August 14, 2017

Child of Light – Volume 8 / Chapter 8

 

Magic Crystal

Setelah meninggalkan penginapan, aku berkeliaran tanpa tujuan. Aku berpikir, ‘Aku benar-benar telah kehilangan posisiku di Aixia. Aku juga tidak tahu bagaimana keadaan para guru dan juga Hai Shui, aku tidak tahu apakah aku akan bisa bertemu mereka lagi suatu hari nanti. ‘

Saat aku berjalan, tiba-tiba aku mendengar seseorang berteriak, “Ini adalah hari pembukaan tokoku. Aku sangat menyambut sekali setiap orang yang datang untuk melihat-lihat dan membeli beberapa barangku.”

Aku mengangkat kepalaku dan mengetahui itu adalah toko perhiasan. Aku tertarik seiring 100 orang yang pergi bersamaku. ‘Belanja yang tidak sedikit. Koin diamondku juga hampir habis. Aku akan pergi dan menjual beberapa perhiasanku.’

Memikirkan hal ini, aku berjalan pergi. Tampak toko perhiasan yang baru di renovasi; Toko itu terlihat sangat megah. Tepat saat aku berjalan ke pintu masuk, seorang pelayan menyambutku dan bertanya, “Tuan, silahkan masuk dan melihat-lihat. Kami baru saja membuka bisnis kami sehingga akan ada diskon. ”

Aku mengangguk dan mengikutinya masuk.

Ada banyak orang di toko perhiasan memilih barang-barang yang menarik perhatian mereka.

Aku bertanya kepada pelayan itu, “Apakah anda menerima batu permata di sini?”

Pelayan tersebut sempat tertegun sesaat sebelum menjawab, “Ya, kami menerimanya. Apakah anda memiliki batu permata yang ingin anda jual? ”

Aku mengangguk.

Pelayan itu menjawab, “Silakan tunggu sebentar, dan aku akan memanggil seseorang.” Setelah dia mengatakan itu, dia berbalik dan memasuki sebuah gedung.

Tak lama kemudian, pelayan itu berjalan keluar dengan seseorang paruh baya yang sepertinya adalah pedagang. Dia berkata, “Ini bos kami. Anda dapat berbicara langsung dengannya.”

Bos tersebut berkata, “Selamat datang. Mari kita mengobrol di dalam.” Bos ini benar-benar tahu bagaimana melakukan bisnis. Dia tahu barang berharga seharusnya tidak di perlihatkan bebas.

Dia mengijinkanku masuk ke ruang kerjanya dan menutup pintu sebelum dia bertanya, “Tuan, apa yang akan anda jual?”

Aku mengambil segenggam kristal ungu dari saku dan memberikan padanya. Bos tersebut berkata, “Kristal ungu, dan berukuran besar!” Dia mengambilnya dengan hati-hati, membelai dengan kekaguman saat dia melihatnya.

Aku bertanya, “Maukah anda menerimanya?”

Bos tersebut mengangguk, lalu menggelengkan kepalanya sebelum dia menjawab, “Kristal ini sangat berharga. Kristal yang tanpa cacat, dan bisa menahan kekuatan sihir yang besar. Ini adalah kristal ungu berkualitas tinggi yang mampu menambah daya tembak artileri sihir hingga setidaknya 1000 kali. Aku takut kami tak mampu membelinya.” (Sangat sulit untuk memindahkan Magic Cannon. Meski sangat kuat, tapi hanya bisa digunakan untuk perlindungan kota. Setiap kali ditembakkan, kekuatannya setara dengan serangan sihir tingkat lanjut. Disamping itu juga membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan kekuatannya di setiap tembakannya. Sumber utama kekuatannya adalah kristal sihir. Karena kristal sihir sangat berharga, kecuali untuk sebagian kota-kota penting kecil yang lain, Strom Fortress telah menyiapkan 200 artileri sihir udara. Ini juga salah satu alasan utama mengapa Strom Fortress begitu kuat.)

Toko perhiasaan sebesar ini tak mampu membeli permata ungu? Aku mengerutkan kening, “Tolong beri aku perkiraan harganya.”

Bos tersebut menjawab tanpa ragu, “Harga terendahnya adalah 20.000 koin berlian.”

Semahal itukah? 20.000 koin diamond merupakan harga yang sangat tinggi bagiku. Aku tersenyum dan menjawab, “Meskipun harga ini agak rendah, aku membutuhkan uang. Jika anda berkenan, aku akan menjualnya padamu seharga 20.000 koin diamond.”

Mata bos tersebut menyala. Jelas bahwa kristal itu bernilai jauh lebih banyak daripada harga yang ditawarkan. Dia mengertakkan gigi dan menjawab, “Bagaimana dengan ini, mohon tunggu sebentar. Aku akan mengumpulkan beberapa teman untuk melihat apakah kita memiliki cukup uang. Awalnya, kami mampu membeli kristal itu, bagaimanapun aku baru memulai bisnis, jadi sebagian dana dibelanjakan untuk membeli barang, dan aku tidak memiliki cukup uang yang siap kuberikan padamu.”

Bos tersebut bergegas keluar, sementara aku memainkan kristal di tanganku. Meskipun aku bisa merasakan bahwa kristal ini mengandung kekuatan sihir yang kuat, tidak ada sesuatu yang istimewa dengannya, dan tanpa disangka sangat mahal harganya. Kalau saja dia tahu apa yang terbungkus di belakangku adalah tongkat Sukrad, aku penasaran apa yang akan dia pikirkan.

Bos tersebut pergi untuk beberapa saat, wajah dan pakaiannya dipenuhi keringat. Dia menatapku, dan menarik nafas lega. Aku berkata sambil tersenyum, “Apa kamu takut aku akan pergi?”

Bos tersebut tersenyum canggung dan berkata, “Aku telah mengumpulkan uangnya. Mari menuju Magic Union untuk melakukan transaksi.” (Untuk transaksi dalam jumlah besar, Magic Union yang akan menyelesaikannya.)

Aku mengikutinya menuju Magic Union. Ada juga pemberitahuan untuk penangkapanku di sini. Untungnya, aku memakai topi bambuku. Setelah aku menyerahkan kartu amethyst pada bos tersebut, dia tercengang dan berkata, “Anda memiliki kartu amethyst. Anda pasti penyihir yang terkenal.”

Aku berkata dengan nada dingin, “Jangan mengajukan pertanyaan lagi dan cepat lakukan transaksinya.”

Di bawah pengawasanku, bos tersebut mentransfer 20.000 koin diamond ke dalam akunku. Ha ha! Aku telah menjadi kaya!

Setelah kembali ke toko perhiasan, aku menyerahkan kristal ungu. Saat menatapnya, dia memandangnya seolah-olah itu adalah bayinya; Aku ingin tertawa.

Bos tersebut dengan rendah hati berkata, “Tuan Penyihir, jika anda memiliki batu permata sihir berkualitas tinggi lagi di masa depan, bisakah anda menjualnya di toko kami? Kami pasti akan memberikan harga yang pantas.”

Aku menggelengkan kepala. “Aku tidak terpikirkan hal itu. Tempat ini begitu jauh, dan aku tidak tahu kapan aku akan kembali ke kota ini. ”

Bos tersebut tersenyum dan menjawab, “Toko Perhiasan yang kami miliki adalah toko yang memiliki banyak cabang. Salah satu cabang kami dapat anda temui di setiap kota kawasan timur.”

Oh! Toko mereka adalah toko bercabang.

Bos tersebut mengeluarkan kartu dan menyerahkannya padaku. “Ini kartu VIP toko perhiasan kami. Jika anda membawanya ke salah satu toko kami, anda akan mendapatkan pelayanan istimewa.”

Aku mengambil kartu kuning itu dan menjawab, “Kartu-kartu ini memiliki tingkatan?”

Bos tersebut menjawab, “Tentu saja, kartu VIP memiliki lima nilai, dan kartu ini memiliki nilai tertinggi. Kami hanya akan memberikannya kepada tamu penting. ”

Aku tertawa kecil. “Aku merasa sangat tersanjung, dan berharap bisa bekerja sama denganmu lagi ke depan.” Setelah aku mengatakannya, aku menyimpan kartu VIP tersebut.

Bos itu secara pribadi mengantarku meninggalkan toko perhiasan. Terlihat dari wajahnya yang gembira, aku tahu bahwa dia sangat diuntungkan dalam transaksi ini. Toko perhiasaan ini akan menjadi toko perhiasaan terbesar karena banyaknya pengunjung. Tentu saja, aku juga memperoleh dari mereka apa yang ku butuhkan untuk pengeluaranku.

Aku mengeluarkan 100 koin diamond untuk membeli beberapa barang kebutuhan hinga memenuhi dua angkutan kendaraan sebelum kembali ke penginapan. Aku harus benar-benar berterima kasih pada para naga yang dermawan. Aku tidak perlu khawatir tentang keuanganku di masa depan.

Aku memberikan kebutuhan yang di perlukan penduduk desa keesokan harinya sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju Xiuda.

Kita telah diperlakukan sebagai tentara bayaran, dan karena itu tidak terlalu banyak menghadapi masalah. Kami sampai di Kota Polima tanpa hambatan. Di tempat inilah aku pertama kali belajar menjadi tentara tentara bayaran, dan tempat ini juga sangat dekat dengan lembah yang ditempati oleh kakak Zhan Hu.

Translator / Creator: Kaho