August 30, 2017

Child of Light – Volume 8 / Chapter 15

 

Beginning to take shape

Aku menghela nafas dan berkata, “Baguslah jika mereka baik-baik saja. Dong Ri, ada cukup banyak uang di kartu ini. Kamu pergilah ke Kota Pulima dengan 20 orang dari Desa Dewa untuk mendapatkan beberapa persediaan dan kebutuhan sehari-hari. Kamu harus cepat, jadi kamu bisa terbang kesana.” Dong Ri mengambil kartu Amethyst dari tanganku sebelum dia menjawab, “Jangan khawatir. Aku pasti akan kembali dalam dua hari”

Penatua Agung berkata, “Jian Shan, kamu pergilah dan pilih beberapa penduduk desa yang tidak terlalu banyak kehabisan energi untuk menemaninya.”

Jian Shan segera keluar dari kerumunan, dan menepuk bahu Dong Ri. Dia berkata, “Kawan, ayo pergi.”

Melihat mereka pergi, aku tersenyum dan berteriak, “Baiklah! Semuanya, ayo kita lanjutkan. Saudara-saudara kita yang terluka harus beristirahat sebelum membangun rumah kita. Aku minta tolong beberapa tetua untuk memimpin kelompok. Kakak Zhan Hu, tolong jaga aku saat aku mencoba memulihkan kekuatan sihirku sesegera mungkin.”

Karena kami semua bukanlah orang-orang amatiran, kami hanya butuh tiga hari untuk membentuk pondasi basis kami. Untuk membangun rumah, kami tidak menebang semua pohon. Sebagai gantinya, kami hanya membersihkan bagian tengah hutan untuk tempat tinggal kami, dan menggunakan potongan kayu untuk membangun sebagian besar rumahnya. Karena harus cepat selesai, maka rumah-rumah tersebut dibangun agak besar. Setiap rumah bisa menampung sekitar 10 orang. Beberapa tetua Desa Dewa sangat berpengetahuan luas dalam pembangunan tersebut dan membiarkan penduduk desa menggunakan ranting yang tersisa untuk membentuk pagar, menembok seluruh area perumahan. Di sisi lain Dong Ri dan Jian Shan, melakukan perjalanan dalam tiga hari ke Kota Pulima, dan berhasil membeli persediaan dan kebutuhan sehari-hari.

Saat matahari terbenam, saya mengumpulkan para tetua, Zhan Hu, dan lainnya.

“Zhang Gong, ada apa?” Kekhawatiran Zhan Hu tidak berubah sama sekali.

Aku menjawab dengan serius, “Kakak, apa kamu masih ingat yang Lisdun Weibo katakan, kan? Ras Monster saat ini mencoba menyusup ke dalam Ras Iblis. Kita seharusnya tidak hanya menunggu hal itu terjadi, jadi aku telah memutuskan untuk pergi ke Ras Iblis.”

Xiu Si mengerutkan kening dan menjawab, “Ras Iblis dan Siluman saat ini memulai perang dengan tiga kerajaan manusia. Jika kamu menuju ke sana sekarang, bukankah terlalu berisiko? ”

Saya menghela nafas, “Aku harus ke sana meski berbahaya. Ada sesuatu yang belum ku katakan. Wanita yang ku cintai ada di sana ”

Zhan Hu terkejut. “Bagus yaa.. Kamu sudah memiliki wanita, tapi tidak memberi tahu Kakakmu.”

Aku tersenyum minta maaf saat aku menjawab, “Bukannya aku tidak mau memberitahumu, tapi itu karena gadis yang kucintai berasal dari ras iblis. Aku takut kakak tidak akan menerimanya. “

Semua orang tercengang, tapi tidak untuk kelima tetua dari Desa Dewa. “Kakak Zhang Gong, bagaimana kamu bisa berhubungan dengan ras iblis?”

Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku. “Ketika itu berkaitan dengan perasaan, aku tidak bisa mengendalikannya. Tidak hanya aku yang telah jatuh cinta dengan seorang Putri dari Ras Iblis, aku juga telah menjadi buronan yang dicari di Kerajaan Aixia karena dia. Saudaramu ini sekarang adalah seorang kriminal.”

Xiu Si adalah satu-satunya orang yang tetap tenang. Dia berkata, “Zhang Gong, kamu harus menceritakan pada kami semua hal yang telah terjadi.”

Aku mengangguk. Aku menceritakan segala sesuatu yang terjadi secara berurutan, sejak aku kembali dari Hutan Dewa.

……

Setelah menceritakan semua yang terjadi, semua orang terdiam.

Aku berkata, “Karena itu, karena alasan pribadi maupun umum, aku harus pergi ke ras iblis.”

Zhan Hu menepuk pundakku. “Adikku, Kakak mendukungmu. Biarlah kakak menemanimu. ”

Xiu Si berkata, “Melindungi ras iblis melawan Raja Monster sangat penting jadi kita harus menuju ke sana. Zhang Gong, berapa banyak orang yang ingin kamu bawa?

Melihat dukungan mereka, mataku memerah. Aku menjawab, “Lisdun Weibo telah memberiku 12 lensa ungu. Kita bisa menggunakannya untuk menyamarkan diri kita dan menyusup ke dalam ras iblis. Kalau begitu, ini berarti hanya 11 orang yang bisa ikut denganku. Tidak akan bagus kalau terlalu banyak yang ikut kesana. Perjalanan ke ras iblis akan sangat berbahaya. Sejujurnya, aku telah merencanakan untuk pergi ke sana sendirian. ”

Kakak Zhan Hu dengan tegas mengatakan, “Tidak mungkin pergi sendiri. Aku harus menemanimu. ”

Aku menjawab, “Kakak, aku memahami maksudmu, tapi tempat ini membutuhkanmu dan para tetua untuk mengelolanya …….”

Zhan Hu menjawab dengan tersenyum, “Cukup! Tidak ada gunanya bagimu untuk berkata apapun itu karena aku pasti akan pergi ke sana bersamamu. Bagaimana itu mampu berjalan tanpaku? Apalagi aku juga ingin melihat ras iblis. Sudah cukup dengan Xiu Si saja untuk mengelola tempat ini karena dia lebih pintar dariku. ”

Xiu Si membalas dengan marah, “Kamu hanya ingin meninggalkan pekerjaan rumah ini saja padaku? Aku juga ingin pergi! ”

Dong Ri tertawa dan berkata, “Cukup, berhenti berkelahi. Mari kita lakukan sesuai saran kakak Zhan Hu. Kakak Xiu Si, kecerdasanmu telah diakui oleh semua orang sehingga kamu tidak dapat mengundurkan diri dari posisi ini. ”

Xiu Si menjawab, “Dong Ri, kau sialan ……”

Dong Ri tertawa dan berkata, “Aku pasti ikut dengan kakak Zhan Hu karena aku juga ingin melihat ras iblis.”

Xin Ao dan Gao De berdebat dengan ribut bahwa mereka juga ingin pergi.

Melihat bahwa tidak ada yang takut akan bahaya dan berusaha untuk saling bisa ingin pergi, aku terpancing oleh tindakan mereka dan berkata, “Semuanya, berhenti berkelahi. Tidak banyak petinggi yang tersisa, jadi kakak Xiu Si, aku harus menyerahkan tempat ini padamu. Kakak Zhan Hu, aku tidak berani membuatmu marah jadi kakak akan ikut denganku. Dan untuk Xin Ao dan Gao De, luka kalian masih belum sepenuhnya pulih, jadi lebih baik kalian tinggal di sini untuk membantu kakak Xiu Si.”

Penatua Agung dari Desa Dewa berkata, “Lalu apa yang perlu di lakukan oleh para Tetua?”

Dengan penuh rasa hormat aku berkata, “Disini para Tetua adalah yang paling ahli dan memiliki kedudukan yang sangat tinggi, jadi ku harap para Tetua berkenan tinggal disini dan melatih saudara-saudara kami. Dengan asuhan para Tetua, aku benar-benar yakin perkembangan mereka akan jauh meningkat pesat. ”

Penatua Agung tersenyum dan berkata, “Anak nakal, berhentilah memuji kami. Lagi pula, kami yang sudah tua telah memberikan sepenuh jiwa dan raga kami padamu, jadi kami akan melakukan apapun yang kamu katakan. ”

Aku tertawa dan berkata, “Kakak Xiu Si, kamu dengar itu. Ketika waktunya tiba, …… .. ” Aku menatap Xiu Si dengan licik.

Xiu Si langsung menyetujuinya. “Tenanglah. Aku pasti akan menghormati para Tetua.” Setelah aku pergi, semua orang akan berkembang dengan pesat di bawah bimbingan para Tetua. Xiu Si dengan tulus menghormati mereka dan mempelajari banyak jurus-jurus andalan. Ini hanyalah bayangan semata apa yang akan terjadi di masa depan.

Tetua Ketiga dari Elf berkata, “Siapakah sembilan orang yang tersisa yang akan kamu bawa?”

Aku berpikir beberapa saat sebelum aku menjawab, “Aku telah merepotkanmu dan anggota klanmu. Elf akan selalu menjadi sekutu terbaik kami. Jika kamu tidak keberatan, kamu bisa tinggal di sini. Elf memiliki sayap, sehingga kurang cocok ikut denganku ke ras iblis. Aku akan membawa penduduk desa dari Desa Dewa yang memiliki standar tingkatan Radiant Knight. Mereka adalah pengguna teknik bela diri murni, jadi akan lebih mudah untuk tidak dicurigai sebagai penyusup.”

Translator / Creator: Kaho