January 24, 2017

Child of Light – Volume 5 / Chapter 2

 

Abnormal Tournament

Aku terus menunjukkan dukunganku untuk kata-kata Mu Zi. Ekspresi Guru Zhen berubah, karena dia tidak pernah menduga kalau kami akan memilih tempat itu. Sebagai seorang Kepala Sekolah Royal Advanced Magic Academy, beliau pasti tahu harga makanan di tempat itu. Dia tersenyum sedih, “Itu terlalu mahal di sana, bisakah kita mengganti tempatnya?”

Mu Zi dan aku menggelengkan kepala kami. Mu Zi berkata, “Tidak! Jika anda ingin mengubah tempatnya, maka anda juga harus mengganti pesertanya karena kami tidak akan ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini.”

Guru Zhen berpikir bahwa meskipun Mu Zi tidak ingin pergi, itu tidak masalah karena orang yang dia inginkan adalah aku. Dia menundukkan kepala dan mempertimbangkan hal ini sejenak. Jika Mu Zi tidak pergi, aku juga tidak akan pergi. Lupakan itu! Dia menggemeretakan giginya dan berkata, “Baiklah! Sudah diputuskan.” Dia hanya perlu menemui pangeran Ke Zha dan memintanya untuk membayarnya kembali di masa depan. Memikirkan hal itu, Guru Zhen tersenyum bahagia.

Aku berkata dengan puas, “Baiklah! Karena semua sudah diputuskan, kami akan kembali untuk berkemas.”

Guru Zhen mengangguk, “Kalian akan berkumpul di gerbang akademi jam sembilan besok pagi. Kalian harus memiliki sebuah peta. Apa kau tahu cara menuju ke sana?”

Aku mengangguk. “Kau tidak perlu cemas tentang hal itu.”

Guru Zhen memantapkan ekspresinya dan berkata, “Kalian adalah murid-murid yang paling berbakat dari akademi. Jagalah diri kalian selama perjalanan. Kompetisi ini mempunyai sebuah aturan yang mengerikan. Meskipun membunuh lawan bertarung kalian itu dilarang, mereka bisa melukai dengan serius atau memotong anggota tubuh mereka.”

Aku berubah pucat karena ketakutan, “Apa?! Kenapa ada peraturan mengerikan seperti itu?”

Guru Zhen menghela nafas, “Siapa yang tahu? Peraturan itu sudah digunakan sejak lama sekali. Alasannya karena terlalu banyak larangan membuat peserta tidak bisa menggunakan kekuatan penuh mereka, yang juga mempengaruhi kemajuan mereka. Namun, aku memiliki kepercayaan penuh padamu, atau mungkin kau tidak percaya dengan kemampuanmu?”

Sial! Sepertinya Mu Zi benar, ternyata ada semacam konspirasi.

Mu Zi menjawab, “Kami akan kembali sekarang.” Setelah mengatakan itu, dia menarik tubuhku yang masih kaku keluar dari ruangan.

Sambil melihat kami pergi, Guru Zhen bergumam, “Aku berharap kalian kembali dengan selamat. Ini juga kesempatan terbaik kalian untuk berlatih.”

Setelah sekolah berakhir hari itu, kami pergi untuk menemui Ma Ke. Setelah aku bertemu dengannya, aku bertanya kepadanya, “Apakah kau sudah tahu tentang kompetisi ini?”

Wajah Ma Ke sedikit pucat saat dia menganggukkan kepalanya.

Aku bertanya dengan cemas, “Kenapa kau tampak sangat tertekan? Ada masalah apa? Kau adalah seorang magic scholar. Tidak mungkin kau takut kalah?”

Ma Ke menghela nafas dan berkata, “Bos, kau hanya tidak mengerti betapa abnormalnya kompetisi Triennial National Advanced Magic Academies itu. Aku cemas hanya dengan memikirkannya.”

Aku menepuk bahunya. “Aku tahu itu, Bukankah karena kompetisi ini memperbolehkan siapapun melukai lawannya dengan serius? Itu tidak masalah karena aku memimpin tim ini. Apa yang membuatmu sangat takut?”

Ma Ke menggelengkan kepalanya, “Bukan hanya itu. Kompetisi ini memperbolehkan seluruh Advanced Magic Academy yang lain, kecuali kita, untuk mengirimkan guru mereka untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini. Bos, apakah kau tahu kalau semua akademi lain memanfaatkan kekalahan dari Royal Advanced Magic Academy kita untuk mendapatkan kejayaan?”

Aku bertanya, terkejut, “Apa! Guru diperbolehkan ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Bukankah itu tidak adil?”

Mu Zi berkata dengan tenang, “Kenapa tidak adil? Jika mereka tidak mengizinkan guru untuk ikut berkompetisi dan hanya menggunakan murid mereka, mereka tidak akan bisa menggulingkan kita. Aku sudah mengatakan kepadamu kalau Guru Zhen tidak akan memberimu tugas yang mudah. Jadi begitulah yang terjadi.”

Ma Ke meneruskan perkataannya, “Analisis Mu Zi benar. Akademi lain mempunyai Magic Scholar sebagai Kepala Sekolah mereka. Guru magic Scholar sangat langka. Dulu, sudah ada beberapa akademi yang mengirimkan lima orang guru untuk bertanding dalam kompetisi ini.”

Aku bertanya, “Apa hasil akhirnya? Siapa juaranya?”

Ma Ke menjawab, “Akademi kitalah yang berhasil membawa pulang kemenangan itu. Namun, hanya ada dua orang yang bisa berjalan pulang sendiri. Salah satunya adalah pemilik peringkat atas akademi ini, Si Wa Ming.”

Aku bergumam, “Hanya ada dua orang yang bisa berjalan kembali sendiri, kalau begitu artinya yang lain…”

Ma Ke mengangguk. “Itu benar! Salah satunya mendapat luka serius dan dua yang lain lumpuh.”

Itu benar-benar abnormal. Aku menjawab, “Maaf, saudaraku! Aku sudah membuatmu terlibat hal ini, karena aku yang meminta Guru Zhen untuk mencalonkanmu. Aku sudah membuatmu berada dalam masalah sekarang. Aku tidak akan bisa membiarkanmu ikut denganku, jika aku tahu kalau ini akan sangat berbahaya. Kau sebaiknya ikut denganku ke tempat Guru Zhen, jadi aku bisa membantumu menghapus namamu dari daftar itu. Guru Zhen pasti setuju, seandainya paman Ke Zha bersama kita.”

Ma Ke menggelengkan kepalanya. “Itu percuma bos! Ayahku yang merencanakan aku pergi.”

Mu Zi merengut, “Kenapa? Kau adalah anak kesayangannya.”

Ma Ke menjawab, “Ayahku menaruh harapan tinggi kepadaku, dan memberikan peraturan yang ketat kepadaku dalam waktu yang sama. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus untukku berlatih, jadi aku harus ikut berpartisipasi.”

Aku menghela nafas, “Aku sebenarnya berpikir untuk membuat kesempatan untukmu agar bisa mendekati Hai Yue. Aku tidak mengira kalau ini akan menjadi sebuah kompetisi yang abnormal.”

Ma Ke sangat terkejut. “Apa! Hai Yue juga ikut? Itu tidak mungkin!”

Aku tersenyum canggung. “Itu benar, Hai Yue juga ikut.”

Mu Zi menenangkan Ma Ke, “Ini benar-benar sebuah kesempatan. Kau bisa menunjukkan perasaanmu yang tulus kepadanya saat berada dalam bahaya. Kau bisa tenang karena kita mengatur agar dia bertanding di ronde terakhir. Jika kita dapat mencapai tiga kemenangan sebelum gilirannya, dia akan aman.”

Ma Ke mengangguk dan melihat ke arahku. “Bos! Aku tidak tahu harus marah atau berterima kasih kepadamu.”

Aku menghela nafas. “Semua ini salahku. Aku tidak menyelidiki sebelum menyetujuinya. Bukankah Mu Zi juga akan menghadapi bahaya yang sama? Tidak peduli akan seberapa sulitnya pertandingan itu, kita harus melindungi keselamatan Mu Zi dan Hai Yue.”

Ma Ke menjawab, “Ayo kita lakukan! Aku akan pergi dan mengemas barangku karena kita akan pergi besok pagi.”

Setelah berpamitan dengan Ma Ke, Mu Zi dan aku melihat satu sama lain.

Aku menggenggam tangannya dan berkata, “Mu Zi, maafkan aku. Aku sudah memaksamu untuk ikut dalam kompetisi yang mengerikan ini.”

Mu Zi mendekat ke arahku dan memeluk pinggangku dengan lembut, “Sejak aku masih muda, aku tidak pernah tahu apa yang harus aku takutkan. Bukankah akan lebih menegangkan seperti ini? Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja.”

Aku memeluknya dengan erat dan merasakan kalau emosiku sudah sangat stabil. Aku bersumpah kepada diriku sendiri kalau aku akan menggunakan seluruh hidupku untuk melindunginya dan tidak akan membiarkan dia mendapat sedikitpun bahaya.

Setelah mengantar Mu Zi kembali ke asramanya, aku tidak kembali ke asramaku. Aku meninggalkan akademi, meskipun langit sudah gelap. Aku akan pergi selama satu atau dua bulan. Aku ingin memberitahu Guru Di tentang hal ini.

Setelah sampai ke Intermediate Magic Academy, aku menceritakan seluruh kejadian ini kepada Guru Di.

Translator / Creator: Veve