October 13, 2017

Child of Light – Volume 9 / Chapter 17

 

Darkness Corruption

Kaisar Iblis berkata kembali, “Baiklah! Nagamu telah pergi. Kau harus menyerah sekarang. ”

Jian Shan menarik pedangnya dan berkata, “Kami tidak akan menyerah. Hal yang anda bisa lakukan adalah langkahi mayatku dulu.”

Aku mencoba menghentikannya dan berkata, “Mari kita menghindari jatuhnya korban yang tak perlu. Kita sementara ini akan menyerah, lalu membuat rencana kembali.” Bagaimanapun aku juga berkata, “Jian Shan, kita tidak seharusnya pergi melawan apa yang kita telah kataka sebelumnya. Aku benar-benar di kalahkan olehnya. Ayo kita menyerah.”

Ekspresi campur aduk terlukis dalam tatapan mata Jian Shan. Dia menghela nafas panjang, sebelum melempar pedangnya ke tanah.

Kaisar Iblis tertawa terbahak-bahak dan berkata, “Ikat mereka semua sebelum menahannya di penjara paling dalam Kerajaan Iblis.”

Setelah mengikat kami, dia berjalan mendekat dan menepuk bahu masing-masing dari kami. Jian Shan dan yang lain merasa bahwa tenaga dalam mereka di segel dan baik-baik saja. Namun, aku merasa menderita karena ada kekuatan elemen gelap dari telapak Kaisar Iblis, yang berlawanan dengan elemen cahaya yang ada di tubuhku. Aku berteriak kesakitan seiring aku terjatuh di tanah.

Kaisar Iblis terkejut, dia tersadar sembari menarik kembali tujuh puluh persen kekuatannya dalam tubuhku. Dia berkata kepada Ke Lun Duo, “Informasikan pada anak buahmu untuk berhati-hati mengawasi mereka. Kamu telah memberikan banyak kontribusi kali ini. Aku akan mengatur pernikahanmu dengan Mu Zi sesegera mungkin. Kamu mungkin tidak mengetahuinya, tapi bocah inilah yang bisa membuat Mu Zi jatuh cinta.”

Setelah aku mendengar Kaisar Iblis akan mengatur pernikahan mereka, aku menjadi cemas dan meludahkan seteguk darah sebelum akhirnya terjatuh pingsan. Saat aku pingsan ke dua kalinya, rubah iblis tiba-tiba melompat dan menghilang. Kaisar Iblis terheran, dan itu juga sebuah pertanyaan mengapa Ke Lun Duo tidak menghentikan rubah iblis itu.

Ekspresi Le Lun Duo saat dia menatapku sangat rumit. Dia berteriak pada bawahannya, “Bawa mereka ke kota!”

Kaisar Iblis tiba-tiba sadar, lalu berteriak keras, “Perhatikan perintah, tidak ada yang membahas apa yang telah terjadi hari ini, dan jangan menyebarkan apa yang telah terjadi hari ini, apalagi hingga terdengar putriku! Siapa pun yang melakukannya akan dihukum!”

3000 pasukan Radiant Light Protector berteriak bersemaan, “Ya, mengerti!” Banyak orang berpikir bahwa reputasi Kaisar Iblis akan rusak karena hampir mengalahkan manusia, dan karenanya ia tidak ingin ada yang menyebarkan berita tersebut. Hanya Ke Lun Duo yang paham bahwa itu adalah karena Kaisar Iblis khawatir Mu Zi akan mendatanginya dan meminta pembebasan Zhang Gong setelah mendengar hubungan tentang kami dari Kaisar Iblis. Mu Zi, seorang putrid kerajaan dan penerus takhta, telah menyelesaikan begitu banyak tugas penting dan memegang posisi yang sangat penting, sungguh sangat seperti Kaisar Iblis. Jika Mu Zi terlibat konflik dengan Kaisar Iblis, Kaisar Iblis akan kehilangan apa yang harus dilakukannya.

Setelah memikirkan hal itu, Ke Lun Duo menggelengkan kepalanya. Setelah menemukan Kaisar Iblis menaiki kuda, dia memimpin untuk membawa pasukan kembali ke kota Holy Light Empire.

……

Aku terbangun dalam situasi dimana seluruh tubuhku mengalami rasa sakit yang luar biasa. Seluruh tubuhku terasa kedinginan hingga menggigil. Elemen gelap itu telah menggerogoti tubuhku. Kalau bukan karena rasa hangat yang berasal dari jantungku, mungkin aku sudah tiada di dunia ini. Kesadaranku telah berangsur-angsur kembali, membuatku teringat bahwa aku di kendalilkan oleh Kaisar Iblis. Di tubuhku, selain kekuatan Holy Sword, sisanya telah di ambil alih oleh elemen gelap, membuatku tak mampu bergerak bahkan satu jari pun.

Aku telah mencoba untuk menghancurkan sihir segel ini, tapi tidak ada hasilnya. Seluruh aliran darahku telah terpengaruh elemen gelap dan di rusaknya. Jika bukan karena fakta bahwa aku telah berlatih sihir elemen cahaya sejak kecil dan mampu mengurangi efek-efek unsur gelap, aku mungkin akan mengalami kematian yang sama dengan ras iblis akibat sihir cahayaku, menajdi abu dan genangan darah.

Kekuatan gelap yang sangat dingin membuat aliran darahku berkontraksi. Meskipun aku tidak dapat melihat keadaanku, aku tahu bahwa aku tampak sangat berbeda dari sebelumnya. Ini semua sudah berakhir, aku tak akan pernah bisa bersama Mu Zi lagi selamanya. Kaisar Iblis, kau kejam. (Sebenarnya, Kaisar Iblis tidak tahu bahwa segel yang ia gunakan padaku akan menyebabkan kerusakan pada tubuhku.)

Ada lagi rasa sakit lain yang datang yang membuatku terjatuh sekali lagi. Setidaknya saat aku terjatuh itu bukanlah hal yang buruk, paling tidak aku tidak benar-benar merasakan sakitnya secara jelas.

Hmm? Sepertinya aku telah kembali ke alam bawah sadarku, tapi tak ada bintang-bintang atau suara Mi Jia Lie. Hanya ada hamparan ruang yang gelap. Kusadar bahwa aku telah menuju jurang tanpa akhir; Banyak roh dendam dari neraka memanggilku. “Sepertinya aku benar-benar akan mati. Guru Di, Ayah, Ibu, Hai Shui, Mu Zi, aku pergi. Mari kita bertemu di kehidupanku selanjutnya.’

Aku berjalan menuju kegelapan selangkah demi selangkah, bergerak tanpa daya. Saat aku hendak melompat ke dalam jurang yang gelap, sebuah pedang kecil yang bersinar terang terbang dihadapanku, menghalangi jalanku. Pedang itu tiba-tiba bersuara.

Pedang tersebut berkata, “Zhang Gong Wei, apakah kau akan menyerah seperti ini?”

Aku acuh menjawab, “Menyerah? Apakah mungkin untuk terus melanjutkan? Apa yang bisa ku lakukan dalam keadaanku sekarang. Katakan padaku, jika aku tidak salah, aku sudah mati kan?”

Pedang kecil itu bergetar lembut. “Kau belum mati. Kau tak boleh menyerah sekarang. Apakah kau lupa apa yang kau janjikan pada Maha Dewa? ”

Aku mendengus. “Bagaimana aku bisa melupakannya? Tapi aku tak bisa lagi menanggung tugas itu. Kau seharusnya adalah Holy Sword kan? tapi aku tak pernah menyangka bahwa kau bisa berbicara. Kau harus kembali kepada Dewa yang Agung dan memintanya untuk menemukan pewaris lain. Bukankah seperti itu?”

Holy Sword menjawab, “Tidak mungkin aku meninggalkan tubuhmu. Tubuhmu belum hancur sepenuhnya di bawah perlindunganku. Jika kau menyerah sekarang, seluruh dunia akan hancur saat dimana reinkarnasi Raja Monster sudah sangat dekat. Jika dunia tamat, keluargamu, orang-orang yang dekat denganmu, dan kekasihmu akan mati. Tidak mungkin kau ingin melihat bahwa seluruh dunia akan belumuran darah dan di penuhi kegelapan, bukan? ”

Aku berteriak, “Aku tidak ingin hal itu terjadi, tapi apa yang bisa ku lakukan? Bisakah kau keluar dan biarkan aku bereinkarnasi? Aku sudah kehilangan semua harapan! ”

Holy Sword menjawab dengan marah, “Kau hanya ingin melarikan diri! Kau pengecut. Tidak masalah jika kau meninggal, tapi itu akan berdampak hilangnya nyawa yang tak terhitung jumlahnya. ”

Setelah mendengar apa yang dia katakan, aku tiba-tiba memikirkan sesuatu dan bertanya, “Dari apa yang telah kau katakan, tidak mungkin aku masih memiliki kesempatan lain untuk menyelesaikan tugas ini?”

Holy Sword tidak langsung menanggapinya dan hanya berkata, “Seandainya saja kau terus berusaha dan tidak menyerah, apapun itu bukan tidak mungkin. Kau sudah cukup hidup. Tidak mungkin kau takut untuk menderita selama beberapa saat lagi kan? ”

Aku mengangguk. “Baik. Aku berjanji untuk mencoba lagi. ”

Holy Sword sedikit menunjukkan rasa kepuasan sebelum berubah menjadi cahaya keperakan yang menyelimuti seluruh tubuhku. Kegelapan juga telah hilang, bersamaan dengan itu, pintu masuk neraka, dan alam bawah sadarku segera memudar.

……

Ini sangat menyakitkan, aku sepertinya belum mati. Saat ini, aku bahkan tidak memiliki energi untuk membuka mata. Bagian tubuhku yang telah rusak oleh elemen gelap bahkan meningkat. Holy Sword telah memintaku untuk tidak putus asa, tapi bagaimana aku bisa melakukannya sekarang?

Pada saat itu, aku mendengar suara gemerincing rantai besi. Suara yang asing terdengar, “Yang Mulia, dia di kurung di sini.”

Translator / Creator: Kaho