December 27, 2016

Child of Light – Volume 4 / Chapter 29

 

Pursuing a Retreating Enemy

Tidak menghiraukan pertarungan antara kedua magical beast itu, bibir Guru Di sedikit merengut saat dia bertanya kepada Hai Tian, “Hai Tian, apakah kau masih ingin terus bertanding?”

Hai Tian mengeluarkan nafas panjang. “Apa inti dari melanjutkan pertandingan? Apakah aku bisa mengalahkan kalian jika aku terus bertanding? Sudah beberapa tahun berlalu, dan kau masih lebih kuat daripada aku. High Priest yang terhormat, aku menyerah.” Pemimpin keluarga Xin ini memiliki rasa hormat yang tinggi! Saat dia melihat dia tidak memiliki harapan untuk menang, dia mengambil inisiatif untuk menyerah dari pertandingan.

Mereka menarik kedua magical beast mereka yang saat itu sedang bertarung dengan dahsyatnya. Tidak banyak waktu berlalu setelah kompetisi dimulai.

“Pemenangnya adalah Chuan Song Zhen dari kelompok pangeran!” High Priest mengumumkan itu. Pangeran Ke Zha menunjukkan wajah bahagia dan secara langsung datang menyambut kembalinya Guru Zhen. Kelompok kami bersorak dengan penuh semangat.

“Guru Zhen, terima kasih atas usahamu!” Pangeran berkata demikian dengan sebuah senyuman.

Guru Zhen tersenyum, “Pertandingan ini tidak berarti apa-apa, sudah ditakdirkan bagiku untuk memenangkan itu. Aku akan menonton pertandingan yang tersisa. Semuanya, tolong jangan terlalu puas karena hasil pertandingan ini! Kalau perkiraanku benar, pertandingan yang tersisa akan menjadi sangat sulit.”

Aku memperhatikan tim lawan. Kekalahan mereka tampaknya tidak menurunkan semangat mereka sama sekali, mereka tampak tenang dan bisa menguasai diri, seolah-olah kemenangan masih ada di tangan mereka.

“Pangeran Ke Zha dan Duke Te Yi, tolong maju ke depan untuk mengambil undian untuk pertandingan selanjutnya.” Kata High Priest.

‘Aku penasaran siapa yang akan maju kali ini.’ Semua orang menunggu hasil undian dengan gelisah.

Setelah hening sesaat, High Priest itu mengumumkan, “Peserta dari pertandingan kedua adalah Wa Tian Shi dan Lao Lun Di.”

Wa Tian Shi adalah nama dari orang misterius yang berpakaian hitam itu. Saat namanya disebut, beberapa guru langsung seolah membeku sesaat. “Guru Zhen, ada apa? Kenapa kau sangat terkejut? Apakah karena Wa Tian Shi sangat kuat?” Aku bertanya dengan rasa penasaran.

Guru Zhen mengangguk. “Dia pasti sangat kuat. Dia adalah seorang Fire Magister dan memiliki peringkat delapan di antara para Magister. Akan tetapi, dia berasal dari Dalu. Kenapa dia ada di sini?”

“High Priest, aku menentang pertandingan ini! Wa Tian Shi tidak berasal dari Aixia, bagaimana mungkin dia bisa ikut berkompetisi di sini?” Pangeran Ke Zha berseru.

High Priest menutup kedua matanya dan membalas, ”Duke Te Yi, apa penjelasanmu mengenai hal ini?”

Duke Te Yi dengan tidak terburu-buru menjelaskan, “High Priest, alasannya sangat mudah. Nama Magister Wa Tian Shi sudah menjadi bagian dari catatan Kerajaan Aixia untuk waktu yang lama, dan saat ini dia juga adalah wakil dari pemimpin Royal Mage Union.”

“Apa!? Kenapa aku tidak tahu tentang jabatan sepenting itu!?” Pangeran Ke Zha berseru.

Duke Te Yi menarik sebuah surat jabatan dengan segel kerajaan dan menjawab, “Ini adalah sebuah surat jabatan, ditulis oleh Kaisar. High Priest, tolong dibaca dan putuskan apakah ini sah!”

Setelah membaca surat tentang jabatan itu, High Priest berkata, “Karena Magister Wa Tian Shi sudah masuk dalam catatan Kerajaan secara resmi, aku mengizinkan partisipasinya dan tidak menerima bantahan apapun lagi.”

Pangeran dengan marah kembali ke tim kami dan menghela nafas. “Apa yang bisa dilakukan? Wa Tian Shi sudah mengacaukan rencana kita.”

Guru Zhen menjelaskan, “Tolong jangan gelisah, Yang Mulia. Jika undian tadi membuat pertandingannya menjadi Dun Yu Xi melawan Lao Lun, itu akan membuat pertandingan ini semakin berat, jadi ini tidak benar-benar menjadi keuntungan dari lawan kita. Kita hanya harus mengandalkan Lao Lun untuk memenangkan pertandingannya dan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan terakhir.”

Pangeran mengangguk. “Kalau begitu, aku harus merepotkan anda, Guru Di.”

Guru Di tersenyum dan berkata, “Tenang saja! Wa Tian Shi bukan sebuah ancaman untukku.” Setelah mengatakan itu, dia dengan cepat berjalan menuju ke arena.

Wa Tian Shi melepaskan jubah hitamnya dan menunjukkan sebuah jubah light magician. Dia tampaknya berusia sekitar tujuh puluh tahun. Dia berjalan ke arah arena dengan sebuah magic staff merah menyala di tangannya.

Wa Tian Shi berkata, “Apakah kau Lao Lun Di? Ini seharusnya pertama kali kita bertemu. Aku harap kau tidak mengecewakanku, Aku benar-benar ingin melihat perbedaan antara posisi di peringkat ke delapan dan peringkat ketiga dari seluruh peringkat Magister.”

Guru Di menjawab dengan tenang, “Ayo kita nikmati pertandingan ini.”

Meskipun kata-kata Wa Tian Shi membuatnya tampak tenang, sebenarnya dia sangat gugup. Segera setelah pertandingan dimulai, dia mengayunkan magic staff yang ada di tangannya dan berseru, “Fire Bear! Datanglah!” Magical beast miliknya, seekor beruang merah besar yang setinggi tiga meter, muncul di hadapannya.

Guru Di sempat terkejut sesaat, tapi kemudian dia mengayunkan tangannya untuk menembakkan light blade ke arah beruang itu. Fire Bear itu meraung dengan keras dan menggunakan telapak tangannya yang besar untuk menghadang serangan Guru Di. Itu bukanlah magical beast peringkat sembilan yang tidak berguna!

Guru Zhen berkata dengan terkejut, “Ini buruk! Kali ini Lao Lun akan berada dalam masalah karena dia tidak memiliki Magical Beast! Kekuatan dari Fire Bear adalah kemampuannya untuk melindungi pemiliknya. Kekuatan pertahanan miliknya hampir mendekati kekuatan seorang Magister. Karena Lao Lun tidak memiliki magical beast, pertandingan ini akan menjadi sangat sulit.” ‘Itu benar! Aku baru menyadari kalau aku belum pernah melihat magical beast milik Guru Di. Aku pernah bertanya kepadanya mengenai hal itu sekali, tapi dia hanya tersenyum dan berkata kalau terlalu banyak mengandalkan magical beast akan memberikan pengaruh yang merugikan bagi pemiliknya dalam meningkatkan magic mereka.’

Wa Tian Shi berkata, “Kenapa kau tidak memanggil Magical Beast milikmu jadi kita bisa melakukan pertandingan ini dengan seluruh kemampuan kita?”

Guru Di hanya mengangkat kedua bahunya. “Aku tidak memiliki magical beast. Ayo kita lanjutkan pertandingannya!”

Wa Tian Shi berdiam diri untuk sesaat, kebingungan, sebelum berkata, “Kau tidak memiliki magical beast? Kalau begitu bagaimana aku bisa menggunakan magical beast milikku? Fire Bear, kembalilah!” Duke Te Yi mulai menyerukan keluhan dari jarak yang cukup jauh saat Wa Tian Shi memanggil kembali Fire Bear miliknya, “Guru Wa Tian, bagaimana kau bisa menyerahkan keuntunganmu untuk melawannya?”

Wa Tian Shi merengut dan berkata, “Ini adalah pertandingan antar Magister. Apa arti dari pertandingan yang tidak seimbang? Para Magister seharusnya menjaga kehormatannya!” Duke Te Yi baru saja dimarahi. Pemimpin tiga keluarga utama yang berada di sekelilingnya melihat ke arah Duke Te Yi dengan tatapan yang tidak senang. Tampak jelas kalau mereka juga tidak setuju dengan apa yang Duke Te Yi katakan.

Apa yang dilakukan Wa Tian Shi membuat dia mendapatkan kesan baik dari Guru Di dan yang lainnya. Guru Di tersenyum dan berkata, “Bagus! Aku akan bertarung dalam pertandingan ini dengan jujur dan adil untuk menunjukkan rasa hormatku kepadamu. Light Elements yang hebat! Tolong pinjamkan aku kekuatanmu! Biarkan cahaya yang tidak ada habisnya menyinari seluruh bumi. Bersinarlah – Brilliant Empire!” Cahaya putih bersinar dari tubuh Guru Di. Aku sudah sering menggunakan spell ini, jadi aku sudah sangat mengenalnya. Wa Tian Shi, saat itu,sudah menyerah untuk menguji kekuatannya dan mulai merapalkan sihir yang kuat, “Api yang kejam! Kumohon berubahlah menjadi api biru dan gunakanlah kekuatanmu untuk membakar musuh yang berdiri di hadapanmu – Azure Flames!” Sebuah api merah keluar dari magic staff merah milik Wa Tian Shi, namun secara perlahan berubah dari merah menjadi putih, dan kemudian dari putih menjadi biru, Itu tampak sangat aneh. Saat dia mengayunkannya, sebuah api hijau meluncur ke arah Guru Di.

Saat sihir Brilliant Empire bersentuhan dengan Azure Flames yang panas, dampaknya mengeluarkan suara Pu~. Kedua Magister tampaknya berdiri seimbang di awal pertandingan, tapi seiring waktu berlalu, api hijau itu perlahan terdorong ke belakang. Wa Tian Shi terengah-engah dan berkeringat, tapi terus merapal sebelum mengayunkan magic staffnya sekali lagi dan berseru, “Azure Flames, berubahlah menjadi seekor naga!”

Translator / Creator: Veve