November 21, 2016

Heroes Shed No Tears – Chapter 10: The Second Month is Too Early for Spring in Luoyang (Part 2)

 

Pada hari yang sama, di Luoyang.

Jalanan ini dulunya pernah begitu sibuk dengan kebisingan dan kegembiraan, suara-suara dari pasar makanan, kedai-kedai teh, pasar pagi dan pasar bunga.

Namun sekarang hal tersebut tak ada lagi.

Sama seperti orang yang kuat dan sehat mendadak orang tersebut jatuh meninggal, demikian juga dengan jalanan yang telah mati ini.

Pintu kedai teh tak terbuka selama beberapa hari, dan satu-satunya yang ada disana adalah blok daging yang berbintik-bintik dipasar makanan yang memiliki tanda pisau samar-samar. Tak satupun orang dapat terlihat dijalanan.

Tak ada satupun orang yang bersedia untuk datang kemari. Terlalu banyak bencana tragis yang telah terjadi.

Seekor anjing liar, ekornya terselip di antara kakinya, menjilati noda darah yang tertinggal di celah-celah lempengan batu dijalanan.

Anjing liar tak akan pernah mengetahui darah siapa itu.

Anjing liar tak tahu, namun Oxhide mengetahuinya.

Translator / Creator: fatality