February 16, 2017

DKWSS – Chapter 24 : Cause and Effect

 

Cause and Effect.

 

Part 1

19 April,sebelum fajar.

Jika tidak ada lentera atau api, waktu sebelum fajar selalu yang paling gelap. Jika ada lentera atau api, maka periode waktu ini tidak berbeda dengan siang hari.

Beberapa orang seperti lampu-lampu selama waktu sebelum fajar. Ketika sesuatu ada saat yang lain bahkan tidak bisa mulai memahami, orang itu akan muncul, dan semua pertanyaan tiba-tiba akan terselesaikan. Masalah saat itu mirip.

Dan orang itu sekarang telah muncul.

Part 2

Zheng Nanyuan perlahan berjalan masuk.

Sulit untuk mengatakan apakah dia benar-benar memiliki rematik di kakinya, atau apakah mereka sebenarnya terluka di masa lalu. Alasan dia selalu duduk di kursi rodanya itu karena dia tidak ingin orang lain melihat bagaimana dirinya berjalan. Dia selalu percaya gerakannya menjadi agak lucu dan menggelikan.

Saat ini, tidak ada yang berpikir itu menggelikan. Bahkan jika ia merangkak masuk, tidak ada yang akan akan berpikir itu menggelikan.

—Dia bukan orang biasa, bukan manajer restoran. Dia hanya menggunakannya di muka untuk menutupi identitas yang sebenarnya.

—Pasti ada hubungan tersembunyi antara dia dan Sun Jicheng. Adapun identitas aslinya dan keahlian seni bela dirinya, mereka berada di luar imajinasi orang lain.

Hal-hal tersebut adalah rahasianya. Namun sekarang, tampaknya mereka bukan rahasia lagi.

Atas kemunculannya, orang yang paling bahagia adalah Ingot.

“Aku tahu kau akan muncul cepat atau lambat,” katanya. “Dan di sinilah kau.”

Frogboy tampak benar-benar terkejut, namun ia tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Ini adalah malam yang dingin dan lembab! Tidak nyaman bagimu untuk berjalan-jalan, Tuan. Mengapa anda bersusah payah untuk datang ke sini?”

Zheng Nanyuan mengusap kakinya dan mendesah. “Aku tidak benar-benar ingin datang, tapi aku tidak punya pilihan.”

“Apa maksudmu?”

Zheng Nanyuan menjawab, “Jika Ingot bersaksi bahwa orang ini adalah Guo Mie, akankah kau percaya padanya?”

“Tidak akan.”

“Bagaimana dengan Chamber Lord Xiao?”

“Aku juga tidak akan percaya padanya,” kata Frogboy. “Ketika Great Hero Guo menghilang, salah satu dari keduanya bahkan belum keluar dari rahim ibunya, dan yang lainnya masih berjalan berkeliling dengan hidungnya yang ingusan. Apa yang bisa mereka saksikan?”

“Untungnya, pada saat itu, aku sudah berhenti berjalan berkeliling dengan hidung ingusan! Aku sudah belajar berdarah! “

“Kau harus belajar bagaimana untuk berdarah?”

“Tentu saja,” kata Zheng Nanyuan. “Kapan kau harus berdarah, dan kenapa? Apa yang dapat kau lakukan untuk membuat sesedikit mungkin darah mengalir? Menguasai hal-hal ini tidak mudah. Biasanya diperlukan waktu duapuluh atau tigapuluh tahun.”

“Jadi pada saat itu, kau sudah pada titik di mana kau bisa dianggap tidak muda.”

“Pada waktu itu, aku telah menjadi tokoh masyarakat selama lebih dari tiga puluh tahun. Jadi malam ini, aku tidak punya pilihan selain untuk datang ke sini.”

“Datang untuk bersaksi bahwa dia benar-benar Guo Mie?”

“Ya,” kata Zheng Nanyuan. “Dari semua orang di sini, aku khawatir bahwa aku yang paling memenuhi syarat untuk bersaksi atas ini.”

“Mengapa begitu?”

“Karena aku ada di sana hari itu.”

Ini adalah kalimat yang tidak lengkap, jadi tentu saja Frogboy tidak mengerti. “Hari apa? Dan di mana?”

Zheng Nanyuan tidak menjawab. Dia menoleh untuk melihat Guo Mie, dan mereka berdua saling menatap, ekspresi mereka penuh dengan emosi yang tak terlukiskan.

Setelah lama waktu berlalu, Guo Mie perlahan mengangguk, dan kemudian Zheng Nanyuan merespon. “Hari itu adalah lima belas April. Lima belas April, tujuh belas tahun yang lalu.”

15 April adalah hari Sun Jicheng telah menghilang dari bumi, dan itu juga hari yang sama saat Guo Mie dan General Li menghilang.

Zheng Nanyuan melanjutkan: “Hari itu, General Li dan Guo Mie bertemu. Madam Gao juga pergi. Mereka bertiga bertarung, dan lengan Madam Gao dipotong. Dia sangat marah. Tapi Guo Mie dan General Li juga terluka. General Li terkena serangan telapak dari Madam Gao, dan cedera itu cukup serius.”

Dia tidak menambahkan banyak detail karena dia tidak ingin mengungkapkan hal-hal pribadi orang lain.

Tapi dia mengungkapkan sesuatu yang sangat penting yang baik Ingot atau Xiao Jun tidak ketahui.

“Hal ini terjadi bertahun-tahun lalu, aku awalnya tidak akan pernah membahas apa yang akan aku katakan,” kata Zheng Nanyuan. “Tapi itu sangat penting untuk keseluruhan masalah, jadi aku benar-benar tidak punya pilihan selain untuk mengatakan itu.” Dia tahu bahwa setiap orang akan menunggu penjelasannya, jadi dia membuka kendi alkohol, minum, dan kemudian melanjutkan, “Hari mereka bertemu, mereka tidak membawa anak buah sama sekali bersama mereka. Mereka merasa bahwa masalah ini adalah rahasia antara mereka bertiga, dan mereka benar-benar tidak berniat membiarkan orang lain tahu tentang hal itu. Tetapi mereka tidak menyadari bahwa kami telah merencanakan saat itu selama bertahun-tahun. Pada saat mereka mulai bertarung, kami sudah benar-benar mengelilingi Moon Water Temple.”

Tentu saja, Moon Water Temple yang menjadi lokasi pertemuan mereka. Tapi Ingot tidak bisa berhenti untuk bertanya, “Kami? Apa maksudmu ‘kami?’”

“Ada delapan dari kami,” kata Zheng Nanyuan. “Kami tahu bahwa ‘End the heavens, destroy the earth’ dan General Li adalah ahli top di Jianghu. Tapi kami khawatir kami mungkin mengagetkan mereka, jadi kami tidak membawa anak buah sama sekali.”

“Delapan orang yang mana?”

“Kepala Bodyguard dari Istana Kekaisaran, ‘One Sword Defending Eight Wastelands,’ Tie Changchun. Mantan Kepala Beggar Sect, Tuan Ren. Wu Xueyan dari Kuil Gunung Cang. Grandmaster Fahua dari Kuil Shaolin Selatan. Nakhoda dari Sungai Yangtze 36 Benteng, Boss Shu. Ahli elit dari istana Pangeran Cina Timur Laut, Steward Feng. Kepala Aliansi Bodyguard Cina Utara, ‘Stable and Steady’  Wang Zhongping ” Dalam satu napas, Zheng Nanyuan mengucapkan tujuh nama.

Tujuh belas tahun yang lalu, orang yang menghabiskan bahkan hanya satu hari di Jianghu akan  pucat wajahnya setelah mendengar nama-nama tersebut.

Tujuh belas tahun kemudian, itu masih sama. Bahkan Ingot telah mendengar tentang mereka semua.

“Kau mengatakan ada delapan orang,” kata Ingot sambil tertawa getir. “Tapi kupikir apa yang kau miliki cukup. Masing-masing dari orang-orang tersebut bernilai lebih dari 800 orang.”

Zheng Nanyuan tidak membantah hal ini.

“General Li telah melakukan terlalu banyak kejahatan, dan terlalu berani. Tidak ada yang berani untuk bergerak,” katanya. “Selain itu, metode ‘End the heavens, destroy the earth’ terlalu kejam dan biadab. Itulah sebabnya delapan orang ini muncul.”

“Tapi kau hanya menyebutkan tujuh nama,” kata Ingot. “Siapa orang terakhir?”

“Yang terakhir itu hanya seorang polisi.”

“Hanya seorang polisi bukanlah hal yang menakjubkan. Siapa yang tahu berapa puluh ribu polisi yang ada di dunia. Tapi kalau polisi yang menakjubkan, hanya ada satu!”

“Oh?”

“Tentu saja, aku hanya mendengar tentang dia, tetapi jika aku tidak salah, polisi itu juga bermarga Zheng.”

“Aku yakin begitu.”

“Kau pernah mendengar tentang dia juga?” tanya Ingot. “Namanya Zheng Po, dan aku percaya dia juga memiliki julukan Zheng Nothing, bukan?”

“Aku yakin begitu.”

“Makna ‘Zheng Nothing,’ itu bukan karena ia bukan apa-apa. Artinya adalah bahwa terlepas dari kasusnya, setelah ia menanganinya, tidak ada yang bisa mencegahnya untuk memecahkannya.” Dia menatap Zheng Nanyuan. “Kau pasti Zheng Nothing.”

Ini tampak seperti sebuah kepastian. Tapi Zheng Nanyuan hanya menggeleng.

“Aku bukan,” dia tersenyum. “Anak laki-laki jenius akhirnya membuat tebakan yang salah.”

“Kau bukan Zheng nothing?” kata Ingot, tidak mengharapkan hasil ini. “Lalu siapa kau?” “Zheng Nanyuan dan Sun Jicheng keduanya nama palsu. Aku tidak pernah memakai marga Zheng sebelumnya.”

“Lalu apa margamu?”

“Tie.”

Ingot terkejut. “Jadi kau adalah salah satu dari empat ahli pedang besar Jianghu, ahli terbesar di Istana Kekaisaran, ‘One Sword Defending Eight Wastelands,’ Tie Changchun?”

“Ya,” kata Zheng Nanyuan. “Aku adalah Tie Changchun.”

Ingot menatap terkejut. Setelah waktu yang lama, ia mampu membuka mulutnya lagi. “Tie Changchun, ‘One Sword Defending Eight Wastelands’  Tie Changchun. Bahkan kakak ipar ketigaku benar-benar mengagumi teknik pedangmu.” Ingot tertawa getir. “Jika aku mengatakan kepadanya bahwa selama ini kau bekerja sebagai manajer restoran, dia tidak akan percaya bahkan jika aku memukulinya sampai mati.”

“Bagaimana denganmu?” tanya Tie Changchun pada Ingot. “Apakah kau percaya?”

“Aku percaya,” kata Ingot. “Tapi aku tidak mengerti.”

“Apa yang tidak kau mengerti?”

“Kau telah tahu kalau Sun Jicheng adalah Guo Mie. Kau juga tahu tentang hubungannya dengan General Li. Mengapa kau di sini dengan dia sepuluh tahun lebih? Dan kenapa minum dengannya setiap hari? Mengapa Wu Xueyan, Grandmaster Fahua, Wu Zhongping dan yang lain meninggalkanmu di sini sendiri?”

“Karena kami memiliki sebuah kesepakatan.”

“Sebuah kesepakatan? Kesepakatan seperti apa?”

Tie Changchun mendesah. “Aku harus menjelaskan semuanya dari awal.”

“Silakan, aku mendengarkan.”

“Hari itu, General Li menderita luka serius, tetapi Guo Mie menotok lukanya dan menghentikan perdarahannya. Dan kemudian mereka dikelilingi oleh kami berdelapan. Siapa pun di bawah langit yang menemukan diri mereka dikelilingi oleh kami tidak akan berpikir untuk mencoba melarikan diri. Bahkan mereka mengerti itu.”

“Aku juga mengerti,” kata Ingot.

“Namun mereka tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun. Mereka berdua tampaknya bertekad bahwa jika mereka harus mati, mereka akan mati bersama-sama. Mereka akan melawan kami sampai mati.”

Ingot memberikan acungan jempol dan berteriak, “Hebat! General Li, Guo Mie, kalian luar biasa!”

“Sayangnya, pertarungan itu tidak pernah terjadi.”

“Kenapa tidak? Jangan bilang kalian delapan ahli takut pada mereka berdua?”

Tie Changchun tertawa getir. “Kami tidak takut. Hanya saja kami tidak bisa membiarkan mereka mati di sana hari itu.”

“Kenapa tidak?”

“Karena mereka masih memiliki kekayaan yang dicuri dari Istana Kekaisaran. Adapun pada  titik itu, Wu Xueyan, Kepala Beggar Ren, Grandmaster Fahua tidak peduli sedikit pun. Tapi Steward Feng, Kepala Bodygard Wang, Polisi Zheng dan aku sendiri sangat peduli. Boss Shu dan Wang Zhongping adalah kakak dan adik ipar, dan tidak bisa membiarkan satu sama lain mati. Kami semua tahu bahwa jika kami mencoba untuk memaksa General Li dan Guo Mie, itu akan sia-sia. Jadi kami hanya bisa membuat kesepakatan dengan mereka.”

“Kesepakatan seperti apa?”

“Masing-masing pihak akan memilih satu juara untuk bertarung. Jika Guo Mie dan General Li kalah, mereka harus menyerahkan hartanya.”

“Dan jika kau kalah?”

“Maka mereka masih akan menyerahkan hartanya, tapi mereka bisa menambahkan ketentuan pada kesepakatan kami yang harus kami terima. Dan karena itu, kami mencapai kesepakatan kami, karena dua ketentuan yang mereka tambahkan adil dan masuk akal, dan akan memungkinkan kami untuk menjaga keadilan di Jianghu. Bahkan Grandmaster Fahua, seorang pria yang sangat lurus, tidak menentangnya.”

“Apa ketentuan mereka?”

“Yang pertama adalah bahwa kami harus menjamin keselamatan General Li. Kami tidak bisa menyakiti bahkan sehelai rambut di kepalanya, atau menangkapnya dan membawanya ke pengadilan. Pada awalnya, Grandmaster Fahua dan Wu Xueyan tidak bisa menerima itu.”

“Lalu apa yang terjadi?”

“Setelah Guo Mie memberitahu kami sesuatu, Grandmaster Fahua berubah hati.”

“Apa yang dia katakan?”

“Dia mengatakan, General Li memang melakukan banyak kejahatan, dan telah mencuri harta bernilai ratusan juta. Namun, ia sendiri tidak menghabiskan sekeping koin pun. Ketika dia tidak keluar melakukan kejahatan, dia tinggal di sebuah pondok bobrok dengan bayi laki-lakinya, hidup dalam kemiskinan, menopang dirinya dengan memperbaiki pakaian.” Tie Changchun mendesah. “Kejujuran General Li benar-benar layak dikagumi.”

Mungkin tidak ada satu pun di Jianghu pernah bisa menemukan General Li karena mereka tidak mungkin membayangkan bahwa orang yang telah menjelajah tanpa hambatan di bawah langit akan hidup sedemikian rupa. Dan dia melakukannya, tidak untuk menghindari penangkapan, tapi untuk mempertahankan kesuciannya sebagai seorang ibu, dan memastikan bahwa anaknya tumbuh menjadi orang yang baik.

***

Pada awalnya, Xiao Jun tampaknya benar-benar mati rasa, tapi air mata berkilau di matanya.

—Sebuah pondok tua yang bobrok, meja bobrok, dan seorang wanita yang terbatuk-batuk.

Saat-saat sedih seperti itu, dan kehidupan yang begitu menyakitkan. Ini hanya bisa membuat orang merasa lebih menghormati dia.

Tampaknya mata Ingot juga merah. Dengan suara nyaring, katanya, “General Li, aku benar-benar mengagumimu. Jika kau masih hidup, aku akan berlutut dan bersujud padamu sebanyak tigaribu enamratus kali.”

Tie Changchun mendesah. “Oleh karena itu, aku memutuskan untuk diriku sendiri bahwa bahkan jika kami memenangkan duel itu, aku tidak akan membiarkan General Li  dalam bahaya. Pada saat itu, meskipun kami belum melihat kebenaran dengan mata kami sendiri, kata-kata itu keluar dari mulut Guo Mie. Siapa yang bisa menyangkalnya?!”

Ingot tercekat dadanya dan berseru, “Dia adalah pria sejati, dan temanku. Karena ia bersedia untuk berteman dengan bajingan sepertiku, aku akan merasa terhormat selama sisa hidupku.”

“Karena pertarungan itu, sampai hari ini, ketika aku berjalan, aku terlihat seperti badut. Tapi aku tidak merasakan ini sebagai aib. Telah mampu berduel dengan pahlawan seperti dia adalah salah satu puncak dari hidupku.”

“Apa ketetapan kedua dari mereka?”

“Harta dari Istana Kekaisaran harus dikembalikan, namun sebagian besar dari kekayaan yang telah dicuri General Li awalnya diperoleh secara ilegal. General Li ingin kami melakukan sesuatu yang baik dengan kekayaan itu. Dia tidak ingin kami mengembalikannya ke pelaku kejahatan tak berperasaan dari asal dia mencurinya.”

“Sebuah ide bagus.”

“Jika barang yang dicuri tidak dikembalikan, Zheng Po tidak bisa menyelesaikan misinya. Tapi dia tidak menentang. Keesokan harinya ia pensiun dari Departemen Enam dan pergi untuk hidup di sebuah peternakan.”

Ingot berteriak lagi, “Hebat! Zheng Nothing juga seorang pria sejati. Jika aku dapat menemukanmu, aku akan bersujud padamu!”

“Tapi, jumlah kekayaan itu terlalu besar. Itu tidak bisa secara acak diberikan.”

“Oleh karena itu, masing-masing pihak sepakat untuk kembali memilih seseorang untuk mewakili kalian semua untuk mengelola kekayaan itu,” kata Ingot. “Tapi kau tidak bisa membiarkan ada yang tahu dari mana asalnya, sehingga kau menggunakan kedok bisnis untuk menghindari mata dan telinga yang mengintai. Kau bersembunyi di kegelapan, menggunakan uang itu untuk melakukan perbuatan baik.”

“Sebenarnya, itu semua ide General Li.”

“Tapi dia tidak bisa, dan bahkan tidak mau, untuk tampil di depan umum. Jadi tanggung jawab berat ditempatkan di atas bahu Big Brother Guo. Kakimu dalam kondisi yang buruk, sehingga kau tidak bisa kembali ke Istana Kekaisaran untuk melanjutkan posisimu. Oleh karena itu, kau bergabung dengannya dalam tugas berat ini.”

Tie Changchun mendesah lagi. “Kau benar-benar jenius. Bahkan aku harus mengagumimu.”

“Jinan adalah pusat perdagangan besar, dengan usaha yang tak terhitung jumlahnya, dan itulah mengapa kau memilih di sini. Di tempat seperti di sini, selama kau memiliki uang untuk melakukan bisnis, tidak ada yang akan peduli banyak tentang latar belakangmu. Selain itu, Kepala Beggar Sect, murid Gunung Cang dan Shaolin, Nakhoda Sungai Yangze, Kepala Aliansi Bodyguard, dan Pangeran Cina Timur Laut Steward semuanya melindungimu. Oleh karena itu, selama tahun-tahun ini, tidak ada yang menemukan identitas aslimu.”

“Dan sepanjang tahun ini, kami telah mencapai banyak,” kata Tie Changchun. “Bahkan saat bersembunyi, kami telah mendistribusikan 38.925.643 keping perak. Ada banyak kekayaan, tetapi juga banyak orang. Aku berani menjamin, setiap bagian dari perak didistribusikan dengan benar dan pada waktu yang tepat.  Aku tidak merasakan keraguan apapun tentang semua itu.

“Aku percaya padamu,” kata Ingot. “Hanya bajingan yang tidak.”

Tei Changchun mendesah sangat panjang. “Satu-satunya hal yang aku sesali adalah bahwa General Li tidak bisa melihatnya.” Dia terdengar agak sedih. “Dia mati terlalu cepat.”

***

Palka kapal tiba-tiba menjadi sunyi, dan semua orang menundukkan kepala mereka, bahkan gadis-gadis yang membawa alkohol dan yang memegang lentera. Bahkan Frogboy menunduk. Semua orang tahu dalam hati mereka bahwa setelah dia menyerahkan tanggung jawab dari masalah ini, dia tidak bisa melanjutkan hidup.

Dia telah membuat kesalahan, dan yang tertinggal dalam hatinya adalah luka yang tidak dapat disembuhkan, bersama dengan penyesalan yang tak ada habisnya. Dia melakukan apa yang dia bisa, dan telah menetapkan mimpinya dalam tindakan. Meskipun lukanya tidak sangat parah, dia tidak akan bisa hidup.

Dalam hatinya, Ingot bertanya pada dirinya sendiri: “Dia adalah pahlawan terbesar dari generasinya, namun, dia masih saja seorang wanita miskin?”

***

Tapi Guo Mie harus tetap hidup, untuk membuat impian General Li menjadi kenyataan. Untuk membantu orang-orang. Untuk gambaran besar. Dia harus menjalani kehidupan seorang jutawan besar. Berapa lama ia harus tetap melakukannya?

Sampai Gao Tianjue menemukannya.

Dia tahu bahwa Gao Tianjue akan datang untuknya cepat atau lambat. Kepahitan dan kebencian di hatinya terlalu mendalam. Jadi ketika ia menemukannya, dia hanya bisa melarikan diri.

Ingot menanyakan pada dirinya sendiri sebuah pertanyaan lain: “Apakah dia melakukan hal yang benar? Atau hal yang salah? Jika dia tidak melakukan hal yang benar, maka apa yang seharusnya dia lakukan?”

Siapa yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu? Siapa yang berani mengatakan bahwa mereka tahu jawabannya?

**

 

Translator / Creator: Jade77