May 20, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 5

 

Magical Groom Recruitment

Ma Ke berkata dengan keheranan, “Tapi baru saja kamu bilang Mu Zi …”

Aku memandangnya dengan tersenyum. “Itu untuk membuatnya berhenti khawatir. Kamu bahkan tidak tahu sesuatu selogis ini? ”

Ma Ke dan Si Wa tanpa kata memandangku. Aku bertanya, “Kenapa kalian berdua menatapku seperti ini? Apakah aku kelihatan tampan? ”

Ma Ke menghiraukanku dan berkata, “Boss, aku akan pergi bersamamu ke Dragon Valley.”

Semangat dan bersedianya Ma Ke telah membuatku tersentuh. Aku mengubah ekspresiku dari yang sebelumnya menggodanya menjadi serius sebelum menjawabnya dengan serius, “Apa menurutmu aku pergi untuk bermain-main? Di dunia ini, makhluk terkuat adalah naga. Jika ada yang tidak beres, tidak mungkin kita bisa kembali. Bagaimana aku bisa mempertaruhkan nyawamu bersamaku? ”

Ma Ke berkata dengan percaya diri, “Aku ingin ikut denganmu karena ini berbahaya. Kita adalah saudara. Kita harus saling membantu selama masa-masa sulit. ”

Aku menggelengkan kepala dan tersenyum saat menjawab, “Sahabatku! Aku mengerti perasaanmu tapi berhenti berusaha meyakinkanku. Aku sudah memutuskan untuk pergi ke sana sendirian. Saat kompetisi sebelumnya, kamu hampir mati dan aku merasa bersalah karenanya dalam waktu yang lama. Aku pasti tidak akan membiarkanmu mempertaruhkan hidupmu bersamaku. Apalagi sekarang kamu memiliki Hai Yue. Tidak mungkin kamu ingin membuatnya khawatir padamu, bukan? ”

Begitu aku menyebutkan Hai Yue, Ma Ke menjawab dengan ragu, “Bos, aku ….”

Aku memotongnya dan berkata, “Sudah cukup! aku mengerti dan aku tidak akan memperlakukanmu seperti orang yang lebih memperhatikan kekasihnya daripada temannya. Keputusanku final. ”

Terlihat tatapan haru pada mata Make. Si Wa berkata dari samping, “Aku saat ini tanpa keluarga atau pekerjaan apa pun. Biarkan aku pergi denganmu! Tidak mungkin kamu menolak tawaranku , bukan? ”

Dengan tertawa kecil, “Kakak Si Wa, meski kita baru saja saling mengenal, aku sudah tahu seperti apa kamu. Kamu juga tahu orang macam apa aku ini. Kamu tidak perlu mengatakan apapun terlalu jauh. Aku menerima niat baik kalian tapi aku harus menyelesaikan sendiri masalahku sendiri. ”

Si Wa menggelengkan kepalanya. “Zhang Gong, aku tahu kamu orang yang sensitif, tak peduli apapun itu, aku harus pergi bersamamu. Kemungkinan kita bertahan lebih baik jika kita bersama-sama. ”

Aku tahu bahwa aku tidak akan bisa menolak mereka jadi aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. AKu mengemasi barang-barangku malam itu dan diam-diam pergi ke Royal Intermediate Advanced Academy untuk berpamitan pada Guru Di. Setelah itu, aku berjalan sendiri untuk mencari Dragon Valley.

Yang tidak kuketahui adalah ketika aku menyelinap pergi, aku tidak hanya bisa menghindari Si Wa, tapi aku juga sempat menyelinap melewati Hai Shui yang berencana untuk mengikutiku.

Provinsi Sky berjarak sekitar 800 kilometer dari posisiku. Setelah melihat melalui peta secara rinci, aku memilih jalan yang sepertinya mudah dilalui. Lagi pula, aku punya banyak waktu karena liburan baru saja dimulai. Orang-orang yang tinggal di akademi seharusnya cepat tahu bahwa aku telah pergi. Dengan santai aku berjalan di jalur yang aku pilih dan dalam dua hari, aku telah menempuh perjalanan sejauh 100 kilometer.

Saat menjelang siang, perutku mulai protes. Tepat di depaku, ada sebuah kota kecil. Aku memutuskan bahwa aku akan mencari makanan enak untuk menghibur tubuhku; Akan jadi kurang baik kalau mereka mengalami gangguan.

Setelah berjalan ke kota kecil, bisa dikatakan bahwa itu adalah sebuah desa besar yang dikelilingi oleh tembok. Tempat ini tidak sebesar Royal Intermediate Magic Academy. Meski kota itu tidak besar, tapi sangat maju. Bermacam-macam pedagang yang berjualan dengan penuh semangat.

Setelah bertanya pada beberapa orang, aku mengetahui bahwa tempat ini memang sebuah desa. Karena letaknya di samping jalan utama, ada banyak orang yang berjalan melewati kota, memberi nuansa keindahan ke kota. Setelah bertahun-tahun berevolusi, secara bertahap menjadi seperti sekarang ini. Dengan kata lain, ini bisa dihitung sebagai hubungan lalu lintas.

Setelah aku menemukan restoran yang tampak cukup bersih, aku mengisi perut dan menyewa kamar biasa. Pemandangan kota ini menangkan perasaanku jadi aku memutuskan untuk menginap semalam dan melanjutkan perjalananku keesokan harinya.

Aku menyusuri jalan-jalan utama kota kecil itu, mengagumi kondisi dan kebiasaan setempat. Kadang aku membeli beberapa hal yang spesial di kota ini dan menaruhnya ke dimensi penyimpananku, menyiapkannya untuk diberikan pada teman-temanku setelah kembali.

Saat aku berjalan, ada banyak orang yang bersemangat membuat raket di depan saya. Ada kerumunan yang sangat besar. Aku bertanya-tanya apa yang telah terjadi dan menarik seorang pemuda mungil yang terhimpit kerumunan orang dan bertanya, “Apa yang terjadi sehingga banyak orang berkerumun?”

Pemuda mungil itu menepis tanganku dan berkata, “Berhenti menarikku! Aku perlu ke sana secepatnya. Jika tidak, aku tidak akan bisa melakukannya!” Setelah mengatakan itu, dia langsung masuk kerumunan kembali.

Aku tercengang saat aku bertanya-tanya apa yang telah terjadi sehingga ia begitu terburu-buru.

Seorang pedagang kelontong di sampingnya tertawa dan berkata, “Dengan moral dan tingkah lakunya, dia ingin menjadi putra pemimpin kota? Haha, lucu sekali! ”

Segera aku bertanya, “Bagaimana bisa menjadi putra kepala kota? Bisakah tolong beritahu aku apa yang sedang terjadi? ”

Penjual itu tertawa, “Saudara pasti orang luar.”

Aku mengangguk. “Betul! aku tidak berasal dari sini. ”

Penjual itu menjawab, “Meskipun tempat ini terlihat seperti kota, sebenarnya hanyalah sebuah desa yang subur. Kepala kota adalah kepala desa. Tidak, itu bukan kepala desa. Kepala kota, dia membantu putrinya mencari rumah yang bagus dan merencanakan kompetisi sihir yang pemenangnya berhak menjadikannya sebagai istri, hal ini menarik banyak orang untuk datang.”

“Kompetisi sihir untuk menemukan pengantin pria? Ini sangat asing bagiku. Apakah putri kepala kota tidak cantik? Mengapa membuat kompetisi sihir hanya untuk mendapatkan pengantin laki-laki?” Aku tertawa saat berkata.

Penjual itu tertawa dan berkata, “Apa kabarnya? Kompetisi sudah berlangsung selama enam hari. Belum ada hasilnya. Berbicara tentang putri kepala kota, dia benar-benar cantik tapi hanya sedikit cerewet. Kerajaan Aixia kami kebanyakan menghormati mereka yang ahli dalam menggunakan sihir. Kepala kota jelas ingin memperkuat statusnya sehingga dia membuat sebuah rencana dan mempersiapkan kompetisi untuk mengumpulkan para penyihir kuat untuk bersaing dan menjadi menantu laki-lakinya. ”

Jadi seperti itu, rasanya agak menyenangkan. Aku bertanya, “Apakah ada peraturan untuk itu?”

Pedagang itu berkata, “Tentu saja ada. Jika tidak ada aturan, tidak ada yang bisa mendapatkan pengantin pria. Bagaimana kalau kamu melihat kertas merah besar di sana? Kamu harus melihatnya sendiri. ”

Setelah berterima kasih pada pedagang tersebut, aku berjalan mendekat dan melihat kertas merah itu tertulis, Syarat untuk berpartisipasi dalam kompetisi.

1: Usia harus 25 atau dibawahnya dan harus berpendidikan.

2: Tidak cacat.

3: Tidak diperkenankan membunuh siapa pun selama kompetisi berlangsung.

4: Kompetisi ini hanya untuk penyihir. Petarung atau ksatria, tidak diperkenankan mengikuti kompetisi.

5: Peserta hanya perlu mengalahkan putriku, daripada mengalahkan semua lawan mereka untuk menjadi menantuku. ”

“Ini syarat yang cukup mudah. Ini sama sekali tidak rumit. Mengapa setelah enam hari, masih belum ada hasilnya?’ Rasa penasaran membuatku berbaur dalam kerumunan untuk mengetahui alasannya.

Translator / Creator: Kaho