January 17, 2017

Heroes Shed No Tears – Chapter 17: The cold aura of a sword (Part 5)

 

Hembusan angin semakin dingin.

Pergunungan dan pemakaman gelap menjadi dingin. Orang-orang berdiri disana dan merasakan angin yang sangat dingin, namun hati mereka penuh dengan darah yang panas.

darah panas ini tak akan pernah menjadi dingin.

Karena didunia ini ada orang-orang yang memiliki darah yang tak akan pernah menjadi dingin sehingga kita tak akan pernah memiliki perasaan takut, karena selama orang-orang seperti itu ada, maka kebenaran juga tetap akan ada.

Hal ini harus ditekankan, karena ini adalah inti dari semangat.

Malam menjadi lebih gelap.

Berdiri disaat senja, Sima Chaoqun dan Zhu Meng telah menjadi dua bayang samar-samar.

Tetapi dimata orang-orang, darah mereka mendidih, Kedua bayangan itu begitu cerah, lebih besar dan lebih kuat daripada siapapun didunia.

Karena mereka bukan berjuang untuk hidup dan mati, kehormatan dan kemuliaan, kemenangan dan kekalahan.

Terlepas dari kehidupan dan kematian, kemuliaan dan kehormatan yang mana orang-orang dunia tak pernah bisa tinggalkan. Mereka hanya melakukan sesuatu yang mereka percaya.

Hal itu didasarkan oleh prinsip-prinsip etik mereka.

Kepala dapat terpenggal, darah dapat tumpah, kekayaan , kehormatan, dan kemuliaan dapat dibuang layaknya sepatu tua. namun prinsip tak akan pernah dapat dibuang.

-Apakah benar bahwa beberapa orang akan mengatakan mereka bodoh karena bertindak seperti ini?

-Orang macam apakah yang dapat mengatakan hal seperti itu?

Translator / Creator: fatality