February 2, 2017

Child of Light – Volume 5 / Chapter 9

 

Provoking a Defeated Opponent

Si Wa berkata, “Anda terlalu merendahkan diri. Kami tidak sekuat seperti yang Wakil Kepala Sekolah katakan tentang kami. Kami masih akan membutuhkan bantuan dan bimbingan dari anda.”

Salah satu murid dari Contemplation Magic Academy berkata, “Berhentilah berpura-pura ramah seperti itu! Selama kompetisi ini…” Wakil Kepala Sekolah dari Contemplation Magic Academy menatap ke arahnya. “Hak apa yang kau miliki untuk menginterupsi dia? Apakah kau sekuat dirinya? Jika kau adalah Magic Scholar seperti dirinya, aku bisa membiarkanmu.” Murid itu melihat ke arah lain tapi masih memiliki penampilan yang tidak puas. Dengan itu, suasana di pesta ini menjadi sedikit canggung.

Tepat di saat itu, makanannya disajikan. Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon berkata, “Baiklah! Mari makan. Masih ada kesempatan untuk kita berbincang-bincang setelah menikmati makanan.”

Makanannya cukup lezat. Sepertinya hotel Forest Dragon sudah berusaha keras untuk menyediakan sejumlah besar makanan untuk kami. ‘Aku melihat mata besar Mu Zi dan hidungnya terus-menerus mengendus – dia sangat menggemaskan.’ Aku mendekat kepadanya dan berbisik, “Kau tidak bisa menahan diri lebih lama lagi, bukan? Hehe.”

Dia menatapku dalam diam.

Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon berkata, “Aku tidak memperlakukan tamu-tamuku dengan baik. Semuanya, mari makan!”

Kami semua sudah menunggu kata-kata itu untuk keluar dari mulutnya. Mu Zi dan aku mulai menyapu bersih makanan tanpa sopan santun. Si Wa berbisik kepadaku, “Zhang Gong, makan pelan-pelan. Jangan sampai yang lain mengira kita adalah orang tak beradab.” Aku mulai melambat setelah mendengar kata-katanya. Meskipun dia mengatakan kepadaku untuk mengatakan hal yang sama kepada Mu Zi, aku tidak bisa melakukannya karena aku menyukai semangat Mu Zi dalam menyantap makanannya. Itu menggerakkanku.

Kelihaian makan milik Mu Zi perlahan-lahan terlihat karena dia akan melahap kira-kira separuh dari setiap makanan baru yang diletakkan dihadapannya. Dia bahkan tidak peduli akan sekitarnya, hanya peduli untuk menikmati seafood-nya.

Semua orang tertegun. Wakil Kepala Sekolah memesan sepuluh makanan tambahan sebanyak dua kali dan tetap kesulitan mengendalikan situasi.

Suara mengejek masuk ke telingaku saat itu. “Wah! Lihat itu! Murid perempuan Royal Magic Academy makan seperti babi, seolah hidupnya bergantung pada itu. Itu terlihat mengelikan.”

Jika dia mengarahkan kata-kata itu kepadaku, aku pasti hanya membalas kata-katanya dengan senyuman, tapi dia sudah mengejek Mu Zi milikku yang kusayangi, membuat kemarahanku naik dengan cepat. Aku membanting tanganku ke atas meja dan berseru ke arah suara itu. “Siapa yang kau panggil babi?!” Itu mengejutkan Mu Zi, yang masih mengunyah makanannya. Dia mengangkat kepalanya, namun tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Seorang fire magician berbadan kurus berdiri, menunjuk ke arah Mu Zi, “Aku membicarakan tentang dia. Kenapa? Apakah kau ingin menggigitku?” Kata-katanya membuat murid-murid yang ada di pihaknya tertawa lepas.

Itu adalah anak nakal yang sama dari Contemplation Magic Academy. Aku langsung mulai mengumpulkan light element saat seluruh tubuhku di saat yang sama melepaskan aura dingin dan mengeluarkan nafsu membunuh yang kuat.

Setelah mendengar kata-kata murid itu, Kepala Sekolah Forest Dragon merengut dan menatap kepada Wakil Kepala Sekolah Contemplation Academy dengan penuh arti. Wakil Kepala Sekolah Contemplation Academy berseru, “Hua De, apa yang kau katakan? Duduk sekarang juga!”

Setelah mendengar Hua De menyinggung Mu Zi, bahkan Si Wa juga tidak bisa menahan diri. “Mungkinkah murid-murid dari Contemplation Academy kekurangan edukasi?” Kata-katanya membuat murid-murid lawan menatapnya dengan marah.

Aku mengangkat tangan kiriku dan menunjuk kearah Hua De. “Kau, keluar dari sini dan hadapi aku!”

Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon melihat kalau situasinya semakin memburuk dan dengan cepat berusaha untuk memperbaiki situasi ini. “Hua De, cepatlah minta maaf kepada Zhang Gong.”

Hua De tidak mempedulikan Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon dan mulai bergumam, “Dia memang terlihat seperti babi saat dia makan, tapi anda tidak mengijinkanku berkomentar mengenai itu.”

Aku tidak bisa menahan diriku lebih lama lagi dan mengangkat tanganku untuk menyerangnya, tapi Si Wa menahanku. “Jangan bertengkar di sini! Itu tidak baik untuk kita jika kita menghancurkan sesuatu di sini.”

Aku berkata dengan dingin, “Baiklah. Apakah kau berani menghadapiku di luar? Jika kau bisa bertahan dari satu seranganku saja, aku akan membiarkanmu pergi.”

Selain anggota kelompokku, yang tahu kalau aku adalah seorang Magister, magician lainnya berpikir kalau aku hanya menggertak. Hua De adalah seorang Great Mage. Untuk bisa menjatuhkannya dalam satu serangan; itu akan sedikit mustahil.

Wakil Kepala Sekolah Contemplation menjadi marah dengan kata-kataku karena dia berpikir kalau aku menghina akademi miliknya. “Baiklah. Hua De, bertandinglah dengan murid itu. Aku sangat ingin melihat bagaimana dia akan bisa menjatuhkanmu dalam satu serangan. Ingat, hanya satu serangan.” Kalimat terakhirnya hanya untuk mengingatkan Hua De kalau dia hanya perlu bertahan dari satu serangan saja.

Hua De menatapku dengan tajam dan pergi meninggalkan hotel. Tepat saat aku ingin mengikutinya, Mu Zi menggenggam erat lenganku yang bergetar penuh amarah. “Zhang Gong, ayo kita lupakan saja. Aku mengaku aku memang makan terlalu banyak tadi dan tidak bisa menyalahkan siapapun yang berkomentar buruk seperti itu.” Setelah mengatakan itu, dia menundukkan kepalanya dan menunjukkan penampilan yang menyedihkan.

Setelah melihatnya, hatiku hancur dan aku menjawab dengan keras kepala, “Jika dia menyinggungku, aku tidak akan peduli. Tapi, dia menyinggungmu, orang yang paling aku cintai. Aku ingin dia tahu kalau dia tidak bisa menghina Royal Advanced Magic Academy kita dengan mudah!” Setelah mengatakan itu, aku melepaskan diri dari gengaman Mu Zi dan berjalan keluar.

Si Wa mengikutiku dan berkata, “Zhang Gong, jangan terlalu menunjukkan kekuatanmu karena kita masih harus berkompetisi nanti.” Aku mengerti maksud di balik kata-katanya dan mengangguk.

Alun-alun yang ada di bagian depan hotel cukup untuk pertarungan kami. Hua De dan aku berdiri terpisah sejauh dua puluh meter dan menatap satu sama lain. Aku sudah bisa memperkirakan alasannya keluar dengan cepat tadi. Itu agar dia memiliki cukup waktu untuk menggunakan beberapa wind defense spell.

Aku terkekeh dan berkata, “Bersiaplah untuk menerima seranganku! Light elements! Tolong bentuklah sebuah pedang yang bisa menaklukan rintangan apapun dan kalahkan musuh yang ada dihadapanku.” Rapalan mantraku sebenarnya hanya untuk dipertunjukkan, tapi kenyataannya, sihirku adalah gabungan dari battle spirit dan elemen yang sudah aku persiapkan.

Hua De cukup pintar untuk mengerti kalau hanya dengan bertahan, dia tidak akan sanggup menahan serangan itu. Dia langsung menembakkan sebuah Wind Tornado yang besar ke arahku.

Aku mengeluarkan senyuman dinginku dan mendominasinya dengan kekuatanku yang sangat besar. Lalu, aku mengayunkan tangan kananku dan sebuah cahaya emas berbentuk pedang besar melesat ke arahnya.

Semua orang lainnya berjalan keluar dari restoran tepat waktu hanya untuk melihat light blade milikku.

Sebelumnya, Guru Zhen yang dengan ceroboh menerima serangan fusion spell milikku, dia tetap terluka bahkan dengan kemampuannya yang seperti itu. Tidak perlu dijelaskan, Hua De, yang hanya seorang Great Magician, tidak memiliki kesempatan sedikitpun. Light blade itu dengan mulus memotong Wind Tornado itu menjadi dua dan bertemu secara langsung dengan magic defense miliknya. Meskipun dia telah menyinggung Mu Zi, itu tidak cukup buruk untuk menjamin kematiannya. Begitulah, saat light blade itu akan membelah tubuhnya, aku mengubah serangannya menjadi sebuah pukulan pedang yang membuat pedang itu mengenainya dengan sisi tumpulnya. Hanya seperti itu, seluruh defensive spellnya hancur. Dia berteriak dan dengan keras mengeluarkan batuk darah saat dia terpental.

Aku menarik kembali tanganku dan ujung bibirku melengkung saat aku mengeluarkan sebuah senyum tipis yang dingin. Ma Ke berlari mendekat dan berseru, “Wah! Bos, kau sangat keren!” Semua orang dari Contemplation Advanced Magic Academy dan Shell Order Advanced Academy tertegun. Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon sangat terkejut dengan hasilnya sampai rahangnya terbuka lebar dan tidak tahu apa yang harus dia katakan.

Translator / Creator: Veve