan yang mendebarkan hati ketika berkeliaran di medan dan menemukan dungeon.

Orang-orang mengatakan bahwa pusat benua adalah tempat yang bagus untuk berburu tetapi mereka tak pernah mendapatkan kesempatan untuk berburu.

Di banyak area, para pemula harus menundukkan kepala mereka kepada guild-guild bergengsi agar tidak menyinggung mereka. Mereka harus membayar uang jika mereka ingin berburu. Mereka tak bisa mengatakan apapun meskipun biaya berburu naik. Sebuah belati akan memiliki 50% pajaknya, dan bahkan ada yang lebih parah sebesar 70% pajaknya.

Mereka ingin mendapatkan kebebasan mereka. Alasan mereka untuk bepergian di benua berbeda-beda. Tetapi sekarang adalah saatnya bagi mereka untuk bertarung. Mereka hanya memiliki armor kulit, sebuah pedang, dan beberapa roti gandum yang mereka makan secara hemat saat mereka melakukan perjalanan ke utara.

Kemudian sebuah cerita disebarkan melalui komunitas pemula beberapa minggu yang lalu. Banyak pemula berbagi pengalaman dan informasi karena mereka semua telah mengalami rasa sakit yang menyesakkan yang sama untuk mendapatkan uang dari kulit kelinci. Para pemula ini mulai membaca suatu posting. Inilah rumor-rumor itu.

— Grass Porridge Cult merekrut pemula dalam jumlah yang tak terbatas secara gratis!

— Itu adalah organisasi yang secara rahasia disponsori oleh Weed.

— Lord yang tidak mengeksploitasi Tower of Light, Patung Freya, ataupun para pemula manapun dari profesi dan hak-hak mereka.

Dalam waktu empat minggu, mereka mengumpulkan pemula dalam jumlah yang besar dari seluruh Benua Versailles di Morata. Puluhan ribu orang akan memukuli orang-orangan sawah sejak saat itu.

“Kita bisa bertarung.”

“Bangkit dan pertahankan kebebasan kita!”

Kota Morata dihadapkan suasana pertempuran yang menyesakkan saat mereka menyerbu. Orang-orang di Morata memiliki kesetiaan yang mutlak dan saling mendukung satu sama lain. Para pemula akan mendapatkan perbaikan pakaian kulit mereka secara gratis serta paket makanan gratis. Mereka telah menjadi lebih kuat karena terusmenerus memukuli orang-orangan sawah. Para master pedang Geomchi mulai menceramahi para pemula. Tak masalah jika mereka menghabiskan berminggu-minggu pelatihan. Mereka telah menantikan moment ini untuk bertarung.

“Ayo maju!”

“Waktunya bertarung.”

Pasukan yang terdiri dari pemula berlarian keluar melalui gerbang Morata!

10.000, 20.000, 30.000….

Puluhan gelombang pasukan muncul. Mereka terus keluar dari gerbang tanpa ada tanda-tanda menurun. Morata adalah tempatnya para pemula berkumpul di Benua Versailles. Ada orang-orang yang datang dari pusat benua sampai mereka yang memulai di Morata. Mereka semua berkumpul. Seluruh area dipenuhi dengan pemula! Disaat Aliansi Utara sedang diserang oleh para Knight Kallamore, pasukan pemula tiba-tiba menyerang. Mapan bergegas memberi komando.

“Jangan biarkan barisan depan hancur! Dukung sebanyak mungkin. Maju! Jangan ragu-ragu untuk mati karena 1,2 juta anggota Grass Porridge Cult yang lain akan membalaskan dendam kalian.”

Grass Porridge Cult mulai bergerak dalam kelompok yang terdiri dari 32 anggota untuk bertarung.

Kekuatan dari para pemula sangat rendah. Mereka nyaris tak mengenakan armor apapun tak seperti para anggota dari Aliansi Utara. Para prajurit ini adalah lawan yang tangguh. Level mereka berkisar dari 30 sampai 50 tetapi mereka sama sekali tak peduli terhadap hidup mereka. Mereka masih sepenuhnya pemula dalam bidang bertarung.

“Serang dada mereka!”

“Serang kaki mereka!”

“Hantamkan kapak pada kepala mereka!”

Setiap kali ada serangan yang berhasil seorang pemula menjerit dalam kematian! Sudah jelas bagi mereka bahwa mereka akan mati. Namun, para player mulai panik. Jumlah player pemula tidak berhenti keluar. Ada perbedaan level sejauh 100 level sehingga tidak sulit untuk membunuh mereka. Namun, setelah kau membunuh satu orang, maka dua orang akan muncul dan kemudian setelah itu 3 orang akan muncul. Dalam kerumunan sebesar itu, player dari Aliansi Utara tak bisa bersantai sedikitpun.

Knight Kallamore memiliki kekuatan sekitar setengah dari Aliansi Utara dengan pengecualian prajurit biasa. Dalam pertempuran yang menggila tersebut, para pemula yang terorganisir menekan mundur mereka dengan kegilaan mereka.

“Grass Porridge! Grass Porridge! Grass Porridge!”

“Bunuh para penyerang.”

“Hidup kita tak berarti apa-apa. Kita tak bisa melakukan apa-apa selain keuntungan dari membunuh mereka dan mengambil item-item yang mereka jatuhkan!”

Para pemula memulai serangan liar mereka dengan membabibuta!

Ada unit dalam jumlah yang besar diseluruh dinding. Itu adalah hal yang menakutkan untuk dilihat. Juga ada peti-peti dalam jumlah yang besar penuh dengan anak panah!

“Tembakkan panah!”

Meskipun mereka adalah para Archer, Mage, dan Cleric pemula, panah-panah itu tetaplah ancaman yang besar. Para player dengan defense yang rendah tidak akan bisa melindungi diri mereka sendiri dalam kebingungan itu.

“Fireball!”

“Ice Bolt!”

“Fireball!”

Serangan-serangan magic dari para Mage pemula!

Para Mage dari seluruh dinding Morata mulai menghujankan magic dengan kejam pada unit musuh.

Kekuatan magic Mage pemula tak bisa diabaikan. Para Elementalist mulai unjuk gigi juga.

“Pelayan batu yang setia datanglah dan kalahkan musuhku.”

“Guncangkan daratan dan porak-porandakan tanah!”

Mereka menghujankan bebatuan yang menurunkan daya tahan, defense, dan attack dari pedang dan armor.

Para Archer juga mendapati busur-busur mereka retak dan patah. Sering kali, tanah akan retak dan menelan para player dari Aliansi Utara. Tentu saja mereka akan naik kembali tetapi konsumsi staminanya sangat besar. Terlebih lagi, para spirit mendengarkan setiap perintah yang mereka berikan dengan patuhnya.

Tiba-tiba tanah berubah menjadi rawa dan lengan-lengan bermunculan menarik pergelangan kaki kedalam tanah. Para player dari Aliansi Utara mulai mengutuk.

“Para pemula ini semakin kurang ajar.”

“Mereka adalah sampah. Bantai mereka!”

“Hanya karena kalian semua berkumpul, apa yang membuat kalian berpikir kalian bisa melakukan segalanya?”

Perbedaan dalam level tak banyak membantu sehingga para pemula akan berjatuhan layaknya dedaunan. Itu sulit untuk membunuh satu atau dua orang dari Aliansi Utara. Namun, itu berubah menjadi medan perang dibagian lain dari Aliansi Utara. Tidak semua dari Morata adalah player berlevel rendah. Guild-guild bergengsi dari pusat benua kurang memperhatikan! Para player berlevel tinggi bertarung bersama-sama di utara. Mereka telah menggerakkan pemula dalam jumlah yang besar untuk menyembunyikan diri mereka. Kemudian mereka memulai serangan mereka bersama dengan para pemula. Para player bertarung bersama-sama di Morata dan menjatuhkan musuh. Bahkan para Geomchi ada diantara para pemula.

“Kenapa ada begitu banyak celah?”

Geomchi150 akan muncul setiap kali para pemula akan meluncurkan serangan. Dia bisa melihat dengan tepat celah dimana dia harus menikamkan pedang.

Kamu telah menghantamkan serangan fatal!

Para player dari Aliansi Utara dengan marah mengayunkan pedang mereka pada Geomchi150 tetapi mereka tak pernah bisa mengenai dia.

“Mereka perlu memperlajari bagaimana caranya mengayunkan pedang dari awal.”

Kamu telah menghantamkan serangan fatal!

Party Pale juga bergerak.

“Hey ada apa?”

Hwaryeong mendekat dan tersenyum saat mata para player melebar. Dia mengenakan gaun ungu yang mempesona yang mengungkapkan kakinya yang menawan.

“Enchanting Dance!”

Hwaryeong mulai menggunakan gerakan tariannya yang mempesona untuk membuat para player berdiri diam ditempat mereka berada.

“Tak mungkin.”

“Jangan lakukan ini!”

Itu memang tidak adil. Sembari mereka dilumpuhkan, mereka hanya bisa berteriak marah-marah. Mereka bahkan tidak bisa terus melihat tariannya. Hwaryeong meninggalkan aroma wangi yang samar saat mereka dipaksa untuk berdiri diam disana. Pale dan Maylon menembakkan panah pada musuh-musuh ini.

“Poison Arrow.”

Itu adalah skill sniper. Mereka bergerak kesana kemari sambil menembakkan panah dengan akurasi yang ekstrim. Maylon secara sengaja mengambil hari libur untuk berpartisipasi dalam pertempuran.

— Ini adalah Shin Hye Min dari KMC Media di Morata!

Ada peralatan dalam kapsulnya yang menghubungkan segala sesuatu yang dia lihat untuk diteruskan ke stasiun.

“Panggil aku Maylon disini.”

— Ya Maylon. Bisakah aku mentransfer ini ke siaran?

Maylon berkata sambil menarik tali busur miliknya.

“Tentu saja!”

Dengan ijinnya, gambar dari kapsul miliknya diteruskan ke stasiun. Orang-orang bisa melihat siaran KMC dari seorang Ranger perempuan menarik tali busurnya. Ujung anak panah meninggalkan busur layaknya seekor ular. Kau bisa melihat berat dari panah ketika panah itu menghantam kening dari seorang player. Si player kehilangan banyak HP dan berubah menjadi cahaya abu-abu seketika.

“29! Apa kau melihat itu?”

— Apa kau sekarang menyesali bahwa kau terlibat dalam pertempuran?

“Tidak. Aku harus terus bertarung dipihak Morata.”

Selain dari mereka berdua yang menembakkan panah, disana ada badai api. Romuna berhasil mengeluarkan mantra jarak jauh yang kuat. Setelah beberapa saat awan-awan hitam terbentuk diatas kepalanya. Romuna dengan cepat bergerak untuk menghindarinya.

Crackle crackle kwagwa bashaaaa!

Sambaran petir turun dari langit secara bersamaan. Seorang Wizard melepaskan tudungnya untuk melihat apakah serangan tersebut berhasil. Maylon terus menembakkan panahnya. Panah miliknya ditembakkan ke tubuh bagian atas dari si Wizard.

“30! Kali ini tembakanku tidak meleset dari Wizard itu.”

Nafas dari semua orang yang menonton tertahan karena kejadian-kejadian yang tiba-tiba.

Banyak stasiun menyiarkan secara langsung di Morata. Ini adalah keuntungan yang mereka butuhkan untuk mendapatkan rating yang lebih tinggi daripada stasiun-stasiun lain.

Dari Aliansi Utara ada banyak player Warrior dan Paladin dengan defense yang tinggi, tetapi mereka tidak berburu seperti para Geomchi. Monster-monster bos yang tak bisa dibunuh oleh para Knight, dengan mudah diburu oleh para Geomchi! Para player dari Aliansi Utara berhenti panik dan memahami situasinya. Namun, mereka hanya bisa menyadari jumlah dari kerugian yang ada disana. Obrolan guild penuh sesak bahwa tak seorangpun bisa mendapatkan informasi yang layak. Para Knight Kallamore masih lebih kuat daripada monster bos kelas tinggi ketika mereka berada didalam medan pembantaian.

Para pemula berlevel 50, meskipun lemah, itu tetaplah sesuatu yang harus dikhawatirkan. Para player maju bersama-sama dengan para pemula dan memburu musuh sebagai Assassin. Karena mereka berlevel rendah, para pemula menekan tanpa kenal takut.

“Tentara Morata!”

Para prajurit Morata masuk kedalam perang. Mereka utamanya terfokus pada menembakkan panah dari kejauhan untuk mengganggu Aliansi Utara. Kemudian ada sebuah teriakan!

Dung dung dung dung puaaaaa!

Musik terdengar dari seluruh Morata. Bard mulai bermain secara bersamaan. Para Bard bisa membantu dengan mendukung sekutu dengan cara mengisi ulang stamina mereka. Para Bard melakukan pertunjukan tentang keperkasaan Lord of Morata.

“Biarkan kekuatan jiwa kita bermain!”

Para Bard mulai meniup terompet. Segera suasana hati mulai terangkat dengan cepat. Itu terasa seolah-olah sesuatu akan muncul!

“Keurwalalalalalalala!”

Kemudian mereka mendengar raungan yang keras. Para prajurit dan jendral dari Aliansi Utara mulai merasa lutut mereka lemas saat mereka jatuh ke tanah. Dragon’s Roar menyebabkan mahluk-mahluk lemah mati. Auranya mulai memenuhi tubuh dari semua orang dari Aliansi Utara.

“Apa?”

“Apa yang terjadi?”

Melihat ke langit, Bingryong bisa dilihat terbang berputar-putar diatas kastil. Dia sangat besar sehingga tidak memiliki Agility atau Stamina yang bagus, dan dia lebih lemah daripada naga biasanya tetapi intimidasi yang dia pancarkan sangat nyata.

“Itu Bingryong!”

“God of War Weed muncul bersama Bingryong!”

Weed duduk diatas kepala Bingryong. Para Wyvern terbang disekitarnya sebagai pengawal bersama Phoenix.

“Weed!”

“God of War Weed telah datang!”

Para player yang berpartisipasi dalam pertempuran mulai gemetar dengan rasa takut terlihat jelas dimata mereka. Karena Charisma milik Weed, para player dari Aliansi Utara tiba-tiba terpengaruh.

“Tak mungkin kita bisa menang melawan seorang petualang terkenal seperti dia.”

“Weed bisa mengalahkan seekor naga. Kita tak akan pernah menang.”

Weed memiliki Fame dan Fighting Spirit yang sangat besar yang menyebabkan parajurit musuh kehilangan moral. Moral diakui sebagai kekuatan yang penting di medan perang. Weed tersenyum puas.

“Ini adalah tempat berburu yang menakjubkan.”

Puluhan ribu orang dalam medan perang!

Jika dia memenangkan perang maka dia, sang Lord, akan mendapatkan banyak Fame dan gelar, tetapi bukan itu dasar dari ketertarikan Weed. Kenapa dia harus mempertaruhkan dirinya sendiri jika dia bisa mendapatkan lebih banyak Fame dari quest. Dia telah berjuang menyelesaikan sebuah quest kelas S untuk profesinya. Weed menginginkan equipment yang dikenakan oleh Aliansi Utara. Di situs pelelangan, dia bisa mendapatkan 75.000, 90.000, 1,060,000, 2.9 juta dan lebih tinggi lagi sampai 10 juta won untuk item-item itu. Ada banyak player yang berperlengkapan pedang dan armor.

“Baiklah. Baiklah. Ini bagus sekali.”

Dia tidak tau berapa banyak Knight Kallamore dan para pemula yang tersisa karena pertempuran sudah berlangsung selama 2 jam. Sekarang Aliansi Utara sudah kelelahan dan kehilangan banyak Vitality, saatnya bagi dia untuk menyerang. Dia masih harus berhati-hati terhadap para Mage yang sedang bermeditasi untuk meregenerasi MP.

“Kelkeulkeulkeul.”

Weed tersenyum dan mengeluarkan tawa jahat.

Sejak awal dari perang, dia menunggu saat-saat ini. Itu tindakan pengecut tetapi dia tetap bertarung bagaimanapun juga.

“Aku bisa melihat item-item yang akan aku dapatkan dari membunuh mereka.”

Tak berlebihan bahwa para Dark Gamer mendapatkan bonus pembayaran spesial setidaknya sekali setahun. Ada jackpot di seluruh area. Dalam peperangan yang seperti ini dia akan bisa mendapatkan banyak equipment. Weed berdeham menandakan dia sudah siap sekarang. Para Bard terus memainkan musik mereka. Hal itu menandakan kegembiraan dari mulainya nyanyian peperangan!

Weed mulai berteriak keras-keras diatas kepala Bingryong.

Musik dari medan perang mengalir

Ikuti aku

Aku bernyanyi diambang kematian

Weed tidak berlatih lirik sebelumnya. Weed mengalihkan matanya ke bawah.

Ada empat helm Warrior

Waktunya bagimu untuk mati

Apakah itu seorang Knight yang kulihat disebelah sana

Apa kau lelah?

Aku akan memberimu 25 detik untuk istirahat

Aku akan mengambil armormu

Mereka adalah hal yang sangat bagus yang kau miliki

Aku ingin memiliki mereka!

Kau memiliki item-item yang bagus

Aku, Weed, akan melawanmu

Sambil melihat ke bawah, dia memutuskan untuk berusaha sebisanya untuk menjarah item-item yang terlihat. Ada beberapa player berlevel di pertengahan 300’an yang bisa dia habisi. Semalam dia menghabiskan banyak waktu untuk memberi kehidupan pada dua patung. King Hydra dan Black Imoogi.

Efek-efek patung tersebut tidak terlalu penting untuk Morata, tetapi dia menghidupkan mereka karena itu sangat mendesak. Sebagai hasilnya, statistik Art milik Weed menurun dan dia menghidupkan monster super berlevel 429 dan level 441. Bahkan dengan Charisma dan Leadership milik Weed, sangat sulit untuk mengendalikan mahluk-mahluk baru ini.

Translator / Creator: alknight