January 4, 2017

Child of Light – Volume 4 / Chapter 40

 

Hai Ri’s Anger

Hai Ri mendadak tersadar dan berkata, “Jadi, ternyata itu kau anak nakal! Aku dengar dari Hai Shui kalau kau sudah kembali. Aku berencana mencarimu besok. Kau tidak tahu seberapa besarnya rasa cinta adikku kepadamu. Dia terus berbicara kepadaku tentang dirimu. Kau sangat hebat! Kau baru saja kembali, tapi kau sudah menyentuhnya.”

Aku tertawa dengan pahit di dalam hatiku karena aku tahu kalau dia salah paham. Aku menjelaskan dengan cepat, “Itu tidak…”

Hai Ri menyela sambil berkata, “Kenapa tidak seperti itu? Aku sudah melihatnya. Kau masih ingin memberi alasan? Haha, jangan khawatir! Aku akan keberatan jika itu adalah orang lain yang merayunya, tapi aku tidak keberatan jika itu adalah dirimu. Kau cocok untuk adikku.” Dia menunjukkan tatapan seorang kakak.

Saat aku mencoba menjelaskan kepadanya sekali lagi, Hai Shui maju ke depan dari belakangku. Dia berkata dengan sedih, “Kakak, tolong jangan ikut campur dalam masalah kami. Benar-benar tidak ada apapun yang terjadi di antara kami.”

Hai Ri tersenyum dan berkata, “Kau masih mengatakan tidak ada apa-apa? Aku sudah melihat kalian berdua memeluk satu sama lain. Haha. Hmm, adikku, kenapa kau menangis? Apakah dia menindasmu?” Ekspresi Hai Ri langsung berubah setelah melihat air mata di wajah Hai Shui.

Hai Shui dengan cepat menjawab, “Kakak, dia tidak menindasku. Aku sudah mengatakan kepadamu untuk tidak ikut campur dengan urusan kami. Benar-benar tidak ada apapun di antara Zhang Gong dan aku. Dia sudah memiliki kekasih.”

“Apa? Zhang Gong, kau benar-benar baik. Kau ternyata berani menindas adikku. Aku tidak akan memaafkanmu!” Emosi Hai Ri meluap lagi.

Hai Shui berdiri di hadapanku dan berteriak, “Kakak, tolong berhenti ikut campur dengan masalah kami! Kau juga tidak bisa menyalahkan Zhang Gong tentang masalah ini.”

Hai Ri berkata dengan marah, “Jika aku tidak menyalahkannya, jangan bilang padaku kalau akulah yang seharusnya disalahkan! Hai Shui, menyingkirlah dari jalanku! Zhang Gong, kau anak kurang ajar, kalau kau memang seorang pria, berhentilah bersembunyi dibalik adikku dan lawanlah aku. Sejak kita masih muda, aku hanya pernah melawanmu sekali. Kita belum pernah bertanding lagi sejak saat itu. Aku sangat ingin melihat apa yang bisa kau lakukan sampai kau memiliki keberanian untuk menindas adikku.”

Aku menggunakan teleportasi jarak pendek untuk berpindah ke depan Hai Shui dari belakangnya. Aku hanya bisa membiarkan Hai Ri melampiaskan sedikit amarahnya. Setidaknya, aku tidak akan melawan.

Saat Hai Ri melihatku berjalan keluar, dia tidak mengatakan apapun, selain merapal. “Api yang tidak terikat, tolong membakarlah seperti semangat bertarungku menjadi api yang ganas untuk membakar musuh yang ada di hadapanmu!” Sebuah api yang ganas melesat ke arahku.

Saat Hai Shui ingin menghentikan serangannya, aku mengatakan padanya, “Kakakmu tidak akan bisa menyakitiku. Biarkan dia melampiaskan sedikit amarahnya! Jika tidak, dia tidak akan bisa tenang.” Setelah mendengarkan apa yang aku katakan, dia bergerak ke samping dan melihat pertarungan kami dengan cemas.

Aku menggunakan Holy Light kepada diriku sendiri; light element yang lembut dan banyak jumlahnya melindungiku. Magic power milik Hai Ri sangat besar sampai aku terhempas ke belakang setelah bersentuhan dengan violent flame miliknya.

Aku seperti magic sandbag saat itu, karena aku terus-menerus diserang dengan berbagai macam fire magic dari Hai Ri. Aku tetap tinggal di area defensive spell milikku dan tanpa henti merapalkan berbagai macam defensive spell. Langit memerah oleh fire magic milik Hai Ri.

Aku berteriak di dalam hatiku. Hai Ri sangat kuat. Setelah melawanku untuk waktu yang lama, dia masih seganas seperti sebelumnya; tanpa sedikitpun keinginan untuk berhenti.

Hai Shui beberapa kali ingin menolongku, namun aku terus menghentikannya. Aku memberitahu dirinya kalau aku masih bisa bertahan.

Orang-orang yang melihat pertarungan kami meningkat secara perlahan. Mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki apapun untuk dikerjakan setelah makan. Mereka menunjuk dan saling berbincang satu sama lain.

Wah! Siapa yang membuat bos Hai Ri menjadi sangat marah? Yang dihajar tidak punya kekuatan apapun untuk melawan.” Karena aku masih dihajar habis-habisan oleh magic spell yang tidak terhitung jumlahnya, aku tidak bisa melihat siapa itu.

“Orang itu ada dalam masalah besar. Dia mungkin akan menjadi daging panggang setelah bertarung.”

“Dia benar-benar sanggup bertahan. Siapa itu? Pertahanannya cukup bagus. Hai Shui juga ada di sini. Dia pasti seseorang yang cukup ceroboh yang mencoba merayunya, yang membuat Hai Ri sangat marah.”

Sambil berdiam diri di defensive spellku , aku menahan serangannya. Meskipun Hai Ri sangat kuat, dia masih satu rank dibawahku. Serangannya tidak akan bisa menghancurkan pertahananku. Masalahnya adalah serangannya tidak ada habisnya dan aku juga tidak bisa melawan. Ini sangat merepotkan.

Saat aku ketakutan, angin yang sangat kencang mendadak berhembus melewatiku. Beberapa Wind Tornado kecil muncul dihadapanku. Tubuhku mendadak terasa ringan. Tekanan di tubuhku yang disebabkan oleh Hai Ri dengan cepat menghilang.

Mu Zi mendarat dihadapanku dengan angin yang sejuk, “Mu Zi, kenapa kau datang ke sini?”

Mu Zi menghela nafas dan berkata, “Kau tidak kembali ke kantin bahkan setelah waktu yang lama. Aku mencemaskanmu.”

Aku menggerakkan kepalaku mendekati telinganya dan berkata sambil tertawa, “Apakah kau takut kalau aku akan tertarik kepada Hai Shui?”

Mu Zi tertawa dan berkata, “Berhentilah bersikap tidak tahu malu seperti itu! Hai Ri, kenapa kau melawan Zhang Gong?”

Hai Ri melihat Mu Zi datang dan menghentikan serangannya. Dia berhenti menyerang dan berkata, “Mu Zi, kenapa kau ada di sini? Masalah ini hanya melibatkan aku dan Zhang Gong, jadi berhentilah ikut campur urusan kami dan minggir dari jalanku!” Hai Ri tampak sedikit ketakutan setelah melihat Mu Zi.

Mu Zi membalas, “Kau tidak tahu malu. Zhang Gong tidak melawan dan membiarkanmu menyerangnya, tapi kau terus saja menyerangnya.”

Hai Ri berkata dengan dingin, “Dia bersalah karena dia menindas adikku, jadi aku ingin menghajarnya.”

Mu Zi berkata, “Bagaimana dia menindas adikmu? Apa kau melihat kejadiannya?”

Hai Ri langsung terdiam dan berteriak kepada murid-murid yang ada di sekitarnya yang saling berbisik, “Kalian semua tidak terlibat dalam hal ini, jadi berhentilah tinggal di sini untuk menonton pertunjukan.” Setelah dia mengejar seluruh kerumunan itu pergi, dia kembali kepada Hai Shui dan bertanya, “Adik, apakah tadi dia menindasmu?”

Saat Hai Shui melihat Mu Zi datang, ekspresinya menjadi gelap. Saat dia mendengar Hai Ri bertanya kepadanya, dia menjawab, “Kakak, aku sudah bilang padamu untuk tidak ikut campur urusan kami. Zhang Gong tidak menindasku. Ayo kita pergi!”

Setelah Hai Ri mendengar apa yang dia katakan, dia terkejut. “Kalau dia tidak menindasmu, kenapa tadi kau menangis?”

Air mata Hai Shui kembali mengalir. Dia berkata sambil menangis, “Kau tidak perlu peduli!” dia berbalik dan lari.

Setelah Hai Ri melihat Hai Shui berlari, dia berkata kepada Mu Zi, “Apa kau masih akan mengatakan kalau dia tidak menindasnya? Kau sudah melihat seberapa kesalnya dia.”

Aku berjalan dari belakang Mu Zi dan menepuk bahu Hai Ri. Hai Ri mendorong tanganku menjauh darinya. “Jangan sentuh aku! Jika kau tidak memberikanku penjelasan yang bagus, aku tidak akan pernah menganggap masalah ini selesai!”

Aku tersenyum sedih dan berkata, “Kakak Hai Ri, tolong tenanglah sedikit dan izinkan aku menjelaskannya.”

Hai Ri melihatku dengan dingin dan berkata, “Silahkan.”

Aku melihat ke arah Mu Zi dan dia mengangguk ke arahku. Aku menghela nafas sebelum mengatakan kepadanya dari awal sampai akhir tentang apa yang terjadi.

Setelah Hai Ri mendengar apa yang aku katakan, dia bertaka dengan terkejut, “Jadi, itu adalah cinta segitiga.” Dia menarikku kesisinya dan berbisik kepadaku, “Saudaraku, itu adalah salahku yang tadi, namun yang itu adalah salahmu! Kenapa kau memilih Mu Zi? Dia sangat galak dan kasar. Akan lebih baik kalau kau jatuh cinta kepada adikku karena dia lebih cantik dan lebih lembut. Kau seharusnya memilih dia saja.”

Aku menjawab dengan pasrah, “Kau tidak bisa membuat perbandingan dalam hubungan cinta. Aku hanya bisa meminta maaf kepada Hai Shui. Mu Zi dan aku saling mencintai satu sama lain. Kakak Hai Ri, bisakah kau berhenti membuat segala sesuatu jadi rumit untukku?”

Translator / Creator: Veve