December 27, 2016

Child of Light – Volume 4 / Chapter 28

 

Winning the First Battle

Pangeran dan Duke Te Yi mewakili tim mereka dan berkata, “Kami mengerti!”

High Priest itu mengangguk, “Baiklah! Kompetisi akan dimulai sekarang. Kalian bisa dengan bebas memutuskan urutan siapa yang akan dikeluarkan untuk bertanding.” Sangat penting untuk menentukan siapa yang akan keluar. Pertandingan yang paling buruk adalah Guru Di melawan Dun Yu Xi. Keuntungan kami dari guru Dun Yu Xi tidak besar. Guru Di adalah satu-satunya yang memiliki kesempatan untuk menang melawannya. Aku tidak akan ada harapan untuk bisa memenangkan kompetisi kalau harus melawan Dun Yu Xi.

Duke Te Yi berkata, “Yang Mulia, mari kita menarik undian untuk menentukan urutannya. Yang mana lima orang dari pihakmu yang akan ikut dalam kompetisi ini?”

Pangeran melihatku untuk memberiku tanda maju ke depan. Saat aku melangkah maju, pihak lawan sebagian besar menunjukkan ekspresi terkejut karena tidak menyangka kalau Pangeran akan mengirimkan seorang magician yang sangat muda. Terdapat tanda-tanda kebencian dari mata pemimpin keluarga Ri.

Duke Te Yi berkata, “Yang Mulia, apakah anda benar-benar akan mengirimkan seorang magician muda seperti dia? Tidak mungkin anda menyerah pada pertandingan?”

Pangeran tersenyum, “Bagaimana mungkin aku menyerah dalam pertandingan? Zhang Gong adalah seorang magician yang kuat jadi aku tidak akan meremehkannya jika aku adalah kau. Kelompokmu yang terdiri dari lima orang seharusnya juga berjalan ke depan, bukan?”

Duke Te Yi menunjukkan sebuah ekspresi menghina. Tampak sangat jelas kalau dia meremehkanku. Keempat orang magister berdiri di belakangnya dan seseorang yang tertutup dengan jubah magician hitam maju ke depan. Orang misterius yang terakhir maju ke depan tertutup oleh jubahnya sehingga mustahil melihat penampilannya.

Duke Te Yi dan pangeran memilih competitor pertama. Dia adalah Guru Chuan Song Zhen melawan pemimpin keluarga Xin, Hai Tian Xin. Dia adalah kakek dari tiga saudara Hai Ri.

Ekspresi Pangeran tampak sedikit kaku. Meskipun dia tahu kalau di pertandingan ini dia bisa memenangkannya, tapi dia tidak memiliki siapapun dari pihaknya yang bisa menang melawan Dun Yu Xi. Bagaimanapun juga, dia sudah menarik undiannya sehingga sudah terlambat untuk menyesal. Hai Ri Xin adalah yang paling lemah dari seluruh anggota tim lawan sehingga akan sangat mudah bagi Guru Zhen untuk bisa menang melawannya. Ini juga berarti pertandingan selanjutnya akan lebih sulit. Undian ini sudah sangat mempengaruhi pertandingan selanjutnya dari kompetisi ini.

High Priest mengumumkan dengan keras, “Pertandingan pertama adalah kepala sekolah Royal Advanced Magic Academy Chuan Song Zhen melawan pemimpin keluarga Xin, Hai Tian Xin. Semuanya, selain kedua orang yang tadi, tolong meninggalkan arena.”

Guru Zhen dan Hai Tian Xin adalah dua orang yang tetap di atas arena yang seluas lima ratus meter persegi.

Hai Tian Xin tersenyum dan berkata, “Chuan Song! Ayo kita nikmati pertandingan ini!”

Guru Zhen bertanya, “Hai Tian, bukankah kau adalah orang yang tidak menyukai pertarungan antar kekuatan? Kenapa kau mengikuti pertandingan kekuatan ini?”

Hai Tian Xin menjawab, “Bukankah kau sama saja? Jika bukan karena kalian para orang tua yang bodoh, kami pasti sudah menang dan bisa menghindari perang. Aku memiliki tanggung jawab atas keluargaku, Ayo berhenti bicara dan lihat apa aku bisa menggesermu dari posisi peringkat pertama milikmu!”

Guru Zhen menjawab, “Kalau begitu, ayo kita mulai!”

Kekuatan bertanding dari kedua Magister sangat mengerikan karena seluruh lapangan latihan penuh dengan magic power. Hai Tian Xin dengan cepat merapalkan mantranya. Guru Zhen juga tidak hanya berdiam diri. Beliau sudah menggunakan beberapa spatial defensive spell.

Sebuah cahaya hijau keluar dari tangan Hai Tian, aku tahu kalau itu adalah spell istimewa milik keluarga Xin, Absolute Disruption spell. Saat dulu aku bertanding dengan Hai Shui, aku hampir kalah dari ini.

Guru Di berbisik kepadaku, “Perhatikan baik-baik bagaimana Guru Zhen melawan Absolute Disruption spell. Kau harus melawan spell itu dengan spell yang lain. Bagaimanapun juga, hanya spatial magic yang bisa melawan Absolute Disruption spell.”

Guru Zhen tanpa ragu-ragu melihat standar kemampuan lawannya dan tersenyum, Dia tanpa henti menggunakan Dimensional Slash berukuran ke arah kedua cahaya hijau kecil dari tangannya.

Saat cahaya hijau itu bersentuhan dengan Dimensional Slash itu, sinar hijau itu tidak bisa mengalahkan kekuatan dari Dimensional Slash. Spell itu perlahan-lahan menyusut karena tebasan dari Dimensional Slash yang beruntun. Sekarang aku tahu kalau Dimensional Slash memiliki efek seperti itu, aku tidak perlu takut kepada Absolute Disruption spell ini lagi.

Setelah Hai Tian Xin melihat kalau dia tidak bisa melawan Dimensional Slash, ekspresinya berubah dan dengan cepat dia merapalkan mantra dalam bahasa asing. Weng! Gerakan Guru Zhen sedikit melambat. Aku berbisik, “Itu adalah salah satu spell rahasia keluarga Xin, Water Dragon Chant.”

Meskipun gerakan Guru Zhen menjadi lebih lamban, dia masih bisa melawan serangan tanpa henti dari Absolute Disruption spell. Sambil terus menggunakan Dimensional Slash, dia juga merapalkan sebuah mantra. Aku tahu kalau pada saat itu, Guru Zhen benar-benar menggunakan kekuatannya.

Dia merapal, “Ruang tidak terbatas dan bintang-bintang yang pernah berubah! Tolong segel badai yang tidak berhenti dan cabiklah semua yang berdiri di jalanmu, Spatial Rupture Seal!”

Guru Di berseru, “Ah! Chuan Song sudah berniat menyelesaikan pertandingan! Ini adalah salah satu advanced spatial spell miliknya dan juga salah spellnya yang paling kuat.”

Saat Guru Zhen merapal, aku merasakan atmosfir seolah tidak bergerak. Absolute Disruption spell milik Hai Tian Xin tidak bisa bergerak ke arah Guru Zhen. Cahaya hijau itu perlahan menghilang. Atmosfir yang tadinya tidak bergerak seolah berputar. Hai Tian Xin tahu kalau dia akan dikalahkan oleh spell itu. Dia merapal, “Wahai air! Sumber kehidupan, tolong pinjamkan aku kehidupanmu yang tidak terbatas dan biarkan kekuatan hidupku bersatu denganmu – Water Ripple!” Ini adalah spell terakhir dari spell rahasia yang dimiliki oleh keluarga Xin.

Lingkaran biru muncul dengan Hai Tian Xin di tengah-tengahnya untuk melawan ruang yang berputar itu.

“Serang, Water Python!” Di saat kritis ini, Hai Tian Xin akhirnya memanggil magical beast miliknya karena mustahil baginya untuk melawan serangan Guru Zhen. Dia harus mengandalkan bantuan dari magical beast miliknya.

Sebuah python biru muncul di hadapan Hai Tian dan mendesis. Dia langsung membuka mulutnya yang besar dan menembakkan sebuah water arrow ke arah Guru Zhen, yang tanpa diduga menembus ruang yang berputar itu.

Guru Long berseru, “Seekor magical beast peringkat sembilan! Hai Tian ini benar-benar memiliki banyak harta karun magic. Bagaimanapun juga, Guru Zhen masih memiliki banyak serangan yang hebat.”

Saat Guru Zhen melihat python biru itu, dia sedikit terkejut dan dengan cepat menggunakan sihir teleportasi jarak pendek untuk menghindari serangannya. Dia tersenyum dan berkata, “Karena kau sudah menggunakan magical beast milikmu, kenapa aku tidak mengeluarkan magical beast milikku untuk membiarkan mereka bertanding bersama. Datanglah, Lightning Eagle!” Dengan seruan seekor elang, seekor elang biru yang besar juga muncul di atas arena. Dia terbang menuju python biru itu. Sambaran petir dan water arrow saling menyerang tanpa henti. Karena mereka berdua adalah magical beast peringkat sembilan, sangat sulit bagi mereka untuk menyerang satu sama lain di udara.

Saat itu Water Ripple dan kekuatan menyegel Space sudah habis digunakan. Guru Zhen berdiri di posisinya seperti biasanya, tapi Hai Tian Xin tampak pucat dan duduk di atas tanah sebelum dengan cepat mencoba mengambil nafasnya sambil terengah-engah. Sedikit darah mengalir dari sudut bibirnya.

Translator / Creator: Veve