December 19, 2016

Heroes Shed No Tears – Chapter 15: Summit (Part 5)

 

Cahaya langit bersinar cerah, Akan tetapi, sebaliknya, Suasana horor mengerikan yang bersembunyi memenuhi sebuah ruangan.

Karena cahaya terang membuat kematian mengerikan yang memenuhi ruangan tersebut menjadi begitu jelas.

Mereka yang sangat saling mencintai dalam kehidupan, akan menjadi sangat mengerikan dalam kematian.

Zhuo Donglai dan Sima Chaoqun saling berhadapan. Angin dingin bertiup melalui jendela, berhembus kearah mereka serasa terpotong oleh sebuah pisau.

“Aku bisa saja pergi,” kata Zhuo Donglai. “Orang sepertiku dapat saja pergi kemanapun. Namun sekarang ini, aku tak bisa pergi.”

Suaranya tiba-tiba menjadi begitu tenang dan aneh.

“Aku telah menghabiskan waktu seumur hidupku untuk mengurus dan menciptakan dirimu dengan penuh penderitaan. Aku tak dapat membiarkan begitu saja dirimu dihancurkan oleh orang lain.” Disaat yang sama, ia melanjutkan, “Kau tahu orang macam apakah aku ini. Ada beberapa hal yang lebih baik aku urus sendiri.”

“Ya, aku tahu.”

“Bukankah kita selalu saling mengerti satu sama lain?”

“Ya,” kata Sima Chaoqun. “Dan juga aku telah mempersiapkan diri.”

“Kapan?”

“Kapanpun,” kata Sima. “Ketika membunuh seseorang, kau harus cepat. Kata-kata tersebut selamanya akan terukir dalam pikiranku.”

“Dimana?”

“Disini.” Sima melihat sekeliling mayat didalam ruangan. Mayat-mayat itu adalah orang-orang yang sangat dekat dengan Sima, dan masing-masing dari mereka memiliki perasaan yang tak terlupakan dengannya. Kematian mereka semua telah memberikan penderitaan dan penyesalan seumur hidup pada dirinya.

Zhuo Donglai merasakan hal yang sama.

Jika Zhuo Donglai mati disini, maka segala hal yang penting dalam seluruh hidupnya juga akan mati.

“Disini,” kata Sima Chaoqun. “Tempat manakah yang jauh lebih baik daripada disini?”

“Tak ada.” Zhuo Donglai mendesah panjang. “Benar-benar tak ada.”

Translator / Creator: fatality