November 17, 2016

Child of Light – Volume 2 / Chapter 29

 

Five Clawed Golden Dragon

Akhirnya setelah menang, aku duduk di lantai, kelelahan.

Kedua teman sekamarku dan si rambut hijau dengan tergesa-gesa naik ke arena dan memelukku, “Boss. Kau menang, Kau menang.”

Aku melihat mereka sambil kelelahan, “Berhentilah mengguncangku. Pergilah. Aku ingin tidur…” Aku pingsan di tengah perkataanku. Aku sudah terlalu banyak menggunakan magic powerku, ditambah lagi ini adalah pertama kalinya aku menggunakan kekuatan milik orang lain. Tubuhku tidak bisa menahannya lagi dan aku pingsan di tangan yang aman.

“Eh? Kenapa aku ada di ruangan Guru Di?” Saat sadar, tubuhku sudah penuh luka tanpa ada tenaga yang tersisa. Aku mencoba memadatkan kekuatan sihirku, tapi hanya berhasil mengumpulkan sedikit saja. Bola emas kecil yang ada di dalam tubuhku kembali berputar, memulihkan seluruh kekuatanku. Sepertinya aku tidak akan pulih dalam waktu satu atau dua hari ini.

Aku sendirian di ruangan itu. Matahari sudah terbenam tapi aku tidak tahu pukul berapa sekarang.

Pintu terbuka dan Guru Di masuk, “Kau sudah sadar. Bagaimana dengan tubuhmu?”

“Baik-baik saja, hanya agak lemah. Guru Di, bagaimana aku bisa ada di sini?”

“Ada yang ingin aku tanyakan padamu setelah kau sadar, jadi aku membawamu ke sini. Di akhir kompetisi, bagaimana kamu bisa menggunakan Magic Seal Destruction?” Guru Di menanyaiku dengan cepat.

“Ah! Aku juga tidak tahu. Apa itu Magic Seal Destruction?” Aku benar-benar tidak tahu. Saat ini, ingatanku tentang kemenangan hari ini sangat kabur. Bahkan tentang bagaimana aku bisa menang.

“Bagaimana mungkin kamu tidak tahu? Kamu yang melakukannya tadi. Bagaimana kamu bisa tidak tahu?” Guru Di berjalan dalam lingkaran dengan keadaan gelisah.

“Guru, tenanglah. Tolong jelaskan secara pelan-pelan. Apa yang sebenarnya terjadi?” Apa ada yang harus dicemaskan? Dilihat dari kondisi Guru Di, tampaknya Magic Seal Destruction adalah sesuatu yang sangat penting.

Setelah mendengar kata-kataku, Guru Di sadar bahwa kegelisahan tidak akan memberikan solusi apapun. Setelah menenangkan dirinya, “Begini. Hari itu, kita semua berpikir bahwa kau tidak akan berhasil, saat kamu sudah disegel oleh Absolute Disruption, sebuah sihir unik milik ras naga, Magic Seal Destruction, muncul dari tubuhmu. Bentuknya mirip seperti golden halo yang muncul darimu.”

“Golden Halo? Biarkan aku mengingatnya.” Aku mencoba mengingat kejadian hari itu dengan susah payah, “Kurasa memang ada golden halo, dan tampaknya itulah yang menghancurkan Absolute Disruption milik Hai Shui. Tapi aku tidak mengerti bagaimana itu bisa terjadi. Apakah itu sangat penting?”

“Tentu saja ini sangat penting. Sangat, sangat penting. Tidakkah kau sadar bahwa golden halo yang kamu gunakan adalah sihir unik milik ras Naga? Hanya ras naga yang benar-benar kuat yang bisa menggunakannya, belum pernah ada kasus dimana seorang manusia menggunakan sihir Magic Seal Destruction milik ras Naga. Coba ingat, apakah kamu memiliki kontrak dengan seekor naga?”

“Aku rasa tidak. Selain Xiao Jin, aku tidak pernah membuat kontrak dengan apapun. Ah, benar, Xiao Jin.” Mataku berbinar-binar, gerakan Xiao Jin saat itulah yang membuat kepalaku sakit. Kemudian, golden halo itu muncul. Semuanya pasti berhubungan dengan Xiao Jin.

“Ada apa dengan Xiao Jin?” Guru Di bertanya dengan terburu-buru.
Aku mengulang seluruh kejadian tadi dengan detil.

Guru Di berkata dengan pelan, “Kalau dilihat dari kejadian ini, Xiao Jin bukanlah magical beast tipe ular, tapi…”

Guru Di dan aku saling menatap dan secara bersamaan berkata, “… Naga.” Xiao Jin adalah naga? Apakah itu mungkin?

“Cepat, panggil Xiao Jin.” Aku juga ingin melihat apakah Xiao Jin benar-benar seekor naga. Lagipula, sudah lama sekali sejak terakhir aku membiarkannya keluar, entahlah jika ada yang berubah.

Setelah Guru Di memasang pelindung di seluruh ruangan, aku mulai merapal, “Temanku Xiao Jin, datanglah kehadapanku.” Diikuti mantra sederhanaku, sebuah cahaya berkelebat dan Xiao Jin muncul dihadapanku.

Xiao Jin sudah tumbuh sedikit sejak terakhir kali aku melihatnya, namun dia tampak malas. Melalui telepati, aku baru tahu bahwa dia menggunakan kekuatan sihir yang besar saat kompetisi dan masih belum pulih. Kedua tanduknya tampak tumbuh di tengah kepalanya dan garis emasnya ada di sepanjang tubuhnya, dari kepala sampai ekor. Benda seperti sisik yang ada di punggungnya tumbuh panjang dan kuat, kurang lebih sepanjang separuh badannya. Lima tonjolan yang ada di tubuh bagian bawahnya tidak hanya tumbuh, tapi masing-masing juga memiliki semacam bantalan bundar di ujungnya.

“Dia sudah sebesar ini?” Guru Di belum pernah melihat penampilan Xiao Jin yang sudah berubah.

“Ya. Dia berubah sejak kami berbagi energi kehidupan, tapi saat itu dia belum sebesar sekarang. Guru Di, apakah dia seekor naga?”

“Aku tidak begitu yakin, aku juga belum pernah melihat naga sebelumnya. Tapi ingatanku mengatakan bahwa naga seharusnya punya dua cakar. Kalau tonjolan yang ada di bagian bawah tubuhnya adalah cakar, itu terlalu banyak. Tunggu sebentar, aku akan melihatnya di buku. Sudah bertahun-tahun aku tidak membaca tentang itu.”

Sambil bicara, Guru Di mengambil sebuah buku tua dari rak bukunya yang sangat besar. Aku mendekat untuk melihat lebih jelas, judul bukunya adalah “The True Rulers of the Mainland – Dragons”. Sepertinya buku yang membahas naga secara spesifik.

“Ayo kita lihat.” Guru Di bergumam sambil membalik lembaran bukunya. Dia membaca dengan sangat cepat, sebenarnya hanya membaca singkat setiap halaman sebelum membaliknya lagi. Mendadak dia berhenti, melihat kearah Xiao Jin, kemudian melihat kembali ke bukunya. Seolah sedang membandingkan sesuatu.

“Apakah anda menemukannya? Apakah Xiao Jin adalah seekor naga?” Aku berdiri dengan ujung kaki untuk melihat isi buku di tangan Guru Di.

“Zhang Gong. Jika informasi yang ada di buku ini benar, maka kau sudah memilih sesuatu yang berharga.”

“Apa yang tertulis di dalam buku?”

“Lihatlah, artikel yang ada disini.” Guru di memberikan bukunya padaku dan memperhatikan Xiao Jin, seolah sedang mengagumi sesuatu yang sangat berharga.

Aku mengambil buku itu. Yang tertulis di buku adalah :

Judul : Ruler of the Dragons– Five-Clawed Golden Dragon

Pengenalan : Five-Clawed Golden Dragon adalah penguasa ras para naga, atau dikenal sebagai Dragon King. Setiap generasi dari Dragon King adalah yang paling kuat diantara sejenisnya dan memiliki kekuatan yang luar biasa kuat. Usia dari Dragon King mampu mencapai 20.000 tahun. Hanya saat dia berusia 15.000 tahun atau dia merasa usianya sudah mendekati batasnya, dia akan berpasangan dengan naga betina yang paling cantik saat itu. Setelah masa kehamilan 1000 tahun, generasi selanjutnya akan lahir. Saat Five-Clawed Golden Dragon sudah tumbuh dewasa atau berusia sekitar 3000 tahun, dia akan menjadi True Dragon King, menempati posisi ayahnya untuk memerintah ras Naga. Pada saat ini, tubuh Dragon King yang lama sudah menua dan akan menikmati masa pensiunnya di daerah kekuasaan ras Naga. Namun, hanya ada satu dari seluruh Five-Clawed Golden Dragon yang adalah penguasa sebenarnya. Five-Clawed Golden Dragon tidak hanya memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, namun juga ahli dalam sihir naga yang menunjukan tingkat intelektual yang luar biasa.

“Guru Di, Ini tidak mungkin benar. Xiao Jin adalah Five-Clawed Golden Dragon? Jika itu benar, dia butuh waktu 3000 tahun untuk tumbuh dewasa. Saat itu, aku pasti sudah menjadi abu. Bahkan dia belum berusia satu tahun!” Aku menanyakan pertanyaan yang ada di dalam hatiku.

Translator / Creator: Veve