May 31, 2017

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 17 – Chapter 7: A Girl’s Life

 

Weed mengeluarkan kulit King Hydra dan Imoogi. Bahkan setelah membuat boneka binatang dan gagal membuat boneka anak-anak, masih ada cukup banyak bahan tersisa. Kulit terbaik juga masih tersisa.

Untuk karya seni, yang pertama dibuat tidaklah selalu yang terbaik, dan yang terakhir belum tentu memiliki tingkat finishing tinggi. Namun, sebuah patung yang tidak bergerak tidak akan bisa menyampaikan emosi kepada pihak lawan.

Dia telah menyimpan bahan terbaik, untuk jaga-jaga jikalau dia mengetahui patung yang benar-benar harus dibuat!

“Aku harus bisa membuat 40 boneka. Ini memalukan, tapi ini harusnya lebih dari cukup.”

Weed memotong kulit dan mulai membuat patung bayi yang baru lahir. Ini adalah seorang gadis kecil yang baru saja lahir. Kulitnya keriput, dan dia tampak seperti hendak menangis, seakan-akan dia benar-benar datang ke dunia untuk pertama kalinya. Dia cukup kecil sehingga bisa dipegang dengan satu tangan.

“Makhluk hidup beberapa jam setelah lahir. Ini adalah bayi yang pertama kali membuat kontak dengan dunia setelah keluar dari rahim ibunya.”

Setelah menerima informasi tentang Mandol dan istrinya, Weed mengambil sedikit dari fitur kemiripan mereka sembari membuat boneka. Meski begitu, bagaimanapun juga, tidak ada karakteristik tertentu pada bayi yang baru lahir.

“Baiklah. Yang pertama sudah selesai dilakukan.”

Weed meletakkan boneka bayi dan mengangkat kulit lagi. Dia harus membuat boneka kedua sekarang.

Saat dia membuat boneka, tangan Weed sangatlah berhati-hati. “Ini adalah bayi yang baru lahir. Pada tahun pertamanya, dia akan mulai bertatah, dan mengganti popoknya adalah suatu pekerjaan yang mengerikan juga. Dari sudut pandang orang tua, itu akan menjadi masa ketika mereka terus cemas sepanjang waktu.”

Ketika membayangkan masa depan gadis kecil yang istri Mandol telah lahirkan, Weed membuat boneka dengan sangat tegang.

“Dia membutuhkan pakaian, juga.”

Dia telah menutupi boneka bayi dengan kain bersih, tapi sekarang dia menggunakan Tailoring untuk membuat pakaian bayi tersebut.

Dia menyelesaikan boneka seorang gadis kecil yang tertawa cekikikan di hari ulang tahun pertamanya!

“Sekarang dia mengenal ibu dan ayahnya… itu adalah saat dia tumbuh dewasa seperti itu.”

Boneka yang dia buat berikutnya haruslah sedikit lebih besar. Karena gadis itu semakin tinggi, dan jari tangan & kaki juga semakin tumbuh. Dia juga memiliki rambut dikuncir yang lucu.

“Ini adalah usia ketika dia mulai belajar bagaimana berbicara, dan mulai bertindak nakal.”

Dia mengenakan boneka keempat yang dia buat dengan seragam TK. Itu adalah boneka pelajar muda yang mengenakan pakaian manis dan bahkan ransel.

Boneka kelima telah tumbuh dengan cepat, sudah waktunya bagi dia untuk pergi ke sekolah dasar.

Sampai sekarang, boneka anak-anak itu berwajah lucu dan imut, tapi mulai boneka keenam, dia memiliki pesona yang sedikit feminin.

“Anak laki-laki di sekelilingnya benar-benar bernafsu ingin membalik roknya, dan dia akan tumbuh menjadi seorang gadis dengan senyum yang manis.”

Gadis kecil yang membuat kenakalan, dan berlarian layaknya seorang putri, akan tumbuh dengan baik. Matanya suka melirik ke sana-sini seperti sebelumnya, tapi lebih cerah, dan dia akan lebih tinggi.

Setiap boneka yang dia selesaikan setelahnya, semakin tinggi dan memiliki rambut yang juga semakin panjang. Gaya rambutnya juga berubah terus, mulai dari rambut panjang lurus yang disukai kaum lelaki sampai model rambut gaya peri yang bersemangat.

“Ini juga merupakan pekerjaan yang cukup sulit.”

Dia harus pergi membeli rambut dari toko bahan patung dan menjahitnya semua; meski demikian, dia tidak kelelahan karena dia sedang mengupayakan sesuatu yang besar.

Pada boneka keempat belas, dia sudah lulus SMA dan menjadi dewasa.

Dia tumbuh menjadi seorang wanita yang tampak sangat energik dan banyak bicara. Seolah-olah dia tiba-tiba membawa pacarnya dan memperkenalkannya kepada orang tua, dia memiliki pipi kemerahan dan ekspresi menawan. Dia bahkan membuat aksesoris cantik seperti bando dan kalung dengan kerajinan. Dia hanya membutuhkan tas buku dan seragam ketika masa SMA, tapi dia sekarang adalah seorang gadis kuliahan. Weed harus membuatkan dia tas dan sepatu hak tinggi, seperti kehidupan seorang wanita normal.

“Tapi masih belum mewah!”

Weed tawar-menawar untuk mendapatkan harga kulit kelinci yang terjangkau sebagai barang yang akan dibawa si gadis berkeliling. Meski begitu, dia masih belum memiliki perasaan gadis kuliahan yang halus. Itu adalah aksesoris yang cocok dengan ekspresi, pakaian, nuansa, dan parfumnya. Seperti orang tua yang begitu menghargai anaknya, Weed membuatnya dengan sepenuh hati; seorang pelajar perempuan yang begitu dicintai layaknya manusia nyata.

Butuh waktu yang sangat lama untuk membuat patung, tetapi Weed berkonsentrasi penuh di setiap usahanya, sampai-sampai dia tidak menyadarinya.

Pada boneka ketujuh belas, seakan-akan tidak ada yang bisa menyadari berlalunya waktu, bayi kecil yang baru saja lahir, kini harus menemukan pekerjaan.

Boneka kedelapan belas bahkan menjadi seorang sukarelawan untuk membantu masyarakat dalam situasi sulit.

Boneka kesembilan belas, dia membawa pulang seorang pacar, dan pada boneka kedua puluh satu, dia akhirnya menikah. Dia bahkan mendapatkan suami yang handal dan bijaksana, mereka adalah pasangan yang cocok layaknya dua sejoli. Weed membuat para tamu undangan pernikahan dengan bahan seperti kulit rusa atau kelinci, dan mereka merayakan masa depan pasangan itu.

Boneka kedua puluh tiga bahkan memiliki seorang anak, dan dia tinggal di suatu rumah dengan bahagia. Dia mencuci piring bersama suaminya, mencuci pakaian lantas mengeringkannya, dan pergi untuk bekerja sembari hidup dengan bahagia.

Setiap kali boneka selesai, wanita itu semakin menua, dan berlalunya waktu jelas-jelas menyebabkan keriput muncul di wajah cantiknya.

Boneka yang membesarkan anak-anak dan tinggal bersama suaminya.

“Ini terlalu cepat, orang-orang mengatakan bahwa hidup seseorang berjalan begitu cepat bagaikan tunas yang tumbuh dan tidak dapat kembali lagi, tetapi meskipun demikian, itu terlalu menyedihkan.”

Melewati hari muda dan kekanak-kanakan yang berkilauan seperti permata, kehidupan boneka itu mengalami percepatan. Mulai dari boneka ketiga puluh enam dan seterusnya, boneka itu menghabiskan lebih banyak waktu sendirian; anak-anaknya tumbuh dewasa, menemukan pekerjaan, dan menikah. Dia menjadi seorang nenek dan sering tidur siang, membaca buku-buku, dan membuat rajutan syal untuk cucu-cucunya.

Kulit Imoogi dan Hydra yang tadinya begitu berlimpah, kini mulai habis.

Boneka keempat puluh satu dengan bahagia dan dengan tenang menutup matanya. Dia berada di tengah-tengah keluarganya.

Setelah membuat semua boneka, Weed duduk dalam keadaan masih patah semangat. Kulit telah benar-benar habis, dan tidak ada lagi yang bisa ia lakukan.

Harap menetapkan nama untuk patung yang telah kau buat.

Jendela pesan muncul ketika Weed berdiri tanpa bergerak sembari memegang pisau pahatnya.

Patung yang menggambarkan seluruh kehidupan boneka telah selesai.

Weed dengan lemah menggeleng.

“Aku tidak akan menetapkan nama.”

Dia tidak ingin melampirkan nama apapun untuk patungnya sekarang.

Jika sebuah nama tidak ditentukan, maka nama Sculptor pembuatnya mungkin tidak diketahui, dan hal itu mungkin juga dianggap sebagai pekerjaan yang belum selesai. Apakah itu tidak masalah?

“Tidak masalah. Ini adalah pekerjaan yang syarat-syaratnya tidak bisa kupenuhi.”

*Ding!*

Patung Misterius Tanpa Nama

Sebuah hadiah yang diserahkan pada dunia oleh seorang Sculptor yang memiliki bakat dan usaha pada tingkat yang menakjubkan layaknya Dewa!

Seluruh proses kehidupan manusia, dari lahir sampai mati, telah diungkapkan dalam patung.

Skill sang Sculptor begitu sempurna bahkan bisa dirasakan dalam pekerjaan jahit-menjahit yang sangat teliti, pekerjaan menjahit yang sangat sempurna, bahkan tanpa jahitan longgar sedikit pun ataupun tanpa hilangnya sehelai rambut pun.

Tidak diketahui siapakah Sculptor yang mampu membuat suatu karya seni dengan nilai magis seperti ini.

Nilai artistik: Blessing pada memahat. Ini akan menjadi kesempatan untuk mengembangkan pemahatan ke langkah yang lebih tinggi. 24.610.

Efek Khusus:

• Mereka yang melihat Patung Misterius Tanpa Nama, mendapatkan peningkatan kecepatan regenerasi HP dan MP sebesar 32% selama satu hari.

• Meningkatkan maksimum HP dan MP sebesar 30% selama satu hari.

• Memperkuat efek sihir blessing untuk satu hari.

• Meningkatkan Semua Statistik sebesar 20 poin.

• Meningkatkan Agility dan Courage dengan tambahan 7%.

• Meningkatkan kecepatan pergerakan sebesar 30%. Dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan ketika seseorang pergi, kecepatan pergerakan menjadi semakin cepat.

• Meningkatkan angka kelahiran kota atau area dimana patung ini berada sebesar 100%. Mengurangi kecenderungan kekerasan dari warga. Ini akan menjadi bantuan yang sangat besar untuk keamanan, namun peningkatan alami Warrior dan Soldier akan berkurang.

• Meningkatkan HP secara permanen sebesar 500.

• Meningkatkan Wisdom dan Intelligence dari ras Human secara permanen sebesar maksimal 15.

Efek ini tidak ditumpuk dengan efek patung-patung lain.

Sebuah karya Mythical yang belum selesai.

• Keahlian skill Sculpting telah meningkat drastis.

• Keahlian skill Handicraft telah meningkat drastis.

• Level skill Sculpture Comprehension telah meningkat sebesar 1.

• Karena seniman yang membuat karya ini tidak diketahui, Fame telah meningkat sebesar 2 poin.

• Statistik Art telah meningkat sebesar 89 poin.

• Perseverance telah meningkat sebesar 41 poin.

• Charm telah meningkat sebesar 26 poin.

• Wisdom telah meningkat sebesar 10 poin.

Sebagai imbalan untuk menciptakan suatu patung mistis yang belum selesai, Semua Statistik naik dengan tambahan 5 poin.

Suatu berkah bagi pematung. Karena membuat suatu karya tentang kelahiran dan kematian, statistik terkait dengan pertempuran akan meningkat sebesar 8% selama satu minggu. Maksimum Mana dan tingkat pemulihannya akan meningkat sebesar 65%.

Hadiah itu cukup untuk membuat pikiran Weed menjadi kosong. Tampaknya dia harus benar-benar membuang prasangka bahwa Sculptor tidaklah sebaik Swordsman atau profesi lainnya sekarang.

“Periksa skill Sculpting!”

Skill Sculpting level 7 tahap Advanced (65%):

Bisa memahat suatu patung yang indah juga akan dijual dengan harga tinggi.

Kau bisa menyebarkan namamu di benua dengan membuat patung yang mulia.

Bagus untuk mendapatkan kasih sayang seorang wanita.

Pada tingkat yang mampu memimpin masyarakat artistik Benua Versailles. Sangat disesalkan bahwa tidak ada penerus yang bisa menandingi skill Sculptor unik ini.

Keahlian skill Sculptingnya telah meningkat 29%.

Berkat mengerahkan upaya terbaiknya, Weed akhirnya telah membuat suatu karya yang bahkan tidak bisa dia mengerti.

“Aku berhasil membuat boneka…”

Weed merenung dalam-dalam.

Ada alasan mengapa anak-anak dan wanita menyukai boneka.

Naluri merekalah yang bisa menemukan barang-barang berharga!

Dia telah membuat boneka untuk permintaan yang hampir tidak layak seharga 1 Copper, tapi masih ada kesalahan. Jumlah boneka yang diselesaikan sangatlah banyak. Dia telah membuatnya dalam ruang lapang yang dia gunakan sebagai ruang kerja di Lord’s Castle, tetapi ia harus memindahkan boneka-boneka itu ke tempat lain sehingga Mandol dan istrinya bisa melihat dengan nyaman. Dia bisa menggunakan ruang kosong di Kastil Morata, tapi dia tidak ingin melakukannya.

“Harus ada ruang terpisah untuk anak ini.”

Weed bergumam pelan.

“Whisper, matikan pembatasan chatting.”

*Ding!*

— Pembatasan whisper telah dilepas.

— Pembatasan Guild chatting telah dilepas.

Dia membuka fungsi whisper dan chatting yang ia telah matikan ketika kembali ke Morata. Dengan adanya pembatasan, ia tidak melihat atau mendengar guild chatting, dan ketika seseorang mengirim whisper padanya, ia hanya bisa mendengar mereka jika ia memberi izin. Itu langkah yang sudah dia atur karena ada begitu banyak orang yang mencari Weed.

Sabrina: Cepat pukul itu!

Edwin: Belum cukup terpukul.

Pin: Itu cukup keras kepala, sungguh menjengkelkan.

Edwin: Tapi aku pikir, kita sudah hampir mendapatkannya.

Tampaknya Guild Traveler of the Wilderness berada ditempat berburu yang khusus.

Weed mengabaikan sebagian besar pembicaraan guild, karena meskipun pembatasan mengobrol telah dimatikan, masih ada banyak pengintai seperti biasa.

— Pavo-nim.

Dia mengirim whisper pada Pave si Architect, yang pernah bertemu dengannya di Ekpedisi Utara. Sudah sangat lama sejak terakhir kali bertemu, tapi dia tidak pernah lupa pemain yang bisa dia manfaatkan.

“Dia adalah seorang Architect yang cukup menjanjikan.”

Pavo adalah Architect yang telah sibuk membuat tangga yang bagus untuk melihat Patung Dewi Freya di Morata.

— Weed! Apa itu kau?

Pavo juga tidak lupa pada Weed. Karena ia adalah Lord of Morata, tentu saja dia tidak bisa lupa.

— Kau dimana?

— Aku di Morata. Aku mendengar rumor bahwa kau kembali dan sedang membuat patung. Aku tidak bisa pergi menemuimu karena aku sedang menyiapkan toko di alun-alun.

— Apakah kau hampir selesai dengan pekerjaanmu?

— Aku hanya perlu memasang pintu. Jika aku bergegas, kupikir bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam.

— Bagaimana dengan Gaston-nim?

— Dia bekerja denganku. Sekarang dia melukis sebuah lukisan pada dinding langit-langit, dia menyelesaikannya.

— Baguslah. Aku punya permintaan untukmu, Aku ingin kau membangunkan sebuah rumah untukku.

— Lord of Morata membutuhkan rumah?

Pavo tampak seperti tidak begitu mengerti. Tidak ada alasan bagi Weed, yang memiliki Lord’s Castle, membutuhkan rumah. Bagaimanapun juga, untuk urusan-urusan seperti penyimpanan barang atau beristirahat di kamar tidur, ia bisa menggunakan Lord’s Castle miliknya.

— Sebenarnya… Aku butuh ruang untuk meletakkan patung.

— Benarkah? Kalau begitu, apakah kau perlu rumah dengan gudang yang besar?

— Daripada sebuag gudang, aku ingin kau membangun sebuah rumah yang cukup bagus, jadi patung-patung itu dapat dipamerkan pada suatu ruangan.

— Itu tidak sulit, dimana patung-patung itu?

— Ada di Lord’s Castle. Aku akan menginstruksikan para penjaga agar mengijinkanmu masuk ke tempat dimana patung-patung itu berada.

— Mengerti. Aku akan pergi kesana malam ini, setelah senja. Kita akan membahas biaya permintaan setelah aku melihat patung-patung itu.

— Terima kasih.

Setelah Weed menyelesaikan percakapannya dengan Pavo, ia menerima whisper dari pemain bernama Hon.

— Ini Hon dari ekspedisi penjara bawah tanah. Eksplorasi dungeon hampir selesai.

— Apakah kau menemukan tahanan dari Order of Matallost?

— Ya. Kami telah menemukan satu untuk saat ini, dan katanya, para tahanan itu berada di sekitar sini.

— Kau telah bekerja keras. Aku juga akan pergi kesana segera.

Sudah waktunya bagi Weed pergi ke penjara bawah tanah untuk mengerjakan quest itu.

* * *

Lembah River of Lamentation terhubung dengan Morata oleh portal perpindahan! Quest tahap kedua dengan kesulitan kelas S dan Rescue the Prisoners of the Order of Matallost akan terjadi disana. Ketika Weed kembali ke River of Lamentation lagi bersama Yellowy, dia bisa melihat orang-orang berkumpul dalam kelompok-kelompok di dekatnya.

“Orang itu adalah Weed…”

“Dia orang yang disebut God of War?”

“Shh! Berbicaralah pelan-pelan. Dia mungkin mendengar kita, jadi hati-hatilah!”

Mereka adalah orang-orang yang mendengar kabar bahwa Weed telah berhenti membuat patung dan berangkat ke River of Lamentation. Teman-teman mereka di Morata telah menunggu untuk melihat dia.

Sejumlah besar pemain berlevel tinggi di Utara membayar biaya cukai dan berburu di dekat River of Lamentation. Mengingat jarak dari Morata dan level monsternya, bisa dikatakan bahwa tak ada tempat berburu yang lebih baik. Ada kasus sesekali dimana party berani berkelana jauh ke utara, tapi seketika seluruh party itu dimusnahkan karena sedikit kesalahan yang berakibat fatal. Karena bantuan dapat ditemukan pada lingkungan sekitar setiap saat, River of Lamentation adalah tempat berburu yang bagus.

Weed melihat pemain di sekelilingnya dengan mata dingin dan membeku.

“Ada banyak orang.”

Di Morata, ia menjadi Lord sederhana yang menjual makanan dan japtem, tapi ia tidak bisa seperti itu di tempat berburu. Ada beberapa sosok yang menatap Weed dengan mata menantang. Jika para pemain berlevel tinggi ini menyerang ke arahnya sekaligus, bahkan Weed sekalipun tidak akan bisa menghindari kematian. Dia bahkan lebih sensitif karena dia memiliki barang-barang ultimate yang unik seperti Necromancer’s Magic Tome, Armor Tallock, Ancient Shield, dan Koldeurim’s Daemon Sword.

“Ini bukan Morata.”

Di Morata, orang-orang bahkan tidak bisa bermimpi menantang Weed karena adanya para Prajurit atau Knight. Jika seseorang mengacungkan pedang pada Lord, maka mereka akan ditundukkan oleh para Prajurit atau para Paladin dari Order of Freya akan benar-benar menghancurkan mereka. Namun, apapun bisa terjadi di tempat berburu. Dia bisa bertemu pembunuh dan bahkan menjatuhkan sebuah item.

Agar tidak memandang rendah, Weed pura-pura tak acuh sambil memandang orang.

“Potongan sampah ada dimana-mana.”

“…”

Kerumunan itu terdiam.

God of War Weed yang telah mereka bayangkan adalah seorang pemain sombong terkuat di Continent of Magic.

“Apakah mereka menunggu disini tanpa berburu untuk melihatku? Meskipun ada monster dimana-mana… cih cih.”

Weed mencedak saat dia menghina mereka secara langsung. Bahkan orang-orang yang telah membeli makanan atau patung Weed di Morata tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka pada sikapnya saat ini yang sungguh berbeda.

Lantas, mereka memikirkan sesuatu!

“Ini mungkin adalah watak Weed yang sebenarnya…”

“Apakah dia bertindak sopan pada pemain pemula atau individu saja? Kami berkumpul dalam kelompok dan dia sebenarnya sedang mengkritik kita… dia mungkin adalah serigala berbulu domba.”

Ada lebih dari 200 pemain berlevel tinggi berkumpul disini, namun ia meremehkan mereka semua secara langsung. Pada awalnya, kebanggaan seorang pemain membumbung tinggi ke langit setelah mereka melewati level 300. Koneksi pribadi yang mereka bentuk dari berbagai tempat dan kekuatan yang mereka tunjukkan sambil berburu adalah suatu hal yang membuat orang lain iri. Jumlah pemain itu sangat besar karena Benua Versailles begitu luas, tapi semakin tinggi naiknya peringkatmu, maka jumlah pemain akan semakin berkurang. Level 300 adalah pada level dimana mereka tidak akan diremehkan dimanapun mereka berada. Pada posisi itu, mereka bisa bergabung dengan guild bergengsi dan berbicara kepada beberapa orang dari guild kecil ataupun menengah. Kebanggaan dan ego pemain berlevel tinggi naik setinggi gunung, tapi tidak ada orang disini yang berani mengganggu Weed. Mereka mungkin menyerang dia jika mereka sendirian, tapi saat ini suasana hati mereka melarang untuk melakukan itu karena pemain-pemain lainnya juga diam terpaku. Weed telah mendominasi atmosfer dengan beberapa kata-kata yang tersusun rapi.

“Sungguh menyedihkan.”

“…”

Semuanya bahkan tidak bisa mengatakan sepatah kata pun sebagai tanggapan. Pada saat-saat tertentu, adalah suatu hal yang biasa bagi Weed untuk berbicara seperti ini. Dia ramah di Morata, namun ia mengungkapkan arogansinya di depan para pemain berlevel tinggi yang berkumpul. Itu adalah kekuatan dari yang terkuat, sesuatu yang mereka impikan, namun tidak tau kapan bisa mencapainya.

Namun, beberapa orang memendam kebencian terhadap penghinaan yang terusmenerus dilontarkan.

Setelah menjadi kuat sembari berkeliaran di tempat berburu, semangat persaingan mereka berkobar pada Weed, yang berlagak layaknya jagoan terkuat. Akan menjadi suatu kehormatan bahkan jika mereka mati disini, dan mereka punya perasaan untuk ingin menantangnya.

Suatu perubahan mood yang halus mulai mengalir pada pikiran kerumunan pemain itu.

Kemudian, Weed berteriak menggunakan Lion’s Roar,

“Bingryong! Phoenix! Kenapa kalian tidak datang kesini untuk menyambutku meskipun aku sudah datang!”

Suatu suara menyebar seperti kilat!

Menanggapi panggilan Weed, Bingryong dan Phoenix merentangkan sayap mereka dan terbang mendekat dari kejauhan. Dengan ukuran tubuh saja yang sudah setara dengan Dragon, Bingryong sudah cukup untuk membuat merinding orang-orang yang pertama kali melihatnya. Bingryong dan Phoenix melepaskan teriakan ke langit sebelum akhirnya turun dan duduk di gunung berbatu.

ROOAAAR!

SCREEECH!

Retakan terbentuk pada batu gunung dan pasir berjatuhan.

“Master, aku datang menjawab panggilanmu.”

“Master, aku juga sudah datang.”

Bingryong terlihat begitu menarik ia memiliki bobot seperti Dragon, mata halus, dan moncong yang cekatan! Dengan karakteristik acuh dari seekor burung, Phoenix terkesan dingin, namun sepertinya dia siap kapanpun untuk membakar segala sesuatu di sekitarnya. Bingryong dan Phoenix dengan sopan menundukkan kepala mereka untuk Weed.

“Ooh.”

“Luar biasa.”

Seakan-akan, kerumunan pemain merasakan semacam tembok yang memisahkan mereka dengan Weed, yaitu orang yang telah menjinakkan dan meluluhkan dua ekor dewa binatang liar. Terusmenerus mengeluh, Bingryong dan Phoenix yang pemalu namun menakutkan, tampaknya begitu bodoh sehingga mereka menyebabkan kecelakaan! Tidak menyadari hubungannya dengan Weed, yaitu orang yang memperbudak mereka dengan frustrasi dan intimidasi, orang-orang hanya bisa melihatnya sebagai pemandangan yang menakjubkan. Tidak akan ada orang yang bisa menantang Weed bahkan setelah melihat Bingryong dan Phoenix menundukkan kepala mereka kepadanya.

“Dasar kalian idiot. Aku jadi marah hanya karena melihat kalian.”

Weed mengernyitkan alisnya.

Sepertinya, Bingryong dan Phoenix menerimanya tanpa perlawanan.

“Jenis kemurkaan kotor macam apa yang akan dia lontarkan sekarang…”

“Kita abaikan saja. Mungkin kita salah melakukan sesuatu.”

Weed mengatakan, “Dasar bajingan tidak kompeten dan tidak berguna.”

Bingryong dan Phoenix memutar mata mereka karena rasa bersalah dan permohonan maaf sembari melihat sekeliling. Setiap kali Weed menghina mereka, ada beberapa jenis alasan yang tegas.

Jika mereka balik bicara padanya dan membentaknya, rasa frustrasi ini dan hinaan ini akan berlangsung lebih lama, sehingga mereka tidak bertanya atau berdebat. Mereka memutuskan untuk melakukan hal yang sama saat ini juga, dan hanya menunggu.

Weed menggelengkan kepalanya ke arah Bingryong dan Phoenix seolah-olah itu menjengkelkan.

“Aku bahkan tidak ingin mendengar omong kosong dari kalian, jadi pergilah!”

Menganggap itu adalah pembebasan, Bingryong dan Phoenix membentangkan sayap mereka dan terbang menjauh. Mereka harus menjauh sebisa mungkin dari dia, sebelum Weed berubah pikiran.

Mereka melarikan diri dengan begitu cepat, sampai-sampai gunung berbatu terguncang dan angin dengan keras tertiup.

Semangat kerumunan pemain itu bahkan semakin menciut. Mereka menatap dia dengan rasa iri dan rasa hormat, bukannya semangat kompetitif untuk bertarung. Dengan penghinaan sebesar itu pada Bingryong dan Phoenix, yaitu binatang buas yang sulit ditemukan lawannya bahkan di Benua Versailles, mereka berpikir bahwa penghinaan yang ditujukan pada mereka adalah suatu hal yang wajar.

Weed berjalan menuju ke arah Benteng Embinyu. Rescue the Prisoners of the Order of Matallost monster berkumpul pada suatu gerombolan bersama dengan labirin yang sangat besar didalam ruang bawah tanah Benteng Embinyu.

“Dua orang lebih baik daripada satu untuk membersihkan dungeon seperti ini. “

Karena kekhawatiran adanya racun atau kutukan sihir, lebih baik berangkat dengan satu atau dua rekan tim.

* * *

Sembari memegang sekop, Pavo berjalan ke kastil hitam bersama Gaston.

“Apakah kau datang untuk memenuhi permintaan Lord?” Tanya penjaga yang mengawasi Lord’s Castle dengan tombak.

Pavo cukup sering datang ke Lord’s Castle karena lisensi Architect dan memiliki hubungan yang baik, sehingga para penjaga itu sudah mengenalinya.

“Ya.”

“Lord telah memintamu membangun sebuah rumah untuk menyimpan hasil karyanya. Aku akan memandumu ke tempat dimana patung-patung itu berada.”

“Terima kasih.”

Pavo dan Gaston mengikuti penjaga Lord’s Castle. Tempat itu adalah ruang pribadi Lord, dimana orang-orang biasanya tidak boleh masuk. Bahkan tak ada hiasan sederhana yang digantung pada dinding, dan mereka tidak bisa melihat barang-barang yang berharga.

“Tidak ada yang istimewa.” Kata Gaston dengan kekecewaan.

Sebagai seorang Painter, statistik Art atau wawasan akan naik jika ia mengapresiasi karya seni yang mengesankan. Adalah karena ambisi alami mereka, sehingga seorang berprofesi seni ingin mengapresiasi banyak karya.

“Inilah ruangannya.”

Penjaga itu membuka salah satu ruangan tertutup milik Lord.

Pada saat itu!

Suatu cahaya terang terpancarkan dari dalam ruangan.

Kau telah menemukan suatu patung Mythical.

Kelahiran dan kematian!

Untuk pertama kalinya, kau telah menemukan suatu karya yang keterampilannya akan membuat iri para Dwarf dan raja-raja bahkan ingin memperolehnya dengan mengobarkan perang.

Sculptor yang membuat karya ini tidak mengungkapkan namanya.

— Untuk suatu penemuan yang akan menyebabkan sensasi pada dunia, Fame telah meningkat sebesar 1.290 poin.

— Kau telah memperoleh gelar Mythical Sculpture Discoverer. Jika kau menceritakan kisah menemukan patung ini di suatu kedai, kau akan dapat minum dan makan makanan tak terbatas, dan alkohol secara gratis. Bangsawan dan keluarga kerajaan yang suka keindahan akan menyambut kunjunganmu, dan mereka ingin mendengar ceritamu secara detail.

Begitu pintu dibuka, Fame yang begitu sulit meningkat, naik sebesar lebih dari 1.000 point.

Hal itu terjadi sebelum Pavo dan Gaston menyadari dengan panca inderanya.

Kau telah melihat Unnamed Mythical Sculpture.

Bunga kesenian, karya ini layak disebut sebagai karya seni yang luar biasa.

Seorang Sculptor yang tak diketahui namanya membuat patung kelahiran dan kematian dengan segenap jiwa sebagai tema untuk menunjukkan keahliannya. Mereka yang melihat patung ini dan memahami akan merayakan hidup dengannya.

• Regenerasi HP, MP, dan Stamina telah meningkat sebesar 32%.

• Maksimum HP dan MP telah meningkat sebesar 30%.

• Semua Statistik meningkat 20 poin.

• Agility dan Courage telah meningkat lebih lanjut.

• Kecepatan pergerakan telah dipercepat sebesara 30%. Efeknya akan lebih besar ketika berpindah pada jarak yang jauh.

• Setelah menikmati kenikmatan hidup, HP secara permanen meningkat 500 Poin.

• Sulit untuk memahami karya ini karena Wisdom rendah. Wisdom dan Intelligence telah secara permanen meningkat 2 poin.

• Kau harus melihat dengan cermat dan sering untuk memahami karya ini.

Architect adalah profesi yang memerlukan Wisdom yang sangat tinggi. Itu karena mereka perlu tau bagaimana menggunakan sihir sederhana untuk membangun suatu bangunan. Namun, bahkan Wisdom dan Intelligence miliknya tidaklah cukup untuk memahami karya ini.

Itu adalah untuk Pavo, tapi Gaston begitu terkejut seolah-olah dia telah tersambar petir.

— karena mengapresiasi patung Mythical, statistik Art telah meningkat sebesar 47 poin.

Suatu peningkatan yang besar dalam statistik Art!

Dalam kasus Mage, seorang murid yang belajar dari seorang guru bisa tumbuh lebih cepat. Namun, para seniman hanya bisa membuktikan diri dengan karya-karya mereka sendiri!

Boneka yang ditampilkan dalam cahaya tampak begitu realistis sehingga sulit dipercaya bahwa itu adalah boneka kulit. Pakaian yang mereka kenakan, terutama kancing, dibuat dengan sangat tepat, tak ada satu pun yang terlihat aneh.

“Tak disangka bahwa patung-patung ini adalah skill sebenarnya dari Weed…”

Sang Sculptor yang membuat boneka-boneka ini tidaklah diketahui, tapi siapa lagi yang bisa membuatnya kalau bukan Lord of Morata, Weed? Mereka yakin tentang hal itu karena Weed telah meminta mereka membangun rumah untuk karya-karya yang ada di Lord’s Castle.

Pavo mengirim whisper pada Weed dengan suara gemetar.

— A-Apakah kau sedang sibuk sekarang?

Balasan Weed datang dengan cepat.

— Tidak masalah. Ngomong saja.

— Ada satu hal yang aku ingin tau.

— Apa itu?

— Kenapa kau tidak mempublikasikan namamu setelah membuat patung-patung ini? Meskipun kami bisa mendapatkan Fame penemu berkat hal itu…

Itu adalah sesuatu yang Pavo dan Gaston benar-benar tidak bisa mengerti, meskipun berterima kasih padanya. Jika ia telah membuat patung seperti ini, tentu saja dia bisa memamerkannya dan membuat orang lain tau akan karyanya.

Jika Gaston telah melukis suatu karya Mythical, ia akan pergi berjalan-jalan di sekitar sambil menyombongkan dirinya.

— Karena aku malu.

— Apanya yang membuatmu malu?!

— Aku terlalu malu untuk mengungkapkan namaku karena skillku terlalu rendah dan jelek…

— *Uhuk*

Dia terlalu malu untuk mencantumkan namanya setelah membuat patung Mythical seperti ini!

Kerendahan hati Weed sudah cukup untuk membuat mereka tersedak.

Translator / Creator: alknight