March 27, 2017

Child of Light – Volume 5 / Chapter 12

 

The Tournament Begins

Aku mengangguk dengan mata yang berkaca. Mu Zi berkata dengan hati-hati, “Apa yang kamu lakukan? Karena kamu telah selesai mengemasi, kamu harus kembali dan beristirahat. Aku tahu bahwa kamu lelah.” Setelah dia berbicara seperti itu, dia keluar dari tempat tidurnya dan mendorongku keluar dari ruangan. Aku langsung merasa kehilangan. Aku merasa kerja kerasku sia-sia hari ini. Aku menatap pintu yang tertutup dan menggeleng dan  mendesah. Aku sempoyongan saat aku kembali ke kamarku.

Pintu Mu Zi tiba-tiba dibuka. Dia berlari keluar dari ruang berlari dengan cepat. Dia menaruh tangannya pada leherku dan mencium wajahku. Aku tertegun tak percaya. Mu Zi, mengambil keuntungan dari hal ini, berlari ke kamarnya sementara aku berdiri di sana dengan bingung, tanpa reaksi.

Aku bersentuhan dengan bibirnya yang lembut sesaat. Aku merasa perasaan senang mengisi hatiku. Meskipun aku tidak puas, itu masih lebih baik daripada tidak.

Tampaknya kekuatan yang telah aku tunjukkan menakuti Wakil Kepala Sekolah dan Kepala Sekolah Forest Dragon. Mereka tidak mengundang kita untuk bergabung dengan mereka lagi. Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon datang ke kamar kami pagi ini.

Ketika aku membuka pintu, aku melihatnya. Aku berkata dengan sopan, “Anda disini. Silahkan masuk.”

Wakil Kepala Sekolah Forest Dragon duduk di sofa. “Besok adalah hari kompetisi. Bagaimana persiapanmu? ”

Aku tertawa dan berkata, “Kami tidak tahu bagaimana mempersiapkannya. Kami hanya membiarkannya begitu saja dan hanya berisap untuk bersaing. Jadi bagaimana kita akan bersaing? ”

Wakil Kepala Sekolah tersenyum. “Dengan kemampuanmu, kompetisi ini akan menjadi angin lalu bagimu. Kamu akan bertarung dengan semua yang pesaing yang telah terpilih dari akademi. Setiap hari, kamu akan menjalani dua pertandingan. Jika kamu menang melawan pesaing terakhir, kejuaraan akan menjadi milikmu. Jika salah satu akademi lain menang melawanmu, maka akademi itu akan menjadi juara. ”

Aku terkejut dan mengerutkan kening. “Dengan kata lain, itu akan menjadi seperti pertarungan yang bergantian.”

Wakil Kepala Sekolah tersenyum agak canggung. “Itu tidak diatur seperti ini pada awalnya, tapi kekuatan kekuatan yang kau tunjukkan pada kami sangatlah kuat. Dengan demikian, setelah berdiskusi antar akademi, kami memutuskan untuk menggunakan cara ini untuk bersaing. ”

Ma Ke berjalan keluar pada saat itu. “Cara bersaing seperti ini sangat tidak adil. Anda bilang anda telah membicarakan hal ini dengan beberapa akademi lainnya? Apakah anda membicarakan hal ini dengan kami? Jika anda ingin bersaing dengan cara seperti itu, kita tidak akan berpartisipasi. ”

‘Itu benar. Jika kita bersaing dengan cara itu, bahkan jika kita kuat, kita pasti akan membayar harganya untuk kemenangan terakhir.’ Aku berpikir sejenak. “Bagaimana dengan ini? Kami akan mengikuti peraturan anda, tetapi jika kami dizinkan bertanding sehari sekali. Anda setidaknya harus memberikan kami waktu untuk beristirahat. ”

Wakil Kepala Sekolah berpikir sejenak dan menjawab, “Baiklah. Kami akan menjalankan sesuai dengan apa yang telah kau minta. Aku akan kembali terlebih dahulu untuk mengatur kembali. ”

Setelah kami meminta pria tua licik ini pergi, kami memiliki pertemuan kelompok untuk memutuskan bagaimana menangani situasi.

Si Wa berkata, “Aku tahu kejadian dari hari itu akan mempengaruhi kompetisi. Hal ini telah benar-benar menjadi seperti battle tag.”

Ma Ke menjawab, “Itu benar! Mereka tidak masuk akal untuk membuat keputusan bersaing dengan cara seperti ini.”

Aku menjawab, “Sudah berhenti berdebat! Hal ini sudah selesai. Yang terpenting adalah memikirkan cara untuk menangani situasi ini. Aku percaya alasan mereka mengatur peretempuran ini adalah untuk mengurangi kekuatan kita sebelum mengalahkan kita dengan lawan yang kuat pada bagian akhir. Dengan demikian, mereka akan mengatur untuk lawannya dari yang terlemah ke yang terkuat. Dalam setiap pertandingan di kompetisi, itu akan menjadi pertarungan lima terbaik. Dengan kata lain, jika pesaing mulai lemah, kita akan dapat memenangkan persaingan ini dengan mudah. Dengan tujuan memiliki waktu istirahat, aku menyarankan bahwa kita akan bertarung dalam dua kelompok. Dengan cara ini, kita dapat beristirahat sehari. ”

Mu Zi menjawab, “Bagaimana tim kita yang berlima ini bisa terpisah menjadi dua kelompok?”

Aku tertawa, “Susah? Si Wa, Mu Zi dan aku akan menjadi kelompok dan Ma Ke, Hai Yue dan aku akan menjadi kelompok lainnya. ”

Hai Yue menjawab, “Bukankau kamu akan bertanding setiap hari jika seperti itu?”

Aku mengangkat bahu dan berkata, “Seharusnya tidak masalah. Aku meragukan mereka mampu bertahan lebih dari beberapa seranganku, jadi seharusnya tidak terlalu melelahkan. ”

Ma Ke menjawab, “Saran yang Boss katakan adalah yang terbaik saat ini. Karena Boss, Mu Zi, dan Si Wa akan bertanding pertama. Kalian harus memenangkan semua pertandingan.”

Aku tersenyum. “Santai! Apakah kamu tidak percaya padaku? Ini tidak akan menjadi masalah. Jika kita bertemu dengan orang yang sangat kuat pada pertandingan ke dua, aku memiliki senjata rahasia. ”

Ma Ke terkejut tapi menyadari sesuatu. “Xiao Jin?”

Aku mengangguk. “Betul! Itu dia. Ketika Xiao Jin dan aku menggabungkan kekuatan kita, akan menyebabkan beberapa masalah pada Guru Zhen. Hehe.”

Mu Zi menarikku dan bertanya, “Siapa Xiao Jin?”

Aku menjawab, “Jika kamu memberikuciuman, aku akan memberitahumu.”

Mu Zi memukul kepalaku dan berkata, “Jangan berpikir macam-macam! Jika kamu tidak ingin mengatakannya, lupakan saja! Siapa yang benar-benar ingin tahu tentang itu? ”

Aku mengusap di tempat ia telah memukul. “Jika kamu tidak ingin mencium, lupakan saja. Mengapa kamu begitu jahat?” Ini membuat semua orang tertawa.

Kami mengenakan jubah sihir kami hari berikutnya. Aku mengenakan jubah sihir cahaya yang Guru Di telah berikan padaku, yang berwarna putih dengan tepi emas. Mu Zi mengenakan jubah sihir hijau untuk mewakili bahwa dia menggunakan sihir elemen angin. Hai Yue mengenakan jubah sihir biru untuk mewakili bahwa dia menggunakan sihir elemen air. Ma Ke mengenakan jubah sihir merah untuk mewakili bahwa ia menggunakan sihir elemen api. Dan terakhir, Si Wa mengenakan jubah sihir kuning untuk mewakili bahwa ia menggunakan sihir elemen tanah.

Setelah mengenakan jubah sihir mereka, semuanya tampak luar biasa bersemangat. Ketika lima warna digabungkan, itu menarik banyak perhatian. Ketika kami sampai di arena pertempuran Forest Dragon Magic Academy, banyak kerumunan dihadapan kami. Disekelilingnya dipenuhi guru dan murid dari akademi sementara orang biasa berkerumun diluar, sangat meriah untuk pertandingan yang akan datang.

Kedatangan kami menimbulkan keributan dalam arena setelah kami masuk .. Wakil Kepala Sekolah datang dan berkata, “Kalian telah tiba. Lawan kalian dari lima akademi juga telah tiba.” Setelah dia mengatakan itu, dia membawa kami ke tempat dimana lawan kami berada.

Ada banyak orang yang duduk di samping. Mereka seharusnya adalah musuh dari kelima akademi yang hebat.

Wakil Kepala Sekolah mengatakan, “Karena semua peserta telah di sini, mari kita mulai kompetisi.”

Setelah kita semua mengangguk setuju, kami berjalan ke tengah 3000 meter persegi tanah arena pertandingan. Dia mengumumkan, “Semua orang silakan tetap tenang karena kompetisi akan dimulai. Dalam ronde kompetisi ini, Royal Advanced Magic Academy akan berhadapan dengan Bi Si Pu Advanced Magic Academy dalam battle tag. Bisa kedua tim memutuskan dengan cepat pada urutan petarungnya dan memberikannya padaku. ”

Susunan dalam kompetisi dipilih oleh kedua tim. Ini tidak mungkin untuk mengetahui siapa tim lawan yang akan dipilih, ini jadi pasti menjadi sulit ditentukan.

Aku berjalan dan memberikan urutannya. Pertarungan pertama adalah aku; pertarungan kedua akan menjadi giliran Mu Zi; pertarungan ketiga akan menjadi giliran Si Wa; pertarungan keempat akan menjadi giliran Ma Ke; dan terakhir, itu akan menjadi Hai Yue. Kita pasti tidak akan membiarkan lawan kita untuk bertahan sampai akhir.

Translator / Creator: Kaho