January 23, 2017

Child of Light – Volume 5 / Chapter 1

 

Negotiating Suitable Condition

Setelah Mu Zi dan aku meninggalkan kelas, aku memberitahunya solusi yang diberikan oleh Guru Zhen. Dia tertawa dengan bahagia, dan aku bertanya dengan bingung, “Kenapa kau tertawa? Apakah berpartisipasi dalam kompetisi ini bersama denganku membuatmu sangat gembira?”

Mu Zi tersenyum dan berkata, “Kau biasanya sangat cepat dalam menyadari sesuatu. Kenapa kali ini kau begitu lamban? Guru Zhen sudah menjebakmu. Karena kita adalah murid-murid terbaik di Royal Advanced Academy, kita memiliki hak istimewa di seluruh Kerajaan Aixia. Tidak mustahil kalau kita tidak akan dihukum dengan berat bahkan jika kita membunuh seseorang. Selain itu, kau hanya menegur guru itu. Guru Zhen pasti khawatir dengan kemalasanmu dan kau tidak akan mau berpatisipasi dalam kompetisi National Advanced Magic Academies, jadi dia mempersiapkan rencana ini untuk membuatmu setuju untuk ikut berpartisipasi.”

Kata-kata Mu Zi membantuku meyakinkan perasaanku. ‘Itu benar! Aku adalah seorang Magister. Bagaimana mungkin aku akan dihukum? Selain Guru Di, siapa lagi yang bisa mengendalikanku di Kerajaan ini? Aku benar-benar sudah ditipu.

Aku tertawa pahit. “Guru Zhen benar-benar licik, tapi karena sudah terlambat untuk menyesal, kita anggap saja ini sebuah liburan.”

Mu Zi mengangguk. “Tapi aku rasa kompetisi ini mungkin tidak semudah itu. Kalau memang semudah itu, kenapa Guru Zhen sangat mengharapkan kau ikut berpartisipasi? Dia bisa memilih beberapa murid lain yang kuat secara acak selain kita, untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini.”

Aku menggenggam tangan Mu Zi. “Tidak masalah selama kita menghadapinya bersama… meskipun aku tidak yakin akan ada orang yang bisa lebih baik dariku! Haha!” Kepercayaan diriku meningkat drastis setelah meraih kemenangan yang sulit melawan Si Feng Ri.

Mu Zi, yang tampaknya tidak senang dan kesal, menarik tangannya dan berkata, “Ini masih siang bolong. Bagaimana kau bisa bersikap seperti ini? Menyebalkan!”

Aku mendekat dan tersenyum. “Kalau begitu, malam ini..?”

Mu Zi memukul kepalaku sebelum dia berbalik dan berlari menjauh. “Kau menyebalkan! Ayo cepat pergi ke tempat Guru Zhen.”

Guru Zhen sedang berada di tempat duduknya dan terlihat seperti sedang melihat sesuatu saat kami masuk ke dalam ruangannya.

Setelah dia melihat kami masuk kedalam ruangan, Guru Zhen meletakkan buku yang sedang dibacanya. “Kalian berdua sudah datang. Mu Zi, Zhang Gong pasti sudah memberitahumu tentang kompetisi ini.”

Mu Zi mengangguk.

Guru Zhen tersenyum. “Bagus! Aku mengandalkan kalian kali ini.”

Aku tersenyum dengan sedih. “Anda sangat ahli dalam membuat sebuah perangkap terutama untukku. Aku benar-benar tertipu kali ini.”

Guru Zhen tertawa terbahak-bahak. “Sayang sekali sekarang sudah terlambat untuk menyesalinya, meskipun kau sudah menyadari hal ini. Tugas dari kompetisi ini sangat mudah, jadi jangan protes. Aku tidak bisa mengirim beberapa guru bersamamu karena kegiatan Akademi ini masih harus berjalan seperti biasa. Kau bisa pergi kesana sendiri. Aku sudah membuat persiapan untuk memberi tahu murid yang lain yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Kau akan berangkat besok pagi. Zhang Gong, aku tidak punya pilihan lain. Tolong jangan salahkan aku.”

Apa untungnya bagiku menyalahkannya kalau akhirnya sudah diputuskan? Sepertinya waktu yang ada sangat terbatas, jadi kami harus berangkat besok. “Kalau begitu ayo berangkat besok. Apa masih ada lagi yang harus kami ingat?”

Guru Zhen memberikanku selembar kertas. “Ini adalah surat rekomendasi. Semua nama kalian ada didalamnya. Aku sudah menulis kalau kalian semua adalah magic scholar jadi tidak akan terlihat pamer. Kalian hanya perlu pergi menuju Forest Dragon Magic Academy. Akan ada beberapa orang yang akan menyambut kalian di sana.”

Aku mengambil surat pengantar itu. Yang tertulis di sana adalah bagaimana akademiku ini akan mengirimkan seorang murid tahun kelima, Earth Magic Scholar, Si Wa Ming; seorang murid tahun ke empat, Water Magic Scholar, Hai Yue Xin; murid tahun ketiga, Ma Ke Sai (Nama lain yang dia miliki tidak digunakan agar tidak membocorkan rahasianya); demikian juga, seorang murid tahun ketiga, Light Magic Scholar, Zhang Gong Wei; dan terakhir, seorang murid tahun ketiga, Wind Magic Scholar, Mu Zi Mo, untuk berpartisipasi dalam kompetisi Triennial National Advanced Magic Academies.

‘Royal Advanced Academy’ tertulis di bagian atas surat bersama dengan tanda tangan Guru Zhen dan cap resmi Royal Advanced Magic Academy.

Aku berkata, “Tim ini sangat cocok! Kecuali untuk seorang magician pengguna dark magic, lima elemen lain sudah ada.” Setelah mendengar kata-kataku, ekspresi Mu Zi sedikit berkedut, namun itu berhasil disembunyikan sebelum aku bisa menyadarinya.

Guru Zhen menjawab, “Itu benar! Kau akan menjadi wakil dari pengguna terkuat setiap elemen ini. Kau harus bekerja keras.”

Aku bertanya, “Apa anda masih memiliki sesuatu untuk diberikan kepada kami? Tidak mungkin hanya kertas ini, bukan?”

Guru Zhen mengangguk, “Itu benar! Kau hanya membutuhkan kertas ini. Apa lagi yang kau inginkan?”

Aku menggosok jari telunjukku ke jempolku. “Bagaimana kalau memberikan kami sedikit uang untuk pengeluaran kami? Kami membantu sekolah untuk berkompetisi di kompetisi ini. Anda seharusnya membuat amethyst card untuk semua orang. Hehe.”

Guru Zhen menegur dengan sindiran. “Kau tidak boleh serakah. Kau pikir kartu amethyst itu dibuat dengan mudah? Tapi, baiklah. Aku akan memberikan itu kepada kalian. Hehe. Sebenarnya, selain Mu Zi, kalian semua sudah memiliki kartu amethyst, jadi jangan berpikir kalau aku tidak tahu hal ini. Membuat kartu amethyst untuk Mu Zi bisa dimengerti karena sesuai dengan kemampuannya. Aku sudah memutuskan untuk memberikan kalian semua seribu koin permata. Ini sudah lebih dari cukup untuk pengeluaran kalian.”

Aku ingin berteriak seolah aku sudah ditipu. ‘Benar juga! Si Wa Ming adalah murid dari pemimpin Royal Mage Union. Bagaimana mungkin dia tidak memiliki kartu amethyst? Tidak ada yang perlu ditanyakan mengenai Ma Ke. Hai Yue adalah seseorang yang elit dari generasi muda dari salah satu dari tiga keluarga utama. Aku merasa seolah aku sudah membuat kerugian. Jika aku tahu itu, aku sudah memilih yang lain. Seorang yang sudah tua lebih berpengalaman daripada yang muda!

Mu Zi bertanya, “Apa ada keuntungan dari mendapatkan juara itu?”

Guru Zhen tersenyum dan menjawab, “Tentu saja ada. Akademi akan mencatat pencapaian besarmu dan seseorang yang memiliki catatan buruk akan dihapus semua catatan buruk yang dimilikinya.”

Aku berkata dengan marah, “Wah! Anda benar-benar…”

Mu Zi juga mengeluh, “Akademi ini sangat pelit dan masih ingin kami mengeluarkan energi untuk itu.”

Guru Zhen membalas, “Kalau begitu, apa lagi yang kau inginkan? Bagaimana kalau begini? Kalau kau membawa kembali kemenangan itu, kau akan bisa mengganti status kalian di magic union saat ini dengan gratis.”

Itu tampaknya sedikit berguna karena statusku saat ini masih Great Mage.

Mu Zi, di sisi lain, masih belum puas. “Anda benar-benar tidak memiliki hadiah yang lebih besar?”

Guru Zhen terkejut dan menjawab, “Kau tidak perlu mencemaskan makananmu atau bajumu, hadiah apalagi yang kau inginkan? Bukankah aku sudah setuju untuk memberikanmu seribu koin permata?”

Tiba-tiba aku memikirkan sebuah ide. “Bagaimana dengan ini? Kami tidak ingin membuat segala sesuatu menjadi sulit untuk sekolah ini. Bagaimana kalau memberikan hak untuk mendapatkan makanan gratis di restoran dengan bantuanmu? Hanya akan digunakan selama masa sekolah kami. Segala pengeluaran kami ditanggung oleh sekolah. Lagipula, makanan di akademi tidak sebaik itu.”

Guru Zhen menjawab, “Apa? Makanan di akademi tidak sebaik itu? Ini masalah. Aku pasti akan mengubah makanannya. Aku menerima permintaanmu.” Dia berpikir, ‘Hanya saja berapa banyak uang yang bisa kau keluarkan dalam satu bulan, bahkan jika kau bisa makan sebanyak itu?

Mu Zi melihatku dengan tatapan setuju. “Baiklah! Aku akan mewakili tim ini untuk makan di Ascending Jade Tide di masa depan.”

Translator / Creator: Veve