December 6, 2016

Child of Light – Volume 3 / Chapter 25

 

A Battle of Strength

Selama kami bisa masuk ke tingkat enam belas terkuat, kami akan bertemu dengan Wind Dragon Battle Squad miliki Duke Bi Qi. Untuk itu, kami harus mengalahkan tim milik Pangeran. Setelah beristirahat selama satu hari, kami tiba di arena yang sama seperti kemarin dan bersiap untuk berkompetisi dalam pertarungan kami yang paling sulit. Untuk pertandingan hari ini, aku secara khusus menggunakan jubah Light God Robes. Xiu Si dan yang lainnya dari tim juga menggunakan armor terbaik mereka.

Saat berdiri di atas arena, perasaan gelisah muncul ketika aku melihat lawan kami. Mereka memperlihatkan persatuan yang kuat. Tapi untuk menyembunyikan kelemahan kami masing-masing kami harus bertarung sebagai sebuah tim.

Kompetisinya hampir dimulai. Jadi aku membiarkan rekan satu timku untuk melakukan pemanasan sebelum bertanding. Menggenggam magic staffku, aku berjalan dua langkah maju ke depan dan berkata dengan sopan, “Halo, kami merasa sangat terhormat untuk mendapat kesempatan untuk berkompetisi dengan tim Pangeran.”

Semua lawan kami menggunakan pakaian prajurit berwarna perak. Mereka membalasku dengan sopan. Anggota tim yang bertubuh tinggi berjalan maju dua langkah dan berkata, “Halo. Kami melihat penampilanmu kemarin. Magicmu cukup kuat juga, tapi hari ini kami pasti akan menghentikan langkahmu di sini. Target utama kami adalah juara.” Meskipun dia bicara dengan sikap yang sopan, kepercayaan dirinya sangat terasa dalam kata-kata indahnya.

Aku memperhatikannya dengan hati-hati. Aku menyadari bahwa dia dan kakak Zhan Hu memiliki banyak persamaan. Perbedaan yang paling terlihat adalah dia tampak lebih tua. Aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Permisi, apakah anda putra dari Pangeran Xiuda?”

Tampak terkejut, dia berkata, “Bagaimana kau tahu? Aku adalah Shan Yun Xiuda dan pemimpin Earth Dragon Corps pertama dari negara kami.”

Dia adalah kakak dari Zhan Hu! Aku sudah mempersiapkan diri tapi kenyataan bahwa dia adalah seorang komandan dari Earth Dragon Corps membuatku takut. Setelah berhenti sejenak, aku bertanya, “Apakah Pangeran Xiuda baik-baik saja?”

Shan Yun melihatku dengan curiga dan langsung bertanya, “Dia sangat baik, mengapa kau bertanya?”

Aku tersenyum, “Aku akan mengatakannya padamu setelah kompetisi. Ayo gunakan seluruh kekuatan kita dalam pertandingan ini dan lihat apakah kau akan benar-benar bisa untuk menghentikan langkahku atau tidak.”

Kata-kataku menggerakan semangat heroik milik Shan Yu, dengan suara bersemangat dia berkata, “Baiklah. Anak muda, biarkan aku melihat apakah kekuatanmu cukup menakutkan atau tidak!”

Wasit mengumumkan bahwa pertandingan dimulai dan menurut rencana kami sebelumnya, Xiu Si, Xing Ao, dan Gao De berada di garis depan. Mereka bertugas untuk menghalangi serangan lawan sementara aku dan Dong Ri berada di belakang mereka. Aku bertugas untuk menggunakan magic dan Dong Ri bertugas untuk melindungiku dengan tembakan pelindung, untuk membuatku fokus menyerang.

Aku tidak berani ragu-ragu. Aku mengayunkan magic staff yang ada di tanganku dan mulai merapal.

“Light element, sahabatku, gunakan cahayamu yang tidak terbatas untuk menolak kejahatan.” Holy Light digunakan untuk rekan satu timku untuk menjernihkan pikirannya dan juga meningkatkan pertahanan mereka.

“Light element, sahabatku, jadilah sebuah divine halo dan lindungi teman-temanku.” Divine Halo, tidak hanya melindungi teman satu timku tapi juga bersatu dengan battle spirit mereka, semakin menguatkan pertahanan mereka.

“Light element, sahabatku, berubahlah menjadi pedang yang tajam dan kalahkan musuh dihadapanmu.” Light Severing Sword, attack spell tingkat enam. Sihir itu langsung menyerang kelima musuh.

Aku berhasil menggunakan tiga spell rank enam. Setelah memberikan mantra pertahananku, tiga orang di depan serta Light Severing Sword melaju ke arah prajurit lawan. Tim lawan menempatkan Shan Yun di garis depan mereka dan menyambut serangan dalam formasi berbentuk kerucut, dengan pedang mereka yang mengeluarkan battle spirit berwarna putih.

Tiga meter sebelum mereka beradu pedang, Shan Yun dengan keras berseru, ”Brilliant Stars Banishing Evil!” Kelima orang itu mengayunkan pedang panjang mereka secara bersamaan, mengubah lima baris battle spirit menjadi sebuah sphere battle spirit yang sangat kuat, menabrak secara langsung. Sudah terlambat untuk menghindarinya. Yang pertama bertemu dengan sphere itu adalah Light Severing Sword milikku. Dengan hampir tidak terpengaruh apapun, semuanya ditelan oleh battle spirit yang besar. Di dekatnya ada Xing Ao dan Gao De. Mereka tidak menyangka bahwa perlawanannya akan dimulai dari posisi itu. Tanpa persiapan, mereka tidak sempat menggunakan battle spirit mereka dan hanya dapat menggunakan pedangnya untuk menahan serangan itu dengan kuat. Xiu Si bergerak lebih cepat dan berteriak, “Illusory Execution!” Longsword di tangannya mengeluarkan sebuah cahaya dan bayangan untuk melawannya.

Kami kalah dalam serangan pertama. Gao De dan Xing Ao terdorong hingga ke sebelahku. Jika Dong Ri tidak menangkap mereka, mereka pasti sudah keluar dari arena. Dengan keras mereka memuntahkan sejumlah darah dan sepertinya mereka sudah tidak memiliki battle spirit yang tersisa. Xiu Si terlihat berada dalam kondisi yang lebih baik hanya terdorong sekitar lima atau enam langkah. Setetes darah mengalir dari ujung bibirnya.

Dibandingkan kondisi kami yang tampak menyedihkan, lawan kami bernasib lebih baik dengan hanya sedikit kerusakan di pakaian prajurit mereka. Kerusakan itu pasti disebabkan oleh Light Severing Sword milikku.

Terlalu kuat. Teknik kombinasi mereka benar-benar terlalu kuat. Aku khawatir kalau kami semua akan pingsan jika aku tidak melindungi Xiu Si dan yang lain dengan magicku.

Pasukan Shan Yun jelas sudah mempersiapkan diri mereka dengan baik dan tidak terburu-buru. Shan Yun dengan tenang berkata, “Kau masih bisa menyerah. Meskipun aku terkejut kalian masih bisa bertahan dari serangan ini, kalian tidak akan bernasib sebaik ini pada serangan selanjutnya. Menyerahlah.”

Xiu Si menggunakan pedangnya untuk menopang tubuhnya sambil berkata dengan cahaya amarah di matanya, “Tentu saja kami tidak akan menyerah. Kalau kau punya kemampuan itu, maka kalahkan kami semua!”

Shan Yun menggelengkan kepalanya dan berkata, “Kau yang memaksa tanganku disini.” Kelima orang anggota Prince Battle Squad dengan serentak mengangkat pedang panjang mereka.

Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Aku berlari kedepan Xiu Si dan mengangkat tinggi tongkat sihirku dan merapal,

“Wahai light element yang dahsyat, temanku yang paling dekat dihidupku, jadilah halo light yang paling indah untuk terpancarkan di bumi ini.” Mengikuti rapalan mantraku, setitik kecil cahaya keluar dari upper dantian milikku. Cahaya itu perlahan-lahan semakin lama semakin terang sebelum membentuk sebuah golden orb yang pucat. Orb kecil itu pelan-pelan mengubah bentuknya menjadi sebuah golden halo yang besar sebelum terbang menuju tim milik Shan Yun. Untuk meningkatkan kekuatan Halo itu lebih jauh, aku menggunakan seluruh magic powerku kedalam Halo, membuatnya menjadi jauh lebih kuat.

Mata Shan Yun menunjukkan ekspresi terkejut. Dia mengangkat pedang panjang ditangannya dan berteriak, “Combined Star Execution!” Lima pedang panjang terangkat secara bersamaan, dan mengeluarkan lima aliran battle spirit putih, menyatu menjadi sebuah pedang besar dari battle spirit, membelah Brilliant Halo milikku. Aku memfokuskan seluruh semangatku kepada Brilliant Halo. Saat pedang battle spirit memotong Halo milikku, tubuhku merasakan getaran yang hebat. Butuh usaha yang sangat banyak untuk mempertahankan bentuk dari Halo itu. Jika ini adalah magic, maka ini adalah lima orang Magic Scholar yang merapalkan mantra secara bersamaan.

Pedang yang terbentuk dari battle spirit milik lawan hancur saat bertabrakan dengan Halo itu. Namun, Halo itu juga terdorong mundur. Darah tampak menetes dari pinggir mulut Shan Yun dan timnya. Sepertinya mereka telah menerima beberapa luka dalam. Aku juga tidak merasa baik. Hanya saja aku sedikit lebih kuat dari mereka. Itu saja. Aku berkonsentrasi pada usahaku untuk menstabilkan halo tersebut sebagai persiapan untuk menghadapi serangan selanjutnya.

Dalam situasi ini, tenaga battle spirit milik Xiu Si dan Dong Ri tidak bisa ikut campur. Tekanan yang diberikan oleh battle spirit dan magic power telah mendorong kami ke ujung arena. Aku tahu bahwa kemenangan akan menjadi milik kami selama aku bisa menangkap tim lawan dalam Brilliant Halo milikku.

Translator / Creator: Veve