September 8, 2017

Child of Light – Volume 9 / Chapter 2

 

Prince of the Demon Race

Di suatu tempat yang tidak jauh dari kami, ada cukup banyak tenda-tenda yang berjejer di depan Ström Fortress. Aku melihat Zhan Hu dan berkata, “Disana semestinya adalah kamp utama aliansi iblis dan siluman. Sepertinya sihir teleportasi tidak mengirim kita di tempat yang salah. Hanya saja kita berada di ketinggian yang lebih tinggi.

Aku melanjutkan berkata, “Tiba-tiba aku terpikirkan sebuah pertanyaan. Apakah ada yang tahu jalan menuju pusat kota ras iblis? ”

Semua orang saling pandang. Dengan sedih aku berkata, “Aku melupakan hal ini. Aku begitu terfokus pada bagaimana kita akan sampai di sini. Ini gawat.” Selama bertahun-tahun, umat manusia di wilayah timur tidak pernah datang di wilayah barat. Bagaimana kita bisa menemukan jalan menuju pusat kota?

Saat kami merenungkan hal ini, tiba-tiba kami mendengar suara kuda-kuda yang berlari. Itu mungkin pasukan kavaleri aliansi iblis dan siluman.

Zhan Hu bertanya dengan takjub, “Pasukan berkuda ras iblis. Aku belum pernah tahu sebelumnya.”

Sekelompok pasukan kavaleri yang berjumlah sekitar 60 sampai 70 orang melaju ke arah kami. Karena area disini hanya dataran saja maka tidak ada tempat untuk bersembunyi. Aku berbisik, “Semuanya, waspada. Jika memang butuh melakukan suatu tindakan, jangan diam saja. Bahkan hewan pun tak kan di biarkan hidup.” Aku tidak memiliki pilihan lain saat mengeluarkan perintah itu. Jika kita ketahuan pasukan aliansi iblis dan siluman yang ada dibawah kita, mungkin kita tidak akan mampu menghadapi ribuan pasukan berkuda, tidak peduli seberapa kuat kita. Tidak ada cukup waktu untuk menggunakan cara yang biasanya.

Kavaleri tiba di dekat kami dalam sekejap. Aku menyadari bahwa kuda yang mereka tunggangi berbeda dengan kuda ras manusia. Kuda-kuda mereka jauh lebih tinggi dan besar serta seluruh tubuh mereka memancarkan cahaya hitam. Sekilas, kalian bisa berpikir bahwa itu adalah kuda-kuda yang cukup bagus. Salah satu pasukan menunggangi seekor kuda dengan matanya yang berwarna ungu dan mengenakan pakaian yang megah. Penampilannya sangat menawan, membuatnya terlihat sangat tampan dengan matanya yang sangat bercahaya. Namun, kurasa kekuatannya lemah. Ada perbedaan besar antara kekuatannya dan kekuatan orang-orang di belakangnya.

Prajurit yang tampan itu berteriak, “Dari pasukan mana kalian? Mengapa kalian di sini?”

Zhan Hu tertawa kecil, “Dari pasukan mana? Rambutmu yang belum tumbuh dan kau sudah belajar menunggang kuda. ”

Pasukan di belakang prajurit tampan itu berteriak bersamaan, “Beraninya!” Suara mereka begitu menggema sehingga kami ketakutan. Tiba-tiba aku terpikirkan rencana sempurna untuk menghadapi situasi ini.

Aku mengangkat tongkat Sukrad dan berkata, “Bunuh semuanya, kecuali prajurit itu!” Mendengar perkataanku, pemuda tampan dari ras iblis, yang ingin menghunuskan pedangnya, tiba-tiba meletakkan tangannya.

Yang memulai pertama kali adalah Dong Ri. Dia mengeluarkan busur Wind God miliknya yang menggantung di punggungya. Dia menarik tali busur tersebut dengan tangan kanannya, ‘Sou!’ Dia menembakkan panah cahaya, yang secara akurat menembus kepala seorang prajurit. Begitu lawan melihat bahwa kami berani melawan mereka dengan hanya kami yang berjumlah dua belas orang, mereka melompat dari kuda mereka dan menghunuskan pedang-pedang mereka.

Aku mencibir mereka dengan tatapan dingin. Meskipun kita semua hidup di dunia yang sama, jika aku tidak membunuh kalian, Kalian tidak akan membiarkan ku pergi, jadi aku minta maaf. Pisau cahaya pun melesat ke arah lawan.

Zhan Hu dan Shan Jian memimpin 9 orang yang tersisa dari Desa Dewa. Musuh ternyata lebih kuat dari yang diperkirakan. Aku menggunakan sihir pisau cahaya dan dengan tenaga dalam mereka, mampu menyingkirkan sekitar 7 hingga 8 musuh. Meskipun tidak tewas tapi mereka terluka parah.

Meskipun aku telah dibuat kaget dengan kekuatan orang-orang itu, hal tersebut tidak menciutkan niatku untuk menghabisi mereka. Aku menembakkan lingkaran cahaya pada prajurit tampan dari ras iblis itu. Dia terkejut dan bertanya, “Apa yang kau lakukan?” Dia dengan mudah terperangkap. Aku melambaikan tongkat Sukrad, menarik dirinya dekat denganku. Aku berkata, “Kau tampak seperti ini saja. Terlihat bagus tapi tak berguna.”

Melihat bahwa tuan mereka tertangkap, anggota pasukan iblis 60 hingga 70 lainnya segera menyerang kami.

Zhan Hu tertawa terbahak-bahak. Setelah pancaran cahaya biru, terlihat ia mengenakan War God Armor. Dia bergerak secepat kilat menuju sekelompok musuh. Penduduk Desa Dewa yang ikut bersama kamipun juga menggunakan berbagai macam teknik mereka dalam menyerang. Dengan bantuan anak panah Dong Ri, dalam waktu yang singkat 60 hingga 70 pasukan iblis binasah, dan yang paling mengesankan serta membunuh paling banyak adalah Dong Ri dengan busur Wind God milikinya. Secara tidak sengaja aku melihat sedikit raut takut pada prajurit iblis yang tampan itu.

Prajurit tampan dari ras iblis itu pun memucat dan bertanya, “Apa … Apa yang kau inginkan?”

Aku menundukkan kepalaku untuk menatap matanya. “Hehe! Aku tidak menginginkan apapun Aku hanya kehilangan pemanduku. Kuharap kau akan membantuku.”

Ras iblis tertegun dan bertanya, “Pemandu ? Pemandu apa? ”

Zhan Hu mendekat. “Pemandu untuk menuntun kami menuju ras iblis.”

Ekspresi pemuda ras iblis itu menjadi serius. “Aku adalah pangeran kedua dari ras iblis. Jika kamu menyakitiku, Ayahku akan memusnahkan seluruh keluargamu hingga kesembilan generasi.”

Zhan Hu dan aku saling menatap. Pangeran kedua dari ras iblis sejenak berpikir bahwa kami takut dan berkata, “Apakah kalian takut? Kalian hanya perlu membiarkanku pergi dan aku akan membebaskan hidup kalian.”

Aku tertawa kecil dan menjawab, “Kau adalah pangeran kedua dari ras iblis?”

Pangeran kedua membusungkan dadanya saat dia menjawab, “Itu benar!”

“Itu hebat! Aku akan bisa lebih mudah bernegosiasi dengan Kaisar Iblis. ”

Pangeran tersebut kaget. “Apa yang kamu maksud bernegoisasi?” Dia tampak bodoh.

Aku berkata dengan tegas, “Kau seharusnya berperilaku baik padaku. Sejujurnya, kami bukan dari ras iblis. Tujuan kami datang ke sini adalah untuk berurusan dengan Ayahmu, apa kau mengerti?”

Pangeran kedua berkata dengan ketakutan, “Anda adalah..”

Zhan Hu berkata, “Itu benar, jadi tidak ada gunanya jika kau menggunakan statusmu untuk menakut-nakuti kami. Jika kau berperilaku baik, kami akan mengampunimu. ”

Pangeran tersebut terlihat ciut seperti balon seiring ia yang tak mampu menunjukkan kekuatannya. Dia memohon, “Apa yang anda ingin saya lakukan? Saya mohon agar anda melepaskan nyawa saya. ”

Aku menghela nafas saat aku berpikir, ‘Kakak kedua Mu Zi adalah orang yang lemah. Tidak aneh lagi mengapa Kaisar Iblis telah memilih Mu Zi sebagai penggantinya. ‘”Jika kau ingin hidup, kami akan mengetesmu terlebih dahulu. Pertama ceritakan terlebih dahulu situasi atau kondisi ras iblis saat ini”

Pangeran kedua menjawab, “Kerajaan kami terbagi menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok adalah yang berperang melawan umat manusia dan yang lainnya adalah yang berdamai jadi tidak ada rencana untuk melakukan invasi.”

Aku bertanya, “Siapakah wakil kelompok dari yang berperang maupun berdamai?”

Tampak pangeran kedua tersebut melihat nyawanya sungguh sangat berharga. Setelah mendengar pertanyaanku, dia menjawab dengan segera, “Perwakilan kelompok yang ingin berperang adalah paman saya, Demon King Sata dan Demon King Xiu Yu. Perwakilan untuk kelompok yang ingin perdamaian adalah saudara perempuan saya Mu Zi, Guru Ha Yan Zha dan menantu Kaisar, Ke lun duo. ”

Aku bertanya dengan terkejut, “Menantu Kaisar? Menantu Kaisar siapa? ”

Pangeran kedua menjawab dengan linglung, “Menantu laki-laki Kaisar pasti adalah suami dari saudara perempuanku.”

Aku bertanya dengan cemas, “Berapa banyak saudara perempuan yang kau miliki?”

Translator / Creator: Kaho