October 17, 2016

DM Chapter 2-5: The temple, the Beastkin Girls and the Stone Throwing Afternoon

 

Satou disini. “Every cloud has a silver lining”, Aku merenungkan peribahasa itu.

Di sore yang tenang aku menikmatinya kemarin dan tiba tiba berubah.

Baiklah kalau begitu, cerita di sore hari, masalah akan dimulai…

**

Sedikit lebih jauh dari kedai – kedai yang ada di pinggir jalan, ada kuil Parion.
Di timur jalan ini, hanya ada beberapa kedai di pinggir jalan utama.

Ada beberapa orang berkumpul di kuil.

“Aku penasaran ada apa.”
“Mari kita periksa sebentar.”

Nona Zena berlari kearah kerumunan itu. Melihat perubahan yang sangat cepat, dia benar – benar seperti seorang prajurit.

Nona Zena bertanya apa yang terjadi kepada pelayan pendeta berbadan besar yang kemarin.
Nona Zena melambaikan tangannya, Dia tampak tidak senang karena suatu hal.

Aku berpikir apa yang mereka bicarakan?

Saat aku berjalan mendekatinya hanya separuh dari cerita yang dapat kutangkap.
Inilah yang aku dengar,

“..lalu bagaimana dengan kuil Garleon di jalan timur. Kuil itu memiliki pasukan, seharusnya penyembuhan tidak menjadi masalah bagi mereka. Ini berada di bagian timur tapi kau di temani oleh lelaki jadi mungkin tidak akan ada yang mendekatimu.”
“Ya, walau begitu, aku adalan prajurit sihir. Aku akan menghajar orang yang ingin menggangguku tidak peduli berapa banyak mereka.”

Dari kata – kata Zena, sepertinya pendeta di kuil ini sedang menghadiri pertemuan dengan wakil dari kuil royal capital. Karena hanya pendeta itu yang bisa melakukan sihir untuk penyembuhan, racun ringan dan penyakit, kami dipaksa untuk menuju kuil yang disarankan.

… Dia hanya melempar – lemparkan kami!!

**

Akhirnya, kami menuju kuil Garleon di bagian timur.

Aku tidak puas, jika kalian tahu?
Meskipun aku sudah terbiasa, berjalan di kota bergaya Eropa bersama dengan gadis cantik seperti ini, ini sedikit bisa dinikmati!

Tidak seberapa jauh, sekitar 100 meter kedepan, ada taman untuk masyarakat umum.

Aku pikr ini hanya padang rumput, tapi dipotong rapi dan bebentuk persegi, beberapa pasangan tua membawa bayi dan beristirahat, dan diantaranya 10 orang pemuda berlatih bela diri.

“Nona Zena, apakah ini termasuk pelatihan militer?”

Aku ingin mendengar tentang ini.

“Itu benar~, aku pikir ini sama dengan pelatihan sebagai prajurit di manapun, tapi untuk prajurit sihir mereka berpusat pada ketahanan magic power. Kami berlatih untuk mencapai tingkat bisa menggunakan sihir dengan kondisi terbaik.”

Berbagai latihan ya?
Pastinya, penyihir tanpa MP akan tidak berguna.

“Prajurit penyihir dan penyihir ditugaskan sesuai dengan elemen mereka. Aku hanya bisa berbicara dari sudut pandangan militer, kecuali elemen api, kami biasanya tidak menggunakan elemen lain untuk menyerang.”

Tentu saja sesuatu yang menyiksa seperti api sangat cocok untuk serangan. Tapi kau juga bisa menggunakannya untuk memasak air hangat, kau tahu?

“Seperti sihir angin milikku, digunakan untuk berlindung dari serangan panah, <<Wind Protection>>, melindungi kastil dari palu penghancur kastil dengan (Air Cushion), atau meneruskan arahan dengan (Whisper), berbagai macam yang lain. Jika menggunakan (Fly) untuk memantau daerah akan sangat mudah, tapi selain sang pangeran tidak ada yang bisa menggunakannya.”

Itu mengingatkanku, bahwa tujuan dari nona Zena adalah bisa terbang, bukan?

“Jika kau bisa terbang, maka akan sangat menyenangkan kencan di langit~”

Aku bercanda, tapi nona Zena wajahnya memerah hingga lehernya dan berkata “Se, Serahkan padaku” dengan menggumam.

Sangat imut, tapi aku khawatir jika dia pernah ditipu oleh pria jahat~

**

Di bawah bayangan pohon yang ada di pinggir jalan ada kucing – kucing yang sedang tidur. Baru kali ini aku melihat kucing liar semenjak datang kemari.

“Kucing itu sangat lucu~”

Nona Zena tampaknya seperti akan berlari kesana jika dia sendirian.
Aku juga sangat suka dengan kucing, itulah kenapa aku tidak membiarkan tidur siang mereka terganggu!!
Sehingga aku berkata.

“Oh iya, apakah tidak ada anjing liar di kota ini?”
“Ada kabar bahwa pernah terlihat anjing liar, jika melihatnya, dia akan menjadi santapan orang – orang gelandangan…”
“Itu bohong, ya kan?”
“Tentu saja ini kabar bohong.
Tetapi kabar seperti itu memang ada, nampaknya beberapa buah gabo yang rusak itu dimakan oleh anjing itu. Jadi, sejak saat itu buah gabo dikonsumsi, anjing liar menghilang.”

Buah gabo muncul lagi. Tolong hentikan sebentar!

Orang – orang melihat penampakan seorang pemburu menuju tempat pemrosesan buah di jalan timur dengan anjing mereka nampaknya itu merupakan akar dari cerita tersebut.

**

“Hukuman untuk keturunan iblis! Dapatkanlah berkat dengan melempari mereka menggunakan batu suci iniiii!!!”

Separuh perjalanan menuju jalan bagian timur, kami mendengar suara parau dengan nada tinggi tampaknya orang tua yang berbicara. Ada juga suara – suara dari banyak orang.

Di taman berbentuk persegi yang tidak jauh dari belokan gang, ada laki – laki gendut berpakaian pendeta berdiri dengan alas kaki yang mahal.
Dengat mata yang berapi-api, gelembung berterbangan dari mulutnya.

“Wahai orang – orang yang baik! Apakah kau ingat hukuman dari langit yang juga diketahui sebagai Bintang Jatuh beberapa hari yang lalu!”
“””Oooo!”””
“””Kami mengingat itu!”””
“””Oooooo!”””

Bukankah  tampakseperti separuh dari orang disitu berpura – pura untuk menyoraki?

“Terlebih lagi! Lebih lagi! Kemarin, kastil sang pangeran diserang oleh pasukan elit dari raja iblis!”
“””Oh Tuhan!”””
“””Tolong kami, Tuan Pahlawan!!”””
“””Oooooo!”””

Berteriak adalah cara yang baik untuk meringankan stress, bukan?

“Ini adalah bentuk dari berkurangnya pertolongan dari ilahi! Dapatkanlah berkat-Nya! Wahai orang yang baik! Barang siapa yang mendapatkan berkat aka dilindungi dari marabahaya!”
“””Tuan Pendeta! Selamatkanlah kami!!”””
“””Oooooo!”””
“””Berkatilah!!!”””

Orang – orang yang mudah ditipu.

“Dapatkanlah berkat dari-Nya! Ketahuilah wahai umat! Berkatilah!”
“””Berkatilah!!!”””
“””Oooooo!”””
“””Ajarilah kami!”””

Orang – orang di kota ini mudah sekali dibohongi dengan cerita bohong atau transaksi palsu.

“Lihat makhluk itu!”

Pendeta gendut itu menunjuk ke bagian belakang lapangan persegi.

“Makhluk setengah manusia itu, mereka adalah sisa dari para iblis, bukan, mereka adalah turunan makhluk dari raja iblis! Berikan hukuman ilahi kepada makhluk itu dan kalian akan diberkati!”
“””Oooooo!”””
“””Bunuh!!!”””

Hei, hei, penghasut.

“Tunggu! Orang – orang yang baik hatinya! Membunuh dilarang oleh hukum kerajaan. Tunggu!”
“””Apa yang harus kami lakukan, tuan Pendeta!!!”””
“””Bunuh!!!”””
“””Oooooo!”””

Banyak orang yang hanya ikut – ikutan berteriak.

“Membunuh memang dilarang! Menyerang keturunan iblis dengan batu suci kalian akan diberkati.”

“””Tuan Pendeta!!!”””
“””Beri kamu batu~!”””
“””Oooooo!”””

Aku melihat kearah yang ditunjuk pendeta gendut itu. Tiga gadis beastkin ada disana.

“Tapi ini tidak gratis! Dapatkanlah berkat-Nya dengan beberapa uang!!”

“””Oooooo!”””
“””Berkatilah!!!”””

Gadis dari beastkin Anjing, Kucing, dan Kadal berpelukan satu sama lain.

“Batu suci ini bisa kalian dapatkan dengan satu koin tembaga! Untuk kesempatan istimewa ini, kalian bisa mendapatkan 6 batu dengan satu koin besar tembaga!”

Ah, suara dari orang – orang itu berhenti. Orang – orang yang perhitungan~”

“Ada apa! Wahai orang – orang beriman! Batu suci ini ada batasnya! Yang mendapatkan ini adalah kalian yang bertindak cepat!”

“””Kami akan membelinya!”””
“””Jual lah kepada kami!!!”””
“””Oooooo!”””

Mereka benar – bena orang lemah yang terbatas.

“Belilah dari muridku ini! Berbarislah! Jika kau tidak berbaris dengan benar, kau tidak akan diberkati!”

“””Oooooo!”””
“””Bentuk barisan!”””

Pendeta gendut, apakah kau melakukan sihir manipulasi pikiran?

Orang – orang yang sudah membeli batu suci itu langsung melemparkan kepada gadis –gadis itu. Tanpa ragu – ragu mereka melakukannya.

Eh~~~? Yang Benar saja?

“Aku tidak tahan melihat ini!”

Nona Zena mendorong kerumunan itu dan membuat jalan ke pendeta gendut it berada.
Aku tertegun dan terlambat melakukan respon.

“””Bunuh makhluk setengah manusia itu!”””
“””Oooooo!”””
“””Beri hukuman kepada keturunan iblis!”””

Orang – orang semakin bersorak dan secara kejam menyerang gadis beastkin itu dengan batu.
Gadis kadal itu melindungi gadis anjing dan kucing yang lebih kecil.

Sekarang, sebenarnya mudah menghentikan ini dari depan, tapi akan tetap sama hal yang terjadi maka tidak ada gunanya.

Informasi detil muncul dari AR seperti biasa saat aku melihat gadis – gadis beastkin itu.

Ini dia!

Aku menyerap semua informasi yang aku dapat.
Harusnya ada disekitar sini.

Disana!

Aku memeriksa informasi dari laki – laki yang kucurigai dan terbukti.
Dengan ini, aku harusnya bisa melakukan sesuatu!

Aku berpikir keras menemukan solusi terbaik…

Translator / Creator: GeuRae