December 9, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 31

 

Traveling Together

Saat fajar, aku sudah selesai mengemasi barang-barangku dan tiba di ruangan Guru Wen untuk mengucapkan selamat tinggal padanya. Guru Wen memberikan sebuah surat kepadaku, sambil mengatakan, “Ini untuk Lao Lun dan semua yang ada di sana. Hati-hatilah dalam perjalananmu. Tidak peduli apakah kau berhasil menyelesaikan tugasmu atau tidak, kau harus kembali sedikit lebih awal. Kau tidak harus kembali ke sini. Pergi untuk waktu selama itu, Keluargamu pasti akan sangat khawatir. Ingatlah untuk tetap menjaga keselamatan.”

Mataku terasa panas saat aku mengingat hari-hari yang sudah berlalu ini. Aku memegang tangan Guru Wen, sambil berkata, “Guru Wen, aku pasti akan kembali untuk menemuimu. Jagalah kesehatanmu. Aku akan pergi sekarang.” Guru Wen memberikanku sebuah senyuman licik tanpa mengatakan apapun lagi.

Aku tidak melihat Dong Ri dan yang lainnya. Lupakan saja, aku tidak akan menunggu mereka. Aku memasukkan barang-barangku kedalam kantung dimensional milikku dan memakai bajuku. Saatnya untuk meninggalkan tempat ini. Aku menghabiskan waktu satu tahun di sini dan aku tidak ingin meninggalkannya.

Saat aku berjalan, aku mengingat semua orang yang sudah menjadi sahabatku di sini. Hatiku merasa kehilangan. Aku menggelengkan kepalaku dan mengatakan kepada diriku sendiri, “Jangan pikirkan itu lagi. Semua orang memiliki jalannya masing-masing. Karena jika ada pertemuan, ada juga perpisahan. Aku masih akan bertemu mereka di masa depan.” Apa!? Sebuah tanda yang ada dihadapanku terlihat sangat familiar. Aku mendekatinya dan melihatnya. Itu adalah Mercenary Guild. Aku teringat misi pertamaku dan aku tidak tahu apakah aku berhasil menyelesaikannya atau tidak. Aku tidak bisa menahan diri dari tersenyum pahit. Oh itu benar juga. Aku sudah berada di sini untuk waktu yang lama dan aku masih belum mencari Long Meng. Karena aku sangat sibuk, aku dengan cepat menjadi lupa tentang dia. Betapa memalukan. Aku akan masuk dan mencoba keberuntunganku. Kalau kami bertemu, itu pasti karena keinginan takdir.

Saat masuk ke dalam gerbang Mercenary Guild, aku menyadari bahwa ini lebih besar daripada semua bangunan guild yang sudah aku kunjungi. Sepertinya kota ini memiliki kekuatan yang berbeda, bahkan mempengaruhi banyak industri. Aku melihat ke segala arah. Keberuntunganku tidak mungkin sebagus ini. Di tengah-tengah keramaian, aku melihat sebuah sosok yang tinggi dan tidak asing.

Aku berteriak dengan suara keras, “Long Meng!”

Sosok yang tinggi itu bergetar dan menolehkan kepalanya. Setelah melihatku, dia berseru dengan rasa terkejut, “Zhang Gong, itu kau! Kau sudah datang. Setelah sekian lama, ke mana saja kau pergi? Aku kira kau sudah masuk ke perangkap para bandit itu.” Setelah mengatakan ini, dia berlari mendekat kepadaku dan memegang erat kedua lenganku.

Aku menghela nafas dengan lembut dan bersikap seolah-olah depresi, sambil mengatakan, “Aku tidak masuk ke dalam perangkap. Aku hanya tidak pergi keluar untuk waktu yang lama. Itulah kenapa aku tidak datang hingga sekarang. Aku benar-benar minta maaf.”

Long Meng tertawa dan dengan terus terang berkata, “Tidak masalah. Semuanya baik-baik saja selama kau datang. Jumlah misi yang aku selesaikan beberapa hari terakhir tidak sedikit. Aku sudah menjadi mercenary rank D. Apa yang kau lakukan sekarang? Kami sedang mencari tempat untuk sedikit minum.”

“Aku tidak bisa, aku datang ke sini untuk menemuimu. Aku harus pergi dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guruku kepadaku. Karena aku tidak bisa pergi sekarang, lain waktu jika masalahnya tidak darurat, aku pasti akan menemanimu.”

Long Meng mendesakku dengan bicara dengan suara keras, “Itu tidak akan terjadi. Sangat sulit untuk bisa bertemu satu sama lain. Bagaimana mungkin aku membiarkanmu pergi begitu cepat? Aku ingin pergi bersamamu. Kau adalah orang yang paling aku hargai dalam hidupku. Mulai dari sekarang, aku tidak akan meninggalkanmu.” Kumohon, jangan. Aku bukanlah seorang wanita yang belum menikah. Apakah daya Tarik milikku benar-benar sekuat itu?

Aku memikirkannya sejenak dan kemudian aku membawanya untuk menyingkir ke pojok ruangan. Suaranya terlalu keras. Aku tidak ingin membuat keributan. Aku berbisik kepadanya, “Long Meng. Kau seharusnya tahu sekarang bahwa kekuatan kita berdua memilikki perbedaan yang sangat besar. Jika aku membawamu sekarang, kau tidak akan bisa membantu. Bahkan ini bisa membuatmu berada dalam bahaya besar.”

“Aku tidak takut dengan bahaya, jadi bawa aku bersamamu. Aku mohon padamu, aku juga akan mendengarkan apapun yang kau katakan. Apakah ini tidak cukup?” Dia benar-benar orang yang sangat bersemangat. Ah, apa yang harus dilakukan? Benar juga, masih ada cara itu. Aku tersenyum sinis dan berkata, “Kalau begitu bagamana kalau begini, aku akan mengenalkanmu kepada seorang guru yang hebat dan kau akan belajar kemampuan bela diri darinya. Setelah kau berhasil mencapai beberapa hal, maka kau bisa ikut denganku.”

Long Meng bertanya dengan ragu-ragu, “Seorang guru yang hebat? Baiklah. Aku selalu menginginkan seorang guru untuk dipuja. Tapi kemampuan bela diri milikku terlalu rendah untuk bisa membuat seorang guru melihat ke arahku. Apakah benar-benar ada guru sebaik itu?”

Aku tidak menjawabnya, namun aku meminjam sebuah pena dari meja resepsionis dan menulis sebuah surat. Aku memberikan itu kepadanya dan berkata, “Peganglah ini. Pergilah ke Knight Academy dan carilah Kepala Sekolah Li Ke Wen. Berikan surat ini kepadanya dan dia yang akan melakukan persiapannya. Jika penjaga gerbang tidak memperbolehkan kau masuk, gunakan namaku dan semua akan baik-baik saja.”

Long Meng menerima surat itu dan bergumam, “Knight Academy. Itu adalah surga bela diri yang selalu menjadi impianku untuk belajar di sana. Apakah aku bisa? Aku benar-benar berterima kasih kepadamu Zhang Gong. Lalu kapan kau akan datang untuk menemuiku?”

Itu adalah sebuah pertanyaan yang sulit untukku. Aku juga tidak tahu kapan aku akan kembali. Setelah bergumam kepada diriku sendiri untuk beberapa saat, aku berkata kepadanya, “Aku akan datang menemuimu dalam waktu tiga tahun. Kau harus berlatih dengan tekun.” Lagipula, jika saatnya tiba, aku bisa datang mengunjungi Guru Wen juga. Haha! Bagaimana mungkin aku bisa dikenali saat kembali tiga tahun lagi, aku sudah mengalami banyak perubahan besar.

Long Meng dengan enggan berpisah denganku saat aku berjalan ke arah pintu gerbang kota.

Aku berjalan dengan kepala tertunduk. Tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang hebat menghalangi jalanku. Dengan hati-hati aku mundur beberapa langkah. Saat aku mengangkat kepalaku, aku terkejut.

Sebuah barisan berdiri di hadapanku. Tidak ada satupun dari mereka yang tertinggal. Itu adalah Xiu Si, Dong Ri, Xing Ao dan Gao De. Sepertinya mereka datang untuk mengantarku pergi. “Kalian semua datang, dan aku mengira kalian tidak akan melihatku pergi.” Sebenarnya, aku sangat bahagia, tapi aku malah menatap kepada mereka dengan mulut ternganga setelah aku mendengar kata-kata mereka.

Xiu Si berkata, “Bagaimana mungkin kau bisa selamban ini? Kami sudah menunggu setengah hari untukmu. Ayo pergi. Pimpinlah kami, kapten.” Dia masih memberikan senyuman licik setelah dia selesai bicara.

“Apa? Apa ini maksudnya adalah kita akan berangkat? Kalian, apa itu mungkin..?”

Setelah saling menatap satu sama lain, mereka semua dengan serempak menyeringai dan berkata secara bersamaan, “Kami ingin pergi bersamamu. Haha!”

Setelah mendengar mereka mengatakan kalimat itu bersama-sama, aku masih tidak mengerti. Aku secara otomatis berkata, “Apa yang Guru Wen lakukan sekarang? Dia setuju dengan ini?”

Xing Ao berkata dengan senyuman, “Tentu saja dia setuju. Kalau tidak kami tidak akan ada di sini. Ayo pergi. Kapten, ah tidak, semua orang sudah setuju untuk membuat Brilliant Battle Squad kami menjadi Brilliant Mercenary Company milik Zhang Gong. Akan lebih baik untuk berkelana seperti ini. Jika kita kehabisan uang, kita bisa menghasilkan uang. Kau adalah pemimpinnya. Xiu Si akan menjadi wakil pemimpinnya.”

Saat itulah aku baru mengerti apa makna dibalik senyum licik milik Guru Wen saat aku pergi. Sepertinya orang tua itu ingin muridnya untuk pergi berkelana bersamaku. Cukup bagus. Dengan orang sebanyak ini keamanan kami akan meningkat pesat. Ditambah lagi, mereka semua memiliki kekuatan yang sangat hebat.

Sambil menghela nafas, aku berkata, “Kalau begitu tidak ada yang bisa dilakukan mengenai ini. Ayo kita pergi semuanya.” Mereka semua mengeluarkan sebuah sorakan karena mereka sebenarnya mengira kalau aku tidak akan mau membawa mereka bersamaku. Kali ini mereka semua tampak sangat puas.

Begitulah, dengan penuh semangat kami memulai perjalanan menuju petualangan yang sebenarnya.

Translator / Creator: Veve