January 26, 2017

DKWSS – Chapter 21 : A Small Star, Glittering

 

A small star, glittering

Part 1

“Sebuah bintang kecil, berkilauan,

Bintang memenuhi langit, tapi bulan tidak bersinar,

Manusia memenuhi bumi, hati mereka bersedih. “

***

Malam musim gugur, penuh bintang. Seorang anak laki-laki, dan dua gadis muda, tiga anak-ank, satu hati dan sebuah bintang. Sebuah bintang yang sangat, sangat, sangat kecil. Kemudian, anak-anak itu tumbuh. Satu hati menjadi tiga. Tapi masih hanya ada satu bintang.

Dan masih hanya ada satu bintang yang sangat, sangat, sangat kecil.

Setelah tumbuh dewasa, mereka menjadi tua. Beberapa dari mereka mati. Beberapa tidak mati, namun hati mereka mati.

Bintang itu sekecil sebelumnya, dan tidak berubah. Ini karena bintang tidak memiliki emosi, atau kehidupan. Mereka tidak mengerti bagaimana cara mengejar cinta, juga tidak memahami kebencian. Sehingga mereka tidak berubah, juga tidak menjadi tua.

Bintang ini terbuat dari kulit kerang, diraup dari laut.

Ketika salah satu dari orang-orang itu, yang sudah menjadi tua dan banyak berubah, yang tidak mati, tapi yang hatinya sudah mati, melihat bintang ini, bintang yang tidak akan pernah berubah, perasaan apa yang akan timbul dalam hati orang itu?

Selain dari tiga orang itu, siapa yang bisa tahu?

Part 2

19 April, sebelum senja.

Bintang-bintang belum mulai bersinar.

Bintang itu terbuat dari kerang yang indah dan berharga. Pada bagian belakangnya diukir desain halus dan dua karakter. Ini jelas telah diukir dengan hati-hati oleh sepasang tangan yang sangat lincah.

Beberapa kerang di laut sama berharganya dengan mutiara, dengan cahaya dan kilau yang tidak akan pernah pudar.

Tapi kerang ini tampaknya tidak lebih dari kerang yang dipungut dari pantai oleh sepasang tangan yang indah. Itu tidak tampak seperti sesuatu yang istimewa.

Xiao Jun tidak bisa menahan untuk bertanya: “Kau menunjukkan bintang itu padanya?”

“Ya.”

“Jangan bilang bahwa setelah dia melihat bintang itu tiba-tiba ia tidak bisa melawanmu?”

“Tidak, tidak seperti itu,” kata Ingot. “Setelah dia melihat bintang itu, tangannya mulai gemetar, begitu juga bagian tubuhnya yang lain. Sayangnya, aku tidak bisa melihat wajahnya, jadi aku tidak yakin ekspresinya pada saat itu.”

“Dia memakai topengnya?”

“Ya.”

“Lalu bagaimana dia bisa melihatmu?”

Ingot tertawa. “Kau orang yang sangat memperhatikan hal secara rinci, atau setidaknya itulah apa yang kau pikirkan. Kau percaya tidak ada yang bisa kau lewatkan. “Dia menghela napas. “Sayangnya, kau sama sekali tidak seperti itu.”

“Oh?”

“Apakah kau benar-benar berpikir Gao Tianjue tidak bisa melihat apa-apa saat dia memakai topengnya? Jika demikian, maka bagaimana aku bisa memakai topeng untuk datang ke sini? Dan bagaimana aku bisa tahu ekspresi apa di wajahmu? Jika kau memberi perhatian seperti yang kau pikir, kau akan menyadari bahwa meskipun topeng itu tidak memiliki mata, ia memiliki dua lubang kecil, masing-masing sedikit lebih besar dari ukuran jarum, dihiasi dengan potongan kristal. Ketika topeng itu bersinar dan berkilauan, aku khawatir hanya anak yang sangat cerdas dan jenius seperti aku yangi akan melihatnya!”

Xiao Jun hanya bisa menutup mulutnya. “Mencegah orang lain melihatmu  adalah tanda kejeniusan, tetapi untuk mencegah dirimu  melihat orang lain adalah bodoh.” Dia menghela napas. “Pikirkan tentang hal ini, bagaimana mungkin Gao Tianjue sebodoh itu?”

***

Beggar Sect  adalah sekte terbesar di dunia. Dia memiliki pengemis paling banyak, dan urusan yang paling rumit.

Chamber Lord dari Torture Chamber yang baru didirikan, berniat mereorganisasi sekte itu, tidak hanya harus sibuk dengan berbagai urusan yang rumit, tetapi juga harus memiliki kebijaksanaan untuk dapat melihat rincian terkecil dari suatu masalah. Dia harus memiliki penilaian yang tepat. Tapi di depan pemuda pembual yang  secara menggelikan konyol dengan pesona palsunya ini, Lord Chamber yang sombong ini tidak bisa mengucapkankan sepatah kata pun.

Tampaknya Ingot memiliki lebih banyak pertanyaan. “Dapatkah kau mengatakan apa yang istimewa tentang bintang ini? Mengapa hal itu akan memiliki pengaruh seperti itu pada Gao Tianjue?”

“Aku tidak tahu.”

“Aku juga tidak,” kata Ingot. “Itu karena kau bukan Gao Tianjue, begitu juga aku.” Dengan nada serius, lanjutnya, “Dari sudut pandangku, itu hanya tampak seperti bintang yang mungkin dibuat seorang anak dari kulit kerang. Tetapi bagi beberapa orang, tampaknya memiliki jenis kekuatan ajaib. “

“Beberapa orang?” kata Xiao Jun. “Orang apa?” “Saat ini, aku tidak bisa memberitahumu.”

“Kenapa tidak?”

“Karena sekarang, aku tidak tahu. Saat ini, aku hanya tahu bahwa itu benar-benar berguna dalam menangani Gao Tianjue. Lebih berguna daripada senjata paling menakutkan di dunia.”

Itu sudah cukup. Hanya berdasarkan itu saja, nilai bintang ini luar biasa.

Bagi sebagian orang, bintang ini bisa dianggap jauh lebih berharga daripada bintang yang “mengubah besi menjadi emas”.

“Jadi, biarkan aku bertanya padamu. Akankah kau menerima taruhannya? “

“Aku terima.”

Ingot menyelipkan bintang itu, mengenakan topengnya, mengikatkan ikat kepala hitam itu. “Kalau begitu ikutlah denganku.”

“Kemana kita akan pergi?”

“Mencari General Li.”

“Kau dapat menemukannya?”

“Tentu saja. Aku tidak punya pilihan. Kalau tidak, aku harus memberikan bintangku padamu. “

“Di mana dia?”

“Di kapal ini, tentu saja.”

***

Xiao Jun tidak mengatakan apa-apa. Dia sekarang percaya Ingot, percaya bahwa General Li tidak mati, percaya bahwa Gao Tianjue, setelah melihat bintang Ingot ini, telah membiarkan titik-titik akupunturnya dikunci. Tapi meskipun percaya semua itu, ia tidak bisa percaya bahwa General Li berada di kapal.

Part 3

Kapal itu diterangi lentera, bahkan di bawah dek. Tidak ada bayangan satu orang pun yang bisa dilihat.

Itu karena Gao Tianjue yang ini bukan Gao Tianjue sesungguhnya yang telah memerintahkan, “Semua orang naik ke atas. Tidak ada yang diijinkan untuk turun.”

Meskipun Ingot yang memberi perintah, itu seefektif jika diucapkan oleh Gao Tianjue. Ini karena ia mengenakan ikat kepala, topeng, jubah dan sepatu bot. Semua hal ini adalah simbol dari kekuatan misterius, otoritas tak tertahankan.

Tidak ada yang pernah meragukan kekuatan dan otoritas ini, dan tidak ada yang pernah bisa membayangkan bahwa simbol-simbol dari Gao Tianjue ini bisa “dibawa” pergi.

***

Area di bawah dek jauh lebih besar daripada yang bisa dibayangkan orang yang belum pernah ke sana. Dan bahkan ada lebih banyak ruang di lambung kapal.

Tidak ada apa-apa di lambung kapal. Tapi tanpa lambung itu, kapal akan tenggelam. Dan jika itu diisi barang-barang, kapal juga akan tenggelam. Kekosongannya yang membuatnya penting, jauh lebih penting daripada bagian lain dari kapal.

Ada banyak hal di dunia seperti ini.

Part 4

Ada sekitar sepuluh kabin di bawah dek. Orang-orang tinggal di beberapa dari mereka, yang lain diisi dengan gandum atau muatan lainnya.

Ingot membawa Xiao Jun dari satu kabin ke kabin lain. Meskipun mereka bahkan tidak melihat bayangan seseorang, Ingot masih penuh keyakinan.

“Aku tahu bahwa kau tidak percaya General Li ada di kapal,” kata Ingot.

Xiao Jun harus mengakui itu.

Kemudian, Ingot memberinya pertanyaan yang sangat luar biasa: “Mengapa kamu tidak percaya?”

Xiao Jun memikirkan pertanyaan itu untuk sesaat: “Karena itu tidak mungkin. Siapa yang mungkin bisa percaya itu?”

“Jadi kau mengatatakan bahwa tidak mungkin baginya untuk bersembunyi di kapal ini.”

“Ya.”

“Aku mengerti apa maksudmu,” kata Ingot dengan sebuah senyum. “Cara berpikirkmu sekarang sama seperti dua hari yang lalu, ketika kau tidak pernah membayangkan bahwa kami bisa bersembunyi di penjara terbesar Jinan.”

Xiao Jun mengerti apa maksudnya.

Jika orang seperti General Li ingin bersembunyi di suatu tempat, ia akan memilih tempat yang tidak akan pernah dipikirkan orang untuk melihatnya.

“Aku mengerti apa yang kau maksud,” kata Xiao Jun. “Namun apakah kau pernah berpikir tentang bagaimana dia bisa naik ke kapal?”

Ingot sengaja membuat wajah datar, dan dengan nada yang sangat serius mengatakan, “Ini jelas tidak mungkin. Ada orang-orang di mana-mana, mereka semua dengan mata yang sangat tajam, tidak satupun dari mereka bahkan setengah buta. General Li tidak memiliki teknik tembus pandang, ataupun tujuh puluh dua kemampuan transformasi dari Monkey King yang akan memungkinkan dia untuk berubah menjadi lalat dan terbang di atas kapal.” Dia menghela napas dengan sengaja. “Ketika kau berpikir tentang itu dengan caramu, ia pasti bisa tidak akan naik.”

“Oleh karena itu, tidak mungkin baginya untuk berada di kapal ini.”

Ingot mendesah, kemudian, sambil tertawa kecil, mengatakan: “Untungnya, kau bukan, untungnya, kau bukan.”

“Untungnya aku bukan apa?”

“Untungnya kau bukan General Li, dan dia bukan kau. Jika tidak, kau akan mati, dan aku akan kalah.”

“Jangan bilang kau masih berpikir dia ada di kapal?”

Ingot tidak menanggapi. Sebaliknya, ia mencengkeram sebuah lingkaran besi yang dipaku ke papan dek dan menarik sebuah pintu rahasia. “Menurutku kau harus pergi melihatnya sendiri.”

Di bawah adalah lambung kapal. Tidak ada orang, tidak ada muatan, tidak ada lampu. Tidak ada apapun.

Xiao Jun ragu-ragu, tapi kemudian akhirnya meraih sebuah lentera kecil dan melompat ke bawah. Dan kemudian, ia ternganga kaget.

Di sudut lambung itu ada seseorang!

Itu benar-benar dia. Jutawan besar yang telah memalsukan kematiannya sendiri, Sun Jicheng. Pria yang telah melarikan diri dan kemudian kembali ke Jinan, pengusaha Wu Tao. Dan inkarnasi dari mereka semua, Three Frightening Laughs General Li!

Xiao Jun berdiri di depannya seakan sedang bermimpi. Ini benar-benar sesuatu yang tidak akan terjadi bahkan dalam mimpi.

General Li berbaring di sana, setengah duduk, setengah berbaring. Punggungnya bersandar pada sekat, dan ia tampak seolah-olah bahkan tidak punya energi untuk duduk lurus.

Meskipun pedang itu tidak benar-benar menembus jantungnya, cedera itu jelas berat. Tapi matanya bersinar terang, dan ketika ia melihat Xiao Jun, tiba-tiba dia tersenyum. Itu adalah senyum yang penuh dengan kenyamanan dan rasa sakit. Dan kemudian dia berkata, “Di mana Ingot?”

***

Ingot melompat turun, menutup pintu rahasia di belakangnya. Dengan gaya terbaiknya menirukan gerakan Gao Tianjue, ia berjalan untuk berdiri di depan General Li.

Dia benar-benar memiliki sedikit kejeniusan. Dia telah mempelajari dengan baik cara untuk meniru seseorang, dan melakukannya dengan cukup baik.

“Bajingan kecil Ingot itu sudah mati dan diumpankan ke kura-kura,” katanya. “Kau tidak akan pernah melihatnya lagi.”

General Li tertawa. “Bagaimana bisa seseorang menyebut dirinya sendiri bajingan? Kita teman. Jika kau seorang bajingan, lalu aku apa?”

Ingot tertawa juga.

“Bagaimana kau tahu ini aku?” katanya. “Dan bagaimana kau tahu aku akan datang?”

“Ketika aku bersembunyi di sini, aku berpikir, jika ada yang bisa menemukan aku di sini, itu pasti Ingot.”

Ingot segera mengangguk setuju! “Selain aku, tidak ada yang akan menebak. Jika itu tentang kejeniusan seperti aku, tidak ada yang kedua di dunia.” Dia menghela napas. “Kadang-kadang aku tidak bisa menahan untuk mengagumi diri sendiri.” Dia tiba-tiba menepuk bahu Xiao Jun. “Sekarang kau tidak dapat menahan untuk mengagumiku juga, bukan?”

Xiao Jun tampak seperti dalam mimpi, menatap kosong pada General Li.

–Apakah orang yang belum pernah dia lihat sebelumnya ini benar-benar ayahnya? Mengapa ia meninggalkan dia dan ibunya? Mengapa ia membiarkan ibunya meninggal dalam kebenciannya, dan membiarkan dia hidup menderita?

Terlepas dari itu, orang itu masih hidup. Mungkin dia telah membuat kesalahan, tetapi kesalahannya tidak begitu besar hingga tidak bisa ditebus.

Xiao Jun memandang kerabat yang merupakan orang asing, tidak yakin apakah hatinya dipenuhi dengan kebencian atau cinta, kesedihan atau kebahagiaan.

Ingot merasa sangat senang. “Siapa yang akan berpikir kau akan bersembunyi di kapal ini?” katanya. “Selain aku, tidak ada yang akan membayangkan kau akan menggunakan metode ini.”

“Bagaimana kau menyadari itu?”

“Itu ketika aku melihat baju besi air yang dikenakan orang-orang itu ketika mereka pergi untuk mencarimu.”

Para penyelam mengenakan baju besi air ketat yang terbuat dari kulit ikan yang menutupi seluruh tubuh mereka, bahkan rambut mereka.

Itulah yang sedang dikenakan General Li.

“Kung fu para penyelam  itu bagus, dan kau terluka, tapi kau masih bisa mengurus salah satu dari mereka dengan mudah.”

General Li tersenyum. “Itu sangat sederhana.”

“Melepaskan baju besinya dan memakainya, kemudian menguburnya dalam lumpur di dasar danau, berbaur kembali dengan orang-orang yang kembali ke kapal dan mengambil keuntungan dari kekacauan pergantian shift untuk menyelinap ke sini. Pada saat itu, itu tidak terang, semuanya gelap di bawah dan di atas air. Tidak ada yang bisa melihat apa-apa dengan jelas. Untuk melakukan semua itu tidak akan sulit sama sekali. “

General Li tersenyum dan menghela nafas. “Saat ini, bahkan aku pun harus sedikit mengagumimu.”

“Sedikit?” kata Ingot, terkejut. “Aku menduga setidaknya kau akan mengatakan lumayan kagum atau sangat kagum. Aku yakin.”

Apa yang dia katakan benar-benar sedikit berlebihan, tapi ia pasti memiliki alasan untuk mengatakan sesuatu seperti ini.

Maka General Li bertanya, “yakin? Mengapa kau mengatakan dengan yakin?”

Tanggapan Ingot luar biasa: “Karena kau tidak buta.” “Aku belum pernah buta,” jawab General Li, bingung. “Apa hubungannya aku buta dengan mengagumimu atau tidak?”

“Tentu saja mereka terhubung. Karena kau tidak buta, kau seharusnya dapat melihat pakaian siapa yang kukenakan. “Sebuah ekspresi sangat bangga memenuhi wajahnya. “Aku mengambil barang-barang ini dari Gao Tianjue, dan itu pasti tidak mudah.”

“Kau mengambil semua itu dari dia?”

“Setiap bagian.”

“Bagaimana kamu melakukannya?”

“Aku hanya menunjukkan sesuatu padanya, itu saja. Begitu dia melihatnya, aku mengunci  titik-titik akupunkturnya. Lalu aku mengambil semua barang-barang ini.”

General Li menatapnya cukup lama, raut wajahnya sama seperti Xiao Jun ketika Ingot telah mengatakan kepadanya hal yang sama.

Tentu saja apa yang dikatakan Ingot benar-benar luar biasa, sehingga General Li tidak bisa menahan untuk bertanya, “Apa yang kau tunjukkan padanya?”

“Sebuah bintang,” kata Ingot. “Sebuah bintang yang sangat kecil.”

Part 5

Ingot selalu membawa berbagai macam benda ini bersamanya. Orang mungkin berpikir mereka adalah pecahan tembaga dan besi yang tak berharga, tapi mereka adalah hartanya, harta yang tidak diijinkannya dilihat orang lain. Tapi kali ini, tidak hanya dia membiarkan General Li melihat bintangnya, ia bahkan tidak menunggunya untuk meminta. Dia hanya menariknya keluar dan meletakkannya di depan wajah General Li, seolah takut ia tidak bisa melihatnya dengan jelas.

“Bintang ini,” katanya. “Bintang ini jatuh dari langit, dan kemudian diraup dari laut.”

Ekspresi General Li berubah. Bahkan sebelum Ingot selesai berbicara, ekspresinya telah mulai berubah. Sama seperti Gao Tianjue, segera setelah ia menatap bintang itu, ekspresinya berubah, seperti ada yang menusukkan jarum yang panjang, tajam dan runcing  langsung ke hatinya.

Bintang ini adalah sesuatu yang mungkin dimainkan seorang anak. Jika dia jatuh ke tanah, tidak banyak orang yang bahkan akan memungutnnya. Jika kau memberikannya kepada seseorang, mereka mungkin akan membuangnya ke selokan.

Tapi di mata Laughing General yang sangat bangga, yang telah menjelajah Jianghu tanpa hambatan, bintang ini tampaknya membawa semua berkat dan kutukan dari langit dan bumi, dewa dan setan. Tampaknya dia untuk menjadi lebih berharga daripada semua harta di dunia.

Dia mengulurkan tangannya seolah-olah hendak mengambil bintang itu, tangannya gemetar, sama seperti Gao Tianjue. Itu gemetar yang tak terkendali.

Kali ini, Ingot tidak mengambil keuntungan dari situasi untuk mengunci titik-titik akupunkturnya. Sebaliknya, ia hanya melangkah mundur.

“Ini adalah milikku,” dia tertawa. “Orang dewasa tidak bisa mencuri sesuatu dari anak-anak.”

“Itu bukan milikmu,” kata General Li, suaranya serak karena kesedihan. “Aku tahu itu bukan.”

“Mungkin dulu bukan, tapi sekarang ya. Dan tidak ada yang bisa mengambilnya dariku.”

“Dari mana kau mendapatkannya?”

“Itu urusanku,” kata Ingot dengan mengedipkan mata. “Tidak bisakah aku menyimpan beberapa rahasia untukku sendiri?”

General Li menatapnya untuk waktu yang lama, lalu mendesah panjang. “Jadi, kau anggota dari Dragon family,” katanya. “Apa posisi mu di antara saudara-saudaramu? Apakah kau Dragon Kedelapan? Atau Kesembilan?”

Ingot menanggapi dengan pertanyaannya sendiri, “Bagaimana kau tahu aku anggota dari Dragon family?”

“Karena aku tahu bahwa bintang ini tidak akan jatuh ke tangan orang lain.” Dia berbicara dengan sangat percaya diri.

Ingot tidak menyangkalnya, tetapi sebaliknya bertanya, “Jika aku bukan anggota Dragon family, akankah kau mengambil bintang itu dariku?”

General Li melihat dia selama beberapa saat. “Jika kau bukan anggota Dragon family, kau pasti sudah mati.”

Mengapa?”

“Karena aku tidak ingin bintang itu berada di tangan orang lain,” katanya. Lalu ia bertanya, “Apakah kau bersedia untuk menukarnya denganku?”

“Menukarnya dengan apa?”

“Apa pun yang kau inginkan,” kata General Li. “Emas, giok putih, mutiara, zamrud. Apa pun yang kau inginkan boleh.”

Ingot tertawa. “Kau pasti tahu bahwa aku tidak akan menukarnya. Hal-hal yang baru kau sebutkan itu tidak dapat dikenakan sebagai pakaian, ataupun dimakan. Aku tidak membutuhkannya.”

Hal-hal yang disebutkan oleh Genderal Li adalah hal  yang siapa pun di dunia akan senang untuk memilikinya. Siapa yang tahu berapa banyak orang yang membuat rencana dan berdarah dan mempertaruhkan hidup mereka untuk itu? Tetapi bagi Ingot, bahkan tidak satu koin pun bernilai apapun.

General Li menghela napas. “Bagus. Aku tahu kau tidak akan menukarnya. Bagaimana bisa anak-anak dari House of the Dragon peduli harta kecil seperti permata dan uang?”

“Jadi, melihatmu hidup dan tidak mati, aku sangat senang.” Ingot tertawa. “Karena jika kau mati, bintang ini sudah akan berada di tangan orang lain.”

“Mengapa demikian?”

“Karena aku baru membuat taruhan dengan Chamber Lord Xiao, dan bintang ini adalah barang taruhannya.”

“Apa yang kalian pertaruhkan?”

“Dia tadi sedih karena ia berpikir bahwa kau telah mati oleh pedangnya.”

“Dan apa yang kau katakan padanya?”

“Aku mengatakan kepadanya tidak mungkin kau sudah mati.” Dia tertawa bahkan lebih bahagia. “Aku berkata, bagaimana bisa Three Fearsome Laughs General Li, yang menjelajahi tanpa hambatan di Jianghu, mungkin mati begitu mudah di tanganmu?”

Ekspresi General Li berubah lagi, wajahnya penuh dengan penderitaan yang tak terlukiskan dan kesedihan.

Namun, matanya masih berkilauan, seperti bintang-bintang dingin pada malam musim gugur.

Ingot sekali lagi menepuk bahu Xiao Jun. “Kau kalah, jadi bintang ini masih menjadi milikku.” Dia tertawa kecil. “Apakah kau masih ingat kau berhutang apa sekarang karena kau telah kalah?”

Xiao Jun tidak mengatakan apa-apa. Tapi General Li melakukannya. Dia mengatakan sesuatu yang sangat aneh.

“Dia tidak lupa,” katanya. Dan kemudian, satu per satu kata: “Tapi dia tidak kalah.”

“Dia tidak kalah?” Ingot tampaknya kaget dan geli. “Jangan bilang aku kalah?”

“Benar,” kata General Li. “Kau kalah.”

Ingot tertawa, begitu keras sampai dia membungkuk.

“Aku akan tertawa sendiri sampai mati,” katanya. “Aku belum pernah mendengar sesuatu yang begitu lucu seumur hidupku.”

“Oh?”

“Jika aku mengatakan kepada orang-orang bahwa Three Frightening Laughs General Li membantu anaknya untuk bertindak tanpa malu-malu, siapa yang tahu berapa banyak orang di Jianghu akan mati tertawa. Lalu jika aku mengambil semua mayat orang-orang yang mati tertawa dan mengirimkan mereka ke sini, maka bahkan jika kau menggunakan 500 gerobak besar dengan delapan roda, aku katakan itu akan memakan waktu setidaknya tiga hari tiga malam.”

Dia tertawa sampai tampaknya ia mengalami kesulitan bernapas, seolah-olah dia benar-benar akan mati.

General Li tidak menunjukkan bahkan sedikit pun tawa di wajahnya. Bahkan, ia tampak lebih serius daripada jika ia sedang menghadapi musuh.

Dia menunggu sampai Ingot akhirnya mulai berpikir hal-hal yang ternyata tidak begitu lucu , lalu perlahan-lahan berkata, “Jika orang-orang di Jianghu tahu tentang hal ini, akan ada banyak kematian. Jika satu orang tahu, akan ada satu kematian. Jika sepuluh ribu orang tahu, akan ada sepuluh ribu kematian. Kecuali, aku bisa menjamin mereka tidak akan tertawa. “Suaranya menjadi sangat dingin. “Karena itu bukan bahan tertawaan.”

Ingot tidak bisa tertawa pada saat ini.

“Apa yang terjadi di sini?” tanyanya pada General Li. “Mengapa kau mengatakan bahwa aku kalah?”

“Karena kau adalah pecundang.”

Ingot menatap Xiao Jun, lalu kembali di General Li. “Jangan bilang dia bukan anakmu?”

“Dia anakku,” kata General Li sedih. “Dia adalah tulang dari tulangku, darah dari darahku.”

“Jangan bilang kau mati ?!” Ingot bertanya, pertanyaan yang disengaja.

“Aku belum mati.”

“Maka itu aneh. Kau jelas tidak mati, bagaimana aku bisa kalah? “

“Karena meskipun aku tidak mati, General Li sudah mati. Mati selama bertahun-tahun.”

Ingot terkejut.

“General Li sudah mati? Jangan bilang kau bukan General Li? “

“Aku bukan.”

***

Ingot menatap kosong. Dia menatap pria yang sedang dikejar oleh semua pahlawan di bawah langit, yang semua orang pikir adalah General Li. Kemudian dia melihat Xiao Jun.

“Gao Tianjue mengatakan kepadaku dengan mulutnya sendiri bahwa ia adalah anak General Li. Aku tidak percaya bahwa dia akan berbohong.”

“Dia tidak akan.”

“Jadi, dia benar-benar anak General Li?

“Ya.”

“Dan tidakkah kau baru memberitahu aku bahwa dia adalah anakmu, tulang dari tulangmu, darah dari darahmu?”

“Ya.”

“Kau tidak tampak seperti tipe orang yang suka berbohong juga,” kata Ingot sambil tertawa getir. “Bisakah kau ceritakan saja apa yang sebenarnya terjadi di sini?”

“Ini sebenarnya tidak serumit itu. Kau sendiri yang telah membuatnya menjadi rumit, itu saja.”

“Oh.”

“Setiap orang memiliki orang tua. Dan orang tua berarti lebih dari satu orang. “

Ingot akhirnya mengerti, tapi masih merasa sulit untuk percaya. “Jangan bilang General Li adalah ibunya?”

“Ya.”

“Apakah kamu ingin mengatakan General Li adalah seorang wanita?”

“Ya.”

Ingot menatap kosong lagi.

Three Fearsome Laughs General Li, yang namanya bisa menggoncangkan langit, adalah seorang wanita. Ini adalah hal yang benar-benar mengejutkan.

Terlepas dari kenyataan bahwa sampai hari ini, tidak ada yang pernah melihat seperti apa General Li, dan tidak ada yang benar-benar tahu apakah dia seorang pria atau wanita, bagaimana orang bisa mengajukan gagasan bahwa dia adalah seorang wanita?

Dalam mentalitas populer dari para pria Jianghu, wanita secara inheren lebih lemah, dan tidak pernah bisa sebanding dengan pria.

“General Li adalah ibunya, dan kau adalah ayahnya.” Ingot mendesah. “Sekarang aku mengerti bagian ini.”

“Apa lagi yang  tidak kau mengerti?”

“Semakin aku berpikir tentang hal itu semakin kurang masuk akal jadinya. Siapa sebenarnya kau?”

Tidak banyak orang yang bisa mengklaim sebanding dengan General Li.

“Seni bela dirimu, semangat heroikmu, warna kulitmu, akalmu, aku belum pernah melihat orang kedua yang dapat dibandingkan denganmu.” Kata Ingot ini diucapkan dengan penuh ketulusan. “Seandainya kau General Li, maka itu tidak akan menjadi sesuatu yang aneh. Dalam imajinasiku, General Li semestinya sepertimu. “Dia menghela napas. “Sayangnya, kau bukan dia. Jadi aku tidak bisa memahaminya. “

“Apa yang tidak bisa kau pahami?”

“Jika kau bukan General Li, siapa kau? Aku sudah berpikir banyak tentang siapa di Jianghu akan cocok dengan deskripsimu. Hanya saja sepertinya tidak ada orang seperti itu.”

“Kau benar, aku tidak seharusnya ada.” Dia tertawa sedih. “Karena aku seharusnya sudah mati.”

“Siapa kau?”

“Aku Guo Mie,” katanya. “Aku Guo Mie yang seharusnya mati tujuh belas tahun yang lalu.”

Part 6

Guo Mie dan Gao Tianjue, tidak ada pasangan di Jianghu memiliki tingkat seni bela diri yang lebih tinggi.

Mereka adalah musuh bebuyutan General Li.

“End the heavens, destroy the earth” menganggap itu sebagai tugas mereka untuk mengejar bandit buronan dan perampok. Siapa yang tahu berapa banyak penjahat besar dengan seni bela diri yang sangat baik jatuh oleh mereka?

Pada saat Three Fearsome Laughs General Li menjelajahi Jianghu tanpa hambatan, reputasi mereka berada di puncaknya.

Semua orang di Jianghu tahu bahwa “End the heavens, destroy the earth” tidak akan membiarkan General Li pergi. Jika mereka tidak mengeksekusi pencuri besar itu, mereka akan menyesal selama sisa hidup mereka.

Dan sehingga, semua orang menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi ketika harimau dan naga melakukan pertunjukan mereka.

Tidak ada yang yakin siapa yang akan menang.

Tapi kemudian “End the heavens, destroy the earth” tiba-tiba hancur. Guo Mie menghilang dari Jianghu, diasumsikan mati, mungkin di tangan General Li.

Oleh karena itu, ketika Gao Tianjue muncul kembali, semua orang menganggap bahwa itu karena General Li. Dia pasti ingin balas dendam atas kematian suaminya. Tidak ada yang akan berpikir dua kali tentang hal itu, tidak peduli seberapa kejam metode yang dia gunakan.

Siapa yang bisa membayangkan bahwa ia tidak akan melawan General Li, melainkan suaminya sendiri, Guo Mie?

Tentu saja dia tahu bahwa dia  adalah Guo Mie dan bukan General Li. Meskipun tidak ada orang lain di dunia tahu, Gao Tianjue pasti tahu.

Mengapa dia melihat suaminya sebagai musuh yang harus mati?

Bagaimana bisa Guo Mie tetap hidup?

Bagaimana dia bisa memiliki anak dengan musuh bebuyutan “End the heavens, destroy the earth” General Li?

Mengapa mantan Pemimpin Beggar Sect akan memberitahu Xiao Jun bahwa ibunya telah dibunuh oleh General Li?

Ketika dikelilingi oleh  para pahlawan yang mengejar, mengapa Guo Mie mengakui untuk sebagai General Li?

Siapa yang telah mengungkapkan keberadaannya?

Selama tujuh belas tahun, tidak ada yang bisa menemukannya, mengapa semua orang tiba-tiba turun ke Jinan hanya dalam satu malam untuk memburunya?

***

Siapa yang bisa menjelaskan hal-hal ini?

**

Translator / Creator: Jade77