June 29, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 18 – Chapter 10: Ghost Ship

 

“Kecuali kau meningkatkan skill milikmu dan mempelajari skill Sculpture Life Bestowal, maka tak akan ada orang yang bisa menemukan ingatan dan warisan yang ditinggalkan oleh Kaisar Geihar. Identify!”

Weed menggunakan skill miliknya untuk melihat kenangan didalam stempel itu sekali lagi. Dia bisa melihat masa lalu dari Kekaisaran Niflheim. Kaisar Geihar membuat Imperial Ahreupen Seal yang mana mengarahkannya pada Kekaisaran Niflheim.

Para Knight dari Kekaisaran.

Para Knight yang diketahui sangat terhormat dan setia seiring dengan wilayah manusia terus meluas diseluruh wilayah utara yang tandus.

Kemudian cukup lama waktu yang berlalu. Kekaisaran Niflheim yang dulunya subur diserang oleh monster. Weed bisa melihat pasukan monster menyerang, menghancurkan dinding benteng ibukota.

Pasukan monster bersama dengan para naga mulai membinasakan bangunan-bangunan yang dibuat oleh manusia dan dengan itu membantai penduduknya. Sejauh ini, seperti itulah yang dikatakan didalam buku sejarah dari Benua Versailles. Serangan-serangan magic dihujankan di ibukota. Istana Kerajaan diselimuti hujan api! Para Imperial Knight keluar dari bangunan yang terbakar. Mereka gagal untuk mengalahkan para monster dan tak punya pilihan selain menggunakan Serbian Ice Witch’s Beads sebagai upaya terakhir.

*Ding!*

Agents of the Niflheim Empire(2)

Setelah kematian dari Kaisar Geihar, keturunannya, pelayan, dan yang lainnya dari Kekaisaran Ahreupen menangis selama empat hari dalam keadaan berkabung. Stempel tersebut adalah sebuah simbol dari perwujudan kekuatan yang berlebihan dari sang penguasa benua mulai diperdebatkan, sehingga stempel itu jatuh dalam kepemilikan orang banyak.

Kekaisaran Niflheim berusaha untuk memulihkan stempel tersebut selama lebih dari 200 tahun. Namun mereka tak bisa menghindari perang. Invasi monster yang dipimpin oleh para naga membunuh dan membakar keluarga kerajaan. Banyak yang tak mengetahui invasi yang tiba-tiba dari para monster adalah alasan sejati untuk jatuhnya kekaisaran itu. Namun, Kaisar Geihar telah menghidupkan Golden Bird yang dengan jelas mengingat kehancuran dari kekaisaran tersebut. Golden Bird mengejar mereka yang bertanggung jawab untuk membalas dendam.

Tingkat Kesulitan: S

Persyartan Quest:

• Tahap kedua dari trilogi quest.

• Skill memahat tahap Advanced.

Tahap kedua dari sebuah quest kelas S!

Kamu sekarang bisa mengapresiasi bangunan-bangunan dari Era Romantik dari Kekaisaran Niflheim. Sebagai seorang Sculptor yang memiliki kota sendiri, kamu sekarang bisa membangun bangunan dan kastil. Bangunan-bangunan bisa dibangun. Nilai artistik dari bangunan-bangunan dari Era Romantik akan menyebarkan budaya diantara kaum bangsawan. Kamu sekarang bisa mempromosikan kelahiran dari para Knight dan memperluas pengaruh politik. Kamu bisa membangun bangunan-bangunan khusus.

Gugugugugu.

Golden Bird yang dia cari-cari dari masa lalu Kekaisaran Niflheim telah muncul. Itu adalah seekor burung yang terbuat dari emas yang berkilauan. Kau mungkin terbelalak saat melihat mahluk yang penuh dengan energi semacam itu. Burung itu memiliki mata yang terbuat dari safir berwarna biru terang dan bulu putih platinum. Ada mahkota kecil dikepalanya bertatahkan berlian. Burung itu beterbangan dengan indah dengan tubuh emasnya yang jelas. Seorang Sculptor hanya bisa terkagum-kagum padanya.

“Gulp.”

Weed menelan ludah.

Jika dia bisa memburu si Golden Bird maka dia bisa menjualnya untuk mendapatkan uang!

“Aku bisa memisahkan material-material berharga itu dan menjualnya di toko….”

Dia menatap dengan mata serakah seolah-olah item-item unik sedang berserakan di jalan.

“Ini adalah favorit Kaisar Geihar. Dia memiliki selera yang bagus dalam emas dan perhiasan!”

Weed ragu-ragu untuk hanya menculiknya dan melarikan diri.

“Patung Hidup milik Kaisar Geihar.”

Itu bukan sebuah bentuk dari kesetiaan terhadap sang kaisar untuk menjadi gurunya dalam segala hal.

Ada bagian yang lebih menghawatirkan.

“Jendela statistik Golden Bird!”

Jendela statistik Golden Bird

Saat ini masih mustahil untuk melihat lebih banyak informasi.

Nama: Senolia Luseloni

Tipe: Nature

Ras: Burung

Level: 519

Kelas: The Tracker of Clear Skies

Gelar: Intelligent Bird

Fame: 60

Seekor mahluk yang dibuat oleh Kaisar Geihar. Diciptakan pada saat yang sama dengan Imperial Ahreupen Seal. Menyukai cacing gemuk dan besar.

• Bisa berbicara dengan burung-burung

• Sangat cepat

• Bisa menghancurkan berbagai senjata seperti pedang dengan paruhnya

• Tak bisa diracuni

• Tidak diketahui

• Tidak diketahui

Itu adalah seekor burung kecil yang manis jika dibandingkan dengan pasukan raksasa dari Order of Embinyu dan King Hydra.

“Aku tak boleh menyentuhnya.”

Weed membasahi mulutnya. Dia tak akan bisa menjinakkan Golden Bird seperti yang lainnya. Sebagai sebuah patung hidup, mereka mengabdikan hidup mereka kepada orang tua mereka. Mereka tak biasa mendengarkan orang lain. Fakta bahwa para Wyvern dan Geumini masih mengikuti dia selama ini dan tidak pergi mencari master lain adalah buktinya.

Gugugu.

Golden Bird terbang keluar dari jendela kastil menjauh dari Weed. Si burung tau identitas dari musuh yang menghancurkan Kekaisaran Niflheim. Weed mengejar si Golden Bird. Golden Bird dengan santai mengikuti arus angin. Weed terkadang mendongak pada lokasi si burung dan meningkatkan

kecepatanya. Dia memiliki Bingryong dan Phoenix yang terbang diluar. Si burung sangat cekatan ketika bergerak ditempat-tempat seperti pegunungan dan hutan. Akan lebih sulit untuk melintasi jalur-jalur semacam itu dengan jalur darat dan kereta. Setelah beberapa hari, si Golden Bird terbang kearah timur laut dan sampai di pantai.

Kwaleuleuleuleung, kwagwagwagwagwang!

Langitnya gelap dan berawan serta tampak seperti akan hujan, membuatnya sulit untuk membedakan langit dari lautan. Suara gemuruh bisa terdengar di kejauhan saat gelombang-gelombang menghantam.

“Apakah itu?”

Untuk menanggapi pertanyaan Weed, si Golden Bird mengeluarkan teriakan.

Gugugu.

“Lalu dimana itu?”

Kkukku.

“Apakah itu terserah aku mulai dari sini?”

Gugugu.

“Jadi… pelaku dibalik kehancuran Kekaisaran Niflheim ada disuatu tempat disana?”

Gugugu.

Weed haya bisa menebak sejauh ini!

Dia telah menyelesaikan sebuah quest kelas S dimana tahap pertamanya adalah untuk mengalahkan High Priest dari Order of Embinyu meskipun tidak mengumpulkan informasi melalui percakapan. Ada kebutuhan untuk memiliki latar belakang informasi yang akurat untuk menyelesaikan sebuah quest.

Namun, Weed telah sering menyaksikan pengalaman semacam ini bersama neneknya. Mereka akan menghabiskan waktu bersama-sama dengan menonton tv. Dia telah mempelajari penalaran dari menonton drama!

“Ada jejak naga dalam pertarungan melawan Order of Embinyu di River of Lamentation. Mereka pasti berkaitan!”

Weed secara kasar mengetahui identitas dari Order of Embinyu. Mereka adalah sebuah organisasi kejahatan di Benua Versailles. Ada sejumlah quest yang terlibat dengan kehancuran yang disebabkan oleh Order itu. Weed memiliki perasaan buruk mengenai Embinyu. Si High Priest tidak menjatuhkan item apapun karena dia telah mengorbankan hidupnya sendiri. Dia harusnya menjatuhkan sesuatu yang unik untuk sekelas High Priest seperti para Saint.

“Si pelit. Si jelek terburuk. Bajingan tengik.”

Weed mengeluarkan keluhannya.

“Jadi Order of Embinyu terlibat dan menyebabkan invasi monster…. tapi kita tidak tau identitas dari pelaku yang lain.”

Pasti ada seseorang dibalik monster-monster itu. Mereka hanya menjadi peran pendukung dalam sebuah drama.

Penjahat, korban, intrik, perselisihan!

Kekaisaran Niflheim adalah korbannya.

Order of Embinyu mendukung jatuhnya kekaisaran tersebut. Waktu yang lama telah berlalu. Dia masih harus menyingkirkan penjahat-penjahat itu sebelum Kekaisaran Niflheim bisa dibangun ulang.

“Sempurna. Itu sangat masuk akal!”

Weed kagum dengan pertimbangannya. Dia tak pernah percaya bahwa Order of Embinyu ada dibalik semua ini. Tak ada kesenangan dalam drama jika penjahatnya sendirian. Karena ada sebuah drama hebat yang memiliki banyak penjahat dalam skala besar!

“Setelah itu, semuanya akan sesuai.”

Dia menunggu di pantai itu sampai pagi, tetapi badai tak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Dia telah membaca informasi yang mirip di forum tentang geografi dari Benua Versailles.

Holy City: Jangan masuk kawan. Level karakter 376.

Mist Lake Region (wilayah danau berkabut): Aku ingin pergi ke danau itu untuk memburu para Elf yang bernyanyi, namun aku tewas. Level karakter 312.

Owl’s Nest (sarang burung hantu): Jangan kesana bahkan jika kau ingin melakukan bunuh diri. Aku nyaris gagal melarikan diri. Level karakter 389.

Poco’s Cave: Jangan datang kesini. Aku mati ditempat ini. Aku pergi ke Owl’s Nest bersama lima orang dan mati. Kami semua turun satu level. Level karakter 388.

Diwilayah utara ada sejumlah tempat yang dijelajahi para gamer dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Mereka hanya menjelajahi secara singkat tetapi mereka memberi sedikit informasi yang mereka dapatkan kepada para penantang selanjutnya.

Pantai timur laut dari wilayah Utara: Hujan badai yang parah dan sambaran petir. Tak bisa diakses melalui laut. Iklimnya sangat buruk. Namun, ini berbau seperti sebuah quest. Ada monster dalam jumlah yang besar di laut. Level karakter 379.

Berdasarkan pada informasi tersebut, tampaknya badai itu tak akan pernah berhenti.

“Laut…”

Gelombangnya sangat tinggi seolah-olah gelombang-gelombang itu akan menggulingkan sebuah kapal.

Itu bukanlah tugas yang mudah bagi para Wyvern untuk menavigasi melintasi laut. Mereka tak punya waktu untuk bersantai saat monster-monster penuh permusuhan akan muncul.

“Kami tak memiliki skill untuk membuat sebuah perahu.”

Weed sedang berbicara tentang skill Shipbuilding. Itu adalah skill yang berhubungan dengan skill Blacksmith level 5 tahap Intermediate yang mana membantu menyusun kayu, tetapi itu mustahil untuk membuat sebuah perahu yang besar.

“Haruskah aku kembali ke Morata dan mempelajari skill Shipbuilding?”

Itu akan sangat sia-sia untuk membangun sebuah Guild Marines di Morata hanya untuk mempelajari skill. Bahkan jika dia berhasil mempelajari skill tersebut, untuk bisa melewati badai itu dia membutuhkan setidaknya skill Shipbuilding tahap Intermediate.

“Itu akan membutuhkan setidaknya setahun….”

Weed sedang menderita karena sakit kepala. Itu akan sangat mahal untuk menaikkan para Wyvern ke dek. Dia ingin menyimpan uang tetapi dia tak bisa membeli sebuah kapal yang cepat dan pusat benua juga merupakan sebuah masalah. Dia harus mempekerjakan nahkoda dan kru kapal. Itu semua sangat sulit untuk di lakukan.

“Master, ada sesuatu yang bergerak dilaut.”

“Dilaut?”

Weed menyipitkan matanya untuk melihat ke perairan berbadai. Seperti yang dikatakan para Wyvern, ada sesuatu yang kecil berlayar ke utara. Itu adalah pelayaran yang tenang meskipun gelombang-gelombangnya tinggi! Kapal itu memiliki layar yang sobek dan tiang yang terbelah dua. Dilambung kapalnya ada lubang besar. Itu menjadi lebih rentan terhadap hujan dan angin, namun itu adalah sebuah kapal tua berukuran sedang.

“Apa memungkinkan untuk berlayar dengan kondisi itu?”

Weed kebingungan. Dia telah melihat kapal-kapal perdagangan di siaran sebelumnya. Mereka selalu berada dalam kondisi terbaik karena mereka harus membawa muatan yang berat. Dia tidak mengerti bagaimana bisa dalam keadaan seperti itu kapal itu bisa berlayar melewati badai. Para Wyvern terbang untuk mengamati lebih cermat lagi.

“Master, ada undead diatas dek kapal itu.”

“Undead kau bilang….”

Sebuah ide melintas dalam kepala Weed. Ada sebuah kapal hantu bergerak di laut.

“Itu artinya aku bisa mendapatkan tumpangan gratis!”

Weed mengeluarkan pisau pahat.

Seogeok seogeok.

Dia memangkas sebongkah batu.

“Tubuh tulang-berulang yang tinggi dengan sebuah jubah dan sebuah permata merah bersarang di kening.”

Dia telah melawan banyak Skeleton. Dia benar-benar akrab dengan penampilan dan struktur tubuhnya.

Namun Skeleton yang sedang dia buat memiliki perasaan yang berbeda padanya. Lich Shire yang Weed lawan di Pegunungan Yuroki! Itu sepenuhnya berbeda dari Karichwi yang sederhana dan bodoh.

“Itu harus lebih kecil dan lebih padat. Itu diperlukan bagi Lich untuk menjadi seorang Wizard seram dan berbahaya yang menggunakan segala cara untuk mencapai tujuan.”

Keluhan-keluhan Weed dituangkan.

“Aku gak tau seperti apa rasanya. Aku menjalani kehidupan yang bagus dan itu terlalu sulit bagiku untuk mengerjakan berbagai tipe patung.”

Setiap kali pisau pahatnya bergerak, si Lich mulai mengungkapkan dirinya. Jari tulang yang jelas dan seperti hidup dan kepalanya adalah tengkorak! Lubang matanya sempit dan kosong. Semua fitur-fiturnya, bahkan matanya, memancarkan penampilan dari seorang Lich yang sebenarnya.

Penampilannya sangat mirip dengan Lich Shire. Namun itu terlihat lebih licik. Kepala skeleton itu dengan gigi yang mengeluarkan senyum busuk!

“Tidak. Ada sesuatu yang kurang. Itu harus menjadi seorang Lich yang telah hidup untuk waktu yang sangat lama jadi diperlukan adanya beberapa retakan.”

Dia membuat retakan pada tengkorak itu. Dia bahkan menambahkan beberapa lubang.

“Sekarang terlihat jauh lebih baik.”

Dikeningnya dia memasukkan ruby yang dia dapat dari sebuah quest. Sekarang itu adalah seorang Skeleton, kelahiran dari seorang Lich!

*Ding!*

Silahkan tetapkan nama untuk patung ini.

“Lich Shire… bukan. Bukan itu.”

Weed berusaha memikirkan sebuah nama.

“Itu akan pergi ke lautan jadi diperlukan sebuah nama yang kuat… meski tidak seperti Karichwi.”

Orc Karichwi memiliki karisma yang kuat! Di dalam benaknya, Weed merasa telah menamainya dengan sangat bagus. Tetapi kali ini namanya harus cerdas dan bermartabat.

“Nama patung ini adalah One Eyed Lich!”

Patung ini tidak bermata satu. Apa kamu masih ingin menggunakan nama itu?

Itu bukanlah sebuah pilihan bagi Weed.

“Ya, itu adalah keharusan untuk memiliki mata satu di lautan.”

Fine Piece! Kamu telah menyelesaikan patung One Eyed Lich!

Seorang Lich adalah seorang Wizard dari jiwa-jiwa kegelapan!

Ini adalah karya seorang Sculptor yang sangat menakjubkan hingga bisa membuat orang-orang yang melihatnya lupa bernafas. Itu mungkin tampak membingungkan dengan Shire karena Lich ini menyerupai dia. Itu menjijikkan untuk memiliki sebuah patung Lich karena itu sulit untuk dianggap sebagai seni. Namanya tidak sesuai.

Nilai Artistik: 269

Efek:

• One Eyed Lich akan meningkatkan regenerasi HP dan MP sebesar 11% selama sehari

• Intelligence dan Wisdom meningkat sebesar 20 poin

• Agility meningkat sebesar 10 poin

• Strength meningkat sebesar 75 poin

• Kecepatan perapalan mantra meningkat sebesar 5%

• Kendali atas undead meningkat sebesar 3%

Efek-efek ini tak bisa ditumpuk dengan efek-efek patung lain.

Sejauh ini, jumlah Fine Piece yang telah dibuat: 86

• Keahlian skill memahat telah meningkat

• Fame naik sebesar 12 poin

• Fighting Spirit naik sebesar 1 poin

• Intelligence naik sebesar 2 poin

“Berhasil!”

Kelahiran dari sebuah patung Fine Piece! Weed masih belum selesai dengan patung itu. Masih ada hal yang harus dilakukan dengan patung itu.

“Sculptural Shapeshifting!”

Skill Sculptural Shapeshifting telah digunakan.

Weed mulai menjadi semakin kurus dan rambutnya rontok. Dia menjadi botak dan dalam sekejap dagingnya menghilang dari tubuhnya dalam kepulan asap. Weed telah berubah menjadi One Eyed Lich!

Tubuh telah berubah menjadi seorang Lich sehingga sejumlah equipment menjadi tak bisa digunakan dan disarankan untuk menggantinya. Kamu tidak bisa memakai equipment mithril atau equipment suci dan itu mungkin diperlukan untuk mendapatkan equipment baru berdasarkan pada tipe spesies.

Sebagai hasil dari Sculptural Shapeshifting,

• Intelligence dan Wisdom telah meningkat.

• Strength dan Agility menurun drastis.

• Art berkurang sepertiga.

• HP dan MP meningkat drastis.

• Pembatasan fisik menghilang.

Perubahan masih belum sempurna karena skill Sculptural Understanding masih belum mencapai level 3 tahap Advanced.

Skill Life Drain dan Mana Drain bisa digunakan pada efesiensi 20% namun tak bisa digunakan dibawah sinar matahari. Itu bisa digunakan untuk memulihkan HP dan MP.

Kamu menjadi sangat lemah pada holy magic.

Bentuk ini akan bertahan sampai Sculptural Shapeshifting dibatalkan.

Itu mudah untuk mengganti equipment. Dia masih punya Fallen Saint’s Staff yang dia dapatkan dari Lich Shire. Sebuah item black magic untuk mengendalikan undead! Dengan Fallen Saint’s Staff ditangan kanan, dia memegang Necromancer’s Tome di tangan kirinya.

“Kilkilkil”

Weed tertawa dengan gigi-giginya yang hangus. Dia memajukan dagunya dan tersenyum sebagai seorang Lich yang jahat! Dia mengenakan mantel vampir dan jubah dari seorang Wizard Embinyu yang dia jarah. Item-item dari Order-Order yang lain memiliki atribut suci tetapi item yang satu ini memperkuat afinitas undead karena itu hanya memiliki 3 daya tahan yang tersisa. Weed menutupi satu matanya dengan kain hitam.

“Namaku Deorol!”

Dia menyebut dirinya sendiri seorang perampok! Dengan itu, Weed telah merubah dirinya sendiri menjadi seorang Lich.

“Nama yang pendek dan ini bagus. Ini terasa kotor dan mematikan jadi itu sangat sesuai dengan seorang bajak laut.”

Eummeoeoeoeoeoeo

Wahil terbang kembali hanya untuk melihat bahwa Yellowy sedang menangis. Dia menangis karena kelakuan masternya. Wahil menyelimuti dia dengan sayapnya.

“Tak apa-apa. Ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan tentang pria itu.”

Eummeo, eummeoeoeoeoe.

“Tunggu disini.”

Weed berjalan ke pantai dalam hujan badai. Hujan itu terpantul dari tubuh Skeleton miliknya. Jubah dan mantel itu basah kuyup dalam hujan, tetapi sebagai seorang Lich dia tak perlu khawatir tentang flu atau kelelahan. Weed mengacungkan Fallen Saint’s Staff.

“Quick Water Walk.”

Itu adalah sebuah mantra untuk berjalan diatas air. Itu adalah sebuah mantra dasar yang tertulis di buku magic Necromancer. Si Skeleton maju dengan berjalan kearah gelombang. Dengan tubuhnya yang ringan itu tak membutuhkan banyak konsumsi Mana.

“Stat Window.”

Character Name: Weed

Type:Undead

Level: 368

Class: Lich

Health: 113480

Mana: 197964

Strength: 185 Agility: 361

Stamina: Infinite

Wisdom: 1463 Intelligence: 1128

Fighting Spirit: 479 Endurance: Infinite

Patience: 695  Charisma: 419

Leadership: 672 Guilt: 388

Charm: 210

• Life Drain dan Mana Drain bisa digunakan

• Memiliki kemampuan untuk mengkomando undead

• Rentan terhadap Holy Magic

• Semua statistik meningkat sebesar 3% karena menjadi sebuah patung Fine Piece

 

Weed memiliki Mana lebih dari cukup.

“Aku tidak akan mati di laut.”

Golden Bird dan para Wyvern tetap berada agak jauh dari laut. Itu tak masuk akal bagi si Golden Bird yang memanfaatkan angin untuk terbang dalam hujan badai hanya untuk terhempas! Weed berjalan ke kapal hantu tersebut.

Tampaknya kapal itu berusia lebih dari seratus tahun. Layarnya tak disesuaikan dan seluruh tempat itu tampak seperti ada kru hantu.

Kami dipanggil Crescent Crew.

Dipagi dan sore kami minum-minum.

Ketika kami mabuk kami tidak rindu kampung halaman.

Kapten menyebabkan masalah dengan membawa kami ke sebuah pulau yang ditinggalkan.

Suara pelaut bernyanyi terdengar. Suara-suara dari orang-orang yang sesuai dengan suara dari gelombang. Kapal perang hantu itu bergoyang-goyang tetapi kapal itu juga bergerak sangat cepat. Tak seperti sebuah kapal biasa, kapal hantu itu sendiri adalah seekor monster hidup. Saat Weed mendekati kapal itu, sebuah tangga diturunkan. Mereka telah melihat dia mendekat. One Eyed Lich kemudian menyadari sebuah kesalahan yang penting.

“Ini adalah kapal hantu. Aku mennyambut Lich Wizard.”

Kru dari kapal hantu itu memperkenalkan diri mereka. Ada rasa hormat yang sangat tinggi terhadap para Lich. Namun, dia tak punya tangan kiri yang penting. Semua kapten harusnya memiliki sebuah kail bukannya sebuah tangan. Itu adalah seorang bajak laut yang jantan untuk memiliki satu tangan dan satu mata.

* * *

Morata baru saja menyelesaikan bangunan terbarunya. Itu adalah Balai Seni yang dibangun, favorit para pemula! Bangunan itu dibangun diatas area lebih dari 2.000 m² dan dengan taman yang luas.

Patung-patung Morata disimpan didalamnya. Ada berbagai macam lukisan warna-warni dan bunga serta pepohonan dimana-mana.

Ada sebuah gambar dari Weed duduk diatas seekor naga es berwarna biru. Ada berbagai lukisan di dinding. Ada ruangan untuk peningkatan lebih jauh lagi, tetapi lukisan-lukisan itu menunjukkan kenangan-kenangan dan jalan yang terang ke masa depan.

“Akhirnya selesai.”

Pavo memasang sebuah plakat didepan.

Weed Center Art.

Dua tahun sejak dia datang.

Dia mungkin telah mati setidaknya beberapa kali.

Provinsi Morata.

Patung-patung miliknya ada diseluruh Benua Versailles.

Melalui kerja keras dia mendapatkan keahlian skill memahat yang sangat mengagumkan.

Masih ada pekerjaan yang harus ditingkatkan.

Patung Freya dan Tower of Light semuanya adalah perwakilan dari karya miliknya.

Patung-patung di River of Lamentation juga.

Patung-patung miliknya tersedia untuk publik dan diciptakan untuk kedamaian benua.

Seorang teman dari Weed, seorang Architect membangun balai seni ini.

Ini didedikasikan untuk orang-orang.

Plat dibuat untuk merayakan saat-saat dari penyelesaian dari banguan berlantai dua itu. Itu menghasilkan sebuah peningkatan dalam kontribusi Morata. Sebuah fenomena positif terjadi di kota.

Pengembangan budaya Morata telah meningkat.

Kecepatan pengembangan artistik meningkat sebesar 3%.

Budaya meningkatkan perluasan yang lebih jauh lagi.

Fame lokal telah meningkat sebesar 15 poin,

Center of Art didesain sebagai sebuah monumen.

Art dan Wisdom dari orang-orang Morata telah meningkat.

Kemungkinan dari lahirnya lebih banyak seniman dan Wizard sangat tinggi.

Bangunan itu dikembangkan untuk menjadi bagian dari kota.

“Akhirnya….”

Pavo merasakan perasaan dihargai yang dalam karena kepuasaan dirinya saat dia menutup pintu balai seni. Weed tidak menamai patung itu, tetapi fakta bahwa sebuah patung legendaris ada disana sangatlah menakjubkan. Segera tempat itu akan dibuka. Mereka mengirim seorang utusan untuk menjemput Mandol dan istrinya sehingga mereka bisa membuka balai seni tersebut.

“Sebagai seorang Architect aku selalu berpikir bahwa aku harus menjalani kehidupanku secara penuh dan percaya diri tetapi sekarang….”

Pavo mengatakan pemikirannya kepada Gaston, temannya, seorang Painter.

“Aku selalu berusaha untuk memikirkan cara untuk mendapatkan opsi tambahan atau lebih banyak uang untuk barang-barangku. Ini adalah hal umum bagi seorang Architect. Namun hanya menerima 1 copper untuk menciptakan karya seni semegah itu? Pemikiran dari seorang Sculptor susah untuk dipahami.”

Gaston berusaha untuk memikirkan suatu penyemangat, tetapi hanya duduk disana dalam diam. Dia tidak tau apa-apa selain berusaha untuk menggambar lukisan-lukisan yang lebih indah.

“Weed sangat spesial. Dia masih muda tetapi dia memiliki hati yang hangat dari seorang ayah.”

“Iya. Aku hanya kepikiran apa yang dia lakukan sekarang.”

* * *

“Kau adalah Pale si Archer kejam dan picik?”

“Apa Irene si healer terburuk ada disini?”

“Itu Romuna si Wizard yang memakan anak kecil bulat-bulat?”

Setelah mereka kembali dari Todeum, Pale dan rekan-rekannya mendapatkan reaksi yang buruk dari orang-orang.

“Bukankah hadiah aslinya 200 gold? Sekarang itu hanya 30 gold.”

“Kau menyelesaikan questnya begitu cepat jadi kau pasti telah curang kan? Aku tak akan merubah pikiranku!”

Meskipun orang-orang menjadi kejam, mereka tak gentar saat mereka berusaha untuk membangun kedekatan lagi ketika memulihkan kepercayaan mereka yang bagus dengan quest-quest kelas tinggi.

Pale dan party’nya pergi ke toko senjata.

“Apa yang kau lakukan!”

Irene tersenyum cerah.

“Ada banyak orang disini sekarang. Bisnisnya pasti bagus.”

“Ada banyak orang-orang muda bertarung dengan monster sekarang. Itu akan bagus jika ada lebih banyak anak-anak di utara… Jadi apa yang membawamu kesini?”

“Kami kesini untuk menjual barang-barang kami.”

Sekarang ada lima toko senjata di Morata. Pemasukan pajak pendapatan bulanannya telah meningkat beberapa persen yang mana kemudian diinvestasikan kembali pada para Merchant. Suplai persenjataannya juga besar.

Mapan dengan serakah membeli banyak senjata dari persediaan mereka karena surplus mereka yang besar. Ketika mengoperasikan seorang Blacksmith, itu penting untuk mengumpulkan material-material mentah dalam jumlah yang besar. Pale dan party’nya mengunjungi toko senjata pertama yang ada di Morata.

“Kami tak ingin merepotkan seorang yang berjasa dari Morata dengan sebuah permintaan. Namun, belakangan ini senjata-senjata di toko menurun….”

Saat mereka memasuki toko senjata itu, Pale dan party’nya berdiri diam dan mendengarkan.

“Itu terdengar seperti sebuah quest.”

Itu mungkin sebuah quest untuk mendapatkan senjata atau berburu dan mengumpulkan material.

Faktanya banyak pemula mendapatkan quest-quest yang melibatkan mendapatkan senjata-senjata.

Mereka bisa mendapatkan senjata dari berburu Goblin juga. Jika pengantarannya berhasil maka si player bisa mendapatkan sebuah premium pada pembelian dari toko tersebut. Bahkan jika mereka memiliki ketenaran yang buruk, mereka masih bisa mendapatkan quest-quest umum.

“Dahulu kala, ada beberapa pembuat senjata yang sangat terkenal dari Kekaisaran Niflheim.”

“Apa?”

“Semua armor milik keluarga kerajaan dibuat oleh mereka.”

Dari deskripsinya sepertinya itu berbau sebuah quest tingkat tinggi. Mata Irene berkilauan.

“Manager oppa, bisakah kau memberitahu kami nama keluarganya?”

Irene biasanya polos tetapi dia sangat tertarik ketika berhubungan dengan quest.

“Itu adalah keluarga Viteoleu. Dengan jatuhnya kekaisaran mereka tak pernah terdengar lagi… tetapi bagaimana dengan keturunan mereka? Mereka pasti masih ada dan mereka akan menjadi bantuan yang besar untuk pengiriman senjata.”

*Ding!*

Master of the Sword

Ada banyak seniman dan ksatria profesional dari keluarga Viteoleu dari Kekaisaran Niflheim. Aku ingin kalian menemukan keturunan mereka dan membawa mereka kesini.

Tingkat Kesulitan: B

Persyaratan Quest:

Akan gagal jika keturunan dari Viteoleu mati.

Pale dan party’nya mendapatkan sebuah quest kelas B. Itu adalah sebuah perbedaan yang besar dalam prosesnya dibandingkan dengan para player normal. Karena mereka membantu Weed dalam mempertahankan Morata, kedekatan mereka dengan warga meningkat. Pale, Maylon, Romuna, dan Irene saling melihat satu sama lain.

“Ambil?”

“Ayo kita lakukan.”

“Kupikir itu akan menyenangkan bahkan jika itu gagal.”

Terutama Maylon sangat ingin mengerjakan quest itu. Pale bertanya sebagai perwakilan.

“Bolehkah kami mencari mereka?”

“Kalian mau? Mereka dulu ada di ibukota tetapi sekarang itu adalah sebuah surga bagi para monster. Bertanyalah di toko-toko. Aku punya kebanggaanku tetapi maukah kalian mengerjakan quest ini untukku?”

Kamu telah menerima quest.

Pale dan party’nya menerima quest tersebut. Quest itu juga bisa dibagikan kepada orang lain.

“Aku menjadi sedikit cemas…”

“Haruskah kita mengajak Weed?”

Ibukota Kekaisaran Nifleheim adalah sebuah tempat berburu yang luas sehingga mereka akan cukup. Namun mereka bisa mendapatkan lebih banyak quest karena Weed memiliki Fame yang tinggi. Irene berpikir tentang hal itu dan menggelengkan kepalanya.

“Weed masih mengerjakan quest tahap ketiga miliknya.”

Itu adalah sebuah quest kelas S dari Order of Mattalost. Dia harus mengerjakan quest itu terlebih dulu.

“Yah, kita bisa minta tolong pada para Geomchi.”

Surka menyarankan bahwa mereka bisa mendapatkan bantuan. Namun mereka tak yakin para Geomchi akan datang. Dalam hal ini, Hwaryeong membujuk mereka.

“Apa kau ingin mengerjakan sebuah quest?”

Karena Geomchi dan Geomchi2 ada di Pegunungan Yuroki sedang kencan, jadi Geomchi3 menjadi perwakilannya. Geomchi melakukan perjalanan panjang ke Morata untuk membantu para pemula. Para pemula yang bersemangat membutuhkan bantuan. Dia membawa mereka ke pusat pelatihan dan mengajari mereka sebagai murid.

“Aku agak sibuk….”

“Ini Jeong Hyo Lynn loh, apa kau tau?”

“Si aktris?”

Jeong Hyo Lynn adalah heroine dari drama sensasional baru-baru ini di tv. Kepribadiannya yang ceria membuat dia sempurna sebagai seorang aktris.

“Karirku adalah seorang penyanyi. Aku dipanggil Hyo Lynn disana.”

“Kamu muncul di tv sebagai seorang aktris tetapi masih bisa pergi berburu….”

“Jadi kau sibuk?”

“Ya.”

Penjualan musiknya bukanlah apa-apa dibandingkan dengan penampilan dan aura miliknya. Bagi para Geomchi, dia adalah seorang wanita sempurna, bukan sebagai seorang penyanyi karena mereka tak tau apa-apa tentang musik. Namun itu karena dia sering muncul pada acara-acara tv!

Para Geomchi memutuskan bahwa dia adalah satu-satunya aktris yang mereka semua ingin ajak kencan. Mereka secara canggung berkumpul di Morata untuk pergi ke ibukota. Mapan membawa kereta dan bergabung.

Setiap kali para Merchant melakukan perjalanan, mereka akan naik level. Tak ada bedanya antara bertarung dan berdagang. Mapan pergi ke Morata dan menanyai mereka.

“Tidakkah kalian mengajak Weed?”

Dia tiba-tiba mengusulkan yang dikatakan Hwaryeong.

“Kita akan pergi ke ibukota untuk berburu. Ayo kita lihat apa yang Weed kerjakan.”

“Oke.”

Party itu mulai bertanya-tanya apa yang Weed lakukan. Weed telah pergi ke lautan. Setelah beberapa hari menunggang kuda, mereka sampai ditempat itu.

“Dimana Weed?”

Pale memiliki penglihatan yang sangat bagus sebagai seorang Archer. Dia bisa melihat dalam jarak yang jauh.

“Aku tak bisa menemukan dia, coba kirim whisper pada dia?”

Kemudian. Sebuah badai mendekat dikejauhan seolah-olah itu akan menghantam kapal itu. Setiap kali kapal itu bergerak, ada sambaran petir. Mereka berteriak.

“Sebuah kapal sedang mendekat!”

Layar yang lebar itu sobek, dek dan lambung kapal berlubang.

Kapal hantu itu melintasi gelombang. Para kru hantu berada diatas dek berkeliaran. Weed, si One Eyed Lich, sedang berdiri dihaluan kapal. Ghost Fleet Captain! Setiap kali angin menerpa, jubahnya yang robek akan berkibar. Si Golden Bird hinggap di pundak si Lich, merapikan bulu-bulunya.

 

Translator / Creator: alknight