December 14, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 42

 

Looking for the Holy Sword

Semuanya berubah dengan tingkat yang berbeda. Perkembangan Dong Ri adalah yang paling cepat. Banyak yang berasumsi bahwa kekuatannya adalah yang paling lemah. Semua orang bisa memberinya petunjuk. Aku merasa bahwa saat pertarungan hidup dan mati dengan para raksasa batu itu, Dong Ri benar-benar menyadari kalau dia memiliki banyak kekurangan. Dengan rendah hati dia meminta bimbingan dari semua orang. Setelah hanya sepuluh hari berlatih dengan tekun tanpa lelah, Dia merasa seolah dia mengganti tubuh manusianya dan mengganti semua tulangnya. Kekuatannya sudah mencapai Gao De dan Xing Ao.

Semuanya berkemas dan bersiap untuk melanjutkan perburuan harta karun.

Setelah tiga hari berjalan tanpa kejadian apapun, Forest of magic. “Semuanya tunggu, ada magic di dekat sini.”

Sambil mengeluarkan senjata kami, aku berdiri di tengah dengan sebuah senyuman kekesalan, “Ini tidak akan sama seperti yang terakhir kali kan?” Meskipun semua orang tetap diam, aku tahu kalau rasa takut masih tersisa di dalam hati kami dari pertemuan terakhir kamu dengan para raksasa batu itu.

Aku tidak mendapatkan jawaban. Dengan mata tertutup, aku memusatkan Gold Dan dan menggunakannya untuk mencari sumber dari magic ini.

Semuanya menjaga formasi rapat saat mereka mengikutiku ke arah barat laut.

Semakin kami mendekat, semakin besar kekuatan magicnya. Entah bagaimana ini memberikan perasaan damai.

Sambil terus berjalan, kami menemukan sebuah gunung yang tinggi.

Dengan percaya diri aku berkata, “Itu pasti dari gunung ini. Ayo kita lihat.”

Pohon-pohon tua berdiri seperti menara di sekitar kami. Kami dengan hati-hati mendekati kaki gunung. Yang mengejutkan, di kaki gunung itu tidak terdapat apapun selain rerumputan. Bahkan pohon-pohon juga tidak ada dalam jarak lima puluh meter dari gunung itu.

Melihat keadaan itu, itu hanya terlihat seperti sebuah gunung biasa. Bahkan tidak ada gua pertapa di sana, tapi aku masih merasakan gejolak magic datang dari sana.

Aku memberi tanda kepada yang lain untuk mengelilingiku sambil aku duduk bersila. Aku memusatkan spiritku, mencoba mencari sumber dari energi magic ini. Sepertinya ada gelombang-gelombang energi magic yang dilepaskan dari jantung gunung itu.

Aku berdiri, dengan wajah berkerut aku berkata, “Energi magic ini dipastikan datang dari dalam gunung ini, tapi tidak ada satupun gua di sini.”

Dengan sebuah tepukan di bahuku, Zhan Hu berkata, “Ayo kita kelilingi gunung ini, kita lihat apakah kita bisa menemukan sesuatu yang baru.”

Karena tidak ada pilihan lain, aku mengangguk.

Kami menghabiskan waktu selama dua hari memeriksa semua area yang mungkin menuntun kami kepada sebuah jalan masuk, namun kami tidak bisa menemukan jejak sedikitpun.

Akhirnya kami tiba di sebuah padang rumput di depan gunung itu. Kekuatan yang lainnya sudah habis. Aku menjadi sedikit gelisah, tapi sepertinya tidak ada solusi apapun.

Aku mondar-mandir ke depan dan ke belakang di atas rumput. Mendadak aku merasa kalau bagian tengah padang rumput itu berbeda dari yang di pinggirnya. Dengan cepat aku berjalan ke ujung padang rumput untuk memastikan perasaan beraniku. Bagian ujung dari padang rumput memiliki bagian ayng lembut, hampir sama seperti tanah yang ada di hutan. Bagaimanapun juga, padang rumput memiliki area di tengah-tengah yang luasnya kira-kira sepuluh meter persegi yang memiliki tanah yang keras. Mungkinkah..? Aku tidak bisa menahan diri untuk tidak merasakan adanya pencerahan dari dalam hatiku.

“Semuanya, kurasa aku sudah menemukannya.”

Mendengar perkataanku, semuanya terburu-buru mendekat. Xing Ao berkata dengan tidak sabar, “Apa yang kau temukan Zhang Gong?”

“Tidak ada apa-apa saat pertama melihatnya, tapi area ini terasa sangat keras. Pasti ada sesuatu di bawah tanah.”

Semuanya saling bertukar pandangan sebelum mengeluarkan senjata mereka dan mulai membersihkan rumput yang setinggi lutut itu.

Dengan cepat semua rumput dalam jarak sepuluh meter sudah dibersihkan. Sebuah magic hexagram dengan pola yang aneh mulai terlihat. Sepertinya rumput-rumput itu tumbuh dari celah di antara pola ini.

Karena hanya aku yang tahu segala sesuatu tentang magic, semuanya melihat ke arahku dengan mata penuh harapan. Sambil tersenyum aku berkata, “Jika aku tidak salah, ini adalah teleportation magic, tapi aku juga tidak tahu ini akan berteleportasi ke mana.”

Xiu Si berkata, “Ayo kita coba, mungkin ini akan membawa kita menuju Holy Sword.”

Dengan senyuman yang aneh, aku berkata, “Aku tidak tahu cara menggunakannya. Aku mempelajari light magic, tapi aku belum banyak mempelajari teleportasi.”

Gao De bertanya dalam keadaan shock, “Kalau begitu apa yang harus kami lakukan? Apakah kita harus meninggalkan gunung harta karun ini dengan tangan kosong?”

Sambil tersenyum aku berkata, “Jangan khawatir, meskipun aku belum pernah menggunakannya, aku masih punya cara untuk menemukannya.” Dengan kata-kata ini, aku mengeluarkan buku yang diberikan oleh Guru Di kepadaku dari kantung dimensional milikku.

“Jangan khawatir teman-teman. Kalian harus beristirahat sebentar. Aku akan pergi memeriksanya.”

Semua orang saling melihat satu sama lain dengan senyum pahit. Dengan nada pesimis, kakak Zhan Hu berkata, “Tidak akan mungkin untuk mempelajarinya dalam waktu yang singkat.”

Sambil menggaruk kepalaku, aku berkata, “Tidak banyak yang bisa kita lakukan, jadi lebih baik mencoba sesuatu. Dengan sisi kreatif milik kakak, kita pasti akan berhasil. Haha..”

Semua orang terdiam. Jika bukan untuk sebuah kepingan harapan ini, aku khawatir sebuah perkelahian akan muncul. Dengan sebuah tawa yang dipaksakan, aku mulai mencari informasi mengenai magic hexagram menggunakan buku itu.

Meskipun aku mengatakan kalau kita sebaiknya mencoba sesuatu, ini adalah pertama kalinya aku benar-benar serius menggunakan buku itu. Meskipun aku sedikit malas sebagai seorang anak muda, aku masih bisa mengerti isi buku itu.

Awalnya, tujuanku adalah untuk menguraikan tentang magic yang ada di dalam buku, tapi saat aku terus membaca, aku tidak bisa berhenti. Itu memperluas pengertianku tentang apa yang bisa aku lakukan dengan magic. Aku benar-benar tenggelam di dalam lautan magic.

Buku ini berisi tentang segala sesuatu mengenai prinsip magic spell sampai cara mengaplikasikannya dalam pertarungan langsung. Ini benar-benar harta yang tidak ternilai. Bukan hanya bahasa penyampaiannya yang ringkas, itu hanya butuh beberapa kalimat untuk mengenalkan prinsip-prinsip magic. Seluruh buku ini ditulis seperti ini. Magic array, nama yang tersirat, menggunakan battle array untuk menyiapkan berbagai macam element pada bagian dasarnya. Dengan magic array yang rumit, ini mungkin saja untuk membuat elemen-elemen beresonansi dengan alam dan menggunakan magic yang mustahil untuk digunakan tanpa bantuan itu. Magic array biasanya memiliki: Barrier, Teleportation, Amplification, Support, dan Unique Magic. Semakin tinggi tingkat dari magic array tersebut, semakin banyak yang diminta dari pengguna dan semakin rumit magic array-nya.

Translator / Creator: Veve