December 15, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 45

 

God’s Mission

“Bagaima hasilnya?” Aku bertanya dengan gelisah.

Suara yang lembut itu bergema lagi, “Anak-anak, jangan gelisah dan dengarkan kata-kataku dengan baik. Klan Monster amat sangat kuat, dengan jumlah yang lebih besar dari Klan Dewa. Namun, persatuan dari semua ras yang bergabung melebihi jumlah klan Monster. Hanya setelah pengorbanan yang berani para warrior dari berbagai ras serta klan Dewa, amukan api dari klan Monster bisa ditekan. Di bawah pimpinan klan Dewa, seluruh klan melancarkan serangan terakhir melawan klan Monster dan akhirnya membinasakan mereka. Pemimpin dari klan Dewa dan Raja dari klan Monster juga bertempur satu sama lain, membuat keduanya menderita luka yang serius. Bagaimanapun juga, pemimpin klan Dewa masih mampu menyegel Raja dari klan Monster. Setelah pertempuran, hanya beberapa dari klan Dewa yang selamat. Semua klan yang bersatu mendapatkan dampak yang besar, terutama klan Naga. Klan Naga sangat kuat saat pertama kali diciptakan, sehingga kemampuan reproduksi mereka dengan cepat dilarang oleh Klan Dewa. Setelah pertempuran, klan naga sudah banyak berkurang dalam jumlah dan sekarang, hanya ada sekitar dua ratus naga yang tersisa. Klan Dewa perlahan-lahan menghilang dari sejarah; sementara ras manusia, ras magic dan ras Beast tanpa berhenti terus berkembang dan perlahan menjadi tuan dari seluruh dunia. Ceritanya selesai sampai di sini.”

“Apa yang terjadi dengan Klan Dewa setelahnya?” Dong Ri bertanya.

“Setelah mendengar cerita ini, seharusnya kau tahu kalau aku adalah God King dan satu dari beberapa anggota Klan Dewa terakhir. Kami akhirnya menyegel Raja Monster dengan bantuan dari persatuan Klan Dewa setelah perang bertahun-tahun tapi menderita luka yang serius. Sampai hari ini, meskipun sudah beberapa ratus ribu tahun berlalu, kami masih belum benar-benar pulih. Saat ini kau pasti berpikir apa hubungan dari ceritaku ini dengan cara mendapatkan Holy Sword. Aku memberitahumu cerita ini agar kau mengerti alasan mengapa aku sekarang meminta bantuanmu.”

Xing Ao berkata dengan cara yang tidak biasa, “Apakah kau juga membutuhkan bantuan kami?”

Zhan Hu, yang berdiri di sampingya menarik Xing Ao untuk mendekat dan menyelanya dengan bisikan, “Jangan menggunakan kata-kata yang tidak bertanggung jawab!”

God King tertawa dan berkata, “Itu tidak masalah, apa yang dia katakan itu benar. Aku memang membutuhkan bantuan kalian. Sebenarnya, kalian juga membantu diri kalian sendiri dalam hal ini tentang hidup dan mati dari seluruh dunia.”

Ah~ merasa bahwa ini adalah situasi yang serius, aku bertanya, “Pada akhirnya, apa yang terjadi? Apakah Raja Monster menghancurkan segelmu? Bahkan para Klan Dewa saja berhasil menang dengan susah payah, apa yang bisa kami para manusia lakukan untuk bisa membantu?”

“Kau hampir benar. Ini memang melibatkan Raja Monster, tetapi dia belum berhasil merusak segelku untuk bebas. Dia sudah mendapatkan kembali kekuatannya dari sekian ratus ribu tahun penguatan diri sejak aku menyegelnya. Dia sudah mulai menyerang dengan terus-menerus penghalang dari tempat tinggal para Dewa. Suatu saat, salah satu anggota Klan Dewa lengah dan membiarkan sedikit dari energi monster itu melarikan diri. Kekuatan monster itu memiliki sebagian dari kekuatan Raja Monster dan kesadarannya sehingga itu mulai membahayakan bumi ini. Kami tidak bisa menjaga Raja Monster dan melawan tiruannya yang ingin menghancurkan dunia secara bersamaan. Karena itu, aku meminta kepada kalian untuk mencari dan menghancurkan tiruannya.”

“Apakah kami bisa melakukannya? Sekuat apa dia?” Xiu Si bertanya.

“Meskipun itu hanya sebagian kecil dari kekuatannya, itu tetap sangat kuat. Itu bukan sesuatu yang mampu kalian kalahkan hanya dengan kemampuan kalian saat ini. Kalian harus terus meningkatkan kemampuan kalian, sebelum kalian akhirnya mampu menghancurkannya. Jika kalian mampu menghancurkan tiruan dari Raja Monster, kami bisa mengumpulkan seluruh kekuatan kami untuk menghancurkan kekuatan yang tersisa di dalam segel untuk membuatnya binasa selamanya.”

“Kenapa kalian semua tidak bisa menghancurkannya sejak awal?” Aku bertanya dengan rasa penasaran.

God King menghela nafas dan berkata, “Peperangan membuat kami semua terlalu lemah dan jika kami dan jika kami berhasil menghancurkannya saat itu, klan Monster pasti sudah punah. Namun, saat itu, aku meyakini bahwa semua klan memiliki hak untuk bertahan hidup dan seiring waktu berlalu, Raja Monster mungkin akan dilepaskan. Pada saat hatiku melembut itulah, aku memutuskan untuk hanya menyegelnya. Namun, aku tidak menyangka bahkan setelah beberapa ribu tahun, watak jahat yang dibawanya itu tidak melemah sama sekali. Saat ini, tugas untuk mencoba dan menghancurkannya ternyata sangat melelahkan. Jika kalian bisa menghancurkan tiruannya yang berhasil melarikan diri kedalam dunia ini, itu akan mengurangi seluruh kekuatan miliknya dan membuat kami bisa menghancurkannya sekali dan untuk selamanya.”

Saat kami mendengar hal ini, kami akhirnya mengerti apa maksud dari God King yang sebenarnya. Aku berpikir dalam hati, bukankah ini berarti kami akan membuang nyawa kami? Siapa yang tahu sebenarnya seberapa kuat Raja Monster itu?

Untuk melarikan diri dari situasi itu, aku bertanya, “Apakah kami bisa menemukannya? Apakah dia berada di dunia ini untuk menyebabkan bahaya lagi?”

God King melihat melalui hatiku dan berkata, “Anak muda, terus-menerus menghindar dari situasi ini bukanlah sebuah solusi, satu-satunya solusi hanyalah menghadapinya. Raja Monster sudah meluangkan waktu bertahun-tahun untuk melakukan persiapan. Tidak hanya dirinya; dia memiliki banyak bawahan. Mereka semua bergerak secara diam-diam. Sama semerti ras manusia dan ras iblis, alasan kenapa ras Beast bertarung adalah karena hasutan Raja Monster dari dalam bayangan. Mendengarkan panggilan dari Raja Monster, mereka mencoba untuk menghancurkan kedamaian dan keharmonisan di dalam dunia. Saat Raja Monster mulai memerintah dunia ini, seluruh ras lain akan hancur, termasuk kami Klan Dewa.”

Jadi itu sudah separah ini, aku bahkan belum membuka mulutku sebelum Zhan Hu mulai bicara, “Harap tenang, kami pasti akan menghancurkan Raja Monster ini.” Karena dia sudah mengatakan itu, semua yang bisa aku lakukan hanyalah setuju untuk membantu.

“Jika kita berencana mengalahkannya, kapan kita harus memulainya?” Tanyaku.

God King berkata, “Kau tidak perlu terburu-buru untuk masalah ini, dan kau juga tidak perlu mencarinya. Saat dunia mulai berperang, dia akan muncul. Dalam waktu sebelum perang dimulai kalian harus bekerja keras untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan diri kalian, dan mengumpulkan banyak orang yang berbagi perasaan dan ambisi yang sama dengan yang kalian miliki. Kalian harus meningkatkan kemampuan kalian! Karena kalian adalah harapan dunia ini, kalian harus berusaha keras!”

Selain diriku, yang lainnya sudah terbakar amarah dan satu demi satu, mereka menyatakan cita-cita heroiknya. Meskipun aku merasa sedikit takut, untuk keselamatan kami semua aku tidak boleh gemetar ketakutan.

“Apakah kau akan memberikan kami Holy Sword untuk meningkatkan kekuatan kami?” Itu dibutuhkan untuk bernegosiasi dengan God King sehingga meningkatkan kemungkinan kami akan selamat dan keamanan kami saat melakukan tugas itu.

“Anak muda, jangan khawatir, aku pasti akan memberikan kalian beberapa benda untuk meningkatkan kekuatan kalian. Saat kalian pertama kali sampai ke sini, aku menggunakan kekuatan Dewa milikku untuk membantu kalian membuang tubuh fana kalian dan mengganti tulang-tulang kalian. Selama latihan kalian nanti, kekuatan kalian akan meningkat dua kali lipat hanya dengan separuh usaha yang diperlukan. Sekarang aku akan memberikan kalian semua masing-masing beberapa benda yang bagus. Dengarkan aku, pergilah dan berdirilah di hadapan bagian tengah gambar Dewa.”

“Zhan Hu, aku akan memberikanmu armor pelindung milik seorang dewa perang, aku berharap kau akan menjadi seorang dewa perang sejati.” Zhan Hu berjalan ke hadapan gambar dewa yang mulia dan cahaya emas bersinar ke arah tubuhnya. Setelah cahaya emas itu berkelebat, sebuah armor tubuh dan helm berwarna biru gelap muncul di tubuh Zhan Hu. Sebuah three pronged helmet muncul di atas kepalanya. Di bagian tengah pada puncak helm, terdapat sebuah batu permata berbentuk oval dan berwarna biru. Terdapat empat lapis shoulder protection. Lapisan paling atas sejajar dengan bahunya. Setiap lapisan berikutnya, ukurannya lebih pendek dari lapisan sebelumnya. Dua lapisan terakhir sedikit menunjuk ke bawah. Chest armornya juga sangat besar. Di tengah-tengah dadanya, terdapat sebuah batu permata oval berwarna biru yang mirip dengan yang ada di helmnya, hanya saja lebih besar. Untuk bagian abdomen dari chest armornya, terdapat bentuk yang mirip dengan otot-otot Zhan Hu. Tangan dan kakinya juga ditutupi oleh armor yang seperti sisik, bahkan tangannya juga benar-benar tertutup. Terakhir, terdapat sebuah jubah hitam yang muncul di bagian punggungnya. Dengan Zhan Hu yang setinggi dua meter, dia menunjukkan penampilan yang tampak kuat dan gagah. Dia tampak seperti seorang dewa perang yang baru saja dihidupkan kembali.

Translator / Creator: Veve