July 14, 2017

Child of Light – Volume 7 / Chapter 5

 

Jail Break Success

Aku berkata serius, “Jangan sembarang bicara! Guru yang paling terhormat bagiku adalah Guru Zhen. Pencapaiannya bukanlah suatu hal yang bisa anda bicarakan seenaknya. “

Penyihir itu langsung tersenyum minta maaf dan menjawab, “Ya! Ya! Aku salah bicara aku mohon maaf.”

Ekspresiku melembut dan menjawab, “Sudah cukup. Anda juga tidak perlu terlalu sopan. Usaha anda untuk melindungi Yang Mulia juga tidak sedikit. Aku akan menyampaikan kata-kata yang baik tentang anda kepada Yang Mulia. “

Setelah penyihir mendengar itu, dia bergembira dan menjawab, “Pertama-tama aku sangat berterima kasih pada anda sebelumnya. Anda bisa cukup beritahu saja aku apapun yang anda perlukan yan akan datang.” Ketika aku melihatnya membungkuk dan mencari-cari simpati dariku, aku merasa muak yang tak terungkapkan tapi aku harus berpura-pura baik dengannya. Aku berkata, “Anda bisa memimpin jalannya dulu. Aku ingin melihat dua tahanan ras iblis tersebut. Apakah mereka sudah diinterogasi? “

Penyihir itu menjawab, “Tidak ada cukup waktu untuk itu karena keributan di istana sangat mengerikan. Kebanyakan orang saat ini membersihkan akibat kekacauan itu. Mereka harus diinterogasi dalam waktu dua hari. Tolong ikuti aku.” Aku sangat gembira, ‘Aku tidak enyangka bahwa aku akan bertemu dengan orang bodoh nan konyol ini yang dibutakan oleh keserakahan, hal ini membuatku mudah untuk menyusup ke dalam penjara.’

Keamanan Sky Prison benar-benar ketat. Jabatan penyihir disini bukanlah biasa saja karena ketika kami berjalan tanpa diduga sangat lancer tanpa hambatan. Setelah melintasi empat pintu, kami berada di bagian dalam Sky Prison. Penyihir itu berkata padaku, “Tuanku, ini adalah Sky Prison yang dijaga ketat. Kedua anggota ras iblis tersebut dikurung di penjara nomor satu.” Setelah dia mengatakannya, dia menekan dinding batu di sampingnya.

Ada celah kecil di depan kami. Ada tangga yang menuju ke bawah. Aku berpikir, ‘Jika bukan dia yang mengantarku, aku benar-benar tidak dapat menemukannya. Tampaknya sudah menjadi takdir bagiku untuk menyelamatkan Mu Zi. “

Kami berjalan ke bawah. Di bagian bawah, ada tiga sel penjara. Di sel terluar, Mu Zi dan ras iblis yang lebih tua ada di sana.

Aku berkata kepada penyihir itu, “Anda tunggu saja di luar. Ada beberapa hal yang perlu ditanyakan kepada mereka. “

Penyihir itu berusaha berkata, “Itu … itu bukanlah ide bagus.”

Aku melotot padanya dan berkata, “Apakah anda benar-benar ingin mendengar apa Yang Mulia ingin aku tanyakan kepada mereka? Keamanan disini begitu ketat. Tidak mungkin anda takut aku melepaskannya kan? Aku juga tidak membutuhkan anda untuk membuka sel penjara. “

Penyihir itu berkata dengan malu, “Baiklah. Aku akan menunggu anda di atas. Tapi anda harus melakukannya dengan cepat. “

Aku melambaikan tanganku padanya dengan tidak sabaran.

Saat penyihir itu keluar, dia masih khawatir dan menutup pintu yang menuju ke tempat ini. Dalam hati aku tertawa kecil, ‘Jika aku tidak sepenuhnya siap, aku tidak akan datang ke tempat ini.’

Mu Zi dan orang tua dari ras iblis tampaknya tidak sadar. Seluruh anggota tubuh mereka dikunci oleh rantai besi tebal dan dibelenggu ke dinding. Karena waktu yang tak banyak, aku memegang pintu sel penjara dan berteriak, “Mu Zi, Mu Zi, cepat bangun!” Setelah berteriak beberapa kali, masih belum ada tanggapan dari keduanya.

Aku mengumpulkan bola air kecil dan melemparkannya. “Pah!” Bola air mendarat di wajah Mu Zi.

Mu Zi perlahan terbangun dan melihat sekeliling dengan bingung. Ketika akhirnya dia melihat diriku dengan jelas, dia langsung terbangun sebelum menangis karena takut. “Zhang Gong, kenapa kamu di sini?”

Aku dengan cemas menjawab, “Sudah cukup. kamu tidak perlu mengatakannya lagi. Aku di sini untuk menyelamatkanmu. Tak ada waktu banyak. Kita akan bicara setelah keluar dari sini.” Aku menyalurkan kekuatan sihirku sebelum melambaikan tongkat Sukrad dengan tanganku secara perlahan. Sinar cahaya emas menyala keluar. Tidak peduli seberapa kuat kuncinya, tetap saja tak akan mampu menahan sihirku. Kunci itu pecah menjadi dua. Aku membuka pintu sel penjara sebelum masuk.

Begitu aku membuka sel penjara, bel alarm tiba-tiba berbunyi keras, memenuhi seluruh Sky Prison dengan suaranya. Orang-orang di luar berteriak, “Seseorang telah menyusup ke Sky Prison! Cepatlah!” Setelah itu, pintu di bagian atas terbuka. Penyihir itu yang pertama datang turun kebawah. Setelah melihat pemandangan di bawah, dia berkata dengan terkejut, “Tuan Zhang Gong, apa yang anda lakukan?”

Aku terlalu malas untuk menjawabnya jadi aku mengeluarkan dinding cahaya yang terang untuk menguncinya di luar dan terus menyalurkan kekuatan sihirku dapat menyegel secara penuh pintu masuk . Aku berbalik dan menggunakan pedang cahaya untuk memotong belenggu Mu Zi. Mu Zi yang lemah terjatuh. Dengan segera aku membantunya dan bertanya, “Mu Zi, bagaimana perasaanmu?”

Wajah Mu Zi memucat dan dengan matanya yang besar dipenuhi air mata, dia menjawab, “Zhang Gong, mengapa kamu datang menyelamatkanku? Bukankah kamu tahu bahwa kamu akan menghancurkan masa depanmu dengan melakukan ini? “

Aku tersenyum kecil dan menjawab, “Sekarang bukan waktunya untuk membicarakan itu. Mari kita segera meninggalkan tempat ini!” Saat aku mengatakannya, aku mengambil gulungan mantra untuk digunakan melarikan diri dari dalam bajuku. Mu Zi menarik pakaianku dan berkata, “Tolong selamatkan dia juga. Dia adalah salah satu guruku.” Ketika aku melihat mata Mu Zi, aku berpikir, ‘Karena menyelamatkannya sudah merupakan kejahatan besar, menyelamatkan keduanya juga apa salahnya. Apalagi dengan orang tua ini, setidaknya dia bisa membantu dan melindunginya dalam perjalanan pulang.”

Aku mengangguk dan membuka belenggu orang tua dari ras iblis tersebut. Pada saat itu, sihir dinding cahaya yang menutup pintu masuk tiba-tiba bergetar hebat. Ini buruk. Seseorang yang hebat telah datang.

Seperti yang telah diduga, suara Dun Yun Xi terdengar dari luar. Dia berteriak, “Zhang Gong, apa yang kamu lakukan? Bukankah kamu tahu bahwa ini adalah tindakan pengkhianatan terhadap Kerajaan? “

Aku berkata dengan jelas, “Guru Xi, aku minta maaf. Aku hanya tidak bisa tinggal diam saat Mu Zi yang tanpa daya akan dieksekusi. Saat ini, aku tak peduli dengan apapun lagi.”

Orang tua ras iblis juga terbangun dan menyaksikan adegan yang sedang terjadi di hadapannya dengan terkejut. Aku berteriak, “Jika kau ingin hidup, cepatlah kemari di sampingku sebelum terlambat!” Serangan Dun Yun Xi benar-benar kuat. Aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi.

Orang tua ras iblis itu tidak biasa. Dia tahu saat itu sedang mendesak. Dia bergerak secepat mungkin untuk berada didekatku. Aku merapal mantra dengan tongkat Sukrad secara bersamaan untuk memperkuat sihir pertahanan dan juga mengaktifkan gulungan sihir untuk melarikan diri. Sihir pertahanan dinding cahaya hancur dan bersamaan itu juga gulungan sihir tersebut aktif. Dun Yun Xi adalah orang pertama yang masuk. Dia adalah kepala Royal Mage Union. Dengan melihatnya, dia sudah tahu apa yang akan ku lakukan. Dia langsung melemparkan sihir pisau dari tanah yang sangat besar.

Namun sudah terlambat. Seperti kilatan cahaya, kami bertiga, Mu Zi, orang tua dan aku secara bersamaan menghilang dari penjara.

Dun Yun Xi memberi tahu penyihir di sisinya dengan marah, “Cepat pergi dan laporkan ini kepada Yang Mulia dan juga kumpulkan Royal Mage Union dan para penjaga! Segera telusuri kota! Mereka tidak akan bisa melarikan diri terlalu jauh.”

Seiring ia melihat para penyihir pergi, Dun Yun Xi menghela nafas dalam-dalam. “Zhang Gong, kau anak yang bodoh. Kau menghancurkan dirimu sendiri seperti ini. Bukankah kau tahu itu? Kata ‘Cinta‘ benar-benar bisa menimbulkan banyak masalah. Benar! Siapa yang membiarkan dia masuk? “

Penyihir yang menemaniku masuk gemetar. Dia berlutut dan menangis. Saat dia menangis, dia berkata, “Tuan Kepala Union, aku tidak bermaksud ini akan terjadi. Dia mengatakan bahwa hal tersebut atas perintah Yang Mulia … .. “

Dun Yun Xi berkata dengan marah, “Kau tidak berguna! Kalian kemarilah dan kurung dia terlebih dahulu. Setelah menangkap tahanan yang lolos, kita akan menginterogasinya.”

Translator / Creator: Kaho