November 16, 2016

Child of Light – Volume 2 / Chapter 28

 

Breaking The Magic Seal

Hai Shui melonggarkan pertahanannya dan membiarkanku menyerangnya. Meskipun dia menggunakan defense spell, aku takut dia tidak menerimanya dengan baik.

Mungkin itu karena dia merasakan sakit dari seranganku barusan, Hai Shui mengerutkan hidung kecil manisnya dan matanya berkilat marah. Sambil menahan seranganku, mulutnya merapalkan sesuatu. Dia merapalkannya dengan sangat cepat. Sepertinya itu bukanlah mantra dan aku juga tidak tahu apa itu. Aku melanjutkan seranganku. Tunggu, ada yang salah. Kenapa aku merasa kecepatannya perlahan meningkat? Ah, Bukan! Ini aku yang justru perlahan makin menurun. Bagaimana bisa? Aku mendengar suara berdengung dan semakin lama semakin keras. Apakah ini bukan Absolute Disruption? Deskripsi tentang Absolute Disruption yang Guru berikan tidak sama dengan yang terjadi sekarang.

Suara itu semakin lama semakin keras, seperti ada ombak laut di telingaku.Kepalaku mulai merasa pusing. Sihirku dan pergerakanku melambat.

Dari bangku menonton, Guru Di berkata kepada dirinya sendiri, “Ini tidak bagus.” Kemudian dia berkata kepada Guru Long disebelahnya, “Tidak kusangka anak perempuan itu mampu menggunakan salah satu dari tiga rahasia besar Klan Xing. Water Dragon Chant, digabungkan dengan Absolute Disruption.Kali ini Zhang Gong pasti akan kalah.”

“Benar, murid ini sangat kuat. Lebih kuat dari kita yang dulu. Muridmu sudah pasti kalah. ”Karena waktu itu Ma Ke dikalahkan oleh tangan Zhang Gong, Guru Long tampak menikmati kemalangan ini.

“Kau, kau, kau!” Guru Di mendengus marah dan menatapnya tajam.

Di tengah arena, aku sudah menyadari bahwa kondisiku sekarang tidak bagus dan dengan cepat merapalkan mantra divine protectioku. Itu kurang efektif tapi aku merasa lebih baik.

Hai Shui melihat kesempatan datang dan mengangkat tangannya ke udara, membentuk lingkaran dengan tangannya. Sebuah lingkaran hijau muncul di sekelilingku, aku langsung tahu kalau ini adalah magic dari klan milikknya – Absolute Disruption. Saat ini aku belum menemukan jalan keluarnya. Aku hanya bisa menggunakan defensive spell untuk melindungiku dengan harapan Hai Shui akan kehabisan magic powernya.

Aku kalah. Masa depanku, hancur.

Besar atau kecil, aku tidak tahu seberapa banyak sihir yang telah ditahan oleh Halo di sekitarku. Saat ini, aku seperti sphere hijau bercahaya. Di tengah sphere, aku merasakan jumlah tekanan yang tidak bisa dijelaskan yang menyerangku dari segala arah. Golden sphere yang ada di tubuhku dengan cepat bekerja. Sebuah lapisan pelindung sihir terus menerus memblokir serangan segel tersebut.

Saat ini aku mengerti betapa kuatnya sihir penyegel ini. Magic power milikku dengan cepat menyusut dari yang aku perkirakan. Apa yang harus aku lakukan? Aku memikirkan segala upaya yang bisa aku lakukan, tapi tidak satupun yang mampu membantu mengatasi keadaan sesulit ini.

Saat ini terdapat senyuman manis pada wajah Hai Shui. Dia tahu bahwa kemenangannya sudah dekat. Dia tidak melanjutkan serangannya lagi karena dia menunggu magic powerku habis. Lagipula segelnya sudah cukup untuk memenangkan pertandingan jadi untuk apa membuang-buang tenaga. Karena itu dia hanya berdiri melihat lawannya yang akan segera kalah, yaitu aku.

Perisai pertahananku semakin lama semakin mengecil. Tekanan yang sangat kuat mendorong ke arah tengah, menekanku. Hingga akhirnya, sihir pertahananku dihancurkan oleh segel itu. Sebuah lingkaran hijau bercahaya mengikatku seperti kue bola. Itu tidak menyakitkan, hanya karena cahaya itu terus menyerap magic power dan aku merasa tidak ada lagi yang tersisa. Yang membedakan hanyalah aku yang tidak dapat berkomunikasi dengan magic element. Lalu aku sadar, aku sudah benar-benar tersegel. Melihat bola air padat yang ada di tangan Hai Shui, aku tidak ingin menyerah. Aku sudah akan kalah.

Saat aku akan menyatakan aku menyerah, Xiao Jin terbangun dan berputar-putar di dalam tubuhku. Ada apa? Aku bingung, karena magic powerku sudah tersegel. Di dalam tubuhku, seharusnya Xiao Jin juga ikut tersegel. Bagaimana dia bisa terbangun dan berputar-putar tanpa lelah?

Bersamaan dengan gerakannya yang tanpa lelah, kepalaku merasakan sakit yang luar biasa, seolah-olah kepalaku menjadi bantalan jarum. Rasa sakitnya semakin menjadi-jadi, seolah ingin menghancurkan kepalaku. Aku tidak tahan lagi. Aku memegang kepalaku dengan kedua tanganku dan berteriak sekuat mungkin.

Jeritan inilah yang menyelamatkanku. Melihatku mendadak berubah, Hai Shui terkejut hingga bola air yang ada di tangannya hancur. (Untuk bisa menggunakan sihir, kau membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi.) Membuatnya berpikir “Ini tidak mungkin. Absolute Disruption yang aku gunakan padanya tidak memiliki serangan apapun, apa yang terjadi padanya?”

Aku merasakan sakit seolah aku akan mati. Saat aku nyaris saja jatuh, aku merasakan seolah ada ledakan di kepalaku. Aku merasa seolah aku tidak pernah ada. Mata, telinga, hidung, mulut, tubuh, pikiran. Aku merasa semua enam indraku perlahan-lahan menghilang.

Semua orang yang hadir disana melihat dengan kagum. Dari bagian upper dantian, sebuah titik terang mendadak muncul di antara kedua alisku. Setelah itu titik tersebut menyebar menjadi lingkaran emas bercahaya, menjadi sebuah lingkaran yang menyelimutiku. Lingkaran halo emas itu mengikat Absolute Disruption dan dengan cepat melelehkannya seperti salju. Kejadian yang menakjubkan ini membuat semua orang yang hadir disana terkejut. Mulut Hai Shui yang berukuran kecil itu sekarang menjadi huruf O.

Guru Di dan Guru Long melihat satu sama lain dan merbicara bersamaan dengan suara yang berbeda, “Dia menghancurkan sihir penyegelnya!!!”

Guru Di berkata dengan perasaan yang sangat gembira, “Bagaimana dia melakukannya? Bagaimana dia menghancurkan segelnya? Kemampuan ini adalah sesuatu yang hanya bisa dikuasai oleh ras naga!”

Dragon 101 : Ras naga adalah jenis yang paling kuat di benua ini. Memiliki tubuh yang kuat, mereka semua memiliki resistensi yang tinggi terhadap sihir. Mereka juga memiliki serangan fisik yang paling kuat di seluruh benua (di urutan kedua adalah Mist Behemoth). Naga tingkat tinggi dapat menggunakan sihir dan memiliki pengetahuan yang lebih banyak daripada yang dimiliki manusia. Naga adalah makhluk yang cinta damai dan sangat jarang terlihat di benua ini. Hanya ada beberapa yang bisa kau temui, dan kau harus jadi sekuat mereka dan diakui layak oleh mereka jika ingin membuat kontrak. Jumlah naga yang ada tidak lebih dari tiga ratus. Naga bisa hidup untuk waktu yang sangat lama, bisa mencapai sepuluh ribu tahun atau lebih. Meskipun begitu, mereka sangat sulit bereproduksi. Bukan hanya waktu yang dibutuhkan untuk menetaskan telur, tapi jumlah telurnya juga sangat jarang. Naga yang ada di benua ini juga hanya dikenal dari legenda. Orang-orang yang pernah melihat naga sangatlah sedikit. Sebagai hasilnya, sihir naga yang saat ini muncul di dalam diriku membuat orang yang sangat pintar seperti Guru Di dan Guru Long terkagum-kagum.

Untuk yang lain, mereka semua terkejut aku dapat mengalahkan sihir penyegel milik Hai Rui.

Aku tidak tahu bagaimana kondisi ini bisa terjadi. Aku hanya bisa merasakan tubuhku yang kosong, tidak bisa merasakan apa-apa. Kemudian seluruh perasaanku kembali perlahan, satu demi satu indraku kembali ke tubuhku. Aku menggunakan magic staffku untuk menopang tubuhku. Aku mengangkat kepalaku untuk melihat Hai Shui, dan melihat dia belum sadar dari terkejutnya. Aku mengetes seberapa banyak magic power milikku. Aku hanya dapat menggunakannya sedikit saja, sepertinya cukup untuk mengeluarkan spell tingkat dasar.

Aku tidak boleh kalah. Untuk Guru Di, aku tidak boleh kalah. Untuk Xiao Jin, aku tidak boleh kalah. Untuk Guru Xiu, aku tidak boleh kalah. Untuk diriku sendiri, aku tidak boleh kalah.

Dengan keinginan yang kuat, aku mengumpulkan magic powerku yang sangat sedikit ini dengan susah payah. Kemudian aku berteleportasi ke belakang Hai Shui dan dengan tubuhku yang kehabisan tenaga, aku menyerang Hai Shui yang lengah.

Hai Shui yang sedang lengah terkena seranganku dan terjatuh dari arena.

“Dasar tidak tahu malu.”

“Benar-benar tidak tahu malu.Menggunakan trik seperti itu.”

“Sampai harus menyerang perempuan itu.”

……

Semua suara caci-maki itu sampai ketelingaku, aku menggunakan tongkat sihirku untuk menopang tubuhku. Aku berkata kepada pengawas yang masih tertegun, “Guru, anda belum mengumumkan siapa pemenangnya.”

Pengawas tersebut dengan cepat merespon, “Murid bernama Hai Shui telah keluar dari arena. Zhang Gong menang.”

Translator / Creator: Veve