January 27, 2017

Child of Light – Volume 5 / Chapter 5

 

A Pair of Puppets

Ma Ke terus berbicara, “Aku sudah mengenalmu selama enam sampai tujuh tahun. Sejujurnya, aku adalah seseorang yang tidak ahli dalam mengungkapkan diriku. Aku tidak bisa menyemangatimu dengan kata-kata, jadi aku hanya mencintaimu diam-diam. Tapi, sekarang aku tahu apa itu cinta sejati. Aku sangat yakin untuk mengatakan kalau kau adalah satu-satunya orang yang paling aku cintai di dalam hidupku. Di akademi, hanya melihat sosokmu yang sudah aku kenal membuatku merasa bersemangat. Jika aku cukup beruntung untuk mendengarkanmu berbicara tanpa menyalahkanku, itu akan menjadi hari yang paling membahagiakan dalam hidupku. Aku selalu berpikir kalau kau akan mengerti tentangku suatu hari nanti dan bersedia berada di pelukanku untuk menjadi pasanganku. Tapi, Feng Liang datang, dan mimpiku perlahan-lahan hancur. Aku tahu kalau kesempatanku untuk bisa bersamamu semakin dan semakin berkurang. Kau semakin tidak peduli denganku. Hatiku rasanya seperti sudah dihancurkan berkeping-keping olehmu berkali-kali.”

Mu Zi dan aku merasa tergerak saat Ma ke dengan sedih mengungkapkan seluruh perasaan yang dia miliki kepada Hai Yue. Air mata Mu Zi menetes ke atas bahuku.

“Sekarang, aku sudah sepenuhnya terbangun dari mimpiku. Dari apa yang kau katakan, aku mengerti kalau aku tidak akan pernah mendapatkan kesempatan itu. Haha. (Senyumannya bahkan lebih sulit untuk ditahan daripada air matanya). Aku sudah terbangun, benar-benar bangun! Hai Yue, kau boleh berhenti khawatir. Aku, sebutir nasi yang lengket ini, tidak akan menempel lagi kepadamu. Kau tidak perlu berada dalam masalah lagi karena aku. Aku hanya ingin memberitahumu ini. Apa yang bos Zhang Gong katakan bukan sebuah kebohongan, tapi sebuah kebenaran. Kepala keluarga Ri, Si Feng Ri, sifat jahat aslinya terbongkar saat dia dikalahkan oleh Zhang Gong. Tolong jangan mengira aku berbohong, tapi bos Zhang Gong sudah mencapai level seorang Magister. Aku juga ada di sana saat mereka bertarung. Apa kau masih ingat pertarungan antara bos dan Feng Liang? Serangan terakhir yang dilakukan Feng Liang, tanda itu masih belum menyadarkanmu juga? Meskipun aku tidak memiliki kesempatan, aku masih berharap kau akan menemukan seorang pasangan yang baik. Akhirnya, aku harap kau akan tetap bahagia, selamanya.” Setelah mengatakan ini, Ma Ke berbalik dan berlari menjauh.

Tepat saat aku ingin mengejarnya, suara Ma Ke berseru, “Bos, aku ingin menenangkan diriku sendiri. Aku akan kembali besok pagi.”

Aku menghela nafas dengan berat. Hai Yue tampak seperti dia menjadi sepotong kayu dan tetap diam di tempatnya.

Suara Si Wa terdengar, “Aku juga bisa membuktikan kalau apa yang Ma Ke katakan itu benar. Guruku ada di pertandingan itu. Beliau bahkan memuji magic power milik Zhang Gong. Hai Yue, jika kau masih tidak percaya kalau itu benar, kau juga boleh bertanya kepada kakekmu.” Dia membawa dua ekor hewan liar yang entah apa itu kembali.

Hai Yue mendadak berteriak, “Berhentilah bicara! Kalian semua berhenti berbicara!” Sambil berbalik, dia melarikan diri. Satu berlari dan yang lain juga. Mu Zi berkata, “Dia hanya memiliki waktu yang sulit untuk menerima kenyataannya sekarang. Aku akan pergi dan mengawasinya. Kau bisa menyiapkan makanannya dulu.”

Dalam situasi seperti ini, siapa yang masih memiliki keinginan untuk makan? Si Wa melemparkan hewan liar itu ke pinggir dan duduk. Dia berkata, “Saat aku baru saja kembali, aku mendengar apa yang Ma Ke katakan. Aku tidak pernah tahu kalau dia memiliki perasaan sekuat itu.”

Aku menjawab, “Bukan hanya dirimu, bahkan aku juga tidak tahu seberapa dalam cintanya. Lukanya kali ini terlalu dalam. Kau beritahu aku, bagaimana kita akan berkompetisi? Dua sudah mengalami masalah psikologis. Oh Benar! Aku belum sempat menanyakan hal ini kepadamu. Seperti apa kondisinya saat kau sebelumnya berpartisipasi dalam kompetisi ini?”

Si Wa berkata dengan rasa takut, “Sejujurnya, aku tidak begitu ingin berpartisipasi. Meskipun kemampuanku sudah meningkat sejak saat itu, mereka yang tidak bisa bertahan menghadapi musuhnya akan membantu para orang gila.”

“Orang gila?”

“Benar! Orang gila. Kau tidak akan mengerti, tapi untuk mengalahkan akademi kita, ketujuh akademi yang lain mengirimkan barisan terbaik mereka. Dan tidak hanya itu, saat mereka mulai bertanding, mereka akan menjadi sangat ceroboh. Meskipun kekuatan mereka tidak kuat, kau tidak akan bisa menahan apa yang akan mereka lakukan untuk meraih kemenangan. Kau tahu kenapa tiga orang dari akademi kita mendapat luka serius selama kompetisi yang dulu?”

Aku bertanya, “Kenapa?”

Si Wa tampak sangat ketakutan dan berkata, “Mereka bertiga terluka akibat life magic milik lawan.”

Aku terkejut, “Apa? Life Magic? Mereka seputus asa itu?”

Si Wa mengangguk. “Aku masih ingat bagaimana water mage yang sebelumnya, Magic scholar Nan Si mendapat luka serius akibat life magic seorang Great Mage. Meskipun senior Nan Si memenangkan pertandingan, kakinya…”

Sepertinya aku perlu meninjau lagi kompetisi ini. Ini jauh lebih mengerikan daripada yang pernah aku ikuti. Tidak masalah jika itu aku, tapi yang paling mengerikan adalah jika Mu Zi atau orang lain yang terluka.

Si Wa melanjutkan bicaranya, “Jadi sekali kompetisi itu dimulai, kita harus bertarung sekuat tenaga dari awal dan tidak memberikan kesempatan bagi musuh untuk membalas. Jika tidak, mereka semua akan menggunakan life magic dan mengorbankan hidupnya hanya untuk mencoba mengalahkan kita. Kitalah yang akan menderita jika hal itu terjadi.”

Aku mengangguk. Hanya itu satu-satunya jalan sekarang.

“Baiklah! Ayo kita hentikan pembicaraan ini. Zhang Gong, bagaimana kita menyiapkan makanannya?”

Aku menghela nafas, “Setelah apa yang terjadi, siapa yang masih ingin makan? Ayo lepaskan saja mereka. Aku ada sedikit perbekalan. Kita sebaiknya beristirahat setelah makan sedikit.”

Setelah waktu yang cukup lama, Mu Zi dan Hai Yue kembali. Hai Yue tampak sangat tertekan. Saat dia kembali, dia kembali ke tempatnya dan tidur. Meskipun sebelum tidur, dia melihat ke tempat tidur Ma Ke yang kosong.

Aku ingin bertanya kepada Mu Zi mengenai Hai Yue, namun dia terlihat lelah. Setelah dia mengambil makanan yang aku berikan kepadanya, dia memakannya dengan cepat dan langsung tidur. Mereka semua tertidur sementara aku tetap berjaga semalaman. Sepanjang malam, Ma Ke masih belum kembali. Pagi tiba. Saat aku mulai mencemaskan Ma Ke, dia kembali. Penampilannya mengejutkanku. Hanya dalam waktu satu malam, rambutnya yang aslinya merah menyala menjadi pucat seperti abu merah.

Aku berlari mendekat dan menggenggam tangannya. Dia melihatku dengan tatapan tanpa kehidupan. “Bos, kita harus berangkat.”

Aku bertanya, “Apa yang terjadi padamu?”

Ma Ke tersenyum tipis dan berkata, “Aku baik-baik saja. Kau tidak perlu mencemaskan aku.”

Aku merengut. “Dengan kondisimu seperti ini, bagaimana mungkin aku bisa tidak cemas?” Aku mengeluarkan beberapa makanan dan air dari ruang spatialku dan memaksanya untuk makan. Setelah itu, aku membangunkan anggota tim yang lain untuk mulai berangkat.

Mu Zi terkejut saat dia melihat penampilan Ma Ke. Aku menahannya dan melambai-lambaikan tanganku dengan penuh ketakutan ke arahnya.

Saat semua orang sudah bangun, Hai Yue melihat penampilan Ma Ke dan seluruh tubuhnya bergetar. Tanpa kata-kata, dia diam-diam menghabiskan makanan keringnya.

Perjalanan di hari kedua lebih buruk daripada yang pertama, bahkan Ma Ke tidak bicara sekarang. Setelah berjalan selama setengah hari, kami sampai di sebuah kota kecil. Mu Zi, Si Wa dan aku berdiskusi sesaat dan memutuskan untuk mencari penginapan untuk beristirahat. Konflik di dalam kelompok ini sangat buruk. Bagaimana kami akan berpartisipasi di dalam kompetisi?

Ma Ke dan Hai Yue sudah menjadi seperti orang bodoh. Mereka tidak mengatakan apapun saat mengikuti kami. Mereka melakukan apapun yang disuruh, seperti sebuah boneka. Aku sudah mencoba menenangkan Ma Ke, namun kemudian aku menyadari kalau hatinya seperti sudah mati. Aku hanya bisa berharap kalau waktu bisa menyembuhkan semuanya. Sepertinya membawa Hai Yue bersama tim ini untuk berkompetisi adalah keputusan yang salah.

Translator / Creator: Veve