October 4, 2016

Child of Light – Volume 1 / Chapter 1

 

The First Chapter

Masih pagi sekali. Tapi sinar matahari sudah sangat menyilaukan dan membuatku malas membuka mata. Kenapa rumahku harus menghadap matahari? Menghadap sinar matahari setiap bangun tidur membuatku ingin menangis saja.

“Hai, anak malas. Kau sudah bangun belum?”

Mendengar suara lembut itu, segera saja aku melompat turun dari tempat tidur.

“Ya, ya. Aku bangun.”

“Cepatlah bangun dan sarapan. Kau akan terlambat ke sekolah.”

“Baiklah, aku kesana.”

Untunglah aku bergerak cepat. Kalau tidak, suara lembut ibuku pasti sudah mengucapkan mantra dasar water magic, water bullet, untuk membangunkanku. Dan karena ibuku adalah water mage tingkat menengah, terkena serangannya tentu bukan hal yang menyenangkan. (Sebenarnya bukan itu alasan utamanya. Jika ibu menembakkan water bullet padaku, selimutku akan basah. Lalu aku harus keluar menjemur selimutku dan teman-temanku akan menjulukiku sebagai Wu si Tukang Ngompol.)

Ah, benar. Aku lupa menjelaskan siapa diriku. Pastinya, aku adalah pahlawan di cerita ini. Namaku Zhang Gong. Benua tempatku tinggal bernama Tianwu, sedangkan benua yang ada di Barat bernama Libo. Di dunia ini hanya ada dua benua tersebut. Bagian dunia yang lain, tentu saja, tertutup oleh samudera. Di Tianwu ada tiga kerajaan: kerajaan Dalu yang kaya akan sumberdaya, kerajaan Xiuda yang merupakan kerajaan para knight, serta magic kingdom Aixia tempatku tinggal.

Kerajaan Dalu memiliki wilayah terluas yang mencakup tiga pertujuh bagian dari wilayah darat benua Tianwu. Hal ini menjadikan Dalu sebagai kerajaan yang penuh sumber daya, kaya, dan merupakan kerajaan yang kuat dalam segala hal. Balatentara utamanya terdiri dari para warrior. Barisan ini dilengkapi oleh para mage berkat adanya bantuan dana. Dengan balatentara ini, kerajaan Dalu memiliki pasukan terbesar dibanding dua kerajaan lainnya.

Kerajaan Xiuda merupakan kerajaan yang menjunjung tinggi kehormatan para knight. Oleh karena itu, tidak banyak mage yang tinggal di dalamnya. Balatentara mereka seluruhnya terdiri dari para warrior, dengan pasukan berkuda terkuat di benua Tianwu. Selain itu, mereka juga mempunyai tiga resimen Earth Dragoons khusus yang seluruhnya terdiri dari knight tingkat menengah ke atas. Jelas sekali bahwa tidak ada balatentara lawan yang sanggup bertahan dari serangan pasukan berkuda Xiuda tanpa pertahanan.

Sedangkan tanah tempat tinggalku, kerjaaan Aixia, merupakan magic kingdom yang otentik. Setiap rakyatnya, bahkan yang paling miskin sekalipun, bisa menempuh pendidikan magic dasar. Kerajaan ini mempunyai puluhan magic shool mengingat setiap rakyat mempunyai hak untuk mempelajari magic. (Tentunya dengan syarat mereka memiliki uang untuk membayar uang sekolahnya.) Apabila ada rakyat yang tidak punya uang, mereka masih bisa belajar magic dari para tetua yang akan mengajarkan pengetahuan magic tingkat dasar.

Di kerajaan ini, Magic education terbagi menjadi tiga tingkat:

Tingkat pertama: Elementary magic academy. Umumnya, murid-muridnya berusia 5 sampai 10 tahun dan akan menempuh pendidikan selama 5 tahun. Setelah lulus, murid-murid tersebut akan mengikuti ujian untuk menjadi murid sihir atau menerima gelar sebagai mage tingkat dasar.

Tingkat kedua: Intermediate magic academy. Proses penerimaan murid dilaksanakan berdasarkan hasil ujian kelulusan elementary magic academy. Semakin bagus nilai ujian seorang murid, maka dia akan masuk ke magic academy yang lebih bagus juga. Pendidikan di intermediate magic academy tidak harus diselesaikan dalam jumlah tahun tertentu, melainkan berdasarkan sistem kredit. Murid-murid harus memenuhi 60 kredit untuk lulus dan mendapat gelar sebagai penyihir tingkat menengah. Di wilayah yang dipimpin oleh duke, rekor tercepat untuk kelulusan murid akademi sihir menengah adalah tiga tahun. Normalnya, murid-murid baru bisa lulus dalam 5 hingga 10 tahun. Mayoritas rakyat yang kaya di kerajaan ini berhenti mempelajari magic sewaktu di intermediate magic academy. Jumlah mage tingkat menengah di kerajaan ini adalah sekitar 300.000 sampai 450.000.

Tingkat ketiga: Advance magic academy. Untuk masuk di advance magic academy, mereka harus memiliki sertifikat intermediate rank mage. Tidak hanya itu, mereka juga harus lulus ujian dari Mage’s Union. Setelah lulus ujian itu, murid-murid sekali lagi akan di masukkan ke akademi yang sesuai dengan hasil ujian mereka. Menurut peraturan di Aixia, semua murid yang masuk ke magic academy tingkat lanjut tidak perlu membayar sepeser pun. Alasan kerajaan Aixia untuk membiayai pendidikan tingkat lanjut ini adalah untuk mengembangkan bakat magic yang ada di sana. Magic academy yang paling bergengsi adalah Royal Magic Academy yang hanya menerima murid-murid dengan bakat yang sangat bagus. Bahkan seorang pangeran atau putri pun tetap harus mengikuti ujian ketat untuk bisa masuk ke akademi ini. Murid-murid juga akan mengikuti ujian kelulusan yang hasilnya akan digunakan untuk menentukan sertifikat apa yang akan mereka terima.

Ketiga kerajaan manusia yang ada di benua Tianwu sangat erat persatuannya karena mereka memiliki satu musuh yang sama, yaitu ras iblis dan klan monster dari benua Barat.

Di benua Barat terdapat dua kerajaan, The Holy Light Empire yang dipimpin oleh ras iblis dan Valiant Mist Empire yang dipimpin oleh klan monster. Ras iblis terlihat sangat mirip dengan bangsa manusia, hanya saja mereka memiliki mata berwarna ungu. Anggota ras iblis biasanya berambisi dan agresif saat sihir gelap melekat pada diri mereka. Klan monster, di sisi lain, tidak memiliki kemampuan magic. Namun tubuh mereka yang kuat adalah senjata utama mereka selain pertahanan terhadap sihir mereka yang juga tinggi. Dibanding balatentara utama mereka, satuan pasukan jagoan mereka justru jauh lebih menakutkan.

Benua Timur dan Barat dipisahkan oleh pegunungan Tianduo. Bangsa manusia telah mengorbankan jutaan warrior untuk membangun benteng gunung terkuat, benteng Telun. Sejak dibangunnya benteng sihir tersebut, kedua kubu dari benua Barat tidak dapat melewati sebuah telaga bernama Lei, sehingga benua Timur dapat merasakan damai selama 200 tahun terakhir.

Di dunia ini, ada enam elemen magic: light, darkness, water, fire, earth, dan wind. Selain enam elemen tersebut, ada juga beberapa elemen khusus, seperti summoning magic, spatial magic, dan lain-lain.

Ada beberapa tingkatan untuk mage: pemula (apprentice mage), tingkat dasar, intermediate mage, advanced mage, great mage, magic scholar, magister, dan Grand Magister legendaris.

Magic spell juga dibagi menjadi 9 tingkat: tingkat 1 sampai 3 untuk kelas dasar, tingkat 4 sampai 5 untuk kelas menengah, tingkat 6 sampai 8 untuk kelas lanjutan, dan tingkat 9 untuk kelas terlarang. Mantra-mantra di kelas terlarang hanya bisa dihasilkan oleh enam magister atau lebih yang bekerja sama. Mage yang bisa merapal mantra dari kelas terlarang seorang diri akan digolongkan dalam Grand Magister. Sepanjang sejarah, baru ada satu orang Grand Magister.

Tingkatan warrior terbagi menjadi: warrior tingkat dasar, warrior tingkat menengah, warrior tingkat lanjut, knight, earth knight, heaven knight, holy knight, sword saint, dan Legendary War God.

Battle Spirit juga dibedakan menjadi beberapa kelas: battle spirit, earth battle spirit, heaven battle spirit, god battle spirit dan holy battle spirit. Barang siapa yang dirasuki oleh roh perang suci, dia akan kebal dari mantra apapun selain dari mantra kelas terlarang.

Monster-monster yang dipanggil terdiri dari dua macam: jenis power growth, yang menjadi semakin kuat seiring mereka menjadi lebih dewasa, dan jenis body rank, yang kekuatannya akan tetap sama seperti saat mereka dipanggil. Semakin tinggi ranking tubuh mereka, maka mereka semakin kuat. Dari rangking 1 sampai 9, jenis power growth adalah jenis monster yang sangat langka. Apabila monster jenis power growth berhadapan dengan monster jenis body rank, mereka akan berusaha untuk saling membunuh untuk mencegah pihak musuh menjadi lebih kuat.

Penghitungan uang adalah sebagai berikut: 1 koin berlian = 100 koin emas = 10.000 koin perak = 1.000.000 koin tembaga.

Urutan warna magic crystal dari nilai tertinggi hingga terrendah adalah sebagai berikut: ungu, hijau lumut, merah, biru, putih, hitam, hijau.

Semua yang ada di bab ini adalah informasi tentang latar belakang cerita. Bab selanjutnya akan berisi cerita utama.
Satu bab baru akan segera dimulai. Roda sejarah sedang berputar menuju takdirnya.

Translator / Creator: Dila fd