December 17, 2016

Child of Light – Volume 4 / Chapter 2

 

The Warmth of Home

Setelah ibu mendengar bahwa aku masih harus mencari lebih banyak pengalaman, dia menjadi gelisah, “Kau masih harus mencari lebih banyak pengalaman? Aku hampir mati karena khawatir selama ini, aku sangat takut kalau kau akan menemui bahaya. Apa kau harus pergi lagi?”

Aku memeluknya dan berkata, “Ibu, bahkan jika aku harus pergi, itu masih dua atau tiga tahun lagi. Kita masih tidak tahu apa yang akan terjadi, dan kita tidak bisa merencanakan apa yang akan berubah.” Ibu mulai menjadi tenang. “Baiklah, kalian berdua ayah dan anak lanjutkan bicaranya. Aku akan pergi dan membuat beberapa makanan yang lezat.”

“Ibu, tolong masak lebih banyak. Aku mengundang Ao De untuk datang ke rumah kita untuk makan malam.”

“Oke, baiklah.”

Setelah ibu pergi ke dapur, aku berkata kepada ayahku, “Ayah, saat aku masuk dan berlatih di Advanced Magic Academy, aku khawatir aku akan harus pergi keluar lagi untuk mencari pengalaman untuk waktu yang lama.” Aku mulai mengatakan kepadanya tentang tugas yang diberikan oleh God King kepada kami yang tadi tidak aku ceritakan.

Ayah menghela nafas, sebelum berkata, “Nak, untuk kedamaian dan keharmonisan bumi, pergilah. Kau tidak perlu khawatir tentang aku atau ibumu.Jika kau berhasil mendapatkan warisan Dewa, aku akan sangat bangga padamu.”

Aku mulai tersedak dengan isak tangis. “A-Ayah. Terima kasih.”

Aku mengeluarkan sebuah kantong dari sakuku dan memberikannya kepada Ayah. “Ini adalah apa yang Guru Di berikan kepadaku untuk pengeluaranku selama berlatih. Aku tidak banyak menggunakannya jadi aku bisa meninggalkan sebagian untuk ayah.”

Ayah tersenyum dan berkata, “Itu hebat, anakku menjadi sangat berbakti kepada kami. Ha ha.” Saat dia membuka kantong itu, dia dikejutkan oleh cahaya dari harta yang ada di dalamnya. Kantong itu berisi dengan koin berlian yang berkilau.

“Wow! Banyak sekali! Kau seharusnya menyimpan ini untuk dirimu sendiri.”

“Aku masih memiliki lima ratus koin berlian jadi Ibu dan Ayah tidak perlu terlalu hemat.”

Pada saat ini, suara Ao De datang dari luar pintu. “Zhang Gong, aku di sini! Cepat buka pintunya!”

“Aku datang!” Aku dengan cepat berlari untuk mengundang Ao De dan Luo Yu masuk.

Ao De berkata, “Halo, paman.”

“Bagus! Cepat duduk! Ini pasti Luo Yu, bukan?” Ayah bertanya sambil tersenyum.

Wajah Luo Yu memerah saat dia berkata, “Halo, paman.”

Ayah tertawa dan berkata, “Halo, Luo Yu kecil menjadi semakin cantik saja.”

Aku bertanya penasaran, “Ayah, kau sudah pernah bertemu Luo Yu sebelumnya?”

Ayah berkata, “Tentu saja sudah pernah! Dan aku sering melihatnya. Setiap hari dia berpasangan dengan Ao De. Hampir semua orang di desa ini sudah melihatnya. Ha ha.”

Saat ini, Ibu membawa sebuah masakan dan berkata, “Ya! Lihatlah betapa pandainya Ao De itu, mendapatkan pacar yang sangat cantik. Kapan kau akan membawa seorang pacar pulang untuk ibu temui?”

“Aku juga ingin, tapi aku belum menemukan seorang jodoh. Aku tidak secekatan Ao De. Lagipula siapa yang ingin bersama denganku?”

Ibu berkata, “Aku tidak memintamu untuk mencari pacar yang sangat cantik. Selama dia memperlakukanmu dengan baik dan cantik, aku sudah puas.”

Aku tersenyum dan berkata, “Aku juga berpikir yang sama denganmu ibu, tapi aku juga ingin mencari gadis yang biasa-biasa saja. Aku bertemu gadis yang cantik sangat sulit dihadapi dan memiliki tempramen yang kurang bagus.”

Ao De berkata, “Siapa yang mengatakan itu! Kau hanya harus melihat ke arah Luo Yu. Dia memiliki tempramen yang sangat baik dan sangat mudah dihadapi.” Wajah Luo Yu memerah, tapi tidak mengatakan apapun.

Aku mengejeknya dengan kesal, “Melihatmu begitu beruntung, cepat pergi dan bawa makanan ini keluar bersamaku!”

Dengan bantuan semua orang, mejanya segera terisi penuh dengan makanan yang terlihat mewah. Semua orang menikmati makanan mereka dengan gembira dan harmonis. Aku mengeluarkan sebuah botol kristal yang berisi fruit wine yang sangat harum, yang dilihat semua orang dengan rasa penasaran.

Aku berkata dengan misterius, “Ini adalah fruit wine harum milik para Nature Elf. Ini sangat langka. Aku banyak membantu mereka jadi mereka memberikannya kepadaku. Semuanya cobalah!” Aku menuang segelas kecil wine untuk semuanya. Aroma harum dari wine itu memenuhi seluruh rumah.

Semua orang melihat ke gelas mereka dengan penasaran. Ayah, yang sangat sering minum, berkata, “Ini benar-benar wine yang sangat bagus! Ini sangat harum!”

“Rasanya bahkan lebih enak! Semuanya cepat cobalah!” Sesuai dugaan, aroma wine yang harum menaklukkan mereka. Dalam waktu yang singkat, sebotol wine sudah habis dan mereka memintanya lagi! Tentu saja, aku mengatakan kepada mereka aku hanya punya satu botol.

Ibu mengangkat lagi topik yang sebelumnya dan berkata, “Zhang Gong, kali ini saat kau kembali ke akademi, kau harus membawa seorang pasangan kembali ke rumah apapun yang terjadi. Jika tidak, aku tidak akan memaafkanmu. Kau sudah hampir berusia dua puluh tahun. Biasanya semua orang mulai menikah pada usia delapan belas atau sembilan belas tahun, tapi kau masih belum menemukan pasangan!”

Dengan melihat aku memohon kepada ayah untuk membantuku, yang membalasku dengan berkata, “Dalam hal ini, aku tidak bisa membantumu karena aku juga berharap kau segera menikah. Saat itu, kau bisa memberiku seorang cucu. Ha ha.” Setelah mendengar apa yang ayah katakan, seluruh wajahku memerah.

Aku membalas, “Oke! Saat itu, aku akan membawa menantu perempuan yang jelek dan pulang ke rumah!”

Ibu tersenyum. “Itu tidak masalah, selama dia tidak terlihat lebih jelek dariku!”

Ayah berbisik, “Tolong jangan cari seseorang yang sama seperti ibumu. Kau harus bisa menemukan seseorang dengan sifat yang lebih lembut. Jika tidak, kau akan menderita seumur hidupmu.”

Pendengaran ibu masih sangat baik dan ibu bisa mendengar semua yang ayah katakan. Dengan cepat, ibu berkata dengan marah, “Sikapku sangat buruk? Kapan kau menderita? Setelah hari ini, aku tidak akan memasakkanmu makanan atau mencuci bajumu lagi. Aku melayanimu setiap hari tapi tetap saja kau bilang aku tidak baik!”

Ayah langsung memohon pengampunan. “Tidak! Tidak! Istriku adalah yang paling baik, cantik, lembut, bijak, dan baik dari semuanya! Kau adalah panutan untuk semua ibu masa depan yang ingin menjadi istri yang baik dan ibu yang sangat dicintai!” Wajah ayah yang lucu membuat kami semua tertawa.

Ibu tersenyum dan berkata, “Kau orang tua yang menyedihkan!”

Ayah bertanya kepadaku, “Kapan kau akan kembali ke akademi?” Ibu melihatku tanpa bicara.

Aku tersenyum dan berkata, “Kali ini aku akan tinggal beberapa hari untuk menemani kalian. Dalam waktu kira-kira satu bulan, Aku akan kembali ke sana. Apakah itu tidak apa-apa? Ibu, apakah kau senang?”

Ibu tersenyum dan mengangguk, kemudian berkata, “Itu cukup bagus! Selama tiga ratus hari dalam setahun, kau tidak pernah ada di rumah. Ayahmu dan aku hanya dapat melihat satu sama lain setiap hari. Kau tidak tahu betapa kesepiannya aku.”

Kali ini, Ayah yang membalasnya, “Kau kesepian saat kau bersamaku?”

Ibu tersenyum, “Ha ha, siapa yang menyuruhmu bilang sifatku jelek tadi?”

Aku dengan cepat berkata, “Benar juga! Ayah, Ibu, apakah kalian ingin belajar beberapa sihir level advanced? Aku bisa mengajarkannya kepada kalian! Jadi kalau aku sudah pergi, kalian bisa berlatih magic di waktu senggang kalian dan tidak akan merasakan kesepian lagi.”

Ibu dengan bersemangat berkata, “Itu hebat sekali! Itu adalah sebuah ide yang bagus, tapi magic yang kau pelajari adalah light magic. Ayahmu dan aku adalah water dan wind magician. Apakah kami masih bisa mempelajarinya?”

Aku berkata, “Itu tidak penting selama kemampuan magic kalian tidak terlalu tinggi, jadi meskipun kalian benar-benar menyerah untuk latihan, itu tidak akan jadi masalah besar. Kalian hanya perlu mempelajari ulang light magic. Kekuatan penyembuh light magic jauh lebih baik daripada water magic. Ditambah lagi, kekuatan serangan light magic juga sangat kuat!”

Ayah berkata, “Baiklah kalau begitu! Lagipula, berdiam diri saja juga sangat membosankan. Mulai besok, ibumu dan aku akan belajar light magic darimu!”

Ao De berkata, “Ajak kami juga! Kami juga ingin belajar!”

Aku berkata, “Baiklah! Aku akan mulai mengajar kalian semua besok. Pelajarannya akan di mulai pagi hari!” Aku adalah magister light magic. Di seluruh dunia, selain Guru Di, Aku seharusnya menjadi yang terbaik dalam memahami light magic. Meskipun begitu, mengajar mereka masih merupakan sebuah tugas yang sulit.

Translator / Creator: Veve