September 11, 2017

Child of Light – Volume 9 / Chapter 3

 

A Powerful Love Rival

Pangeran Kedua tersebut berkata, “Tidakkah anda tahu bahwa saya hanya memiliki satu saudari perempuan? Meskipun saya seorang pangeran, yang memiliki hak untuk mewarisi takhta adalah saudari perempuanku. Kaisar tidak akan memperhitungkanku maupun kakak laki-lakiku. Dia sering mengatakan bahwa jika saja aku dan kakak laki-lakiku bisa lebih baik sepuluh persen dari saudari perempuanku, oh betapa hebatnya itu. ”

Pikiranku benar-benar kosong. Mu Zi telah menikah. Aku berkata dengan tertegun, “Mu Zi telah menikah?”

Tatapan heran melintas di mata Pangeran Kedua. “Mereka masih belum resmi menikah. Namun, pernikahan mereka telah diatur sejak mereka masih kecil. Mereka mungkin akan menikah setelah perang ini berakhir.” Setelah mendengar apa yang dia katakan, hatiku merasa jauh lebih baik dan sedikit tenang. Aku bertanya, “Apa yang dilakukan Ke Lun Duo? Mengapa dia memiliki kekuatan untuk mengendalikan istana? ”

Pangeran Kedua menjawab, “Ke Lun Duo itu sangat mengesankan. Dia adalah prajurit peringkat teratas dalam ras iblis dan dia mahir dalam sihir serta teknik bela diri. Kemampuannya selalu di puji oleh Ayahku. Selain itu, dia adalah satu-satunya pewaris Jenderal Agung Ke Li Da.” Tanpa kutanya, pangeran kedua terus berkata, “Jenderal Agung Ke Li Da adalah perwira militer berpangkat tinggi yang paling terkenal di kerajaanku. Wakil komandan tertinggi dari perjalanan timur adalah dia.

Aku menundukkan kepala dan berpikir, ‘Mengapa Mu Zi tidak pernah berkata bahwa ia memiliki tunangan? Motivasinya yang ingin memperbaiki hubungan dengan umat manusia seharusnya karena diriku. Karena ini, itu berarti dia masih mencintaiku.’ Memikirkan hal itu, semangatku meningkat.

Pangeran Kedua memohon dengan bersedih, “Saya telah memberi tahu anda apa yang ingin anda ketahui. Tolong biarkan saya pergi, saya pasti tidak akan mengatakan kepada siapapun bahwa saya telah bertemu dengan anda. Saya bersumpah.”

Aku berkata dengan nada dingin, “Kau bersumpah? Janji dari orang seperti mu tidak berbeda bila dibandingkan dengan kentut. ”

Setelah mendengar apa yang ku katakan, ekspresi pangeran kedua berubah pucat, tapi dia tidak membantah. Demi Mu Zi, aku pasti tidak akan membunuhnya. Terlebih lagi, ia masih memiliki banyak keuntungan untuk dimanfaatkan. Kami tidak tahu jalan menuju ras iblis. Bersama dengannya untuk memandu kami, hal itu akan menjadi sempurna. Terpikirkan hal tersebut, aku mengeluarkan pakaian biasa dari dimensi penyimpananku dan memaksa pangeran kedua untuk memakainya. Aku bertanya, “Siapa namamu?”

Pangeran kedua menjawab, “Namaku Su He Mo.”

“Baiklah, aku akan memanggilmu Su He mulai sekarang. Dengarkan aku, kami berada di sini menuju ras iblis untuk menyelesaikan beberapa masalah. Kau tidak perlu khawatir, kami tidak akan melakukan hal buruk kepada Ayahmu. Aku harap kau bisa memandu kami ke sana. Jika kau berhasil menyelesaikan tugas ini, aku pasti akan membiarkanmu pergi. Namun, jangan pernah berpikir untuk melarikan diri. Aku akan mematahkan salah satu anggota badanmu untuk setiap usaha pelarian yang kau lakukan. Apakah kau mengerti?”

Su He menjawab dengan sedih, “Anda seperti pisau dan saya adalah ikan. Bagaimana saya bisa mengatakan tidak? Tapi anda harus membiarkanku pergi setelah menyelesaikan urusan anda.”

Aku mendengus sebelum menjawab, “Kami manusia adalah orang yang paling setia, jadi kau bisa berhenti mengkhawatirkannya.” Dengan dia sebagai tameng berjalan, bahkan jika pasukan iblis ada mengelilingi kami, aku tidak akan takut pada mereka.

Aku tersenyum dan berkata, “Jika aku tidak menebak dengan salah, kau seharusnya memiliki peta Holy Light Empire ras iblis, kan?”

Su He mengangguk. “Saya memilikinya. Ada di punggung kudaku.” Aku mengangguk kagum. Sebagai tawanan, dia benar-benar kooperatif.

Zhan Hu mengambil petan Holy Light Empire dari kuda Su He, “Kita tidak perlu takut tersesat sekarang.” Dia berkata dengan penuh semangat dan menatapku dengan tajam, “Karena kita sudah memiliki peta , ayo kita bunuh saja bajingan ini.”

Aku pura-pura merenungkannya. Su He segera berteriak, “Anda bilang anda tidak akan membunuh saya. Saya mohon, pahlawanku, tolong biarkan saya tetap hidup. Saya akan melakukan apapun yang anda perintahkan untuk saya lakukan. ”

Aku mengerutkan kening saat menatapnya dan memberi tahu Zhan Hu, “Lupakan saja. Kita akan membiarkannya hidup sebagai pemandu kita. ”

Zhan Hu memperingatkan Su He dengan tatapan kebencian, “Bajingan, karena saudaraku, sementara aku akan membiarkanmu hidup. Jika kau berani-beraninya menipu kami di jalan, hehe! Lihat saja.” Dia melambaikan tangan kanannya dan ‘Hong!’, tanah tersebut langsung berlubang.

Su He menjawab dengan gemetar dan ketakutan, “Saya tidak akan … tidak akan berani. Terima kasih paman tidak membunuhku.” Setelah ancaman ini, Su He seperti yang diharapkan ia menjadi sangat patuh dan memandu jalan kami.

Dengan bantuan semua orang, kami telah membuang semua mayat musuh kami ke dalam lubang yang telah dibuat Zhan Hu, menghapus semua jejak pertarungan di sekitar kami.

Dong Ri bertanya padaku, “Zhang Gong, apa yang akan kita lakukan dengan kuda-kuda itu?”

Aku berpikir dan menjawab, “Kamu bisa memilih kuda-kuda terbaiknya agar kita bisa cepat sampai dan melepaskan sisanya. Jika kita ingin membawa orang yang tidak berguna ini, tidak mungkin kita melakukan perjalanan dengan terbang. Dengan standar kita, membawa seseorang bersama kita akan sangat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kita  dan menghemat waktu.”

Dengan pelan aku menepuk bahu Su He, membatasi kekuatan sihir dan tenaga dalam di tubuhnya. Aku tertawa kecil dan berkata, “Aku telah membatasi tubuhmu. Kau akan membutuhkanku untuk melakukannya kembali. Jika tidak, aku tidak tahu apakah kau pernah melihat tubuh manusia Ah! Benar, buatmu, itu pasti seperti adegan tubuh seorang iblis yang akan meledak. ”

Su He memohon, “Saya telah melakukan semua yang anda minta. Saya rasa saya tidak membutuhkan pembatas.”

Aku mencibir dan berkata, “Apakah itu sesuatu yang bisa kau putuskan? Cepat bawa kami menuju kota ras iblis”

Kuda-kuda khusus dari ras iblis benar-benar nyaman. Bahkan saat berlari kencang, masih sangat stabil. Aku berkata, “Su He, ku dengar bahwa Kaisar Iblis saat ini, yang juga Ayahmu, adalah yang terhebat di ras iblis. Lantas kenapa ada prajurit hebat lain, Ke Lun Duo? ”

Su He menjawab, “Ayah masih orang terhebat dari ras iblis. Pendekar dengan seseorang yang sakti serta ahli dalam segala bidang sangatlah berbeda. Tidakkah anda tahu bahwa sebelumnya, kami dan ras siluman sering bertengkar? Dan pertengkaran itu benar-benar berhenti saat setelah kami beraliansi untuk menyerang wilayah timur. Prajurit terhebat itu adalah Ke Lun Duo karena ia telah memberikan banyak kontribusi dalam peperangan. Dia telah bergabung dengan tentara pasukan sejak dia berusia 16 tahun sampai sekarang, yang mana saat ini ia berusia 27 tahun. Selanjutnya, dia belum pernah kalah dalam ratusan perang yang ia hadapi. Dia juga tidak bergantung pada keluarganya. Dia memulainya sebagai prajurit biasa yang terendah, meski setelah memberikan banyak kontribusi dalam perang ini, dia perlahan-lahan naik selangkah demi selangkah menuju posisi saat ini sebagai komandan Radiant Light Protector. Dalam sebuah kompetisi di istana tahun lalu, tanpa disangka ia mampu bertahan hingga seratus serangan dari Ayahku dan tidak kalah. Dia telah menerima banyak penghargaan dari Ayahku, jadi dia diangkat ke posisi saat ini dan secara bersamaan Ayah mempercayakan adik perempuanku padanya.”

Mendengar penjelasan Su He, Ke Lun Duo memang sangat luar biasa dan sekarang tiba-tiba menjadi saingan untuk gadisku. Ini membuatku tak nyaman. Aku bertanya dengan nada dingin, “Bagaimana hubungan antara adikmu dengan Ke Lun Duo?”

Su He menjawab, “Sepertinya anda sangat peduli dengan adik perempuanku.”

Aku marah dan berkata, “Berhentilah berbicara omong kosong dan jawab apapun yang ku tanyakan, sejujurnya! Apakah kau ingin menderita? ”

Su He melambaikan tangannya. “Tidak! Tidak! Saya akan menceritakannya pada anda tentang hal itu. Sebenarnya, meski saya tidak memberi tahu anda, seharusnya anda mengetahuinya. Ke Lun Duo selalu berperang dan jarang berada di ibu kota. Dia hanya bertemu dengan adikku beberapa kali. Setelah itu, saat dia kembali, adikku pergi untuk sebuah misi. Untuk saat ini, saya tidak yakin. Akan tetapi adikku kembali ke ibu kota. Penampilan Ke Lun Duo memang tampan dan dia juga sangat kuat. Jika dia mengejar adikku dengan penuh keyakinan dan meningkatkan statusnya, dia seharusnya bisa mendapatkan hati adikku. “

Translator / Creator: Kaho