November 24, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 6

 

Mercenary Guild

Selesai membersihkan cucian piring, aku kembali ke ruang tamu. Orang tua itu terlihat menungguku, “Kita sudah selesai. Ikutlah denganku, biar aku tunjukkan padamu dimana kau akan beristirahat.”

“Anak muda, kau akan tidur di sini. Sederhana dan biasa saja. Ah, aku belum tahu namamu. Orang tua ini bernama Lei Jie. Kau boleh memanggilku paman. Aku masih belum menikah, aku tinggal sendiri.”

“Di sini sudah cukup bagus. Paman, namaku Zhang Gong. Terima kasih.”

Aku duduk di atas tempat tidur dan ngobrol dengan paman. Aku dengar bahwa kita sangat dekat dengan perbatasan kerajaan Aixia. Dulu, tempat ini milik kerajaan Xiuda. Orang-orang di sini sangat tulus dan rendah hati, dan mereka melayani tamu mereka dengan baik. Lagipula, mereka ada di perbatasan, tidak banyak orang yang bisa menggunakan magic. Dia juga memberitahuku bahwa jika aku masih ingin pergi menuju kerajaan Xiuda, aku harus berhati-hati. Akhir-akhir ini, tempat itu tidak lagi damai dan aman. Di perbatasan, ada beberapa orang bandit yang datang dan pergi. Kekuasaan di perbatasan adalah topik yang sensitif, jadi tidak dijaga dengan baik.

Mendengarnya bicara mengenai ini, aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau begitu, apakah sekarang ini mustahil untuk pergi kesana?”

“Tidak, semuanya seperti biasa di kota perbatasan kami. Kota polima mengumpulkan orang-orang dan menyewa tentara bayaran sebagai pengawal. Dengan ini, keadaan sudah jauh lebih aman.”

“Oh, kalau begitu aku harus pergi ke Polima.” Haha, ternyata masih ada hal luar biasa seperti ini. Aku harus mencoba menjadi prajurit bayaran. Aku mungkin bisa membuat uang saku tambahan. Hehe.

Paman itu sepertinya salah menangkap apa yang aku maksud, “Benar, jika kau ingin pergi ke kerajaan Xiuda, memang bagus dimulai dari sana. Lebih aman jika pergi bersama para pedagang.”

Tanpa perlu menjelaskan lebih jauh, aku bertanya di mana aku bisa mandi. Dia memberitahuku bahwa ada anak sungai di belakang desa tempat aku bisa mandi.

Aku menggunakan air sungai yang bersih dan dingin untuk membersihkan diri dari kotoran dan rasa letih. Sangat menyegarkan. Setelah mandi, aku merasa sangat segar. Dari ruang penyimpanan dimensional aku mengeluarkan baju yang bersih, kemudian mengambil baju yang sudah dicuci dan kembali ke rumah paman.

Aku berbaring di atas tempat tidur, memikirkan kejadian hari ini. Meskipun hari ini aku bilang aku tidak ingin mengambil wanita cantik menjadi istriku, penampilan mereka yang seperti peri terus memenuhi kepalaku, kemudian secara perlahan aku masuk ke dunia mimpi.

Pagi hari, aku selesai sarapan bersama paman sebelum berpisah dengannya. Dengan arahan dari paman, aku pergi menuju kota Polima.

Mungkin karena pedagang dari kedua negara melewati tempat ini, meskipun tempat ini berada di sekitar perbatasan, Polima merupakan sebuah kota yang sangat makmur. Jalanan utamanya penuh dengan berbagai aktivitas. Semua toko yang ada di sana berkilauan seperti perhiasan. Aku bertanya tentang lokasi dari mercenary guild dari orang yang melintas.

Lambang mercenary guild adalah koin berlian dengan pedang yang melintas secara diagonal melaluinya. Aku rasa maksud dari lambang itu adalah para tentara bayaran menggunakan kemampuannya untuk mendapatkan uang.

Berjalan melewati pintu masuk guild mercenary, aku menatap sebuah ruangan yang sangat besar. Di dalam ruangan itu terdapat berbagai macam meja. Di tengah ruangan terdapat banyak orang yang berpakaian berbeda. Ada yang menggunakan baju warrior, baju mage, dan ada beberapa elf bertelinga panjang, dan beberapa kurcaci kasar yang pendek. Elf dan kurcaci biasanya digolongkan sebagai minoritas, keduanya adalah ras yang cinta damai. Elf terlahir sebagai archer, memiliki perasaan yang tajam dan pengelihatan yang menakjubkan dan mampu mempelajari natural magic. Kurcaci adalah prajurit yang menakjubkan dan pengrajin berbakat. Banyak senjata berkualitas yang sudah dibuat oleh mereka.

Aku berjalan ke arah apa yang kurasa adalah resepsionis, dan bertanya kepada wanita yang ada di sana, “Permisi, dimana aku bisa mendapatkan misi sebagai tentara bayaran?”

Wanita yang bertugas itu melihat ke arahku. Melihatku hanya menggunakan baju biasa, dia tampak tidak antusias. Dengan malas dia menjawab, “Pertama pergilah ke arah kiri, ambilah formulir dan mendaftarlah menjadi seorang mercenary. Setelahnya, kau akan mendapat kartu misi sebagai mercenary. Kemudian kau bisa pergi ke sebelah kanan dan menerima misi.”

“Oke, terima kasih.” Aku menjawab dan dengan segera mengambil formulir. Yang ditanyakan adalah namaku dan nama keluargaku, pekerjaan, peringkat kemampuan dan seterusnya. Di formulir, bagian kemampuan, aku mengisi dengan “Great mage”. Saat aku memberikan formulir registrasi kepada wanita yang bertugas itu, dia berkata dengan nada terkejut, “Kau adalah seorang Great Mage?”

“Itu benar. Apa ada yang salah?” Aku, yang belajar dengan rajin di Royal Magic Academy dalam waktu yang lama, sebenarnya tidak tahu bahwa great mage ternyata langka.

“Apa kau memiliki indentifikasi dari Magic Union?”

“Tentu saja ada.” Aku mengambil kartu kemampuan dari magic union yang ada di dadaku. (Kemampuan dan pengalaman seorang mage diverifikasi dan dikonfirmasi dalam kartu magic union. Semua orang memiliki magic card yang unik.)

Wanita itu memastikannya sebentar. Dia membacanya dan bergumam, “Zhang Gong Wei, lulus dari Royal Intermediate Magic Academy, wakil dari angkatannya. Sebagai hasil dari pencapaian yang mengagumkan di akademi, dia dibebaskan dari ujian dan diberikan gelar sebagai Great Mage. Wow! Kau adalah Great Mage yang lulus dari Royal Magic Academy?”

Karena suaranya sangat keras, semua orang yang ada disana mendengarnya. Saat itu, aku menjadi fokus semua orang dan merasa sedikit malu.

“Itu benar, ada masalah? Apakah aku bisa menjadi mercenary atau tidak?”

Teralihkan sesaat, wanita itu kemudian menjawab, “Kau bisa, tentu saja kau bisa. Karena kau adalah Great mage, Kau bisa langsung dipromosikan menjadi mercenary rank C. Kau bisa menerima misi apapun yang kau rasa kau sanggup.”

“Mercenary rank C? Para tentara bayaran diberi rank?” Aku dengan ragu bertanya.

Dia tersenyum kepadaku, mungkin karena aku tampak cuek dan tidak berpengalaman. “Umumnya mercenary memiliki rank dari yang paling tinggi ke paling rendah dari S, A, B, C, D, E, F, dan G. Misi apa yang bisa diterima tergantung dari rank mereka. Mereka dipromosikan tergantung dari kesulitan dan kuantitas misi yang mereka selesaikan.”

“Oh, jadi seperti itu, terima kasih.” Aku mengambil kartu mercenary yang dia berikan kepadaku, kemudian aku berjalan ke arah meja yang disebelah kanan dan mencari misi yang menuju Xiuda.

Staff yang ada di meja kanan tahu kalau aku adalah great mage dan menyapaku dengan sangat bersahabat. Melihatku berjalan kearahnya, dia mendatangiku dan bertanya, “Misi rank apa yang ingin kau terima?”

“Rank apapun tidak masalah. Yang penting itu menuju ke kerajaan Xiuda. Aku ingin berpetualang ke sana, jadi sebuah misi yang menuju ke sana adalah yang terbaik.”

“Tunggu sebentar, tuan. Aku akan membantumu memeriksanya,”

Saat dia mencari, aku melihat-lihat sebuah misi yang ada di papan misi dan tanpa diduga itu adalah misi yang Guru Di berikan kepadaku, untuk mendapatkan Holy Sword, senjata yang dulu digunakan oleh God of Creation. Rank SSS, wah, ada tiga huruf S! Itu pasti akan menjadi misi yang sangat sulit. Hadiahnya juga sangat tinggi, sangat tinggi hingga seratus ribu koin permata. Aku merasa itulah yang negaraku kumpulkan dari pajak setiap tahunnya.

Translator / Creator: Veve