September 28, 2016

Heroes Shed No Tears – Prologue

 

Di suatu daerah pegunungan tinggi, dataran yang penuh dengan batu karang, sumber mata air yang sejuk, pohon-pohon pinus yang tua, pot yang berisikan teh hijau, terdapat seorang kakek dan seorang anak muda.

“Senjata apakah yang sangat ditakuti di dunia?” tanya anak muda. “Apakah itu adalah Little Li’s Flying Dagger, yang mana tak pernah luput dari sasarannya?”

“Dulunya begitu, tapi sekarang sudah tidak pernah lagi”

“Kenapa tidak?”

“Semenjak Li Tanhua menuju masa keabadiannya, senjata miliknya dianggap telah hilang untuk selamanya.” Sang kakek mendesah sedih. “Sampai sekarang dan seterusnya, dunia tak akan pernah melihat orang seperti Li Tanhua, dan tidak akan pernah ada lagi senjata seperti Little Li’s Flying Dagger.”

Anak muda tersebut melihat ke arah atas gunung, dari sana terlihat awan-awan mengambang dengan lambatnya melewati puncak gunung.

“Jadi senjata apakah yang sangat ditakuti di dunia saat ini?” Tanya anak muda itu lagi. “Apakah itu adalah Great Ancient Sword milik tuan Lan dari Blue Mountain?”

“Bukan.”

“Apakah itu adalah Blade King’s Great Iron Awl ‘God of the South China Sea’ ?”

“Bukan”

“Apakah itu adalah milik pelayan Guangdong’ sang ‘Setting Sun’, Ma Changfeng’s Silver Spear?”

“Bukan.”

“Apakah itu adalah Moon Blade milik Fei Xingyin, dimana pada 3 tahun silam telah membunuh 8 penjahat yang sedang menunggang kuda di jalan besar kuno Handan?”

“Bukan.”

“Ok, aku mengerti sekarang.” Anak muda tersebut terlihat begitu sangat percaya diri. “pasti  ‘Farewell Hook’ milik Yang Zheng. Ini sudah pasti  ‘Farewell Hook’ milik Yang Zheng.”

“Bukan, bukan itu,” Kata kakek itu. “Meskipun senjata yang telah kau sebutkan itu memang benar menakutkan, tetapi bukan senjata tersebut yang paling menakutkan.”

“Baiklah, kalo begitu senjata apa yang sangat menakutkan?”

“solitary box”

“solitary box?” Anak muda tersebut terlihat heran. “Senjata yang sangat ditakuti di dunia adalah sebuah kotak?”.

“Ya.”

 

Translator / Creator: fatality