December 10, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 36

 

Repelling The Enemy

Magic apa ini? Mungkinkah ini kemampuan istimewa Dark Elf? Dari wajah terkejut para Elder, aku tahu kalau mereka belum pernah melihat mantra seperti ini sebelumnya. Itu kurang lebih sama seperti magic yang digunakan tiang bambu yang aku temui dari ras iblis. Tapi itu tampak sedikit berbeda. Aku tidak tahu kenapa.

Third Elder bergumam, “Ini bukan kekuatan dari Dark Elf. Dari mana kekuatan itu berasal?”

Tepat pada saat ini, Raja Nature Elf tidak dapat bertahan lebih lama lagi dan jatuh, menyerah kepada kekuatan jahat dari evil devourer yang kuat itu. Keempat orang Nature Elf Elder menggunakan kekuatan alam mereka untuk menangkap raja mereka.

Kekuatan kegelapan itu masih mengejarnya tanpa belas kasihan. Ini saatnya bagiku untuk memberi bantuan. “Wahai Light Element yang dahsyat, aku memintamu untuk membiarkanku meminjam kekuatan hebatmu. Biarkan cahaya tidak terbatas di bumi bersinar, Brilliant Empire!” Ini adalah spell yang ku kuasai, aku perlahan melayang dari tanah dan menemui kekuatan jahat itu secara langsung. Seluruh tubuhku mengeluarkan cahaya putih terang, aku mengangkat kepalaku. Sepertiga dari magic powerku keluar dari Gold Dan di upper dantian milikku dan menyelimuti tubuhku. Aku mengumpulkan energi light element bersama menjadi sebuah pilar cahaya yang lebarnya dua meter dan mengirimnya langsung.

Pilar cahayaku dan Endless Devourer miliknya saling bertemu. Kabut hitam itu mengeluarkan pekikan suara yang mengerikan. Mungkin karena energi besar yang digunakan, kabut itu menghilang setelah bertabrakan dengan Brilliant Empire milikku. Raja Dark Elf langsung mengayunkan pedangnya untuk melawan sisa energi dari Brilliant Empire milikku.

“Siapa kau sampai berani ikut campur masalah kami para elf?”

Aku tersenyum tipis, “Halo Raja Dark Elf. Pertanyaanmu sedikit konyol. Sudah jelas aku adalah manusia. Dan mengapa aku ikut campur, jelas saja aku memiliki alasan. Dalam sebuah hutan elf yang sangat besar ini, kenapa semua orang tidak bisa bersahabat? Saling membunuh hanya membuat lebih banyak rasa sakit.”

Tubuh Raja Dark Elf mengeluarkan hawa dingin yang jahat dan dengan kejam berkata, “Apa yang kau mengerti? Elf jenis lain ini layak tinggal di hutan ini? Hanya kami para Dark Elf yang memiliki hak untuk menjadi penguasa sebenarnya. Pergilah dengan bijak sekarang atau kau akan menemui akhir yang tragis.”

Kenapa para elf sangat peduli dengan ras asli mereka? Apa bedanya ini dengan perlawanan antara orang biasa dengan bangsawan? Aku menggelengkan kepalaku dan menghela nafas, berkata, “Aku terlalu terobsesi dan tidak mengerti. Kau percaya bahwa menggunakan kekuatan yang bukan milikmu, kau bisa menguasai hutan elf?”

Raja Dark Elf itu berkata dengan waspada, “Bagaimana kau tahu kalau kekuatan yang aku gunakan bukan milikku?” Haha, aku menebak dengan tepat. Aku menjawab dengan tenang kepadanya, “Dark Elf seharusnya menggunakan dark magic. Tapi yang baru saja kau gunakan bukan dark magic. Aku akan memberimu kesempatan untuk segera pergi atau kau akan merasakan takdir kehancuran klan yang tidak bisa dihindari.”

Setelah aku mengatakan apa yang aku rasakan, Raja Dark Elf merasa ada rasa takut di dalam kata-kataku. Aku menutupi tubuhku dalam light element dan merapal, “Wahai Light Element yang Agung, sahabatku, berikan aku kekuatan murni milikmu, tolak segala kebencian, biarkan angin musim semi menghangatkan dan menerangi bumi, World Illumination.” Ini adalah spell yang paling kuat yang saat ini bisa aku gunakan, sebuah support spell tingkat delapan. Bukan hanya itu, tapi support spell tingkat tertinggi yang bisa menolak semua keganjilan dalam area yang luas sebagai tambahan dari memiliki kekuatan serangan yang hebat melawan dark magic.

Mengikuti rapalanku, aku perlahan melayang dari tanah. Tubuhku mengeluarkan sinar yang murni dan suci. Dengan magic power yang terus menerus mengalir dari dalam tubuhku, cahaya putih itu perlahan berubah menjadi cahaya emas menyilaukan. Saat cahaya emas itu dengan cepat menyerap cahaya putih itu, Cahaya emas itu melesat lurus ke arah langit. Sebuah cahaya emas dengan diameter sekitar satu meter melesat ke arah matahari.

Raja Dark Elf mulai terlihat ketakutan, tapi saat dia melihat dia tidak menerima serangan apapun, dia berkata dengan menghina, “Apakah itu hanya untuk menakut-nakuti? Semua prajutit Dark Elf, bersiaplah untuk menyerang!” Semua Dark Elf melebarkan sepasang sayap dan mengangkat pedang panjang mereka yang berwarna hitam. Saat pembukaan penuh darah inilah sesuatu yang tidak diduga terjadi.

Langit mendadak berubah warna. Tidak lagi berwarna biru, melainkan emas. Cahaya emas itu menyinari bumi, memberikan orang perasaan hangat. Semua Nature Elf, bahkan Raja Nature Elf, semuanya merasakan keindahan cahaya itu. Para prajurit yang terluka perlahan merasakan kekuatannya pulih dan cahaya itu menghilangkan ketidak-murnian mereka.

Tapi efek yang diterima para Dark Elf adalah sebaliknya. Di bawah cahaya yang bersinar itu, tubuh mereka merasakan rasa sakit yang hebat. Bahkan yang terkuat tidak mampu menahannya. Mereka yang lemah sudah mulai berjatuhan ke tanah. Raja Dark Elf berteriak dengan waspada, “Apa yang kau lakukan? Apa yang kau lakukan kepada orang-orang klanku?” Sambil mengayunkan pedangnya, dia maju ke arahku.

Aku mengangkat tanganku dan mengeluarkan cahaya putih, memaksanya untuk mundur. Aku berkata dengan lembut, “Ini adalah light magic, dikhususkan untuk menolak kejahatan. Berhentilah, Raja Dark Elf. Mungkinkah kau tidak peduli dan berharap anggota klanmu menderita seperti itu? Mungkinkah kau ingin Dark Elf untuk binasa sekarang?”

Walaupun kekuatan Raja Dark Elf sangat kuat, dia tetap merasa tidak baik. Dia bahkan tidak bisa menunjukkan setengah semangatnya. Dia ragu-ragu dan tahu kalau hari ini, dia tidak akan bisa mengalahkan Nature Elf. Dengan kebencian dia berkata, “Baik. Tarik kembali magicmu. Kami akan pergi.”

Aku tersenyum tipis dan menarik kembali magic powerku. Secara diam-diam aku menghela nafas lega. Sebenarnya, beban yang sekarang masih terlalu berat. Menopang sihir yang mencakup area yang luas membuatku dengan cepat mencapai batasku. Keputusan mereka untuk mundur secepatnya benar-benar bagus.

Raja Dark Elf melihat ke arahku dengan kebencian yang luar biasa dan berkata, “Aku akan mengingat hari ini dengan baik. Aku pasti tidak akan membiarkanmu lari seperti ini. Mundur!”

Energi yang aku gunakan untuk menopang sihir ini tersebar dan melayang jatuh ke tanah. Para Nature Elf mengeluarkan sorak-sorai yang mengguncang bumi. Third Elder datang dan menggenggam tanganku dan berkata, “Kami benar-benar berterima kasih padamu. Jika bukan karena bantuanmu, kami mungkin tidak akan selamat dari keadaan krisis ini.”

Tubuhku langsung goyah dan Dong Ri langsung mendekat untuk membantuku. Aku tersenyum pahit dan berkata, “Jika mereka tidak mundur, aku khawatir kita akan harus mempertaruhkan segalanya. Aku hampir kehabisan tenaga untuk menopang sihir sekuat itu. Beruntung, benar-benar sebuah keberuntungan.”

Para nature Elf berkumpul di sekitar kami berenam. Third Elder mulai mengerut dan tampak cemas lagi. Aku bertanya kepadanya, “Ada apa? Raja Dark Elf mundur. Kenapa kau masih terlihat sangat cemas?”

Third Elder berkata, “Meskipun mereka mundur, sesaat yang lalu, raja kami mendapat luka yang serius. Tidak ada perawatan medis kami yang berdampak pada luka itu. Bagaimana mungkin aku tidak khawatir?”

Aku melihat magic power yang ada didalam tubuhku. Seharusnya aku masih memiliki cukup tenaga untuk menggunakan Spiritual Restoration tanpa masalah. Seseorang yang baik hampir saja mati. “Ayo pergi. Aku akan ikut denganmu untuk melihatnya.”

Translator / Creator: Veve