December 29, 2016

Child of Light – Volume 4 / Chapter 33

 

The Future is a Foregone Conclusion

Aku sudah mendapatkan kembali kekuatanku, aku tahu siapa pemimpin kekuatan jahat yang dimaksud oleh Fire Phoenix itu; itu adalah Monster King. Dengan kesulitan aku menarik Xiao Jin kembali karena aku masih merasa lemah, namun aku tidak ingin dia menjadi pusat perhatian. Aku sebenarnya terlalu waspada di saat semua orang bergumam, “Datang dari barat?”

Pangeran Ke Zha berkata, “Bukankah ras Beast dan ras Magic tinggal di barat? Mungkinkah ras Magic berencana untuk menjajah ras manusia?”

High Priest berkata, “Kompetisi ini secara resmi sudah berakhir. Yang Mulia sudah memenangkan hak untuk memerintah kerajaan. Tidak ada yang keberatan, bukan?”

Kepala keluarga Yue dan Xin, termasuk Duke Te Yi menggelengkan kepara mereka. Duke Te Yi tahu kalau mereka sudah kalah dari pertandingan antar kekuatan ini. Ditambah lagi, mereka kalah dengan sangat hebat sehingga mustahil mereka tidak memiliki sedikit kekuatan untuk mengubah nasib mereka. Wajahnya hanya berubah menjadi pucat dan dia pingsan di tangan Dun Yu Xi.

High Priest melihat kalau tidak seorangpun yang merasa keberatan dan melanjutkan perkataannya, “Yang Mulia, aku berharap anda akan mengingat kata-kata beast legendaris itu. Anda harus memperkuat Kerajaan dan meningkatkan kekuatan militer sebagai persiapan untuk bertarung melawan kekuatan jahat itu di masa depan.”

Pangeran Ke Zha membungkuk dalam-dalam ke arah High Priest itu dan berkata, “Kepada High Priest dan semua magician yang ada di sini, tolong jangan cemas. Aku pasti akan memperkuat Kerajaan ini dan meningkatkan kekuatan militernya. Aku akan memimpin setiap penduduk di Kerajaan Aixia untuk membantu menghentikan penjajahan dan meningkatkan kekuatan dari Kerajaan ini.”

High Priest itu tersenyum dan mengangguk. “Bagus! Aku harap anda akan selalu mengingat apa yang sudah anda katakan di sini.”

Kekuatan tubuhku dan tenagaku secara perlahan pulih dengan bantuan dari Guru Di. Aku berdiri, berniat pergi dengan semua orang, namun High Priest menghentikanku.

“Zhang Gong, kau tunggulah di sini sebentar.”

Ah! Aku melihat dengan kagum ke arah High Priest sebelum menoleh untuk melihat ke arah Guru Di. Guru Di menganggukkan kepalanya dan pergi dengan yang lainnya.

Aku melihat High Priest dengan keheranan saat dia menjalan mendekat. High Priest hanya menyentuh bahuku dengan ukuran tubuhnya yang kecil yang berukuran seratus tujuh puluh centimeter. Dia menatapku dengan ramah. “Anak muda, magical beast milikmu adalah seekor naga. Bisakah kau memberitahuku bagaimana kau mendapatkannya?”

Aku tidak bisa berbohong kepada orang tua ini saat aku melihat ke arahnya, meskipun itu sebenarnya bukan hal yang penting. Aku memberitahunya dengan sangat detil tentang bagaimana aku mendapatkan telur magical beast dan bagaimana Xiao Jin lahir. Aku bahkan menceritakan kenyataan kalau aku memberikan separuh kekuatan hidupku kepada Xiao Jin, yang membuatnya mampu mencapai tahap dewasa hanya dalam waktu yang singkat.

High Priest itu terus mengangguk tanpa henti sambil mendengarkan apa yang aku katakan. “Kau benar-benar seorang anak yang baik hati. Tidak heran kenapa naga itu memperlakukanmu sebagai temannya. Namun, solusi itu sangat merugikanmu dan naga itu. Tentu saja, aku tahu tentang sharing of life spell ini. Lao Lun sangat membingungkan. Bagaimana dia bisa dengan mudahnya membiarkanmu menggunakan itu?”

Aku menggaruk kepalaku dan berkata, “Guru Di saat itu tidak memiliki pilihan lain. Jika aku tidak menggunakan life sharing spell itu, Xiao Jin sudah akan mati.”

High Priest itu menghela nafas dan berkata, “Karena kau sudah menggunakan life sharing spell itu, waktu hidup yang lama yang seharusnya dimiliki nagamu itu menghilang dan sekarang dia menggunakan kekuatan hidupmu. Manusia biasa umumnya hanya hidup sampai usia seratus dua puluh tahun, tapi sekarang, kau hanya bisa hidup sampai usia enam puluh tahun, dan hal serupa juga berlaku kepada naga milikmu.”

Aku menunjukkan ekspresi yang tampak tidak peduli. “Itu tidak masalah. Jika hanya enam puluh tahun, biarkan saja! Aku tidak memiliki penyesalan apapun!” Perasaan hangat mengalir keluar dari dalam hatiku. Aku tahu kalau itu adalah Xiao Jin yang menunjukkan rasa terima kasihnya kepadaku setelah mendengar kata-kataku.

High Priest mengangguk dan berkata, “Anak muda! Aku melihat dalam ramalan kalau itu akan segera menjadi masa untuk generasi milikmu. Kau harus ingat kalau di saat apapun, kau harus menjaga sifatmu yang baik hati itu. Itu akan menjadi senjata yang paling penting untuk mencapai kemenangan. Aku harap masih ada banyak makhluk hidup yang terus hidup setelah bencana itu terjadi.”

Ekspresi High Priest itu menunjukkan kalau dia meratapi kondisi alam semesta dan merasa kasihan kepada nasib manusia memberikanku dorongan yang kuat. Aku memegang tangannya dan berkata, “Jangan khawatir! Aku pasti akan…” Saat aku mengatakan itu, kekuatan yang besar keluar dari tangan High Priest dan bergerak masuk ke dalam tubuhku. Sepertinya itu sudah menyatu dengan kekuatan yang asing. (Aku rasa itu adalah kekuatan Holy Sword). Tubuhku mengeluarkan cahaya yang kuat yang sama dengan mata High Priest.

Seluruh tubuhku merasa seperti berada di perapian. Itu sangat panas, tapi aku tidak memiliki kekuatan apapun untuk melawannya.

High Priest bergumam, “I-ini adalah kekuatan benda pusaka.” Dia perlahan-lahan menarik kekuatannya. Cahaya menyilaukan yang keluar dari tubuhku berubah menjadi cahaya emas dan masuk ke dalam tubuhku. Perasaan yang menenangkan muncul. Tubuhku terasa seperti diisi sampai penuh. Sejumlah besar magic power yang aku gunakan selama kompetisi sepertinya sudah pulih sepenuhnya,

Aku bertanya dengan penuh kekaguman, “High Priest, apa yang anda lakukan kepadaku?”

Aku tidak menduga dia akan tampak lebih terkejut daripada aku. Tidak… Itu lebih tepat disebut bersemangat. Dia menggenggam tanganku dengan erat dan berseru, “Zhang Gong, apakah kau pernah bertemu dengan seorang Dewa sebelumnya?”

Aku mengangguk dan menceritakan seluruh pengalamanku, tidak memasukkan bagian bertemu dengan God of Creation karena itu cukup mengejutkan. Aku hanya berkata kalau ada cahaya emas bersinar kepadaku saat aku ada di dalam gua.

Hanya seperti itulah, High Priest tampak bersemangat untuk waktu yang lama. Dia tadi memberikanku sedikit kekuatan Dewa. Itu adalah kekuatan Dewa miliknya yang sudah dia latih selama bertahun-tahun, yang berhasil mengubah tubuh fana miliknya. Dia berniat membantuku sedikit untuk membuatku menyelesaikan separuh pekerjaanku dengan efek dua kali lipat di masa depan, namun dia tidak tahu kalau tubuhku sudah diubah oleh Dewa sebelumnya sehingga kekuatan miliknya memiliki efek pemulihan.

High Priest berkata, “Zhang Gong, kau sudah mendapat penerimaan dari Dewa.” Aku merasa sangat pusing pada saat High Priest itu memegangku dan berdoa ribuan kali. Namun, menyalahkannya adalah hal yang sulit karena dia sudah mengorbankan seluruh hidupnya untuk percaya kepada Dewa.

Aku meninggalkan High Priest itu dengan kelelahan. Aku merasa kalau pertandingan dengan pemimpin keluarga Ri tidak lelah seperti ini.

Setelah meninggalkan lapangan latihan, aku ditarik oleh Ma Ke.

“Bos, apa yang dikatakan oleh High Priest kepadamu sampai lama sekali?”

Aku berpegangan kepada bahu Ma Ke dan membuat ekspresi lemas. “Aku hampir dibuat kesal setengah mati oleh orang tua itu. Saat kami bicara, dia terus mengatakan hal yang sama. Jangan tanya apa yang dia katakan karena High Priest tidak mengizinkan aku memberitahu siapapun. Itu juga bukan sesuatu yang penting. Itu benar! Kenapa kau menungguku di sini?”

Ma Ke tersenyum dan berkata, “Tentu saja, untuk pergi dan merayakannya! Aku belum pernah melihat ayahku sampai bahagia seperti ini sebelumnya. Dia tampak seperti anak-anak. Para guru sudah menemaninya kembali ke mansion pangeran. Ayo kita juga segera pulang!”

‘Itu benar! Dia sudah mendapatkan hak untuk memerintah negara ini! Karena dia sudah mengitkuti pertandingan antar kekuatan, bagaimana mungkin dia tidak melayang sampai langit ke sembilan?’

Aku menjawab, “Baiklah! Ayo kita pergi! Apakah akan ada banyak makanan?”

Ma Ke terkekeh dan berkata. “Tentu saja! Pasti akan ada banyak makanan yang cukup untuk dimakan sampai kau puas. Bos, kau masih sama. Saat ini menyangkut makanan, matamu langsung bersinar!

Translator / Creator: Veve