November 19, 2016

Horizon, Bright Moon, Sabre – Chapter 03: Bright Moon at the Hight Mansion

 

Chapter 3 – Bright Moon at the Mansion

Ketebalan asap mulai menghilang.

Ini adalah asap yang dapat membunuh. Ada terlalu banyak pahlawan terkenal yang tiba-tiba jatuh dan tak bersuara karena asap ini.

Asapnya mulai hilang.Mata dari manusia kayu bercahaya dengan kegembiraan.Dia berfikir musuhnya telah kalah.

Dia berharap musuhnya sudah terbaring di tanah, sedang berjuang agar tidak mati. Dia berharap kalau musuhnya akan merangkak ke depannya dan memohon untuk penawar racunnya.

Bahkan Shi Batian dan Bronze Tiger telah berlutut di depan mereka untuk meminta penawar racunnya.

Mereka adalah orang yang paling hebat didalam dunia persilatan; tetapi di dalam menghadapi kematiannya, bahkan orang yang paling berani bisa menjadi pengecut.

Untuknya, penderitaan dan harapan orang lain merupakan sumber kesenangan dan kepuasan.

Tetapi saat ini, dia tidak puas.

Fu Hongxue dan Yan Nanfei tidak jatuh.Kenyataannya mereka masih sehat.

Manusia kayu merenung, seperti api dalam tubuhnya. Bajunya terbakar menjadi abu dan terbawa angin dalam asap tebal itu. Hanya seseorang yang berkulit hitam tersisa. Itu seperti tubuh besi yang tidak akan bisa terbakar, seperti tempat unutk membakar arang.

Yan Nanfei tiba-tiba berbicara,” mereka berdua adalah Double Killers of the Five Elements.”

Fu Hongxue membalas dengan “humph”.

[di dalam kayu yang tersembunyi besi, air dan api dari sumber yang sama],[gerakan yang tersembunyi dari dalam tanah, tangan hantu yang memegang kaki], untuk orang normal gerakan ini tidak mungkin untuk dihindari. The Double Killers of The Five Elements adalah salah satu dari banyak pendekar professional yang dibayar dengan harga tinggi. Dirumorkan bahwa mereka adalah pria dengan keberuntungan yang besar, jika bukan jutawan.

Tetapi, di dunia ini seberapa kaya dirimu, untuk beberapa orang kau tidak sebanding.

Manusia lumpur tertawa terbahak-bahak, dan berbicara pertama’”dia adalah besi-kayu-air-api, dan aku adalah tanah.Aku bukanlah apa-apa, hanya keledai bodoh, kentang tidak berguna, dan anjing yang tidak berguna.”

Dia melihat pedang Fu Hongxue dengan teliti.

Pedangnya sudah kembali ke sarungnya.

Manusia lumpur mendesah dan tertawa mengejek,” bahkan jika tidak mengenal lawan kesatria Fu, kita dapat mengenali pedangnya.”

Manusia kayu berkata,”tetapi kita tidak dapat mengira kalau Fu akan menye;amatkannya.”

Fu Hongxue membalas dengan dingin,”hidup ini sudah menjadi milikku.”

Manusia kayu berkata,”ya”

Fu Hongxue,”selain aku, tidak ada yang akan bisa menyentuh sehelaipun rambutnya.”

Manusia kayu,”ya ya”

Manusia lumpur memohon’” jika pendekar Fu mau mengampuni nyawaku, aku akan segera lari ke tempat yang sangat jauh.”

Fu Hongxue berkata,”lari.”

Dia baru saja berkata-kata sementara manusia kayu dan manusia lumpur lari.Kenyataannya, mereka bergulung seperti dua bola.

Yan Nanfei tiba-tiba tertawa dan berkata,”aku tahu kau tidak akan membunuh mereka.”

“Oh” jawab Fu Hongxue.

Yan Nanfei menjelaskan,”karena mereka tidak cukup berharga.”

Fu Hongxue melihat pedang pada tangannya, tetapi di sana terdapat kesendirian yang tidak dapat dijelaskan. Dia tidak pernah memiliki teman.Dan bahkan sekarang musuhnya berkurang jumlahnya.Di surga, berapa banyakkah orang yang cukup berharga untuk pedangnya?

Fu Hongxue berkata perlahan,”aku dengar harga mereka yang telah membunuh Shi Batian adalah tiga ratus ribu keping emas.”

Yan Nanfei membalas,”benar sekali.’

Fu Hongxue berkata,”hidupmu lebih berharga dibanding Shi Batan.”

Yan Nanfeiberkata,”jauh lebih berharga.”

Fu Hongxue berkata,”tidak banyak orang yang mampu menentukan hargamu.”

Yan Nanfei menutup mulutnya.

Fu Hongxue berkata,”aku tidak bertanya padamu tentang identitas orang itu dulu.”

Yan Nanfei masih menutup mulutnya dangan rapat.Diam tanpa sepatah katapun.

Fu Hongxue melanjutkan,”keinginanmu yang yang belum tercapai adalah untuk membuat persetujuan dengan orang ini?”

Yan Nanfei pun tertawa dingin,”kau telah bertanya terlalu banyak.”

Fu Hongxue,”kau tidak mau mengatakannya?”

Yan Nanfei,”tidak mau.’

Fu Hongxue,”maka pergilah!”

Yan Nanfei,”aku lebih tidak mau pergi!”

Fu Hongxue ,”jangan lupa aku telah membiarkanmu selama setahun. Apa yang tetap membuatmu tetap kembali setelah setahun.”

Yan Nanfei,”kau mau aku untuk membalas budimu?dengan cara itu?”

Fu Hongxue,”dengan menyelesaikan urusanmu yang belum selesai.”

Yan Nanfei,”tetapi aku…”

Fu Hongxue mengangkat kepalanya perlahan dan melihat padanya,”jika kau adalah lelaki sejati, bahkan saat menghadapi kematian, kau ingin mati dengan cara yang hormat.”

Dia telah mengangkat kepalanya dengan tinggi tetapi Yan Nanfei mengikutinya, seperti tidak mau membiarkan melihat ekspresi wajahnya.

Tidak ada yang dapat menjelaskan bagaimana ekspresi wajahnya.-apakah kesedihan?kesakit? Atau ketakutan?

Fu Hongxue berkata,”pedangmu masih hidup, tubuhmu masih hidup.Kenapa kau tidak ada keberanian untuk menghadapinya?”

Yan Nanfei mengangkat kepalanya, memegang pedangnya dengan keras,”baik, aku akan pergi. Setelah setahunaku akan kembail.”

Fu Hongxue berkata,”aku tahu.”

Masih ada anggur di meja.

Yan Nanfei tiba-tiba berbalik dan mengambil botol anggur itu,”kau masih tidak minum?”

Fu Hongxue berkata,”aku tidak minum!”

Yan Nanfei berkata,”orang yang tidak minum, apakah mereka selalu sadar?”

Fu Hongxue membalas,”tidak tentu.”

Yan Nanfei memiringkan kepalanya ke belakang, terbahak-bahak dengan keras dan meminum setengah botol anggur tersebut hanya dengan sekali telan.Lalu dia berjalan keluar kedai dengan langkah besar.

Dia berjalan sangat cepat. Karena dia tahu jalan di depan tidak hanya sulit, tetapi juga sangat panjang. Sangat panjang sehingga membuat pikiran kacau.

Desa yang mati.Jalan berpasir.dunia yang kesepian.Cahaya bulan yang kesepian juga.

Malam ini adalah malam bulan penuh.

Bulan penuh, tetapi hatinya telah kosong.

Yan Nanfei berjalan di bawah cahaya bulan.Dia berjalan dengan langkah yang besar dan sangat cepat.

Tetapi Fu Hongxue tetap mengikuti di belakangnya.Seberapa cepatpun dia berjalan. Saat dia memutar balik tubuhnya, dia hanya akan melihat kesendirian, dengan kesembronoan dan postur yang aneh, mengikuti perlahan dari belakang.

Bintang-bintang mulai menghilang, bulan mulai pudar dan malam hampir berakhir. Dia masih mengikuti, tetap dalam jarak yang sama.

Akhirnya Yan Nanfei tidak tahan lagi.Dia membalik badan dan berteriak,”apakah kau adalah bayanganku?”

Fu Hongxue berkata,” bukan”

“Lalu kjenapa kau tetap mengikutiku?”tanya Yan Nanfei

Fu Hongxue menjawab,”aku tidak mau kau mati di tangan orang lain.”

Yan Nanfei tertawa dingin,”aku tidak butuh kamu untuk menjagaku.Aku bisa menjaga diriku sendiri.”

Tanya Fu Hongxue,”benarkah?”

Dia tidak membiarkan Yan Nanfei berkata dan melanjutkan,”hanya orag yang tidak berperasaan yang bisa menjaga dirinya sendiri.Dan kau tidak.”

Yan Nanfei bertanya,”bagaimana denganmu?”

Fu Hongxue berbicara dengan muram,”aku dulu menggunakan perasaanku, tetapi sekarang aku sudah melupakannya.Sudah sangat lama sekali.”

Raut mukanya tanpa ekspresi.Siapa yang dapat mengira dibelakang kedinginannya, kemuraman berada di dalamnya, hatinya merasakan sakit?Siapa yang dapat membuat memori yang begitu menyakitkan?

Jika hati seseorang sudah benar-benar mati, benar-benar padam, maka tidak ada di dunia dapat melukainya.

Yan Nanfei menatapnya dengan tajam dan berbicara dengan perlahan,” kau salah jika mengira dapat menjaga dirimu sendiri.”

“Oh.” jawab Fu Hongxue.

Yan Nanfei,” ada satu orang di dunia ini yang dapat melukaimu.”

Fu Hongxue bertanya,”siapa?”

“Dirimu sendiri.”jawab Yan Nanfei.

Hari mulai siang, dan matahari mulai meninggi.

Matahari telah menghilangkan gelap, kesuraman dan udara dingin. Dan juga kata-kata pada papan batu di pojok jalan:”Desa Phoenix”.

Hanya papan batu ini, dan tiga kata ini yang tersisa selama ini selama bertahun-tahun.

Fu Hongxue bukanlah orang yang dapat sedih dengan mudah.Tetapi ketika dia melalui papan ini, dia tidak dapat melaluinya tetapi berputar dan melihatnya lagi.

Pulau itu sangat luas seperti lautan.Mengubah yang terjadi pada dunia ini.Tetapi perubahan yang terjadi di sini tidak terlalu cepat, begitu cepat yang menyebabkan tidak normal.

Yan Nanfei dapat menebak perasaan Fu Hongxue, dan bertanya,”kau tidak mengharapkan ini sama sekali?”

Fu Hongxue mengangkat tangannya perlahan, dan berkata,”tidak, aku tidak, tapi kau tahu.”

Yan Nanfei,”oh?”

Fu Hongxue  menjawab,” kau sudah tahu desa ini sudah mati, itu mengapa kau membawa anggur dan music denganmu.

Yan Nanfei tidak menyangkalnya.

Fu Hongxue berkata,”kau tahu tepatnya kenapa desa ini berakhir menyedihkan juga.”

Yan Nanfei menjawab,”tetu aku tahu.”

Fu Hongxue bertanya,” kenapa?”

Mata Yan Nanfei tiba-tiba menunjukan kesakitan dan kemarahan. Setelah begitu lama , dia berguman,”karena aku.”

Fu Hongxue berkata,”karena kamu?Bagaimana kamu dapat mengubah seluruh desa menjadi kuburan?”

Yan Nanfei menutup mulutnya dengan tangan.

Garis mulutnya dingin dan tipis; faktanya, mereka terlihat kejam.Pada saat dia menutup mulutnya, seseorang dapat melihat dia tidak ingin membahas masalah itu lebih jauh lagi.

Fu Hongxue menutup mulutnya juga.

Tetapi mata mereka tidak menutup.Mereka melihat seekor kuda jantan melintas menuju mereka dari sudut jalan.Melaju dengan sangat cepat.

Kuda jantan tersebut berdarah murni, dan skill penunggangnya sangat bagus. Pada saat yang sama mereka melihat kuda itu, kuda dan penunggangnya sudah berada di depan mereka.

Yan Nanfei tiba-tiba melompat ke udara seperti panah, dan berputar di udara melewati kepala kuda jantan tersebut. Dia sudah menarik tali kekang kuda saat kakinya menyentuh tanah lagi

Dia berdiri di sana seperti paku yang mendarat di tanah; hanya dengan satu tangannya, dia menarik tali kekang kuda itu.

Kuda jantan itu terkejut dan mengangkat.

Penunggangnya sangat marah; dia mengeluarkan cambuknya dan memukulkannya ke kepala Yan Nanfei.

Tiba-tiba dia menemukan dirinya tergeletak di tanah; Wajahnya yang basah kuyup itu sudah pucat dan tegang karena ketakutan dan teror.Dia menatap Yan Nanfei, tercengang.

Yan Nanfei tersenyum,”kenapa kau sangat terburu-buru ke tujuanmu?” tanya Yan Nanfei

Pengendara kuda tersebut mencoba menjaga perasaannya. Dia harus, setelah melihat  kemampuan Yan Nanfei. Dia merasa harus menjawab Yan Nanfei,”aku terburu-buru untuk sampai ke pemakaman.”

“Ada keluargamu yang meninggal?” tanya Yan Nanfei.

Jawab pengendara itu,”ya paman keduaku.”

“Dengan terburu-buru ke sana dapatkah kau menyelamatkan pamanmu?”

Itu adalah pertanyaan retoris, siapa yang dapat membangkitkan orang mati?

“Tidak aada yang berubah, kenapa berjalan begitu cepat?” tanya Yan Nanfei.

Pengendara tersebut bingung, dan bertanya,”apa sebenarnya yang kau mau dariku?”

Yan Nanfei menjawab,”aku ingin membeli kudamu.”

Pengendara kuda itu menjawab,”kuda itu tidak untuk dijual.”

Yan Nanfei meraik kantung uangnya, mengambil seikat emas dan melemparkannya ke depan pengendara tersebut,”apakah ini cukup?”

Pengendara itu kaget dengan gaya Yan Nanfei.” dia mulai melihat seikat emas tersebut. Dia akhirnya mengehembuskan nafas panjang, dan berkata,”seseorang yang telah mati tidak dapat hidup kembali.Kenapa aku harus terburu-buru ke sana?”

Yan Nanfei tertawa.Dia membleia kudanya, dan tersenyum kepada Fu Hongxue, dan berkata,”aku tahu tidak dapat lari darimu, tetapi aku sekarang memiliki 6 kaki.”

Fu Hongxue tidak dapat berkata apa-apa.

Yan Nanfei tertawa terbahak-bahak, dan melambaikan tangan ,”sampai jumpa!aku akan menemuimu setahun lagi!”

Dia baru saja ingin naik ke kuda yang indah tersebut.Tiba-tiba, ada sebuah cahaya pedang.

Fu Hongxue telah mengeluarkan pedangnya.Pedangnya bergerak seperti cahaya, dan kembali ke sarungnya.

Kudanya tidak terkejut, dan tidak ada seorangpun yang terluka.Pedang tersebut seperti menebas bintang di langit; menebas bintang seperti memberi seseorang harapan dan keindahan, tidak takut dan seram.

Tetapi, Yan Nanfei kaget.Dia melihat pedang pada tangan Fu Hongxue.” aku tahu kau sangat jarang menarik pedangmu.”

Fu Hongxue mengangguk setuju.

Yan Nanfei berkata,”pedangmu tidak menunjukkan kepuasan.”

Fu Hongcue mengangguk sekali lagi.

“Kemudian mengapa kau menarik pedangmu tanpa suatu hal yang jelas?” tanya Yan Nanfei.

Fu Hongxue menjawab,”karena kakimu,”

Yan Nanfei tidak mengerti,”kakiku?”

Fu Hongxue melanjutkan,”kau tidak mempunyai eam kaki, kau bahkan tidak memiliki kaki saat menunggangi kuda.”

Yan Nanfei marah dan memutar melihat kudanya kembali. Dia melihat darah!

Darah segar mengalir. Darah tersebut tidak mengalir dair siapapun, ataupun kuda.

Darah tersebut mengalir dari pelana kuda.

Pengendara kuda, yang sedang duduk di tanah selama ini, tiba-tiba meliompat dan lari, secepat panah.

Fu Hongxue tidak mengehentikannya, juga Yan Nanfei; mereka bahkan tidak berpaling ke penunggan tersebut.

Kedua mata mereka tertuju pada pelana kuda tersebut, Yan Nanfei mengelap pelana dengan dua jari.- hanya satu setengah pelana.

Pelana yang rumit tersebut telah terputus menjadi dua bagian oleh tebasan pedang tersebut.

Bagaimana pelana kuda tersebut berdarah?

Itu tidak mungkin, seharusnya.

Darahnya dingin, dan keluar dari ular.Ular tersebut berada pada pelana kuda tersebut.

Di sana tadi ada empat ular yang sangat berbisa, dan semua telah terpotong menjadi dua oleh pedangnya.

Jika seseorang duduk di pelana kuda tersebut, ular tersebut akan keluar melalui lubang tersebut, di mana penutupnya telah dihilangkan, dan jika keempat ular tersebut keluar dan menggigit kaki orang yang menungganginya…

Akankah orang ini tetap memiliki kaki?

Yan Nanfei mengeluarkan keringat dingin dan sangat takut dengan cerita seram tadi.

Dia masih berfikir, ketika dia mendengar tangisan yang menyedihkan. Tangisan tersebut begitu menyedihkan, dia merasa seolah pedang ditikam di dadanya

Penunggang kuda yang lari tersebut menggunakan kecepatan kilat,[Swallow Pecking Water Trice], untuk lari dan sudah sekitar tujuh sampai delapan kilo jauhnya.

Dia tiba-tiba menangis ketakutan, dan terjatuh.

Tebasan pedang itu tidak hanya membelah pelana dan ular-ular tersebut,tetapi juga melukai hati penunggang kuda, ginjal, dan liver.

Dia terjatuh  ke tanah dan menggeliat seperti ular.

Yan Nanfei sadar secara perlahan bahwa pelana kuda yang terputus itu, mengangkat kepalanya, dan menatap Fu Hongxue dengan tajam.

Tangan Fu Hongxue menggenggam pedangnya yang masih berada pada sarungnya.

Yan Nanfei terdiam sebentar, dan tiba-tiba menghela nafas,”aku menyesal aku lahir terlalu lama, dan tidak pernah punya kesempatan untuk melihat ini.”

Fu Hongxue bertanya,”kau tidak pernah melihat pedang Ye Kai?”

Yan Nanfei menjawab,”aku menyesal aku tidak pernah punya kesempatan untuk itu. Aku….”

Fu Hongxue memotongnya,”kau mungkin tidak punya kesempatan, tetapi kau juga beruntung. Banyak orang yang telah melihat pedang ini pada masa lalu..”

Yan Nanfei bertanya,”mereka semua mati?”

Fu Hongxue menjawab,”bahkan jika tubuh mereka hidup, tetapi hati mereka mati.”

Yan Nanfei berkata,”hati mereka mati?”

Fu Hongxue berkata,”siapapun yang telah melihat dan menggunakannya, akan takut untuk menggunakan pedang selama hidupnya, tanpa terkecuali.”

Yan Nanfei berkata,”tapi pedangnya hanyalah pedang terbang.”

Fu Hongxue membalas,”pedang yang terbang tetaplah terbang.”

Yan Nanfei setuju, hanya dapat setuju.

Di luar sana ada banyak pedang. Setiap pedang dan pisau dapat digunakan untuk membunuh.

Fu Hongxue bertanya,”pernahkah kamu menggunakan pedang?”

Yan Nanfei membalas,”tidak.”

Fu Hongxue bertanya,”berapa banyak orang yang pernah kau lihat dapat menggunakan pedang dengan baik”

Yan Nanfei menjawab,”tidak banyak.”

Fu Hongxue berkata,”maka kau tidak punya urusan berbicara tentang pisau dan pedang.”

Yan Nanfei tertawa dan berkata,”mungkin aku tidak punya urusan berbicara tentang pisau dan pedang; mungkin tehknik pedangmu tidak sebanding dengan siapapun.Hal itu tidak aku yakin, tapi aku dapat yakin satu hal.”

Fu Hongxue berkata,” apakah itu?”

Yan Nanfei berkata,”sekarang aku punya enam kaki lagi, dan kau hanya dua.”

Dia tertawa terbahak-bahak lagi, dan naik ke atas kuda.

Pelana kuda tersebut mungkin saja putus, dan ular-ular tersebut sudah terpotong, tapi kuda tersebut tetap hidup dan berhati-hati.

Kuda tersebut lari seperti angin, dan lari meninggalkan Fu Hongxue.

Fu Hongxue melihat kakinya; matanya tidak dapat dijelaskan yang melihat dirinya begitu konyol, dan membisikan ke dirinya sendiri,”kau salah.Aku tidak punya dua kaki, aku hanya punya satu.”

Ada banyak kedai minuman di setiap desa; dan setiap kedai anggur mempunyai sejarah yang panjang dan memiliki sesuatu yang spesial atau unik.

Kedai “Ten Thousand Longevity” salah satu kedai yang unik, dan memiliki harga yang tinggi.Semua yang disediakan, makanan atau anggur, semua berharga dua kali lipat.

Laki-laki punya banyak kelemahan.Menghabiskan banyak uang untuk mabuk adalah salah satunya.

Itulah mengapa tempat ini mengadakan harga yang mahal dan memiliki bisnis yang baik.

Ketika Yan Nanfei berjalan menuju ke kedai “Ten Thousand Longevity” dan melihat pada kuda yang terikat diluar kedai, dia tidak berhenti tertawa.

Dua kaki tidak sebanding dengan enam kaki.

Setiap orang berharapp untuk lari dari bayangannya. Ini adalah salah satu kelemahan yang lain.

Tetapi saat dia melepas ikatan kuda tersebut, dia tidak dapat tertawa lagi.

Saat dia mengangkat kepalanya, dia melihat Fu Hongxue lagi.

Fu Hongxue berdiri di sebrang jalan , dan melihatnya dengan tatapan dingin. Mukanya menunjukkan ekspresi kematian, diam seperti es, pedangnya hitam.

Yan Nanfei tersenyum.

Dia memukul kecil kudanya dan kudanya pergi. Dia tetap berada pada tempatnya, tersenyum dan melihat pada Fu Hongxue

Kuda tersebut berharga ribuan keping emas, yang berubah menjadi debu yang menerpa tangannya.

Seribu keping emas.Sepuluh ribu emas.Puluhan ribu emas.Apa arti mereka di mata? Untuknya itu bukanlah apa-apa melainkan debu.

Debu mulai menghilang, dan dia menyebrang jalan ke arang Fu Hongxue.Dia tersenyum dan berkata,”kau tetap mengikutiku setelah selama ini.”

Fu Hongxue membalas dengan “humph”.

Yan Nanfei menghembuskan nafas dan berkata,”untung saja aku bukanlah wanita. Jika bukan, setelah aku diikuti dan diperhatikan seperti ini olehmu, aku tidak punya pilihan lain selain menikahimu.”

Muka Fu Hongxue tiba-tiba berubah merah.Mukanya merah padam.Mukanya berkerut seperti dia sedang menahan sakit.

Memori mengerikan apa yang ada di hatinya? Bagaimana mungkin candaan yang biasa dapat membuatnya merasakan sakit seperti ini?

Yan NAnfei menutup mulutnya.

Dia tidak suka menyakiti hati orang lain. Setiap kali dia menyakiti hati orang lain, dia kan merasa sangat bersalah.

Mereka berbicara berdua, di bawah atap toko roti.

Ada wanita tua dengan kerutan dan layu dengan dua orang anak kecil, laki-laki dan perempuan.Mereka membeli beberapa roti di toko itu.Mereka baru saja keluar dari toko itu dan anak-anak tersebut mulai berebut unutk makan.Saat nenek mereka memberi tahu mereka kalau itu tidak baik saat makan di jalan, dia membagi roti tersebut menjadi dua agar mereka bisa berbagi.

Anak-anak tersebut malah makin merengek semakin keras saat menerima kue tersebut.

Anak laki-laki tersebut lompat naik dan turun,’ kenapa potongan roti Xiaoping lebih besar dariku?”

Anak perempuan itu menolak dan anak laki-laki mencoba mengambil rotinya. Anak perempuan itu tidak punya pilihan lain kecuali lari darinya. Nenek tua itu tidak dapat mengejar mereka, dia  hanya bisa menggelengkan kepala dan mendesah sambil tersenyum.

Anak perempuan itu tidak secepat si anak laki-laki yang akan menangkapnya. Dia lari ke belakang Yan Nanfei dan bersembunyi, dia menarik jubah Yan Nanfei, dan berkata,”paman yang baik, tolong selamatkan aku.Dia pencuri kecil.”
Anak laki-laki itu membalas,”dia tidak akan membantumu, kami laki-laki dan laki-laki selalu bersama.”

Yan Nanfei tertawa.

Kedua anak ini mungkin salah, tetapi mereka sangatlah pintar dan lucu. Yan Nanfei juga memiliki masa kecil, tetapi masa-masa bahagia itu telah hilang,  tidak akan kembali. Dia juga bermain dengan teman wanita, dan dia berfikir apakah dia sudah menikah.

Dia melihat kedua anak itu yang mengingatkannya pada masa kecilnya.

Tiba-tiba hatinya terisi oleh kenangan masa lalu. Dia memegang kedua tangan anak itu dan berkata,”berhenti berkelahi satu sama lain. Pama akan membelikanmu masing-masing sepouluh kue.”

Wajah dari kedua anak tersebut menjadi cerah, senyum mereka sangat bahagia.Mereka berdua lari kegirangan.

Yan Nanfei membuka tangannya, untuk membawa masing-masing anak di tangannya.

Tiba-tiba ada cahaya pedang.

Fu Hongxue bukanlah orang yang dapat menarik pedangnya dengan mudah, dan dia tiba-tiba menarik pedangnya.

Pedangnya lewat seceptat kilat, dan kue yang ada pada tangan anak-anak tersebut jatuh ke tanah.Mereka terbelah menjadi dua bagian.

Kedua anak tersebut ketakutan dan mereka mulai menangis dan lari ke nenek mereka.

Yan Nanfei pun terdiam.Dia menatap Fu Hongxue dengan kebingungan.

Pedang Fu Hongxue telah kembali ke sarungnya.Mukanya tanpa ekspresi.

Yan Nanfei tiba-tiba tertawa dengan dingin.”sekarang aku tahu. Selain membunuh, pedangmu punya satu fungsi lagi.”

Fu HOngxue,”oh.”

Yan Nanfei berkata,”kau juga menggunakan pedang untuk menakuti anak-anak.”

Fu Hongxue menjawab dengan dingin,”aku hanya menakuti satu jenis anak.”

Yan Nanfei bertanya,”jenis seperti apa?”

Fu Hongxue,”jenis yang membunuh.”

Yan Nanfei terdiam sekali lagi, dan dia membalik perlahan.Sang wanita tua mundur ke belakang dengan kedua anak tersebut.Anak-anak tersebut tidak menangis lagi; mata mereka terbuka lebar dan menatap Yan Nanfei dengan tajam.

Mata mereka dipenuhi oleh mata membunuh dan kebencian.

Yan Nanfei menundukkan kepala mereka.Hatinya berdegup kencang, matanya tertuju pada kue yang ada di tanah.Ada gigitan kecil pada kue tersebut.

Dia mengambil setengah kue tersebut, dan menemukan isi kue tersebut dipenuhi dengan Five Poison Needles.

Dia tiba-tiba melompat seperti burung, dan mendarat di depan wanita tua tersebut,”kau adalah Ghostly Granny?”

Wantita tua itu tertawa.Dia mengerutkan mukanya yang layu, dan tiba-tiba menjadi seperti iblis dan aneh,”kau telah mendengarku, itu tidak diharapkan.”

Yan Nanfei menatapnya lama, dan berkata dengan tenang,”kau tidak tahu aku punya kebiasaan.”

Ghostly Granny berkata,”kebiasaan apa?”

Yan Nanfei berkata,”aku tidak pernah membunuh wanita.”

Ghostly Granny tertawa,”itu adalah kebiasaan yang baik.”

Yan Nandei,”kau mungkin tua tapi kau tetaplah seorang wanita.”

Ghostly Granny menghembuskan nafas dan berkata,”kau sangat tidak beruntung, kau tidak pernah melihatku saat aku masih muda, atau….”

Yan Nanfei memotong,”kau adalah pengecualian.”

Ghostly Granny bertanya,”mengapa aku adalah pengecualian?”

Yan Nanfei berkata,”anak-anak masih suci dan tidak bersalah.Kau tidak seharusnya menggunakan mereka. Kau telah menghancurkan hidup mereka…”

Ghostly Granny kembali tersenyum.Senyumnya mengejek,” nenek menyayangi anak-anak, dan anak-anak suka membantu nenek dengan bekerja.Apa urusanmu?”

Yan Nanfei menutup mulutnya.

Dia tidak ingin berdiskusi lagi.Tangannya sudah menggenggam pedangya.

Pedang merah yang cerah, merah seperti darah!

Ghostly Granny tertawa terbahak-bahak,”orang lain mungkin takut akan Wild Rose Sword, tetapi aku…”

Dia belum menyelesaikan kalimatnya, tetapi tiba-tiba ada sekantung tas besar yang jatuh ke tanah.

Tiba-tiba ada banyak ledakan besar. Debu-debu beterbangan tinggi, asap yang tajam dan disertai percikan api terbang tinggi.

Yan Nanfei melompat ke belakang dan jungkir balik dengan kedua kakinya.

Pada saat asap dan dan debu mulai menghilang, Ghostly Granny dan anak-anak tersebut telah menghilang. Bagaimanapun, di sana ada sebuah lubang besar di tanah.

Ada kerumunan orang disekitar yang melihat.

Yan Nanfei tetap berdiri di sana, sedikit kaget. Setelah semua baik, dia berbalik ke Fu Hongxue.

Fu Hongxue dingin seperti salju.

Yan Nanfei mendesah panjang dan berkata,”kau benar sekali lagi.”

Fu Hongxue berkata,”aku jarang melakukan kesalahan.”

Yan Nanfei,”anak-anak tersebut tidak bersalah. Mereka pasti diculik oleh Ghostly Granny ketika mereka kecil.

Di kegelapan malam, dan berpakaian bayi…

Seorang nenek tua mengetuk pintu di malam hari…

Berduka kepada orang tuanya, dan anak-anak yang menyedihkan…

Yan Nanfei berkata dengan kesedihan,”dia pasti emnggunakan metode seperti itu untuk mengajari anak-anak dari polos menjadi jahat dan penuh kebencian dari kecil sampai tua.

Fu Hongxue berkata,”itulah sebabnya kau tidak boleh membiarkannya lari.”

Yan Nanfei berkata,”aku tidak menyangka bahwa biji api dari Jiangnan”s Thunderclap Hall dapat disembunyikan dalam kantung kue kering.

Fu Hongxue berkata,”kau harus memikirkan kemungkinan itu, jika kue tersebut mengandung Fi ve Poison Needles, mereka juga pasti mengandung Thunderclap Seed.”

Yan Nanfei bertanya,”kau berharap hal seperti ini dapat terjadi?”

Fu Hongxue tidak menolaknya.

Yan Nanfei bertanya,”sejak kau berpendapat seperti itu, seharusnya aku tidak membiarkannya pergi.Kenapa kau tidak mengalahkannya?”

Fu Hongxue menjawab dengan dinign,”karena targetnya adalah kamu, bukan aku.Selain itu, aku tidak berharap kau begitu bodoh.”

Yan Nanfei menatapnya, dan tertawa terbahak-bahak,”mungkin aku tidak begitu bodoh, tetapi kau yang begitu tajam.”

Fu Hongxue,”oh”

Yan Nanfei berkata,”saat ini, aku masih mencari tahu bagaimana kau dapat mengetahui kabut beracun dan ular berbisa pada pelana kuda tersebut?”

Fu Hongxue terdiam untuk waktu yang lama. Dia berkata,”ada banyak cara untuk membunuh orang. pembunuhan adalah salah satunya, dan cara ini adalah yang paling menakutkan diantara semuanya.

Yan Nanfei menjawab,”aku tahu itu.”

Fu Hongxue melanjutkan,”lalu, kau tahu ada berapa banyak cara di sana?”

Yan Nanfei  menjawab,”aku tidak tahu.”

Fu Hongxue bertanya sekali lagi,”apakah kau tahu berapa banyak orang mati yang tidak layak untuk mati di tiga abad terakhir ini?

Yan Nanfei menjawab,”tidak tahu.”

Fu Hongxue menjawab,”538 orang.”

Yan Nanfei bertanya,”kau menghitungnya?”

Fu HOngxue menjawab,”aku menghitungnya.Ini mengambil tujuh tahun dan perjuangan untuk menghitungnya.”

Yan Nanfei tidak dapat berhenti bertanya,”kenapa kau menghabiskan begitu banyak waktu untuk menghitugnya?”

Fu Hongxue,”jika aku tidak menghitungnya, aku mungkin sudah mati sepulh kali dan kau tiga kali banyaknya.”

Yan Nanfei menghembuskan nafas kecil.Dia ingin berkata sesuatu namun berhenti.

Fu Hongxue melanjutkan,”538 orang yang kumaksud, mereka semua adalah orang yang memiliki kemampuan tinggi. Mereka dibunuh oleh orang yang secara normal  tidak sebanding dengan kemampuan mereka di dunia silat.”

Yan Nanfei berkata,”mereka berhasil karena mereka membunuh dengan cara yang lambat dan cerdik.

Fu Hongxue mengangguk,”mereka mungkin berjumlah 538 orang, tetapi hanya ada 483 pendekar.”

Yan Nanfei berkata,”beberapa adalah korban dari pendekar itu.”

Fu Hongxue mengangguk lagi,”juga mungkin beberapa pendekar memakai cara yang sama.”

Yan Nanfei berkata,”aku juga berfikiran sama.”

Fu Hongxue berkata,”diantara semua, para pendekar menggunakan 227 cara yang berbeda.”

Yan Nanfei berkata,”semua cara ini pasti cara yang paling jahat dan cerdik.”

Fu HOngxue menjawab,”pastinya.”

Yan Nanfei bertanya,”diantara mereka, berapa banyak orang yang kau kenal?”

Fu Hongxue menjawab,”227.”

Yan Nanfei menghembuskan nafas lagi, dan berkata,”sejujurnya, aku tidak mengetahui satupun cara.”

Fu Hongxue berkata,”pada saat ini, kau mengetahui tiga dari mereka.”

Yan Nanfei menjawab,”lebih dari tiga cara.”

Fu Hongxue,”lebih dari tiga cara?”

Yan Nanfei tersenyum,”apakah kau tahu berapa banyak kematian yang telah aku lewati selama enam bulan ini?”

Fu Hong xue menggelengkan kepalanya.

Yan Nanfei berkata,”39 kali, tidak termasuk saat bersamamu.”

Fu Hongxue bertanya,”caranya berbeda?

Yan Nanfei membalas,”mereka semua sungguh berbeda,mereka tidak dapat ditebak. Tetapi aku tetap hidup sampai hari ini.”

Sekarang Fu Hongxue tidak dapat berkata-kata.

Yan Nanfei tertawa dan berjalan ke jalan kecil dari jalan besar dimana mereka berada.Ada pengnapan yang besar.Ada aroma bunga dari lantai atasnya.

Jenis bunga apakah itu?

Apakah aroma mawar?

There was a high mansion.
There was a windows in a mansion.
There was moon outside the window.
There were flowers beneath the moon.
Flowers were wild roses.
The moon was bright moon.

Tidak ada lampu, cahaya bulan masuk melalui jendela, dan menyinari bungamawar yang ada di sebelah Yan Nanfei.

Dia memiliki lebih dari bunga mawar disisinya, tetapi juga orang yang tertusuk oleh bunga mawar.

Malam ini, dari semua malam.

The moon is like a liquid, two people learning each other.
There were countless burndens to be shared.
There were never-ending words of love to be said.

Sudah tengah malam, dan orang orang mulai menggila.

Yan Nanfei sangat berhati-hati, matanya tetap terbuka seperti terang bulan.Tetapi raut mukanya seperti telah ditusuk oleh duri bunga mawar.

Bunga mawar punya duri, tetapi bagaimana dengan sinar bulan? Sinar bulan punya perasaan, itulah knapa bulan akan meminjamkan cahayanya untuk menerangi orang-orang. Nama wanita itu adalah Mingyue Xin.

The deeper the night.
The clearer the moon.
The more beautiful she is.
However, the expression on the face was even more hurt.

Dia sudah menatapnya lama sekali.Akhirnya dia harus memecahkan ketenangan, dia berbisik,”apa yang ada di pikiranmu?”

Yan Nanfei telah diam lama sekali, sebelum dia menjawab dengan lembut,”aku berfikir tentang orang-orang.Dua orang tepatnya.

Suara Mingyue Xin semakin jelas,”apakah aku salah satunya?”

Yan Nanfei menjawab,”bukan.”

Suaranya menjadi dingin,”kau bukanlah kedua orang yang sedang aku pikirkan.”

Suara indah itu berbisik sekali lagi, tetapi dia tidak menarik diri.Dia bertanya,”siapa mereka?”

Yan Nanfei menjawab,”salah satunya Fu Hongxue.”

Mingyue Xin bertanya,” Fu Hongxue?Orang yang menunggumu di desa Phoenix?”

Yan Nanfei mengangguk.

Mingyue Xin bertanya,”bukankah dia musuhmu?”

Yan Nanfei menjawab,”bukan.”

Mingyue Xin bertanya,”lalu dia adalah temanmu?”

Yan Nanfei menjawab,”bukan, dia juga bukan temanku.”

Dia tiba-tiba tertawa dan berkata,”kau tidak pernah mengira setelah jutaan tahun, mengapa dia menungguku di desa Phoenix.”

Mingyue Xin bertanya,”mengapa dia menunggumu?”

Yan Nanfei menjawab,”dia menunggu untuk membunuhku.”

Mingyue Xin menghembuskan nafas sedikit, dan berkata,”tetapi dia tidak membunuhmu.”

Yan Nanfei masih tersenyum, tetapi ekspresinya mengejek,”bukan hanya dia tidak membunuhku, tetapi dia menyelamatkanku sebanyak tiga kali.”

Mingyue Xin menghembuskan nafas sekali lagi, dan berkata,”kami para wanita tidak akan mengerti laki-laki seperti ini.”

Yan Nanfei berkata,”wanita tidak akan mengerti laki-laki pada pertama kali bertemu.”

Mingyue Xin membalikkan kepalanya ke jendela dan melihat bulan di luar jendela.Dia bertanya,”siapa lagi yang kau pikirkan?”

Ekspresi Yan Nanfei berubah kembali menjadi rasa sakit, dan berkata dengan perlahan,”seseorang yang ingin aku bunuh, tetapi aku tidak akan bisa membunuhnya.”

Melihat rasa sakitnya, matanya menjadi redup;bahkan bulan diluarpun menjadi redup.

Sebuah awan gelap berjalan perlahan melintasi langit dan menutupi bulan.

Dia bangun perlahan, dan berbisik,”aku akan pergi sekarang, kau harus segera tidur.”

Yan Nanfei ridak mengangkat kepalanya, dan bertanya,”kau pergi?”

Mingyue Xin berkata,”aku tahu seharusnya aku berada di sampingmu saat kau merasa buruk, tetapi…”

“Tetapi kau tetap harus pergi, bahkan jika ruangan ini dipenuhi oleh angin dan debu, kau tidak akan diizinkan untuk bermalam.Kau menghiburku dengan datang ke sini,”potong Yan Nanfei.

Mingyuexin melihatnya, dan matanya mulai meunjukkan rasa sakit.Dia tiba-tiba berbalik, dan berkata,”mungkin aku tidak seharusnya memintamu untuk tinggal.Mungkin kau tidak seharusnya datang.” suaranya tenang, tanpa ada rasa kebencian.

Seseorang di ruangan yang kosong.Ruangan kosong yang ada kesendirian. Diluar jendela hujan turun seperti suara qin. Perlahan di awal, semakin lama semakin keras dan cepat.

Hujannya begitu deras dan lebat.Bunga mawar di balkon rusak akibat titikan air hujan.

Di seberang jalan, di pojokan, di sana berdiri seorang pria yang tidak bisa dihancurkan. Tidak ada yang bisa menghancurkannya;tidak orangnya, tidak juga tujuannya.

Ketika Yan Nanfei membuka jendelanya dia melihat pria ini.

“Dia tetap di sana”,Yan Nanfei berbicara pada dirinya sendiri. Badai semakin buruk, tetapi dia tetap berdiri di sana , tidak bergerak sedikit pun. Bahka jika hujan ini berganti menjadi pisau menjatuhinya, dia tidak akan lari. Dia tersenyum kecil pada dirinya sendiri, Yan Nanfei tidak menduga akan melihat hal seperti ini,”Fu Hongxue,Fu Hongxue, manusia macam apa kau ini?”

Ada sedikit angin sepoi-sepoi, dan hujan yang mngenai mukanya.Sangat dingin, dan dinginnya mereka merambat ke hatinya.

Bagaimanapun juga, ada sedikit kehangatan di hatinya. Ketukan hatinya, dia melalui hujan yang dingin itu, melewati dinding yang tinggi dan jatuh tepat berada di depan Fu Hongxue.

Fu Hongxue terlihat jauh.Seperti dia tidak mengharapkan hujan deras ini, dan tidak melihat Yan Nanfei.

Yan Nanfei berada pada hujan sebentar saja, tetapi bajunya sudah basah kuyup. Tetapi jika Fu Hongxue tetap diam di sana, begitupun dengannya.

Fu Hongxue menatapnya akhirnya.Dia berkata dengan dingin,”diluar sini hujan deras.”

Yan Nanfei,”aku tahu.”

Fu Hongxue melanjutkan,”kau tidak seharusnya keluar.”

Yan nanfei tertawa, dan bertanya,”jika kau dapat berdiri di hujan ini, kenapa aku tidak?”

Fu Hongxue hanya menjawab dengan tiga kata,”kau tentu bisa.”

Dengan itu dia tidak melihatnya lagi.Sangat aneh dia mengakhiri percakapan itu.

Tetapi Yan Nanfei menolak mengakhiri percakapan itu. Dia melanjutkan percakapan ,”tentu saja aku dapat berdiri di hujan ini. Setiap orang dapat berdiri di bawah hujan jika mau.”

Fu Hongxue hanya diam. Dia seperti berfikir hal lain.

Yan Nanfei mengejek,”tetapi aku diluar sini bukan untuk basah kuyup.”

Suaranya sangat besar.Bahkan lebih besar dari ratusan bahkan ribuan air hujan yang mengenai atap.

Fu Hongxue seperti tidak memperdulikannya.Akhirnya dia bertanya dengan tidak acuh,”lalu apa yang kau lakukan di sini?”

Yan Nanfei berkata,”aku ingin memberitahumu sebuah rahasia.”

Mata Fu Hongxue menjadi cerah,”kau sudah siap memberitahuku?”

Yan Nanfei mengangguk, Fu Hongxue bertanya,”tetapi kau bersikeras bahwa rahasia itu akan kau bawa sampai mati?”

Yan Nanfei mengannguk setuju, dan berkata,”aku telah membuat janji tidak akan memberi tahu siapapun, selamanya.”

Fu Hongxue bertanya,”Tetapi kenapa kau memberitahuku sekarang?Yan Nanfei mentapnya, dengan air hujan di mukanya, dan menjawab,”aku akan memberitahumu sekarang, karena aku menyadari satu hal.”

Fu Hongxue berkata,”apakah itu?”

Yan Nanfei tertawa.Dia berkata, dengan tidak peduli,”kau bukanlah manusia, bukan manusia sama sekali.”

 

Translator / Creator: alknight