October 9, 2017

Child of Light – Volume 9 / Chapter 15

 

Holy Sword and Demon Spear

Dia berhenti dan berkata dengan perasaan sedih, “Ayah kami tidak punya pilihan pada saat itu, jadi dia siap untuk mengambil nyawaku. Bagaimanapun, aku tidak tahu Ayahmu tahu itu, jadi Ayah dan Nenekmu membantuku melarikan diri. Aku mulai menjadi gelandangan sejak saat itu hingga seratus tahun kemudian, ketika aku bertemu dengan penguasa yang di sini. Dia menyelamatkanku ketika hampir di ambang kematian. Jadi aku memutuskan untuk menjadi Dark Demon Dragon, untuk membalas budi karena telah menyalamatkan nyawaku.”

Setelah mendengar apa yang telah di ceritakan Dark Demon Dragon, aku merasa iba. Aku tak pernah menduga bahwa ia memiliki pengalaman yang begitu kelam.

Xiao Jin menjawab, “Paman, maafkan aku. Itu adalah kesalahan klan Naga. Saat ini, Ayahku lah yang memimpin. Kami sangat menyambut paman kapanpun itu. ”

Dark Demon Dragon menggelengkan kepalanya yang besar dan menjawab, “Tak apa. Aku sudah puas kalau kau memanggilku paman. Aku tidak ingin kembali karena aku tidak ingin menyebabkan masalah bagi Ayahmu. Saat ini, kita mengabdi pada pemimpin yang berbeda. Datanglah padaku, dan biarkan aku melihat kemampuan yang telah kau pelajari dari Ayahmu.” Aura yang sebelumnya di tahan kini keluar kembali dari tubuhnya.

Xiao Jin meraung, penuh dengan perasaan, saat sinar cahaya keemasan mulai memancar.

Aku bertanya pada Kaisar Iblis, “Kaisar Iblis, apakah anda benar-benar tega membuat mereka berdua, paman dan keponakan saling bertarung?”

Kaisar Iblis tersenyum dingin dan menjawab, “Kita adalah ras berbeda. Aku hanya memiliki satu keyakinan, yaitu semua makhluk, kecuali orang-orang klanku, telah terdiskriminasi. Manusia bukanlah apa-apa bagiku. Putriku telah bercerita tentangmu sejak lama. ”

Emosiku bergejolak dan berkata, “Bagaimana Mu Zi sekarang?”

Kaisar Iblis menjawab, “Aku tidak memerlukanmu untuk peduli dengan putriku. Dia menjalani hidupnya dengan baik, dan tinggal di kota. Tapi, jangan pernah berpikir untuk bertemu dengannya lagi. Apa kau kira aku akan membiarkanmu menikah dengannya?”

Aku menjawab, “Yang Mulia, saat ini, umat manusia bukanlah musuh anda. Tahukah anda bahwa saat ini, seluruh dunia sedang menghadapi sebuah krisis? ”

Kaisar Iblis tertegun, menjawab, “Berhentilah mencoba menakutiku dengan kata-katamu. Apa menurutmu aku akan mempercayaimu? Kau harus bergantung pada kemampuanmu jika kau ingin bertahan hidup.”

Aku berkata, “Anda salah paham denganku, aku mengatakan yang sebenarnya. Anda harus tahu tentang perang besar antara para Dewa dengan Monster. Pada saat itu, Raja Monster tidak terbunuh, namun hanya tersegel. Bagaimanapun setelah bertahun-tahun, Raja Monster secara perlahan mendapatkan kembali kekuatannya, dan bersiap untuk menyerang seluruh dunia. Apalagi, ras iblis adalah target pertama. ”

Setelah mendengar kata-kataku, Kaisar Iblis sepertinya mempertimbangkan apa yang ku katakan. Rautnya menjadi semakin mengerikan. Dia jelas telah memikirkan sesuatu. Kupikir aku telah berhasil mempengaruhinya sembari terus berkata, “Kita hanya berperang melawan Raja Monster, jika seluruh ras berkumpul dan melawannya. Sebagai penguasa klan, anda tidak mungkin tidak memikirkan orang-orang dari klan anda kan? ”

Kaisar Iblis mendengus, “Aku tidak membutuhkanmu untuk mengajariku bagaimana mengatur sebuah klan. Bocah, semua yang kau katakan hari ini tidak ada artinya. Aku pasti tidak akan membiarkanmu keluar dari wilayah ras iblis sebelum mengalahkanku. ”

Sial! Seakan aku memainkan kecapi pada seekor sapi. Mengapa ayah Mu Zi begitu tidak masuk akal? Dia tidak mau mendengarkan apapun yang ku katakan padanya. Aku marah, “Anda keras kepala, mengapa Mu Zi memiliki seoran Ayah sepertimu?”

Kaisar Iblis langsung mengamuk, “Kau berani-beraninya berkata seperti itu padaku. Baiklah, baik. Aku akan membiarkan mu melihat orang tua yang keras kepala ini. Demon Dragon, serang! ”

Setelah Demon Dragon mendengar perintah Kaisar Iblis, dia langsung menerkam disertai kabut hitam, tubuhnya yang sangat besar menghalangi semua cahaya di langit,

Xiao Jin tidak memerlukan perintahku saat ia segera mengeluarkan hujan cahaya untuk melawan serangan naga itu. Pada tingkat kemampuan kami, tidak ada gunanya jika hanya memiliki kekuatan sihir, jadi semua orang menyerang dengan segenap kekuatan mereka.

Kabut hitam dengan cepat berkurang oleh hujan cahaya. Tapi kabut itu terlalu tebal. Hujan cahaya yang di keluarkan Xiao Jin perlahan sirna.

Kaisar Iblis tertawa kecil. “Tampaknya naga milikmu belum mencapai puncak kekuatannya, jadi ada perbedaan yang sangat jauh antara kekuatan Demon dragon dengan naga milikmu. Kau tak lagi memiliki kesempatan untuk mengalahkanku. Menyerahlah, aku mungkin akan mengampuni nyawamu.”

Menyerah? Aku tidak ingin menyerah. Aku mencibirnya, dan mulai mengedarkan kekuatan Holy Sword di tubuhku. Aku tahu bahwa aku tidak punya cara lain untuk melukai Kaisar Iblis. Aku hanya akan fokus pada serangan. Kalau aku gagal, aku akan mati.

Pancaran cahaya mulai memancar dari tubuhku, menerangi rambut halus di tubuh Xiao Jin. Cahaya keperakan Holy Sword muncul di atas kepalaku. Besarnya pedang meningkat seiring besarnya tingkat kekuatan sihirku. Aku merasa lebih menyatu dengan Holy Sword daripada sebelumnya.

Kaisar Iblis sejenak merasakan tekanan yang sangat kuat. Dia tidak pernah merasakan ketakutan seperti itu sebelumnya dalam hidupnya. Dia berteriak berteriak dengan amarah, “Ini adalah aura First Grade Divine Instument!” Dia dengan cepat melambaikan tangan ke langit dan mengeluarkan seperti senapan hitam panjang dari retakan langit. Dia kemudian memejamkan mata dan merapal mantra dalam bahasa yang tidak kukenal. Disekelilingnya seketika langsung menjadi gelap seiring rune berwana ungu muncul di sekeliling Kaisar Iblis. Tubuhnya tampak berubah dan rambutnya perlahan berubah warna menjadi ungu.

Seluruh tubuhku melepaskan aura dewa, enam sayap cahaya muncul di punggungku, dan rambutku berubah berwarna emas sepenuhnya. Tiba-tiba aku membuka mataku dan sebuah pancaran sinar emas keluar dari mataku seiring aku mengangkat tongkat Sukrad dan berteriak, “Wahai Sang Dewa yang Agung anugerahkanlah padaku Radiant Holy Sword. Holy Sword akan bersinar dengan pancaran cahaya surga!” Seiring aku membaca mantra, Holy Sword diatasku memancarkan pancaran cahaya yang sangat kuat. Cahaya itu begitu terang hingga cahaya mataharipun tampak pucat bila di bandingkan dengannya. Cahaya, penuh dengan kekuatan dewa, berkumpul di langit seperti awan-awan sihir.

Kaisar Iblis juga membuka matanya, yang memancarkan cahaya berwarna ungu. Dia membuka tangannya dan Demon Spear di tangannya meluncur ke langit. Dengan terkesan, dia berkata, “Kau benar-benar memaksaku untuk menggunakan kekuatan Dewa Iblis. Kau pantas bertingkah sombong. Dark Demon Dragon Spear, Sang Dewa Agung ras iblis! Aku mohon padamu untuk meminjamkan kekuatanmu untuk memusnahkan musuh di hadapanku!” Tombak panjang hitam berubah menjadi warna ungu seiring tombak tersebut di angkat ke atas, membawa aura kegelapan yang sangat kuat.

Keenam sayap di punggungku terus mengepak. Aku mengangkat tongkat Sukrad di hadapanku, menyebabkan Holy Sword memancarkan aura cahaya dewa yang maha dahsyat, yang melesat ke arah sihir Kaisar Iblis.

Xiao Jin dan Dark Demon Dragon mengepakkan sayap mereka untuk membawaku dan Kaisar Iblis mundur. Dua kekuatan yang berbeda dari Holy Sword dan Dark Demon Dragon Spear memberikan visual gerakan yang saling berbeda seiring laju mereka secepat kilat yang akan bertubrukan.

Translator / Creator: Kaho