December 26, 2016

Child of Light – Volume 4 / Chapter 24

 

Training Before the Competititon

Aku kembali ke akademi untuk meminta izin meninggalkan akademi selama beberapa hari dari guru yang bertugas di kelas. Guru Yu langsung setuju. Pasti karena Kepala Sekolah Zhen sudah memberitahunya tentang itu.

Saat aku datang ke ruang kelas, tidak banyak murid yang ada di sana, karena ini masih pagi. Namun, Mu Zi sudah ada di sana. Aku duduk di tempat dudukku dan berkata, “Selamat pagi! Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu.”

Mu Zi tersenyum, “Kenapa kau datang pagi sekali hari ini? Biasanya, kau datang ke kelas di menit-menit terakhir sebelum bel berbunyi. Apa yang ingin kau katakan kepadaku?”

Aku menggaruk kepalaku dengan canggung, “Apa aku selalu telat seperti itu? Lagipula, untuk tiga hari ke depan, aku tidak bisa datang mengikuti kelas karena ada masalah penting yang harus aku selesaikan.”

Mu Zi tampak cemberut, “Masalah sepenting apa sampai kau tidak bisa datang ke kelas?”

Aku cekikikan. “Kau tidak tahan kalau berpisah denganku, benar bukan?”

Mu Zi tersipu dan berkata, “Siapa yang tidak tahan kalau berpisah denganmu? Kau sangat menyebalkan. Masalah apa itu?”

Aku menghargai wajahnya yang merona itu. “Ini adalah sesuatu yang sangat penting. Aku tidak bisa memberi tahu ini sekarang, kau hanya perlu menungguku kembali. Aku tidak ada dalam bahaya apapun jadi kau tidak perlu cemas tentang diriku.”

Mu Zi menjawab, “Kalau kau tidak bisa mengatakannya, lupakan saja. Apa kau akan pergi sekarang?”

Aku berkata, “Itu benar! Aku harus pergi sekarang. Aku sudah meminta izin untuk pergi selama tiga hari. Aku akan pergi selama tiga hari, tapi kau tidak boleh mengkhianatiku. Hehe

Mu Zi memukul kepalaku. “Kau sangat menyebalkan! Aku pasti akan berkencan dengan laki-laki lain. Apa yang bisa kau lakukan mengenai itu? Jika kau takut, tinggallah untuk menjagaku.” Ekspresi wajahnya menunjukkan kalau dia tidak ingin aku meninggalkannya.

Aku menjawab dengan serius, “Mu Zi, aku juga tidak tahan kalau harus harus berpisah denganmu, tapi masalah ini sangat penting. Tolong tunggu saja aku. Aku tidak bisa terus berbicara denganmu karena aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa.” Setelah mengatakan itu, aku berdiri.

Mu Zi terdiam untuk beberapa saat. “Tolong hati-hati dan kembalilah dengan selamat!” Dari kata-katanya, sepertinya dia tahu kalau aku akan melakukan sesuatu yang berbahaya.

Aku mengangguk tanpa kata-kata karena aku khawatir aku tidak akan bisa pergi kalau aku terus berbicara dengannya. Aku berbalik dan berjalan keluar dari ruang kelas kemudian kembali ke asrama untuk menemui Ma Ke jadi kami bisa menuju Royal Intermediate Magic Academy bersama.

Setelah tiba di luar ruangan Guru Di, aku berseru, “Guru Di, aku kembali!”

Suara Guru Di yang ramah datang dari dalam ruangan, “Zhang Gong. Kau kembali, cepatlah masuk ke dalam!”

Saat kami masuk ke dalam ruangan Guru Di, sudah ada empat orang di dalam sana. Selain Guru Di dan Guru Long, ada dua magician tua yang tidak aku kenal. ‘Mereka pasti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari Advanced Magic Academy.’

Ma Ke dan aku membungkuk ke arah mereka dan dengan kompak berkata, “Salam untuk para guru.”

Guru Di belum mengatakan apapun, tapi mage yang sudah berumur yang mengenakan jubah hitam berkata, “Kau tidak perlu terlalu sopan seperti itu! Kau pasti Zhang Gong. Ah, Lao Lun menemukan seorang penerus yang hebat.”

Saat aku melihat ke arah Guru Di, dia tersenyum dan berkata, “Zhang Gong, ini adalah Kepala Sekolah Royal Advanced Magic Academy, Spatial Magister Guru Chuan Song Zhen. Buku magic array yang dulu aku berikan kepadamu ditulis olehnya. Mage yang lainnya adalah Wakil Kepala Sekolah Royal Advanced Magic Academy, Fire Magister Si Di Lie.”

Aku menyapa mereka lagi. “Suatu kehormatan bertemu dengan guru.”

Guru Zhen berkata, “Zhang Gong, apakah kau ada di kelas Guru Si Yu?”

Aku menjawab, “Ya!”

Guru Zhen berkata, “Zhang Gong, untuk dua hari ke depan kami akan memberikanmu latihan khusus untuk kompetisi yang akan diadakan dalam waktu tiga hari. Kau seharusnya tahu kalau kompetisi ini menentukan nasib Kerajaan Aixia jadi kami berharap kau akan berusaha keras dalam dua hari ini untuk meningkatkan kemampuanmu. Ma Ke juga akan berlatih denganmu. Dia akan menjadi cadangan untuk kompetisi ini. Kau akan menjadi pilar untuk kerajaan ini karena kami semua sudah menua. Kau harus mengandalkan dirimu sendiri di masa depan.” ‘Guru Zhen jelas adalah wakil dari para guru karena dia memiliki posisi magister yang tinggi dalam waktu lima puluh tahun.’

Ma Ke dan aku membalasnya. “Ya, akan kami lakukan. Terima kasih atas pengawasannya, guru.”

Guru Di berkata, “Ayo pergi ke halaman.”

Setelah tiba di halaman, Guru Zhen berkata, “Lao Lun dan aku akan bertanggung jawab untuk latihan Zhang Gong. Karena Xing De dan Si Di keduanya adalah Fire Magister, mereka akan bertanggung jawab untuk latihan Ma Ke. Ayo kita mulai! Ma Ke dan Zhang Gong, apa magical beast milik kalian? Kompetisi ini memperbolehkan penggunaan magical beast.”

Aku menjawab, “Magical beast milikku bernama Xiao Jin, dia adalah seekor naga.”

Ma Ke menjawab, “Magical beast milikku adalah seekor Fire Lion tingkat delapan.”

Guru Zhen terkejut dan berkata, “Zhang Gong, apa katamu? Kau bilang magical beast milikmu adalah seekor naga? Cepat panggil dia agar aku bisa melihatnya. Lao Lun, kau tidak memberitahuku kalau penerusmu memiliki seekor naga.”

Guru Di dan aku menatap satu sama lain. “Xiao Jin, keluarlah!” Sebuah cahaya emas berkelebat. Tubuh Xiao Jin yang panjangnya sekitar tiga puluh meter muncul di halaman latihan. Sudah cukup lama sejak terakhir kali aku memanggilnya keluar. Saat dia melihat banyak orang, dia dengan senang mengeluarkan raungan yang panjang. Saat dia meraung, Ma Ke sudah memanggil Fire Lion miliknya, tapi tampak ketakutan oleh raungan Xiao Jin sehingga dia gemetar ketakutan.”

Tanduk naga emasnya sudah tumbuh, dan setiap tantuk memiliki tiga cabang. Sisik emas menutupi tubuhnya seperti sebuah armor yang kuat. Dia memiliki lima cakar yang besar, dan membuat tanda cakar di tanah. Sayap yang besar yang ada di punggungnya adalah bagian tubuhnya yang paling indah. Cahaya emas juga bersinar dari tubuhnya yang besar. Dia memberiku pesan bertanya siapa yang harus diserang olehnya. Aku langsung berkata kalau dia hanya perlu diam di tempat.

Selain aku, semua orang, termasuk Guru Di, tampak terpesona. Guru Di berkata, sambil ternganga, “Hanya dua tahun berlalu dan Xiao Jin sudah banyak berkembang.”

Ma Ke berkata dengan terkagum, “Wah! Bos, Xiao Jin sangat indah!”Guru Zhen berkata, “Ini adalah seekor naga? Kekuatan hidupnya sangat besar.

Dia tidak terlihat seperti naga biasa.”

Guru Lie, yang belum mengatakan apapun, berkata, “Dia pasti bukan naga biasa! Hanya Dragon King yang memiliki sisik emas. Naga ini adalah naga dewasa yang usianya kira-kira dua ribu tahun.”

Aku tersenyum pahit dan berkata, “Tidak, itu tidak mungkin. Dia baru berusia tujuh tahun.”

Guru Lie terpana dan berkata, “Itu mustahil! Di usia tujuh tahun, dia seharusnya ada di masa pertumbuhan, tapi ini jelas bukan…”

Guru Di sudah tersadar dari keadaannya yang terpana itu dan menjelaskan, “Naga itu sebenarnya pernah sekarat, tapi Zhang Gong mengorbankan separuh hidupnya untuk menyelamatkannya. Kemampuan hidupnya hanya enam puluh tahun usia manusia sekarang, yang sama dengan dua puluh ribu tahun untuk naga. Menurut proporsi itu, wajar saja kalau usianya yang baru tujuh tahun hampir sama dengan dua ribu tahun usia naga dewasa.”

Translator / Creator: Veve