December 15, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 43

 

The Secret Cave Adventure

Tidak ada yang menggangguku, saat aku sedang sangat fokus dengan pelajaranku. Selain makan dan tidur, aku menghabiskan waktu sekitar sepuluh jam sehari untuk belajar.

Akhirnya, setelah pergumulan yang sulit selama tiga hari, aku memiliki pemahaman dasar mengenai isi buku ini. Dengan kata lain, aku sudah memahami dasar-dasar dari magic array.

Aku dengan nyaman meregangkan tubuhku dan berkata, “Akhirnya aku selesai. Aku sangat lelah.” Aku berdiri dan mulai menggerakkan tubuhku, lagi pula, sudah tiga hari sejak terakhir kali aku melatih tubuhku.

Semua orang mendekat dan berkumpul. Zhan Hu bertanya, “Bagaimana? Apakah kau menemukan jalan untuk melewatinya?”

“Buku ini tidak memiliki informasi spesifik tentang magic array yang ini.” Ujarku sambil merasa malu-malu.

Semuanya melihat satu sama lain dengan cemas. Xing Ao berkata, “Tidak mungkin. Kalau begitu kita benar-benar harus berhenti di sini.”

“Jangan khawatir teman-teman. Meskipun aku tidak bisa mengatakan secara spesifik tentang magic array ini, aku yakin penggunaan magic array yang ini seharusnya tidak jauh berbeda. Ayo kita coba.”

Aku membubarkan mereka sebelum berjalan ke tengah hexagram magic array. Setelah membaca buku itu, aku tahu kalau sebuah magic array membutuhkan jumlah magic power yang tidak sedikit dari sebuah source magic untuk mengaktifkannya. Hal yang paling penting adalah seorang mage harus memiliki mana yang cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan magic array itu, jika tidak, magic array itu tidak akan bekerja dan bahkan akan membahayakan bagi mage tersebut. Untung saja, magicku sebagai seorang magister seharusnya cukup.

“Magic array ini sudah ada sejak lama sekali. Dengan menggunakan magic milikku sebagai perantara, aku akan bisa membukanya.” Buku itu mengatakan kalau sebuah magic array memiliki inti di bagian tengahnya. Aku mengumpulkan light element ke dalam tangan kananku dan dengan sebuah rapalan mantra, mengalirkan mereka ke dalam inti dari array tersebut. Inti dari array itu seperti sebuah lubang yang tidak berdasar, dengan cepat menyerap magic power milikku. Sebuah cahaya emas yang redup datang dari magic array yang besar ini. Aku melakukan yang terbaik untuk mempercepat pemadatan light element dalam golden sphereku dan tanpa henti memasukkannya dalam inti tersebut. Bagaimanapun juga, magic powerku semakin melemah seiring dengan kekuatan yang aku masukkan. Cahaya emas dari magic array menjadi semakin terang.

Seperti minyak yang membuat lampuku menyala sudah hampir kering, magic array itu berhenti menyerap magic power milikku. Saat aku menghela nafas lega, sebuah sinar yang menyilaukan keluar dari array tanpa diduga. Melihat ini, aku tahu kalau magic array sudah hampir aktif. Jadi aku berseru pada yang lainnya, “Cepat! Semuanya cepatlah masuk ke dalam hexagram! Array ini hampir aktif.” Aku langsung berlari menuju salah satu ujung dari hexagram karena aku tahu kalau hanya enam ujung hexagram ini yang memberikan perlindungan paling besar dari magical array.

Bayangan dari kelompok berpisah, melesat menuju lima ujung lain dari hexagram. Tepat saat kami masuk, kami merasakan langit berputar. Cahaya emas dari magic array menghilang bersama dengan kami ke udara.

Whoosh. Kami semua jatuh ke atas tanah secara bersamaan. Berkat cahaya emas kami dapat melihat sedikit yang ada di sekeliling dalam kegelapan yang gelap gulita. ‘Kita pasti ada di dalam perut gunung ini.’ Cahaya emas di tengah secara perlahan menjadi semakin redup sampai akhirnya kami diselimuti kegelapan total.

“Semuanya jangan bergerak dulu. Tetaplah waspada saat aku memulihkan sedikit magic powerku. Kemudian kita akan melanjutkan perjalanan ini.”

“Light element, sahabatku, aku memohon padamu untuk menyinari dunia.” Ini adalah sihir pertama yang aku pelajari, Illumination.

Sebuah cahaya menyala dari tanganku dan sekelilingku bersinar seperti di siang hari. Yang pertama aku lihat adalah semua orang duduk membentuk lingkaran di sekelilingku. Belum ada yang benar-benar menyesuaikan diri dengan cahaya menyilaukan ini. Gua itu tingginya setinggi dua orang dan lebarnya sekitar lima meter. Area di depan tampak sangat gelap, kami tidak tahu seberapa dalam tempat ini. Seluruh dinding dan lantai gua ini benar-benar lembut. Jelas ini pasti dipoles.

Semuanya dengan hati-hati memeriksa keadaan sekitar. Xiu Si berkata, “Sepertinya kita berada di perut gunung ini. Holy sword seharusnya ada di sini.

Kakak Zhan Hu berkata, “Semuanya tetap waspada. Xiu Si dan aku akan memimpin jalannya. Zhang Gong akan ada di tengah. Gao De, Xing Ao dan Dong Ri akan ada di belakang. Ayo berangkat.”

Sambil tetap menjaga formasi kami berjalan maju. Penerangan ini hanya mampu menerangi dalam jarak sekitar sepuluh meter. Namun, tampaknya seperti tidak ada habisnya. Kami sudah berjalan untuk entah berapa lama dan sekeliling kami tidak berubah sedikitpun.

“Tunggu sebentar teman-teman.” Aku merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan situasi ini sehingga aku membuat yang lainnya berhenti. Aku mengeluarkan magic staff dari kantong dimensional milikku dan melanjutkan, “Aku tidak tahu jika perasaanku ini benar, tapi aku merasa kita seperti berjalan berputar-putar. Aku akan meninggalkan tanda ini di sini dan kita lihat apakah kita menemuinya lagi nanti.”

Xiu Si berkata, “Aku juga merasakan hal yang sama. Ayo berjalan lebih cepat.”

Kami berjalan lebih cepat, Benar saja, dalam waktu setengah dari yang tadi, kami kembali ke tempat di mana aku meletakkan magic staffku. Aku mengambil magic staff itu dari tanah dan cemberut.

Dong Ri berkata, “Apa yang akan kita lakukan? Mungkinkah ini adalah sebuah labirin?”

Aku berkata, “Bukan, ini pasti bukan sebuah labirin. Sepertinya kita belum menemukan lokasi pentingnya. Pasti ada mekanisme tertentu.” Dengan perkataan ini, aku duduk bersila di lantai dan melepaskan energi spiritualku untuk mencari jalan keluar. Aku merasakan sekelilingku seluruhnya terbuat dari gunung berbatu yang tidak bisa ditembus. Hanya bagian tanah yang tampaknya kosong.

Aku berdiri dan membuat yang lain berdiri berjauhan. Aku menunjuk ke bawah dan berkata, “Tanah ini sepertinya kosong. Ayo kita coba apakah kita bisa membuat lubang untuk melewatinya.”

Kakak Zhan Hu berkata, “Aku akan melakukannya.” Dia mengayunkan knight swordnya dan menebas menggunakan battle spirit ke arah tanah. Bang. Debu memenuhi udara.

Sebelum debu itu menghilang, seluruh gua mulai bergetar. Aku berteriak, “Ini tidak baik! Semuanya cepat berkumpul ke sini dan berkonsentrasilah pada kekuatan kalian.” Setelah semuanya berkumpul di sekitarku, aku menggunakan perisai pelindung untuk kami semua. Sebagai gantinya, mereka semua menggunakan battle spirit mereka untuk membuat selimut energi yang sangat kuat. Tepat saat mereka selesai membuat selimut energi mereka, lantai di bawah kami mulai runtuh. Kami semua jatuh ke dalam lubang yang tidak ada dasarnya tersebut secra bersamaan.

Entah seberapa jauh kami sudah jatuh, selimut energi itu akhirnya menyentuh tanah. Hong. Selimut energi yang menahan kami berenam hancur dan kami semua tersebar. Dampak yang kuat membuat kami semua mendapat benturan keras dan kami pingsan.

Aku merasa diriku tenggelam dalam pusaran yang gelap. Di sekitarku terdapat banyak benda-benda samar yang berputar di sekelilingku. Perasaan pusing berputar di sekitarku.

Mendadak sebuah suara yang hangat memanggilku, “Anak muda. Kembalilah. Jangan menyerah. Kembalilah!”

Kekuatan yang hangat menyelimutiku dan keadaan di sekitarku yang berputar perlahan melambat. Dengan segera, semuanya menghilang dan sekali lagi, aku tenggelam di dalam kegelapan. Tapi, pikiranku perlahan-lahan pulih.

Translator / Creator: Veve