July 4, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 18 – Chapter 11: Captain Deorol

 

Itu tidaklah sulit untuk berubah dari seorang tamu menjadi kapten baru dari kapal hantu itu. Yang perlu dia lakukan adalah mengalahkan kapten yang sebelumnya dalam pertarungan pedang.

Kamu telah menjadi kapten dari kapal hantu.

Sebagai kapten dari kapal hantu, kamu sekarang bisa memutuskan bagaimana caranya menavigasi kapal.

Leadership naik sebesar 7 poin.

Charisma naik sebesar 14 poin.

“Dimana kapten yang asli?”

Tulang rahang Weed bergerak saat dia bertanya, jadi mantan kapten dari kru menjawab dia.

“80 tahun yang lalu aku membuang dia di sebuah pulau tak berpenghuni. Dia mungkin mati karena kelaparan sekarang. Kilkilkilkil!”

Segera setelah dia menjadi kapten, sesuatu terjadi. Segudang quest-quest kapal hantu!

Mencari Harta Karun

Menyerang kapal lain

Melintasi laut terbesar dalam waktu tercepat

Memburu Lumba-Lumba

Sayangnya Weed tak bisa menerima lebih dari 3 quest bahkan jika dia ingin. Itu karena quest-quest itu mengharuskan kapal hantu itu terlibat dalam pertempuran.

“Ghost Ship window.”

Ghost Ship Maria

Kapal ini dibuat di sebuah dermaga oleh seorang keluarga dari pengrajin pembuat kapal. Ini adalah sebuah kapal layar berukuran sedang, dibuat dengan niat dijadikan sebuah kapal Merchant. Namun kapal ini mengalami beberapa kecelakaan yang naas setiap tahun. Selama tujuh tahun, masing-masing pemilik kapal ini mengalami suatu macam bencana dan telah menjadi simbol dari nasib sial sejak saat itu. Ditahun kesembilan, kapal ini jatuh ketangan seorang kru bajak laut. Musim panas itu, kapal ini terjebak dalam badai dan tenggelam. Para kru mati di laut.

Kecepatan: 35

Total ada 35 anggota kru. Mereka semua adalah undead.

Ada 42 meriam. 39 meriam telah rusak.

Kapasitas muatan: 39/298

Daya Tahan Lambung Kapal: 350/1.390

Layar: 0/6

Angin: 46

Gelombang: 27

Ketahanan buruk dari layar tak memungkinkan kapal untuk berlayar dengan benar.

Menjadi lebih lambat ketika terjerat rumput laut.

Ada lubang besar di lambung kapal dan kayu dari kapal hantu ini sangat buruk.

Situasinya bisa memburuk lebih jauh lagi.

Akan menemui kemalangan di laut.

Weed telah menempatkan kapal hantu itu sepenuhnya dibawah kendalinya. Kapal hantu itu tak akan pernah menyerah pada manusia, tetapi itu tidaah sulit untuk menjadi kapten jika kau adalah undead. Itu tak masuk akal bagi seseorang selain Weed untuk melakukan hal ini kecuali mereka memiliki skill Sculptural Shapeshifting atau Power to Reject Death.

“Apa kalian mau merampok?”

“Uoooooo.”

“Ikutlah bersamaku jika kalian ingin merampok orang!”

“Hidup Kapten Deorol!”

“Aku akan memanggilmu Deorol.”

“Deorol, Deorol, Deorol!”

Para Kru Hantu tenggelam dalam Charisma milik Weed. Namun dia tak memiliki skill pelayaran yang diperlukan untuk menavigasi.

Para Geomchi dan party Pale melihat dia kembali dari lautan. Ada Skeleton bermata satu dengan kail melekat ditangan kirinya.

Mapan melihat secara cermat dengan matanya.

“Itu Weed!”

Itu adalah sebuah pertukaran dimana kau hanya berusaha mendapatkan uang dan tertawa dalam menghadapi tantangan-tantangan baru. Sang Kapten Bajak Laut Deorol yang memimpin kapal hantu!

“Tampaknya Weed sedang bekerja keras.”

Pale dan Irene berpikir.

“Jadi dia adalah… seorang bajak laut. Itu cocok untuk dia.”

“Kadangkadang aku malu untuk berpikir bahwa aku adalah temannya….”

Para Geomchi tengah iri.

“Kapten dari kapal hantu… sungguh kesuksesan yang besar.”

“Bajak Laut Deorol. Kerja bagus.”

Weed pergi untuk menjemput party Pale dan para Geomchi. Dengan cara ini questnya akan lebih menyenangkan. Namun, dia tak pernah mendapatkan kesempatan untuk mengatakan selamat tinggal pada Dain. Weed berharap bahwa Dain akan mendekati dirinya terlebih dulu tetapi Dain tampaknya tidak mau. Mereka berangkat ke laut di hari yang cerah. Ada burung camar di langit dan lumba-lumba di laut. Mereka iri pada kapal hantu yang mahal dan kru’nya.

Zephyr mengeluarkan pancingan miliknya.

“Memancing dilaut…. aku penasaran apakah aku bisa menangkap seekor lumba-lumba.”

Dia menempatkan pancingan pancinya dikapal. Weed berencana meningkatkan skill memancing miliknya sambil bekerja.

“Aku akan menangkap ikan dan membuat sup.”

“Weed hyung-nim, kurasa kru hantu tidak membutuhkan makan.”

“Itu tak berguna untuk mereka, alkohol hanya menjaga moral mereka tetap tinggi.”

Para Geomchi pergi ke dek kapal untuk berjemur atau menyelam dilaut untuk berenang. Mereka secepat Kapal Hantu itu.

“Geomchi27 apa kau pandai berenang?”

“Itu sebuah keharusan!”

“Aku tau sebuah cara untuk membuat hal ini lebih menyenangkan.”

“Benarkah?”

Salah satu dari para Geomchi melukai dirinya sendiri dengan pisau! Mereka ingin menggunakan darah untuk menarik para hiu sehingga mereka bisa makan.

“Sangat menyenangkan.”

Para Geomchi yang lain melompat ke laut juga. Merasakan berenang di lautan dikelilingi oleh sirip-sirip hiu! Dengan segera tak akan ada lagi hiu yang tersisa.

“Apa-apaan orang-orang ini?”

Bellote teman Hwaryeong sedang kebingunan. Ada seorang Lich bajak laut dengan pria-pria berbadan kekar di sebuah kapal hantu yang rusak parah.

“Gadis-gadis, susu bagus untuk tubuh.”

Para kru kapal hantu itu sudah membusuk cukup parah karena itu sudah 3 tahun. Umumnya, itu akan sulit untuk dipaksa kedalam petualangan semacam ini di Benua Versailles. Hwaryeong memberi dia semangat.

“Kau akan segera beradaptasi.”

“Huh?”

“Ternyata ini menyenangkan.”

Dia pergi ke dek untuk menikmati berjemur. Dia melepaskan gaunnya yang berwarna-warni dan memakai pakaian renang miliknya.

“Aku ikut…. aku tidak menyangka bahwa aku akan mendapatkan kesempatan seperti ini.”

Maylon, Surka, Irene, Romuna juga berbaring. Tak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai tatapan para pria. Para Geomchi terlalu malu untuk membuat kontak mata dan para kru hantu tengah sibuk dengan pekerjaan mereka. Para praktisi yang canggung pergi berkeliling membuka pintu-pintu ruangan.

“Caba kita lihat apa yang bisa kita temukan?”

Menjelajahi ruang-ruang dari kapal hantu! Awalnya manusia tak akan mau berkeliaran di sebuah kapal hantu ditengah laut. Itu karena ada rasa takut dari kapal karam dan kapal-kapal hantu akan merenggut nafas seseorang karena ketakutan. Ada segala macam monster dan jebakan-jebakan tersembunyi.

Namun Weed dan para Geomchi sama sekali tidak merasa ini adalah hal yang serius ataupun ada sedikit saja rasa khawatir.

Faktanya adalah monster-monster itu yang merasa minta maaf!

“Minuman keras!”

“Mari berpesta dan minum-minum, ini adalah surga!”

Para Geomchi sudah pergi ke dasar dari kapal hantu itu dan meminum minuman keras yang disimpan oleh para kru. Karena Weed adalah seorang undead berperingkat tinggi, Lich, dan dengan Charisma miliknya dia mendominasi para Kru Hantu sehingga mereka tak akan mengeluh sedikitpun. Mereka akan tetap setia pada kapten mereka bahkan jika dia meninggalkan mereka di sebuah pulau tak berpenghuni! Mereka melakukan seperti apa yang dikatakan. Weed tak punya sesuatu untuk di lakukan jadi dia memancing.

“Kapten.”

“Ya, pak.”

Weed memanggil kapten armada dari kapal hantu tersebut.

“Apakah ada kapal didekat sini?”

Kapal-kapal biasanya melintasi sungai atau laut, jadi tak banyak kapal perdagangan di perairan utara.

Ada jumlah yang signifikan dari perahu-perahu nelayan! Dimatanya, para nelayan kemungkinan hanya berlevel sekitar 20. Paling bagus yang bisa dia dapatkan dari mereka adalah beberapa japtem.

“Di peta kau bisa kesini. Ada banyak perahu disana.”

Weed merentangkan peta itu. Dia menggunakan peta laut yang ada di kapal hantu itu untuk waktu yang cukup lama. Masing-masing arus status pengembangan kota teridentifikasi, seperti fasilitas dan medan dermaga. Itu adalah laut terluas di wilayah timur laut. Itu terhubung pada lautan dari pusat benua. Laut Mediterania menjadi batas dari banyak kerajaan dari Benua Eropa. Area yang ramai dengan kapal-kapal pedagang dan kapal-kapal bajak laut.

“Itu adalah mangsa yang banyak.”

“Itu benar.”

“Bajak laut…. huhuhu.”

Weed buru-buru mengatur kapal itu. Dengan senyum diwajahnya, dia harus berhati-hati agar tulang rahangnya tidak jatuh dari tengkoraknya yang retak.

“Kembali ke laut.”

“Dimengerti pak!”

Para Ghost Crew mulai mengubah arah pada sinyal ini. Kapal hantu itu kembali memasuki gelombang-gelombang.

Weed telah berlabuh dipulau selama 4 hari. Ada banyak binatang buas di pulau tak berpenghuni serta monster-monster laut. Menggunakan skill Blacksmith dan Repair miliknya, dia memperbaiki meriam sambil mengumpulkan persediaan makanan dan air. Dia memperbaiki lambung kayu dan menggunakan kulit untuk membuat layar. Dengan skill memahat miliknya dan membuat seorang bajak laut yang memiliki satu mata, satu lengan, dan satu kaki untuk diletakkan di depan kapal.

Selain dari fakta bahwa itu berpakaian seperti orang-orangan sawah, bentuk dari kapal itu telah membaik cukup banyak.

“Ghost Ship window.”

Ghost Ship Maria

Kapal ini dibuat di sebuah dermaga oleh seorang keluarga dari pengrajin pembuat kapal. Ini adalah sebuah kapal layar berukuran sedang, dibuat dengan niat dijadikan sebuah kapal Merchant. Namun kapal ini mengalami beberapa kecelakaan yang naas setiap tahun. Selama tujuh tahun, masing-masing pemilik kapal ini mengalami suatu macam bencana dan telah menjadi simbol dari nasib sial sejak saat itu. Ditahun kesembilan, kapal ini jatuh ketangan seorang kru bajak laut. Musim panas itu, kapal ini terjebak dalam badai dan tenggelam. Para kru mati di laut.

Kecepatan: 1119

Total ada 35 anggota kru. Mereka semua adalah undead.

Ada 42 meriam. 6 meriam rusak.

Kapasitas muatan: 66/298

Daya Tahan Lambung Kapal: 965/1.390

Layar: 6/6

Angin: 16

Gelombang: 6

Lambung kapal tetap rusak namun sekarang bisa bergerak dengan kecepatan penuh.

Akan menemui kemalangan di laut.

Permusuhan dari para player disemua negara meningkat sebesar 20 ketika diluar negeri.

Para bajak laut akan menghormatimu.

Sembari ada diatas kapal, cidera akan sedikit berkurang.

Dengan Ghost Ship Maria, dia memanfaatkan secara penuh material-materialnya.

Bahkan tanpa menjadi seorang pembuat kapal, dia bisa memperbaiki sebagian besar dari bagian-bagian yang penting dari kapal. Surka, Maylon, Irene, dan Pale menepi dan bercakap-cakap secara rahasia.

“Tapi apa yang akan terjadi dengan quest kita?”

“Ini aneh bahwa kita menaiki sebuah kapal hantu dan berlayar dilautan.”

“Kuharap kita tidak mengumpulkan notoriety seperti yang kita lakukan di Todeum kan?”

“Semoga saja tidak….”

Mereka berharap bahwa mereka tidak membuat pilihan yang salah dengan mengambil quest itu.

Translator / Creator: alknight