December 13, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 37

 

Spirit of Hospitality

Third Elder dan aku pergi menuju kamar Raja Nature Elf. Tidak ingin mengagumi kemegahan kamarnya, aku berjalan dengan cepat menuju ke tempat tidurnya. Yang aku lihat hanyalah wajah kesakitan dari Raja Nature Elf saat dia tidak henti-hentinya mengerang. Sebuah gas hitam mengalir keluar dari wajahnya. Sepertinya kekuatan alam murni miliknya dan kekuatan jahat itu sedang bertarung satu sama lain. Kalau begitu aku akan membantunya.

“Wahai Light element yang dahsyat, sebagai sahabatmu, aku memintamu untuk menghilangkan kejahatan ini menggunakan kekuatanmu yang tidak ada habisnya dan selamatkanlah orang yang ada dihadapanmu.” Ini adalah Spiritual restoration milikku yang sudah diperkuat. Tidak hanya sangat efektif dalam pemulihan, itu juga sangat efektif untuk menghilangkan kondisi abnormal. Cahaya putih yang murni mengalir keluar dari tanganku, menutupi seluruh tubuh Raja Nature Elf. Setelah diselumuti cahaya, gas hitam itu perlahan menghilang dan membuat dia semakin lama semakin tenang.

Setelah menghela nafas lega, aku melihat ke arah Third Elder dan berkata, “Aku sudah selesai. Seharusnya tidak ada masalah lagi sekarang. Hanya saja Yang Mulia Raja Nature Elf sudah menguras kekuatan mentalnya saat aku mencoba menyembuhkan tubuhnya. Beliau hanya butuh istirahat sekarang, jadi kita semua harus pergi.”

Dengan penuh perasaan, Third Elder menggenggam tanganku tapi aku berhenti bicara dan menariknya keluar ruangan.

“Aku benar-benar tidak bisa mengungkapkan betapa aku berterima kasih kepadamu. Aku tidak tahu bagaimana membalas kebaikanmu yang sudah kau lakukan kepada kami para nature Elf.”

“Tidak apa-apa. Hanya saja cepat bawakan kami beberapa makanan dan minuman yang lezat dan siapkan tempat untuk kami kemudian aku bisa memikirkan balasan kebaikan kami. Aku hampir mati kelelahan, jadi tolong berhentilah memegangku seperti seorang wanita tua. Ayo pergi.” Sambil berkata demikian, aku membawanya kembali kepada yang lain.

Setelah para Natural Elf tahu kalau aku menyembuhkan mereka, mereka semua mulai bersorak gembira. Aku tidak bisa menahan ini jadi aku mencari sebuah bangku yang nyaman, menutup mataku dan mulai beristirahat. Sebenarnya aku mengatakan kepada Dong Ri kalau dia harus memberitahuku jika sudah waktunya untuk makan.

Harum, sangat harum. Aroma apa ini? Hidungku membangunkan mataku. Sedikit linglung, aku melihat sebuah meja besar penuh dengan makanan. Aku menggelengkan kepalaku beberapa kali dan mulai menggerakan tulang dan ototku yang masih sakit.

“Makanan lezat apa ini, yang aromanya begitu sedap? Kalian tidak bersikap seperti saudara! Kau bahkan tidak memberitahuku!”

Mendengar ini, Zhan Hu langsung tertawa dan berkata, “Lihat. Tepat seperti yang aku katakan! Selama ada makanan enak, Zhang Gong bahkan tidak perlu diberitahu. Ah, hidungnya tidak lebih lemah dari sihirnya.” Kata-kata Zhan Hu membuat seluruh ruangan membuat seluruh ruangan penuh dengan tawa.

Sambil merasa malu, aku sampai ke tempat duduk yang disiapkan untukku di dekat meja, sepertinya semua Nature Elf sangat sopan. Tanpa formalitas apapun, aku duduk dan berkata, “Memangnya kenapa kalau hidungku bagus? Ini hanya bagus untuk menemukan makanan enak. Ah. Semua Elder ada di sini. Tidak perlu menjadi formal. Ayo semuanya makan; tidak perlu menungguku.” Aku mengambil sebuah buah asing berwarna violet dan memakannya. Ah, ini sangat manis! Sari buah yang harum dan manis meresap masuk ke dalam tubuhku. Sangat hebat.

Duduk di sebelahku, Dong Ri menyikut tubuhku. Dia menandakan bahwa aku harus makan dengan sedikit elegan. Aku hanya mengabaikannya. Perutku sudah sangat lapar, jadi bagaimana aku masih peduli dengan sesuatu seperti itu? Ini tidak seperti wawancara penikahan.

Great Elder mulai berbicara, “Semuanya, marilah makan. Tidak perlu bersikap formal.” Setelah kata-kata miliknya inilah semua orang akhirnya bergerak.

Pesta milik Elf dipenuhi buah-buahan. Aroma yang lezat itu sebenarnya adalah bermacam-macam buah yang mereka masak dan fermentasi, membuat minuman yang sangat lezat. Wine yang lembut dan kaya aroma dicampur dengan bermacam-macam buah yang harum. Setelah masuk ke dalam perutku, kehangatan menyebar ke dalam tubuhku dari wine itu. Rasanya sangat nyaman dan sangat efektif untuk membuat menyamankan tubuhku yang lelah ini. Kakak Zhan Hu sangat menyukai winenya sampai dia tidak bisa berpisah dari anggur itu. Setiap tegukan yang dia buat membuat para Elder merasakan sakit di hatinya. Aku dengar dari para Elder bahwa fruit wine ini sangat sulit dibuat dan mereka hanya mengeluarkannya untuk tamu yang sangat dihormati saja. Wine ini memiliki efek untuk membuat seseorang tampak awet muda. Saat pertama wine itu masuk ke dalam mulut, tidak tampak banyak pengaruh, tapi setelah beberapa saat, akan ada efek yang sangat kuat. Semua Elder mengharapkan kami minum sedikit saja. Mereka benar-benar pelit. Selain Dong Ri, kami semua sudah menjadi mabuk. Namun kami masih sopan. Sebenarnya aku ingin bertanya tentang Holy Sword, tapi setelah beberapa saat aku tidak berhasil menanyakannya. Lupakan. Aku akan bertanya tentang itu besok saja. Saat ini aku hanya akan memulihkan kekuatanku. Haha!

Saat aku mengelus perutku yang bulat dan penuh dengan makanan, seorang elf menuntunku ke dalam ruanganku. Sebenarnya, aku sangat lelah. Kekuatan Spiritualku sudah terkuras habis. Setelah berbaring di atas tempat tidur, aku mulai merasa pusing. Sepertinya fruit wine itu memiliki efek lanjutan yang sangat kuat! Aku memperhatikan kondisi magic powerku dan menyadari kalau sebenarnya itu sangat bagus. Aku masih memiliki sekitar tiga puluh persen lagi yang tersisa. Dengan ini aku akan bisa pulih ke delapan puluh persen besok. Saat dalam keadaan pusing, aku terlelap ke dunia mimpi.

Fajar tiba. Aku sangat bersemangat karena Xiao Jin akhirnya terbangun dari tidurnya yang panjang sejak insiden di turnamen. Dari hubungan jiwa kami, aku tahu kalau penggunaan magicnya sangat banyak saat itu sehingga dia perlu tidur untuk memulihkan dirinya. Sekarang dia akhirnya sudah pulih. Xiao Jin adalah penolongku yang paling kuat tapi dalam beberapa hal, Xiao Jin masih bisa dibilang sangat lemah. Jika dia tidak menopang magic powerku, dia hanya sanggup bertahan selama tiga sampai lima menit, ini terlalu singkat. Jika kami bertemu dengan musuh yang kuat dia tidak akan memberikan banyak pengaruh. Aku tidak memiliki cara yang bagus untuk meningkatkan kekuatannya. Lupakan. Untuk saat ini aku tidak peduli tentang itu. Sekarang karena aku adalah seorang magister, aku tidak terlalu membutuhkan bantuannya. Magic powerku juga hampir sama; sudah pulih sampai sekitar delapan puluh persen.

Aku membiarkan seorang royal guard elf membawaku menemui Third Elder. Kami harus pergi setelah bertanya kepadanya tentang lokasi Holy Sword.

Royal Guard itu kembali dan berkata kepadaku, “Elder mengundangmu dan teman-temanmu untuk membicarakan keperluanmu di dalam gedung resepsi. Aku akan menuntun jalannya.” Mengikuti Royal Guard, kami tiba di sebuah bangunan yang sangat besar.

Elder ketiga menyambutku di luar dan berkata, “Zhang Gong, kau sudah tiba. Aku sudah mengatakan kepada royal guard untuk menjemput teman-temanmu jadi mereka pasti akan segera sampai.”

Aku menjawab dengan sopan, “Halo Elder. Terima kasih atas keramahan anda kemarin. Bagaimana keadaan Yang Mulia Raja Nature Elf?”

“Beruntung kau ada di sana untuk merawatnya. Saat ini Yang Mulia sudah sangat membaik. Beliau menunggumu di dalam gedung.”

“Kalau begitu kita harus segera masuk.” Mengikuti Third Elder, aku masuk ke dalam ruangan itu. Ruangan ini sangat indah! Lantainya terbuat dari batu yang tidak aku kenal dan terdapat dua belas pilar yang mengelilingi bagian tengah. Di atap terdapat ukiran dan di tengah ruangan terdapat sebuah meja oval yang sangat besar. Di sekeliling meja terdapat sekitar tiga puluh atau empat puluh kursi tersusun dengan rapi. Di atas meja terdapat berbagai macam buah yang ditampilkan. Sepertinya mereka sudah menyiapkan ini. Raja Nature Elf duduk di kursi ketua.

Setelah melihatku, Raja Nature Elf segera berdiri dan berkata, “Magister Wei, kau sudah datang. Silahkan duduk.” Kekuatan yang aku tunjukkan kemarin dapat dilihat oleh semua orang jadi aku tidak merasa heran jika mereka tahu aku adalah seorang magister. Namun, ini adalah pertama kalinya ada orang yang memanggilku seperti itu. Aku tidak terbiasa dengan ini. Dia menyuruhku duduk di kursi tepat di sebelah kirinya.

“Tidak apa-apa jika anda hanya memanggilku Zhang Gong, Yang Mulia”

Raja Nature Elf tidak duduk bersama denganku, namun dia membungkuk padaku. “Pertama-tama aku harus berterima kasih kepada magister yang kuat ini atas kebaikannya memberi bantuan kepada rakyatku dan menyelamatkan hidupku.” Saat dia berjalan ke arahku, aku berdiri sesaat sebelum aku duduk dan berkata, “Tentu saja, anda tidak perlu membicarakannya. Membantu anda adalah sesuatu yang sudah seharusnya kami lakukan. Kami juga membutuhkan bantuan dari anda sehingga ini menjadi keuntungan bersama. Itu saja. Tidak perlu berterima kasih kepadaku. Selain itu, aku adalah sesorang yang menyukai kedamaian. Jadi aku sangat senang bisa menghalau serangan Dark Elf tanpa menyebabkan kematian.”

Translator / Creator: Veve