July 15, 2017

Child of Light – Volume 7 / Chapter 6

 

Mu Zi’s Identity 

Ada kilatan cahaya di sudut ibu kota yang jauh di barat, dan tiga orang muncul.

Mu Zi berada di pelukanku, menatap orang tua dari ras iblis yang berbaring di tanah, menatapku dan mengamati sekeliling kami.

Mu Zi bertanya, “Dimana ini?”

Aku berpikir sebentar dan menjawab, “Gulungan sihir ku memiliki keterbatasan yaitu hanya sejauh tingga hingga lima kilometer; ini seharusnya kita berada di sebuah wilayah di kota. Ini terlalu berbahaya, mereka akan segera menemukan kita. Kita harus segera meninggalkan kota.”

Mu Zi tersenyum kecil, “Bagaimana kita melakukannya? Aku takut pintu masuk kota telah dikunci, dan kita bahkan tidak bisa terbang meski kita ingin melakukannya. Lihat saja di atasmu.”

Aku mengangkat kepalaku dan menyadari ada banyak penyihir angin yang terbang dan mencari di tiap penjuru, dengan cepat aku menarik mereka berdua ke samping. Memang sepertinya keberuntungan kita tidak terlalu buruk, karena tidak banyak orang di lingkungan sekitar kita. Aku menempatkan Mu Zi di tanah sebelum melafalkan mantra yang telah diajarkan Raja Naga kepadaku. Sebuah cahaya menyebar dengan diriku sebagai pusat cahayanya.

Mu Zi berkata, “Jangan! Kami rentan terhadap sihir cahaya!” Namun, dia segera menyadari bahwa yang ku gunakan bukanlah sihir cahaya.

Aku menjawab, “Ini adalah mantra pembuka segel. Kalian berdua harus memulihkan kekuatan kalian secepat mungkin. Aku akan menggambar sebuah mantra sihir, kita harus segera meninggalkan kota.”

Mata Mu Zi dipenuhi ekspresi bingung. Dia menatapku lama dan terdiam sebelum duduk bersila untuk bermeditasi. Orang tua dari ras iblis itu bahkan tidak ragu, karena dia tahu bahwa jika kekuatannya pulih merupakan kunci untuk meninggalkan tempat ini dengan selamat, dan memulai pemulihannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Terlihat dari kabut hitam tebal yang berangsur-angsur terpancar dari tubuhnya, aku tahu bahwa jika aku tidak menggunakan mantra terlarang di hari itu, mungkin aku bukan tandingannya. Orang tua ini pasti telah mencapai tingkatan Master. Posisinya dalam ras iblis jelas bukan orang biasa-biasa saja.

Saat aku merenung, aku juga dengan cepat menggambar sihir teleportasi. Dengan tujuan agar bisa dengan cepat membuat sihir teleportasi, aku memutuskan hanya melakukan teleportasi sejauh 20 kilometer.

Setelah satu jam, aku menyeka keringat yang bercucuran di keningku. Akhirnya aku menyelesaikannya.

Sebenarnya, meski menggambar mantra sihir ini bukanlah hal yang sulit bagiku, namun aku menggambarnya dengan sangat hati-hati karena aku sangat sensitif terhadap suara-suara di sekitarku dan sangat gugup dan takut melakukan kesalahan sekecil apa pun.

Aku mengguncang Mu Zi dengan lembut, berkata, “Sudah selesai. Kita bisa pergi sekarang. ”

Mu Zi membuka matanya dan menjawab, “Aku telah memulihkan sekitar sepuluh persen kekuatan sihirku dan aku tidak terlalu lemah lagi. Guru, bagaimana dengan Guru? ”

Mata iblis pria tua itu terbuka dan dengan tatapan dingin. “Aku telah memulihkan hampir tiga puluh persen kekuatanku. Sayangnya, tongkatku telah di musnahkan oleh manusia yang kejam, jika tidak, aku pasti bisa pulih lebih cepat. Aku benar-benar ingin pergi berkeliling dengan mereka. ”

Aku mendengus dan berkata, “Jangan terlalu banyak bicara, cepat dan masuklah! Kita tidak akan berhasil jika kita tidak pergi sekarang! ”

Iblis tua itu pun marah. “Bocah tengik! Apakah kau tahu dengan siapa kau berbicara? Kau ingin mati,”

Aku berbalik marah padanya, “Aku tidak paham siapa yang ingin mati. Jika bukan karena Mu Zi, aku tidak akan menyelamatkanmu. Hmph! ”

Iblis tua itu marah, dan berkata, “Kau … ..”

Mu Zi berkata dengan cemas, “Berhentilah bertengkar! Guru, sebagai Tetua, berbicara sedikit saja tidak akan membuat masalah.”

Iblis tua itu tampak sedikit takut dengan Mu Zi dan langsung melompat ke dalam sihir teleportasi. Aku juga menarik Mu Zi ke dalam sihir teleportasi. Karena ini teleportasi jarak pendek, jadi tidak perlu perlindungan di sekitar kami. Aku mengaktifkan sihirnya dan teleport ke sisi barat.

Setelah cahaya emas menyala, kami muncul di sebuah bukit kecil di luar kota. Aku menghela nafas lega dan berkata, “Kita beruntung karena kita tidak teleport ke sungai. Kalau seperti itu pasti sangat mengerikan. Untuk sementara kita aman disini. Kalian dapat terus memulihkan kekuatan sihir kalian. Aku akan menggambar mantra sihir teleportasi yang lebih besar. ”

Mu Zi menjawab, “Zhang Gong, aku …….”

Aku memotongnya dan berkata, “Jangan bicarakan sekarang. Kita akan membicarakannya nanti setelah aku menggambar sihir teleportasi.” Meskipun kita berada di luar kota, tapi masih belum sepenuhnya aman sehingga aku menggambar sihir teleportasi jarak jauh untuk melakukan teleportasi bersama Mu Zi lagi.

Langit telah berangsur-angsur gelap. Kali ini, aku telah menyiapkan sebuah mantra sihir yang memungkinkan mereka melakukan teleport sekitar 500 kilometer jauhnya. Ini seharusnya cukup bagi mereka untuk bisa berhasil kabur.

Langit akhirnya benar-benar gelap gulita, dan sihir teleportasiku pun akhirnya selesai. Aku membangunkan Mu Zi dan mengeluarkan banyak bahan makanan dari dimensi penyimpananku padanya. Saat menyerahkannya, aku berkata, “Ini adalah daging naga goreng kesukaanmu yang paling kamu sukai. Botol ini berisi minuman Ascending Jade Tide. Ini beberapa buah-buahan yang bisa kamu makan selama perjalanan. Cepatlah! Taruh ini semua ke dimensi penyimpananmu. Ini  beberapa batu ajaib untukmu, mereka akan berguna selama perjalananmu.” Aku menyerahkan setiap barang padanya dengan kepala tertunduk. Setelah memberikan semua yang aku ingin dia memilikinya, aku menyadari bahwa wajah Mu Zi dipenuhi air mata.

Mu Zi menjatuhkan diri ke pelukanku dan menangis tersedu-sedu.

“Kenapa kamu memperlakukanku sangat baik? Kenapa?”

Dengan erat aku memeluk wanita yang paling ku cintai dan merasakan kehangatan yang ia berikan untukku. Meskipun pelukan itu sama, tapi aku bisa merasakan bahwa ini adalah pertama kalinya dia benar-benar membuka diri dan menyerahkan dirinya padaku. Hatinya tak lagi mampu lagi lari dariku.

Setelah sekian lama, aku melepas pelukan Mu Zi. “Baiklah! Kamu harus menenangkan dirimu sendiri. Sekarang seharusnya kamu bisa mengatakan yang sebenarnya kan?”

Mu Zi menatapku dan menjawab, “Ya, aku dapat memberi tahumu tentang hal itu sekarang. Coba lihat.” Setelah dia mengatakan itu, dengan segera ia menyapukan tangan kanannya di hadapan wajahnya.

Ah! Wujud Mu Zi berubah. Bagaimanapun, meskipun dia telah berubah ……, dia telah berubah menjadi putri ras iblis  yang pernah aku lihat di Serene Dream Lake. Meskipun kami baru bertemu saat itu saja, sosoknya yang sempurna itu telah terukir dalam ingatanku. Pada saat itu, banyak pikiran melintas dalam pikiranku.

Mu Zi tidak hanya mengubah penampilannya, suaranya juga telah berubah menjadi suara indah mempesona, sama seperti saat pertama kali bertemu dengannya. “Sekarang, kamu seharusnya tahu kenapa aku di penuhi dengan rasa permusuhan terhadapmu saat pertama kali bertemu di akademi.”

Kataku dengan linglung, “Kamu … kamu adalah putri ras iblis itu. Kenapa kamu ? Bagaimana bisa kamu? Mu Zi ? dimana Mu Zi ku? ”

Penampilan Mu Zi tanpa ekspresi menunjukkan ketidakberdayaan dan menjawab, “Aku ini mu Zi, selalu, dan akan selalu seperti ini. Pertama kali kamu bertemu denganku di sekolah itu adalah aku, yang kamu cintai adalah aku yang telah mengubah penampilan dan suaranya. Apakah kamu mengerti?”

“Perubahan penampilan dan suara?”

Mu Zi mengangguk, “Itu benar. Aku menggunakan salah satu mantra spesial perubahan penampilan. Tidak memerlukan obat apapun. Ini langsung mengubah struktur wajah dan memodifikasi otot-otot tenggorokan. Perubahan penampilan akan sempurna seperti itu. “

Translator / Creator: Kaho